Ini visual pemeran Terbiasa tanpamu versi othor yaa🤗😘
Callista Quinza
Kevin Lano Alberto
Jovanka Winter
Fiona Cloe
Teo Melvin Adelio
"Ck, kenapa tingkat kepercayaan mu tinggi sekali!" Lista melipat tangan didada dan menyeringai licik.
"berbuat lah sesuka hati mu Suamiku tercinta, aku tidak akan mengganggu waktu mu yang indah itu!" Lista berlalu ke kamar mandi.
Kevin mengepalkan tangan nya hingga terlihat buku tangannya yang memutih. Dia masih mondar-mandir di kamar Lista menunggu nya keluar dari kamar mandi.
30 menit sudah Lista mengahabiskan waktunya disana, Shower dikamar mandi sudah dimatikan, terlihat Lista yang keluar dari kamar mandi dengan menggunakan Bathrobe dan handuk yang dililitkan dikepala.
Sungguh itu menggoda hasrat seorang Kevin, sebisa mungkin ia menahan hasrat yang bergejolak di hatinya.
Lista nampak tak menghiraukan jika disana masih ada Kevin, ia segera keruangan ganti untuk memakai piyama tidur panjang.
Setelah selesai ia merangkak ketempat tidur untuk mengistirahatkan tubuhnya yang lelah. Ya lelah karena harus berpura-pura kuat dihadapan Kevin, laki-laki yang selama ini selalu mengisi hari-harinya, namun apalah daya.. ia tak cukup mampu untuk menggapai cinta suami nya, bukan tak mampu, melainkan lebih ke tidak diberi kesempatan oleh Kevin untuk menggapai nya.
Kevin masih menatap Lista tak percaya, siang tadi ia masih mengamuk bagai singa betina melihat dirinya tengah bermesraan dan bercumb* rayu dengan Jo didepannya. Namun kini ia bisa tidur dengan tenang.
"****!!!" Kevin mengusap kasar rambut nya dan berlalu meninggal kan Lista yang sudah tidur pikir nya.
Lista mengintip dari balik selimut apakah benar Kevin telah pergi. Ia beranjak menuju pintu yang tadi didobrak paksa oleh suami nya itu.
"Syukurlah tak sampai rusak, masih bisa dikunci" ucap nya sendiri.
Ia mengunci pintu rapat, lalu menarik meja disamping dasboard tempat tidur nya untuk menghalangi di balik pintu, ia takut jika sampai Kevin berani mendobrak pintu kamar nya lagi. Lista harus bersikap setenang mungkin untuk mengahadapi suami nya yang penjahat kelamin itu.
Drrt..drrt..
Ponsel Callista berdering.
(Halo Mel??)
(Bu.. besok kita akan meeting dengan klien kita dari Italia jam 7 pagi!)
(Baiklah, siapkan materinya aku akan datang)
Setelah menutup Telepon Lista kembali memejam kan mata nya untuk segera terbang ke alam mimpi.
Pagi hari Lista terbangun pukul 6 pagi, ia segera melakukan rutinitas mandi nya dan bersiap untuk pergi ke kantor barunya, bukan baru sih ia sudah mendirikan perusahaan nya sendiri sejak dua tahun belakangan, dan itu juga tanpa sepengetahuan Kevin. Awal nya Lista hanya ikut berinvestasi di perusahaan Fiona Cloe yang bergerak di dunia Fashion namun seiring berjalan nya waktu, Lista berusaha berdiri sendiri dengan mendirikan perusahaan yang sama dengan Fiona bahkan mereka juga selalu bekerja sama, seluruh detail model nya Lista sendiri lah yang mendesainnya, tak disangka usaha nya berkembang pesat hanya dalam waktu dua tahun, Perusahaan QCL Group dipimpin oleh Fiona, orang-orang mengira bahwa itu adalah milik Fiona Cloe karena memang Callista sendiri tak mau unjuk gigi dihadapan karyawan nya.
Mobil mewah hitam itu terparkir cantik di parkiran Perusahaan QCL, Lista berjalan anggun seperti biasa nya, karyawan QCL Group memandang takjub pada Callista Quinza itu, mereka mengira Lista datang hanya sebagai model untuk Fashion mereka. Hari ini Callista memakai Long Skirt Belt seperti Rok berwarna hitam, dipadukan dengan Blouse berwarna Cream, rambut nya kini dibiarkan terurai dengan sentuhan curly diujung, make up yang ia gunakan juga sangat tipis, namun aura kecantikannya nampak terlihat bersinar.
Saat ia berjalan memasuki Lift, ia sangat terkejut dengan tiba-tiba tangan nya ditarik oleh seseorang lalu memeluk nya. Pelukan laki-laki ini benar-benar terasa nyaman dan hangat hal yang tak pernah ia dapat kan dari Kevin suaminya sendiri.
"Sebentar saja nona, jangan lepaskan pelukan nya, saya butuh bantuan anda" ucap laki-laki itu dengan sedikit berbisik ditelinga Lista.
"Apa anda tau siapa saya?" tanya Lista
"Saya tidak perduli anda siapa?? tolonglah saya dari hama ulat bulu itu!" jawabnya lagi.
"Ulat Bulu???" Sontak Lista ingin menjerit kuat, karna ia juga sangat takut dengan jenis hewan itu. Dengan cepat lelaki itu membungkam mulut Lista.
"Diam lah nona! kenapa Anda berteriak! Dia akan mendekat jika kau berteriak sekarang!"
Akhirnya Lista patuh dan tidak berteriak, membiarkan laki-laki itu memeluk nya.
"Teo!!!" panggil seorang perempuan diujung sana.
"Hama nya mendekat nona!" Bisik laki-laki yang bernama Teo itu.
"Dimana??"
"dibelakang saya!"
"Perempuan itu?"
Teo menganggukan kepalanya, dia masih memeluk Lista, dengan kepala nya ditenggelamkan di ceruk leher Lista.
"Siapa perempuan murahan ini Teo??" tanya perempuan itu.
Lista menampakan wajah nya, untuk melihat siapa perempuan yang menyebut nya murahan.
ternyata dia Feronica, Model sekaligus anak dari teman bisnis nya.
"Callista!!" Pekik Feronica terkejut.
"Jadi kau Fero?? lancang sekali kau menyebutku murahan!" ucap Lista kini ia sudah melepaskan pelukan Teo.
"lalu sebutan apa yang cocok untuk mu?? kau sudah punya suami bukan?? lalu kenapa kau masih memeluk pria lain? dia itu calon suamiku!" jawab Fero tegas.
"Benarkah tuan?? anda calon suami dari Feronica??
"Tidak nona!"
"Teo.. kau tega sekali! Keluarga kita sudah membicarakan pertunangan kita!"
"Aku tidak perduli!! aku sama sekali tidak tertarik dengan mu!!"
"Lalu kau tertarik dengan istri orang ??"
"Lantas apa urusan mu!" Teo menyipitkan mata nya pada Fero.
"Ck! bukan kah kau juga sering tidur dengan suamiku Feronica??" manik mata Lista kini menyorot tajam ke arah Fero. Lista hapal betul siapa Aktris dan model yang sering tidur dengan Kevin. Fero sendiri sudah panas dingin mendengar ucapan Lista.
"Cih! aku sudah menduga jika dia hanya perempuan murahan yang berlindung dibalik usaha orang tua nya! sungguh tak tau malu, berteriak ****** ke orang lain ,tapi dirinya jauh lebih rendah!" ucap Teo.
Feronica mendelikan matanya mendengar perkataan Pedas Teo. Ia menangis lalu pergi meninggalkan Teo dan Lista di parkiran kantor QCL. Callista melihat jam dipergelangan tangan nya. Ia menghembuskan nafas nya kasar.
"Terimaksih nona, anda sudah membantu saya"
"Tidak masalah. Saya saya permisi dulu tuan" Ucap Lista tersenyum, lalu meninggalkan Teo yang masih mematung disana.
'Cantik' batin Tei dalam hati.
'Sayang sudah punya suami!' Teo menaikan bahunya lalu pergi juga dari sana, memasuki area gedung
*
"Pagi Bu" Sapa Mela sekretaris pribadi Lista yang juga menjabat sebagai sekretaris Fiona diperusahaan QCL.
"pagi Mel.. Apa Fiona sudah datang?" tanya Lista.
"Sudah Bu, dia ada diruangan Ibu"
Callista dan Mela memasuki ruangan kerja Lista, nampak Fiona sudah datang dan duduk santai di sofa sambil memakan sandwich.
"Lo kebangetan Fi, sarapan sendirian aja!" cibir Lista.
"tenang aja, ni gue bawa lebih nya buat elo, gue tau pasti lo kemari tanpa sarapan kan?"
"Yeeaahh begitulah, gue males harus berhadepan terus sama penjahat kelamin itu!"
"Hahahha emang pantes sih, Kevin disebut penjahat kelamin udah berapa puluh wanita yang ia tiduri, tapi gue heran kenapa sama lo, hasrat nya gak ada ya?"
"Tau deh, semalam dia dobrak kamar gue!" terang Lista yang mendengus kesal menceritakan kembali kejadian tadi malam.
"What!!! kok bisa?"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments