Ternyata mas Sean benar-benar membawaku di depan puluhan bahkan ratusan awak media, mas Sean benar-benar mengakui siapa aku dihadapan semua orang, bahkan aku langsung dibawa ke hadapan keluarga besarnya
Aku memang benar-benar terkejut dengan semua yang terjadi hari ini, tak pernah ku duga akan ada seseorang tang membelaku dengan seperti ini
Setelah beramah-tamah, mas Sean juga langsung membawaku kerumah yang beberapa hari ini aku tempati, rumah yang sebenarnya di peruntukkan bagi Ozzu
" Papa sepertinya akan membangunkan rumah baru untuk mu yang lebih megah, biarkan ini menjadi rumah Lily"
Aku tidak hanya kaget, bahkan aku sampai tersendak makanan yang hendak ku telan
Mas Sean segera memberiku segelas air putih miliknya, dan aku juga langsung meneguknya karena tenggorokan terasa panas
" Tidak perlu, kurasa ini sudah cukup mewah!" Jawab Ozzu menatap tajam padaku, mungkin Ozzu berpikir bahwa ini adalah permintaan ku, padahal kenyataannya aku tidak tau jika mas Sean mau memberiku sebuah rumah semegah ini
" Tapi Papa rasa Lily sudah nyaman disini, dan Papa tidak mungkin memberikan rumah bekas "
" Tidak penting itu Pa, aku doakan agar istri muda Papa lekas hamil agar aku cepat mendapatkan saudara" Ucap Ozzu ketus dengan tatapan mata sinis yang seperti ingin menelanku bulat-bulat.
Aku kembali menusukkan garpu ku pada daging saat tiba-tiba rambutku di tarik kebelakang, keributan lagi-lagi menganggu aktivitas makan kami
' Plak'
Kali ini bibirku yang masih memiliki bekas luka kembali berdarah saat seseorang dengan rambut di sanggul tinggi menamparku
" Oma!"
" Mama"
Ozzu dan mas Sean berseru bersamaan
Baru saja aku hendak menatap wajah seseorang yang menamparku, tangan lain juga kembali menjambak rambutku
Entahlah, kapan kiranya penderitaan ini akan berakhir.
Jika dulu aku hanya di hina dan di rendahkan, tetapi saat ini rasanya aku akan lebih cepat mendekati kematian jika berada di rumah mas Sean.
Ternyata berita tentang aku adalah istri sah mas Sean yang kedua sudah di dengar oleh Mama Ozzu dan orang tuanya, membuat mereka murka seperti ini dan langsung menghukum ku dengan cara yang sangat menyakitkan
" Jika kamu tidak melepaskan tangan mu dari rambut Lily maka aku akan benar-benar menceraikan mu!" mas Sean berteriak lantang, seketika tangan yang tadinya mencengkeram rambutku langsung menjauh
Kali ini aku dapat melihat dua pasang mata yang menatap ku penuh kebencian
" Aku tidak setuju mas menikahi J****g kecil seperti dia mas! apa tidak ada wanita yang lebih matang diluar sana yang sepadan untuk menjadi maduku?" Mama Ozzu terlihat begitu murka saat menatapku.
" Aku merasa sangat terhina" Kali ini Mama Ozzu menarik bajuku untuk di robeknya, mataku terbelalak, saat melihat kancing kemeja yang ku kenakan berhamburan keatas hingga menggelinding ke lain arah, membuat dadaku yang hanya terbungkus bra terbuka begitu saja
Sama halnya dengan ku, aku juga melihat mas Sean yang ikut terkejut, bahkan pria itu sampai ternganga
Sebelum suara kulit beradu kulit itu kembali terdengar, aku sama sekali tidak menyangka jika kehadiranku akan menjadikan suasana keluarga runyam begini
Seperti yang tadi ku alami , begitu juga yang terjadi pada Mama Ozzu, mas Sean menampar wajah wanita yang dulu teramat di cintai nya gara-gara membelaku, aku bukanya bangga justru merasa bersalah.
Ternyata Pelakor seperti ku bisa menimbulkan kerusakan terhadap hubungan antara keluarga
" Mas sudah!" Aku mengenggam tangan mas Sean yang bahkan sudah mengeluarkan darah karena terlalu banyak bergerak
" Ozzu tolong;" Iba ku pada putra mas Sean
Aku hanya takut mas Sean akan ambruk seperti sinetron di televisi yang dulu sering tonton, saat seseorang sedang bertengkar seorang pria atau wanita di antaranya pasti akan tersengal-senggal karena penyakit jantung nya kumat, aku jadi ngebayangin itu terjadi pada mas Sean, aduuhhh jadi merinding
" Maaf Ma, saya harap Anda jangan ikut campur" Mas Sean berucap tegas pada wanita yang sudah terlihat tidak muda lagi. 'Apa beliau ibu mertua mas Sean?'
Mas Sean yang ku khawatiran malah aku yang diminta mas Sean untuk masuk kedalam kamar. Yuyun dan bi Sum langsung membawaku menuruti perintah mas Sean
" Mereka tidak menyukaiku" Lirihku saat bi Sum mengobati luka robek pada bibirku untuk kedua kalinya.
" Mereka hanya belum menerima, karena ini terlalu mengejutkan. Beri mereka waktu."
Aku hanya mengangguk sambil menahan tangis ku, Jika seperti ini . Ku rasa hidup miskin akan jauh lebih baik dari pada aku terus di dampingi malaikat pencabut nyawa di setiap menit ku karena ku yakin Mama Ozzu tidak akan berhenti menyakiti ku, mungkin sampai nanti aku menyerah.
Dalam suasana serba Canggung ini aku berharap suatu hari ada keajaiban yang membuat kami bisa saling menerima. Sungguh ini bukan ingin ku, aku hanya ingin dinikahi dan di nafkahi, tidak sampai pada tahap perebutan suami
" Hemmm" Ozzu datang dan memberiku obat yang sama seperti yang kemarin dia berikan padaku.
Aku segera menerimanya, tidak lupa mengucapkan terimakasih
Saat ini aku tidak tau bagaimana perasaan Ozzu padaku setelah apa yang terjadi, Papanya bahkan sampai menampar mamanya karena membela ku. Kemungkinan besar Ozzu pasti semakin membenciku.
"Bisa tinggalkan kami berdua bi?" tanya Ozzu pada bi Sum dan Yuyun yang masih membantu ku, yang membuat aku terpaku.
" Maaf sudah membuat semuanya jadi begini" kataku setelah sekian lama hanya keheningan yang meliputi kami.
" Apa itu penting?, bukanya ini yang kamu inginkan? dengan Papa yang akan menceraikan Mama kau bisa berkuasa seorang diri!"
Aku tidak ingin menjawabnya, karena sebenarnya Ozzu pasti tau jika aku tidak ada maksud seperti itu.
" Kau tidak harus mengiba dan memasang wajah melas begitu, karena Papa akan selalu membela mu dan memberimu segalanya yang dia punya termasuk menukar kebahagiaan Mama dengan kesedihan untuk terus membelamu" tekan Ozzu dengan wajah merah padam.
" Aku tidak pernah meminta kemewahan apapun pada Papa mu" ucapku menjelaskan.
" Terlalu banyak pria di muka bumi ini untuk kau goda mengapa harus Papaku?" Tanyanya tajam yang membuatku terdiam.
" Itu karena aku terlalu lelah akan ujian kemiskinan ku" aku tidak peduli bagaimana nanti Ozzu menilai. ku, setidaknya aku sudah mencoba menjelaskan
" Munafik, aku sangat tau tipe seperti apa wanita seperti mu!"
Aku tidak menyangka jika Ozzu bisa membenciku sebesar ini.
Pernikahan yang awalnya ku pikir bisa merubah kehidupan lelahku justru semakin membuatku tertekan.
Kadang awal dari sebuah bencana berawal dari diri sendiri, dan kita akan menyadari saat kita sudah tidak bisa kemana-mana untuk menghindar.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments
Ekawati Hani
Rumit banget, pengen Lili pergi aja dari kehidupan Sean😂 kasian klo ky gini
2022-06-29
0
Juliana Lim
Emang ozzu blm tau kalo dia jg bukan anak kandung sean tah
2022-06-27
1
friyana
semangat Lilyyy... next..
2022-06-27
1