POV Pelakor

" Dasar sundel kamu ya.. ternyata mahluk kampungan seperti ini yang mas Sean pilih untuk menjadi sugar baby nya, najis banget"

Telingaku terasa mendengung karena suara istri pertama mas Sean, wanita yang di cintai mas Sean, sekaligus di bencinya selama belasan tahun

" Ahhh.....!" pekik ku, rasanya kulit kepala ku ingin terlepas dari tempatnya, Mama Ozzu menarik rambutku dengan sangat kuat dan tanpa perasaan, panas menjalar hingga rasanya berdenyut sampai ke ujung kaki

Tubuhnya yang tinggi besar, tak sebanding dengan tubuhku yang kecil, membuatnya lebih mudah leluasa untuk menyakiti ku, aku tidak mau melawan, sebab aku tau posisiku yang salah.

" Ma..sudah!"

Aku mendengar Ozzu yang mencoba menghentikan tarikan tangan Mama nya pada rambutku

Napas Mama Ozzu terdengar berat, karena amarahnya yang meluap-luap

" Brengsek!"

' Plak'

Pipiku kembali mendapatkan sebuah tamparan, yang cukup kuat untuk yang kedua kalinya, membuat mataku berkunang-kunang bahkan air mataku mengalir tanpa bisa ku cegah

Ya Allah...rasanya aku tidak sanggup saat tubuhku di dorong hingga terjatuh ke lantai, tepat di bawah kaki Ozzu

Aku yang sudah lemas, hanya mampu menatapnya sebenar. Tidak ku tau apa yang pemuda itu pikirkan tentangku saat ini, tapi dari tatapannya aku melihat rasa iba saat melihat ku.

" Akan ku habisi kamu saat ini juga!" Kaki Mama Ozzu berjalan cepat kearah ku dan akan kembali menarik rambutku jika saja suara mas Sean tidak menghentikannya

" Apa yang kamu lakukan?" Suara mas Sean terdengar marah saat mengatakan nya

" Siapa yang mengizinkan kamu datang kemari, lancang kamu!!" tuding mas Sean mendekati Mama Ozzu

" Apa mas, siapa yang lancang disini, mas dengan seenaknya membawa gundik mu kesini, ini rumah Ozzu, tidak ada wanita manapun yang berhak mas bawa kesini selain aku, Mama nya." Teriak Mama Ozzu pada mas Sean

Kepalaku yang berdenyut membuatku kehilangan fokus, ni Sum datang membantuku diam-diam, menarik tanganku untuk segera menepi lebih tepatnya pergi dari mereka, aku sempat melihat Ozzu melihat kearah ku, ku pikir dia akan mencegah, namun ternyata Ozzu tidak berkata apapun.

Aku dibawa bi Sum ke dapur, keributan mas Sean dan Mama Ozzu masih terdengar, membuat hatiku merasa bersalah

" Jangan khawatir Li, ini bukan pertengkaran pertama Nyonya dan Tuan Sean, hampir setiap bertemu mereka akan selalu cekcok, kamu jangan merasa bersalah ya!"

Bi Sum mengobati sudut bibirku yang terkoyak, aku hanya mampu mendesis saat cairan kecoklatan itu di tempelkan tepat pada luka robek di sudut bibirku, rasanya memang perih, namun jika boleh jujur justru hatiku dan perasaan ku lah yang jauh lebih sakit di banding luka-luka ku ini.

Mengapa semua yang ku lakukan selalu salah Dimata orang? mengapa sangat sulit untuk ku hanya sekedar ingin hidup tercukupi, bukan butuh sebuah kemewahan sebetulnya, aku hanya butuh kesederhanaan saja

Suara benda pecah terus terdengar, jika ku tau kehadiranku di hidup mas Sean akan menimbulkan rasa sakit pada keluarganya dan membuat kekacauan seperti ini, aku merasa sangat menyesal sudah menjadi duri dalam daging

Tiba-tiba telapak tanganku di tarik dan ada dua tablet obat diletakkan di atasnya

" Ini obat anti nyeri bekas ku!"

Aku hampir terjingkat saat suara familiar itu terdengar. Ozzu tiba-tiba memberiku obat? ada rasa tak percaya sebenarnya, apakah yang di berikan Ozzu ini benar-benar obat anti nyeri atau justru racun'

" Ck, aku tidak akan memberikan mu racun, akan terlalu enak jika kau mati dengan mudah, jadi jangan berpikir negatif dengan obat yang ku berikan!"

Baru saja aku merasa sedikit tersanjung dengan perhatian kecilnya, namun ternyata kata-katanya kembali menusuk tajam

" Itu memang obat anti nyeri Li, aku juga memiliki obat itu di kamar" Suara Yuyun mengagetkan ku

Aku sempat melihat pada Bu Sum, dan beliau mengangguk saat aku ingin meminumnya

Saat ku sesap air teguk demi teguk betapa perihnya rasa dalam mulutku, sepertinya sangking kuatnya tamparan Mama Ozzu, membuat pipiku terluka luar dalam, hingga rasa amis berbau anyir itu terasa kuat saat aku meneguk air

Hingga beberapa menit Ozzu masih saja berada di tempat yang sama, masih dengan terus memperhatikan ku

" Ini kan yang kamu mau?" Ucapnya setelah cukup lama diam

Aku yang mulai tenang sedikit mendongak untuk menatap Ozzu yang dari tadi bersandar di meja bar dapur, menatapku yang duduk di bawah kursi kecil yang di gunakan Bu San untuk mengambil barang di rak kabinet yang tidak di jangkau karena terlalu tinggi dan membutuhkan pijakan.

Entah kemana mas Sean membawa mama Ozzu, sejak beberapa menit yang lalu suara pertengkaran itu berhenti dan di susul suara deru mesin mobil yang meninggal rumah

" Ini yang kamu inginkan, dengan menemani Papaku sepanjang malam, kau merasa menjadi seorang nyonya besar dan ingin menyingkirkan Nyonya yang lain?" Ozzu berteriak kuat, dengan rahangnya yang mengeras kaku, giginya bergetar dan napasnya berderu kasar, menatap ku penuh kebencian.

Tak terasa air mataku mengalir, aku tidak bisa bicara karena saat ini akulah Sang Pelakor, akulah perampas laki-laki beristri, tapi tidak kah orang bisa mengerti kondisi ku, posisi Pelakor memang ku tempati, tetapi aku sama sekali tidak ingin di akui oleh mas Sean, bahkan aku berharap pernikahan ku dengan mas Sean tetap tidak diketahui siapapun dan sampai kapan pun. cukup sebagai istri simpanan yang di nafkahi itu saja.

" Apa aku menganggu mu?" Tanya Ozzu mungkin karena melihat aku menangis. Aku segera menghapus cepat tanpa menatap Ozzu yang kurasa masih tetap melihat ku

" Apa kau ingin aku pergi dari rumah ini, agar kamu tenang bersama Papa ku?"

" Aku tidak berhak meminta itu padamu, karena ini rumahmu, akulah yang pendatang, tolong maafkan aku" Aku menjawab cepat pertanyaan Ozzu yang menurut ku sangat tak masuk akal.

" Apa dengan kamu berkata maaf semua selesai?"

Ozzu terus saja menekan ku, aku yang merasa semua memang berawal dari keputusan ku, sudah tidak mampu berkata-kata lagi

" Kalau begitu, biar aku yang pergi, semua masalah berawal dari kehadiran ku, maka tolong maafkan aku!" Entah mengapa aku jadi sedih melihat Ozzu, mungkin jika aku di posisinya aku juga akan membenci istri muda Ayah ku yang justru seumuran dengan ku

Aku melihat Ozzu meremas kasar wajahnya dan mengerjab untuk menatap ku lagi

" Sudah terlambat. Semua sudah tau siapa kau, Jika kau pergi dari sini itu seperti kau siap bunuh diri"

Aku masih syok, belum mampu bergerak, saat aku memutuskan untuk ingin menjadi istri mas Sean, aku tidak berpikir sampai sejauh ini, aku sangat egois dan hanya memikirkan tentang menyelamatkan kehidupan ku sendiri yang menurut ku benar tanpa memikirkan perasaan orang lain.

#####

Mohon dukungan komen, like nya dong reader...

Terpopuler

Comments

Sri Widjiastuti

Sri Widjiastuti

mikir toh ly... mau simpel g sesimpel itu jg kali

2023-11-23

0

Enies Amtan

Enies Amtan

aku dukung thor

2023-08-13

0

Siti Saadah Khodijah

Siti Saadah Khodijah

miskin boleh tapi lemah dan pasrah jangan.karena di sini bukan kamu yang salah😔

2022-12-01

0

lihat semua
Episodes
1 Tergoda
2 Pertemuan dan kebaikan pria dewasa
3 Ragu
4 Jadikan aku istri rahasia
5 Natalia Javen
6 Kedatangan Tuan Sean
7 Pernikahan
8 Ozzu Pramajha
9 POV Pelakor
10 POV Pelakor
11 POV Pelakor
12 POV Pelakor
13 POV Pelakor
14 POV Pelakor
15 POV Pelakor
16 POV Pelakor
17 POV Pelakor
18 POV Pelakor
19 POV Pelakor
20 POV Pelakor
21 POV Pelakor
22 POV Pelakor
23 POV Pelakor
24 POV Pelakor
25 Kesedihan Lily
26 Terombang-ambing Rasa
27 Tuan Sean
28 Mulai tumbuh rasa sayang
29 Ulang tahun
30 Ozzu
31 Amanat
32 Hampir
33 Bicara
34 Tersudut
35 Perasaan yang hancur
36 Ingin meninggalkan
37 Sebab
38 Senyum Lily
39 Perasaan dan kejujuran
40 Ingin menemui
41 Mengakui
42 Antara anak Dan istri
43 Setelah tiga bulan.
44 Tiga hati
45 Mulai utuh
46 Kampus
47 Tuan Sean
48 Anak muda
49 Seorang Ayah
50 Serpihan hati
51 Melawan Rindu
52 Lily
53 Terkepung
54 Pergi
55 Nona Phalosa
56 Kilasan masa lalu
57 Sosok Lily
58 Permohonan
59 Pertemuan kembali
60 Luapan hati
61 Lily dan nyonya Natalia
62 Pernikahan
63 Rumah baru
64 Tuan Sean dan Lily
65 Jujur
66 Berdamai
67 Gadis untuk Udgam
68 Kejahilan Ozzu
69 Merelakan
70 Menemani
71 Membujuk
72 Hidup berdua
73 Kelahiran putra
74 Ingin menetap
75 Cinta tuan Sean
76 Kepuasan
77 Rencana
78 Duka keluarga
79 Garis takdir
80 Bab Baru. ( Hidup Baru)
81 Kehidupan Lily
82 Keputusan
83 Lily
84 Kejujuran Lily
85 Kemarahan Lily
86 Bertemu Lyga
87 Ajakan
88 Rencana pulang
89 Pelakor
90 Paksaan.
91 Pilihan hati Lily
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Tergoda
2
Pertemuan dan kebaikan pria dewasa
3
Ragu
4
Jadikan aku istri rahasia
5
Natalia Javen
6
Kedatangan Tuan Sean
7
Pernikahan
8
Ozzu Pramajha
9
POV Pelakor
10
POV Pelakor
11
POV Pelakor
12
POV Pelakor
13
POV Pelakor
14
POV Pelakor
15
POV Pelakor
16
POV Pelakor
17
POV Pelakor
18
POV Pelakor
19
POV Pelakor
20
POV Pelakor
21
POV Pelakor
22
POV Pelakor
23
POV Pelakor
24
POV Pelakor
25
Kesedihan Lily
26
Terombang-ambing Rasa
27
Tuan Sean
28
Mulai tumbuh rasa sayang
29
Ulang tahun
30
Ozzu
31
Amanat
32
Hampir
33
Bicara
34
Tersudut
35
Perasaan yang hancur
36
Ingin meninggalkan
37
Sebab
38
Senyum Lily
39
Perasaan dan kejujuran
40
Ingin menemui
41
Mengakui
42
Antara anak Dan istri
43
Setelah tiga bulan.
44
Tiga hati
45
Mulai utuh
46
Kampus
47
Tuan Sean
48
Anak muda
49
Seorang Ayah
50
Serpihan hati
51
Melawan Rindu
52
Lily
53
Terkepung
54
Pergi
55
Nona Phalosa
56
Kilasan masa lalu
57
Sosok Lily
58
Permohonan
59
Pertemuan kembali
60
Luapan hati
61
Lily dan nyonya Natalia
62
Pernikahan
63
Rumah baru
64
Tuan Sean dan Lily
65
Jujur
66
Berdamai
67
Gadis untuk Udgam
68
Kejahilan Ozzu
69
Merelakan
70
Menemani
71
Membujuk
72
Hidup berdua
73
Kelahiran putra
74
Ingin menetap
75
Cinta tuan Sean
76
Kepuasan
77
Rencana
78
Duka keluarga
79
Garis takdir
80
Bab Baru. ( Hidup Baru)
81
Kehidupan Lily
82
Keputusan
83
Lily
84
Kejujuran Lily
85
Kemarahan Lily
86
Bertemu Lyga
87
Ajakan
88
Rencana pulang
89
Pelakor
90
Paksaan.
91
Pilihan hati Lily

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!