Natalie Javen, menatap nanar lembaran kertas persetujuan untuk dimadu, garis bibirnya kaku, menatap tak percaya bahwa lembaran itu akan sampai begitu cepat. Apa yang menyebabkan Suaminya itu mengertak dirinya?
Melihat lembaran itu hatinya mencolos, namun kepercayaan diri nya tak pudar begitu saja, dia percaya suaminya hanya ingin membuatnya sakit hati, karena dari dulu Sean Pramajha tidak pernah menikah lagi meskipun sudah puluhan tahun mereka hidup dalam hubungan penuh kepalsuan
Flashback On
" Lie, apa benar kamu mau menikah dengan Sean, lantas bagaimana dengan ku lie?" Pria yang berwajah khas Asia itu mengenggam tangan kekasihnya, dia adalah Aldly, sahabat sekaligus cinta pertama Natalia Javen
" Al, Kau tau sendiri bagaimana orang tuaku, aku mencintaimu, tapi saat ini orang tuaku membutuhkan banyak uang untuk membangun perusahaan mereka yang hampir pailit, menikah dengan Sean adalah satu-satunya jalan agar Keluarga ku terhindar dari kesulitan" Natalia ikut membalas genggaman tangan kekasih gelapnya
" Lie, jika cinta yang kau tanyakan, jelas aku punya, tapi jika harta, aku bisa apa? ini yang membuat hubungan kita terhalang restukan?" Pemuda bermata coklat itu terlihat begitu tertekan
Hati Natalia begitu galau, bersama dengan pemuda di hadapannya dia merasa bahagia, tetapi bersama dengan Sean, dia mendapatkan segalanya, tidak hanya cinta pemuda itu yang begitu besar untuk nya, tetapi kekayaan dan juga nama besar akan disandangnya
" Maaf Al" Akhirnya hanya itu yang bisa Natalia ucapkan
" Aku hanya bisa janjikan kebahagiaan yang indah dan cinta yang besar Lie, tapi dia datang membawa segalanya, jika bandingan keluargamu yang beruang, jelas cintaku tak kan menang, sebesar apapun cinta yang ku punya, keluarga mu akan tetap memilih dia, pergilah sayang, aku relakan kamu untuk yang lebih sempurna"
Mereka benar-benar berpisah hingga pernikahan Tuan Sean Pramajha dan Natalia Javen terlaksana, namun ternyata cinta yang ditunjukkan Tuan Sean pada Natalia, membuat wanita itu tinggi hati, terlalu percaya diri untuk kembali merajut hubungan terlarang dengan sang kekasih.
Sampai pada hari dimana Tuan Sean pulang
tanpa memberi tahu berniat memberi kejutan untuk wanita yang begitu di cintanya, ternyata Tuan Sean Pramajha yang justru dikejutkan dengan kelakuan Natalia saat dirinya tak ada.
Natalia pikir, kemarahan Tuan Sean Pramajha hanya akan berlangsung beberapa hari saja mengingat begitu cintanya pria itu padanya, kata maaf pasti akan mudah ia dapatkan dari Tuan Sean. Membuat dirinya rela memohon dengan sangat agar suaminya tak jadi menceraikannya, sebenarnya Natalia sangat terkejut saat mendengar Tuan Sean Pramajha yang akan menceraikannya, dia seperti tak percaya, namun dia lebih fokus untuk merebut hati pria itu kembali, percaya diri bahwa Suaminya tidak akan bisa mengabaikannya terlalu lama, namun sayang kenyataannya, tidak hanya sehari dua hari, sebulan dua bulan, bahkan hingga 17 tahun lamanya dinding pembatas yang diciptakan pria itu tak mampu dia runtuhkan
Kepahitan hidupnya tidak hanya pada hancurnya kepercayaan suaminya yang membuat hari-hari nya menjadi menyiksa, akan tetapi juga karena kabar sang kekasih gelap yang justru menerima perjodohan yang di lakukan orang tua pemuda itu, hatinya seolah hancur berkeping-keping ketika mengetahui Aldly telah hidup bahagia bersama istri nya dan dikaruniai seorang anak, sedangkan rumah tangganya seperti tak memiliki masa depan.
Karena kesaktiannya, dia rela menyewa mata-mata untuk melaporkan segala kegiatan suaminya diluar rumah, mencari tau mengapa suaminya betah tak menyentuhnya, merasa suaminya main diluar, namun ternyata hingga bertahun-tahun pria itu tak sekalipun jajan diluar, hidupnya hanya semakin di sibukkan dengan segala bisnis barunya yang membuat nama Tuan Sean Pramajha semakin dikenal, dari situ dia berhenti mengawasi suaminya, menyesal telah mengkhianati kepercayaan pria yang begitu tulus mencintai nya, namun semua sudah terlanjur, diapun tetap mendapatkan segalanya dari suaminya, namun bukan lagi jiwa dan raga lelaki itu.
flashback end
Setelah hampir satu Minggu Tuan Sean tidak pernah datang di rumah yang ditinggali oleh Lily, akhirnya malam ini Tuan Sean Pramajha kembali datang
Lily yang sedang menyirami tanaman, sampai terpelik begitu suara yang begitu jantan tiba-tiba menyapanya
" Pak" Panggil Lily setelah reda dari rasa kagetnya
" Masuklah Lily, ada yang ingin ku bicarakan pada mu!" Tuan Sean Pramajha melangkah dengan gagahnya masuk kedalam rumah
Lily segera mengekor seperti anak itik yang mengikuti langkah induknya
" Duduklah" Tuan Sean Pramajha duduk memperhatikan gadis dihadapannya dengan seksama, tambah hari Lily semakin terlihat sangat cantik, kulitnya yang seputih salju terlalu mencolok , parasnya seperti putri kerajaan, mustahil orang percaya jika gadis itu adalah seorang yang miskin
" Apa tawaran untuk menjadi istri rahasia untuk ku masih berlaku?" Tanya Tuan Sean Pramajha dengan tenang
Kini justru dada Lily yang berdentam menjijikkan, mendengar ucapan pria di hadapannya, tidak salah dengar kah dia?
Lily mulai memberanikan diri untuk menatap pria di hadapannya, meski pikirannya belum berani memikirkan sesuatu yang terlalu tinggi, otaknya kosong seperti jaringan internet yang terjeda
" Aku sadar sudah terlalu tua untuk mu, tapi Lily, aku juga tidak mau kamu menawarkan diri pada pria lain, mungkin aku memang harus mengikatmu dengan pernikahan, namun kamu harus mau melanjutkan pendidikan mu, untuk bekal hidupmu nanti"
Lily masih diam, tak ingin menyela ucapan Tuan Sean
" Aku akan menikahi mu di mata hukum, karena aku ingin nantinya jika ada anak diantara kita, dia bisa mendapatkan hak atas apa yang kumiliki"
Rasanya ada sesuatu yang mencubit hatinya mendengar kata anak, mungkinkah pria dihadapannya juga akan membuatnya hamil
" Bagaimana dengan istri Anda" Lily akhirnya berani bicara
" Itu urusan ku, kau hanya perlu bersiap jika kau benar-benar ingin aku nikahi"
" Apa aku akan tinggal bersama Anda?" Tanya Lily begitu canggung
" Ya, tapi kau tidak harus terus melayaniku kalau kau tidak mau, jika kau benar-benar sudah siap, aku akan mempersiapkan segala sesuatunya dan kita akan menikah"
Rasanya seperti mimpi yang tersambung, dada Lily bergemuruh, tidak hanya bahagia bisa lepas dari hidup susah, namun juga dengan rasa khawatir dan bingung menghadapi Pria seperti tuan Sean nanti, tiba-tiba dia merasa tidak pantas menjadi istri pria ternama seperti Tuan Sean, tapi kan dia hanya istri simpanan.
Ternyata Tuan Sean memberitahu Dua asisten nya tentang rencananya menjadikan Lily istri, bukannya di jauhi atau di pandang rendah, Bu Sum dan Yuyun justru terlihat mendukung keinginan Tuanya
" Kamu tidak akan menyesal jika menjadi istri Tuan Sean Lily, beliau pria yang sangat baik" Bu Sum sedang menasehati Lily seperti seorang Ibu
" Jadilah istri yang baik untuk nya, tidak perduli kesenjangan usia di antara kalian, suami adalah seorang yang harus di hormati dan dipatuhi, jika Tuan Sean sudah memilih mu, itu berarti beliau begitu mencintai mu"
Lily meringis mendengar ucapan Bu Sum, tidak tau saja mereka jika Lily sendiri yang menawarkan diri
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments
Sandisalbiah
yakinkan ujungnya gak sesederhana itu Lily, ada Natalie yg bakal jd kerikil tajam di jalan yg kau pilih.. amanlah Lily siap dan kuat melaluinya..?
2023-12-13
0
Enies Amtan
keren ...
2023-08-13
0
Susi Lawati
Akhirnya kesampaian ya li... hehe
2022-07-14
1