Belum ada rasa sayang, disini ?

Tak ada dekorasi mewah ataupun makanan dari catering ternama dengan menu pilihan kedua mempelai. Pernikahan Galexia dan Fatur atas kemauan Arka diselenggerakan secara dadakan dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Hanya keluarga dan kerabat terdekat saja yang datang.

"Ga nyangka gue Gale nikah dadakan gini, gue kira yang dadakan cuma tahu bulat doang !" ucap Irvan.

"Yang lebih ga nyangka lagi, sama dokter ganteng ! Gue juga mau kalo kaya gini mah !" timpal Lila terkekeh langsung mendapat toyoran kepala dari Faisal.

"Loe berdua bisa pada diem ngga, berisik kaya tukang obat di pasar Gembrong !" decak Andini. Ke empat anak ini tak mau ketinggalan menghadiri hari dimana si bontot mereka sah menyandang status istri seorang dokter.

Gale datang bersama momy dan onty-ontynya, sedangkan Fatur sendiri sedang membujuk adiknya Fathya.

"Bang Fatur ko ga ngomong kalo calonnya tuh Galexia ! Abang ga tau Gale tuh rival aku di sekolah !" tolak Fathya. Fatur bingung harus mengatakan apa pada Fathya, ia yakin untuk saat ini adiknya pasti akan sulit mengerti dengan keputusannya.

"Abang mohon, Fathya mau mengerti, selama ini abang ga pernah minta apapun sama Fathya, kali ini abang hanya minta satu ini, terima keputusan abang," Fatur menggenggam kedua tangan gadis itu di ruangannya.

"Fathya, ibu yakin Galexia adalah gadis yang baik. Lihat saja kedua orangtuanya, pak Arka selama ini selalu membantu kita, mulai dari abang Fatur masih di jalanan, sampai sekarang, bahkan saat abang Fatur menempuh pendidikannya," bujuk ibunya.

"Kalo cuma buat balas jasa ga harus nikahin Gale juga bang,"

"Ini bukan masalah balas jasa Fathya, suatu hari nanti abang yakin kamu akan mengerti. Tapi untuk saat ini susah buat abang jelasinnya, karena apapun yang akan abang jelaskan akan susah kamu terima."

"Demi kebahagiaan abang," pinta Fatur dengan mata memohon, akhirnya Fathya luluh meskipun tidak mengiyakan tapi setidaknya saat ini ia mau mengikuti ajakan kakanya keluar ruangan menuju ruang rawat Arka.

Fatur masuk bersama ibu dan adiknya, di dalam sana sudah ada penghulu, Andro dan beberapa saksi para onta Gale, Roy, Deni, Guntur dan Ari. Teman-teman Gale meneguk berat salivanya.

"Itu ngapain ada buyutnya grandong disini ?!" bisik Lila, begitupun yang lain ikut penasaran, mereka mengintip.

"Pak," Fatur nampak memakai jas dan stelan kemeja putih-putih.

"Boleh dibawa mempelai perempuannya," pinta penghulu.

"Mi," genggaman tangan Gale mendingin menggenggam tangan ibunya.

Jika Fathya sudah tau bahwa Fatur akan menikah dengannya, beda halnya dengan Gale yang belum mengetahui jika Fathya adalah adik Fatur.

Seorang gadis bersanggul sederhana dan berpakaian kebaya putih masuk ke dalam ruang rawat Arka.

Ceklek.

Mata Gale menyipit melihat sosok gadis yang ia kenal, begitupun Fathya yang menyipit menatap tajam Gale.

"Loe !"

"Galexia, ini adik dan ibu Fatur !" ucap Arka lemah.

"Hah ?!"

"Adik ?!" beo Gale.

"Hah !!! OMG !!! Bakalan pecah perang dunia ketiga ini mah !" ucap Andini di setujui Lila.

"Ha-ha-ha, jadi bontot ipar,an sama si Fathya ?! Emejing !!" decak kagum Irvan.

"Bisa-bisa tiap hari tuh rumah berantakan dipake berantem sama mereka !" tawa Faisal.

"Iya !" sengak Fathya ditahan ibunya.

"Mii, dia itu cewek !" mulut Gale langsung dibekap Shania sebelum kata-kata tak mengenakan bin kotor dan berdebu dari mulut Gale meluncur bebas tanpa hambatan mencerca Fathya.

"Mau ngomong apa kamu ?!" Fathya ikut berdiri, Gale yang melotot mendapat perlawanan sengit langsung mengulurkan tangan dan kakinya hendak membalas meraih Fathya.

"Astaga !" decak Fatur.

"Stop !!! Kalian berdua," Fatur angkat bicara membuat kedua gadis ini diam seketika. Fatur jika sedang galak, menakutkan.

Roy tertawa, "kayanya pawangnya tepat ! Gemoy langsung diem,"

"Ga yakin gue nih dokter muda, kira-kira kapan dia bakalan nyerah kalo kondisinya kaya gini ?" bisik Guntur.

"Bini sama adek bakalan perang tiap hari, ck ck ! Jangan sampe besok lusa ada berita di koran, dokter muda yang gila gara-gara bini ma adik berantem mulu," balas Ari.

"Ponakan gue gimana ini, tiap hari ketemu rival di rumah ?!" bisik Melan.

"Loe semua onty onta ga ada akhlak tau ngga. Bukannya do'ain yang bener buat ponakan !" desis Niken.

"Ayah, kaka..." adu Gale, tapi tatapan Arka membuat Gale ciut.

"Silahkan diteruskan pak," ujar Arka pada penghulu.

"Apa loe !" Fathya menatap Gale tajam.

"Apa loe !" tatapan Gale tak kalah melotot dari Fathya.

"Fathya !" sentak Fatur.

"Galexia !" sentak Arka, Andro hanya bisa mengulum bibirnya, melihat kakanya akan satu rumah dengan rival sekolahnya.

"Momy tau ini ga akan mudah buat kamu Tur, selamat berjuang !" bisik Shania pada Fatur.

"Dasar mertua ga ada akhlak !" tawa Leli.

Beban berat berada di pundak Fatur, menghadapi sikap magic Gale bukanlah perkara yang mudah, belum lagi harus membuat Gale dan Fathya akur dalam satu rumah.

Arka menggenggam tangan Fatur, dengan mantap Fatur mengucap janji sehidup semati, mengikat Galexia dalam suatu ikatan pernikahan. Kata sah menggema di ruangan bercat putih tempat Arka dirawat.

"Sah !!!!"

"Alhamdulillah !"

Gale meraih punggung tangan Fatur yang sudah resmi menjadi suaminya dan mengecupnya, dengan harapan hatinya segera dilembutkan agar bisa menerima hubungan pernikahannya, segera dibukakan pintu hatinya untuk menyayangi Fatur seutuhnya, menghormati Fatur sebagai suaminya, dan menghargai komitmen sebuah pernikahan.

"Ayah cepet sembuh !" Gale memeluk sang ayah tak ingin melepaskannya.

"Insyaallah, sekarang sudah tuntas kewajiban ayah jika sewaktu-waktu entah kapan Allah ngambil nyawa ayah," jawab Arka.

"Mas ih, ngomongnya jangan ngaco ! Terus mas mau ninggalin Sha gitu ?!" bukan Gale yang marah tapi Shania.

"Wah pak Arka nih ngaco ngomongnya, mendingan istirahat deh pak !" timpal Guntur.

"Bapak lebih baik istirahat saja, jangan banyak beban pikiran."Pinta Fatur.

"Insyaallah, beban pikiran saya yang paling mengganjal sudah saya tanggungkan pada kamu Tur. Saya takut tidak bisa menjaga anak gadis saya satu-satunya !" jawab Arka.

"Neng, maaf oma telat ya !" Oma Lia masuk bersama opa.

"Oma,"

"Bunda, ayah !"

"Semoga cucu oma jadi istri soleha !"

Gale salim takzim pada ibu Fatur.

"Semoga Gale bisa menerima abang yang apa adanya, keluarga kami yang sederhana," ucap ibu Fatur.

"Iya bu, makasih." Sedari tadi Gale tak ingin menatap Fathya begitupun juga dengan Fathya.

"Lele !!! Selamat ya !" ucapan dan pelukan dari geng Pandawa yang menyelamati Gale.

"Berarti sekarang udah ga bisa seenaknya ngajak main dong, mesti ijin dulu sama suaminya !" ujar Lila.

"Iya lah peak !"

"Le, selamat memulai perang loe sama adek ipar !" bisik Irvan dan Andini.

"Kimvrit !"

"Awas loe dijajah Le, kaya cinderella,"

"Never !" desis Gale menatap tajam Fathya.

...****************...

Satu persatu kerabat sudah pulang dari rumah sakit, termasuk ibu dan Fathya.

Gale yang masih berada di ruang rawat Arka setia menunggu ayahnya bersama momynya dan Andro.

"Ka, nurut sama suami."

"Kaka ga mau tinggal sama om dokter mii, kaka mau sama momy aja di rumah !" rengek Gale.

"Ka, rumah ayah sama momy selalu terbuka buat kaka, tapi bagaimanapun kaka sudah jadi istri Fatur, sebaik-baiknya tempat untuk seorang istri adalah berada dimana suaminya berada," jawab Arka. Gale merengut, ia belum bisa menerima sepenuhnya jika harus meninggalkan rumah yang selama ini ia tinggali.

"Kaka bisa datang ke rumah ko setiap hari, asal atas ijin suami," ujar Shania.

"Ga usah so terdzolimi gitu, lagian rumahnya dr.Fatur kan ga terlalu jauh juga dari rumah !" ucap santai Andro.

"Indro ! Loe ga sedih apa, gue bakalan pergi dari rumah ?!"

"Biasa aja," jawab Andro membuat Gale memukul adik lempengnya dan Andro tertawa.

Dari ambang pintu Fatur memperhatikan interaksi happy family ini.

Fatur beserta seorang suster mengetuk ruangan Arka.

"Maaf mengganggu, pak.."

"Ko bapak ?!" tanya Shania.

"Maksudnya ayah, sudah waktunya pemeriksaan," lanjut Fatur canggung, membuat suster di sampingnya mengulum bibirnya menahan tawa, jarang-jarang melihat dokter ramah namun dingin ini digoda seperti ini.

"Kaku banget Tur, biasa aja !" tawa Shania mencairkan suasana antara para lelaki kaku, sementara Gale duduk di sofa pojok tanpa berkata-kata, ia malah sibuk berkelana dengan pikirannya sendiri. Ia hanya memperhatikan ayahnya diperiksa Fatur, tak menyangka saja ia menikahi abang-abangan yang dulu sering menjaganya, lalu dalam waktu lama menjadi orang asing bahkan sempat bersitegang gara-gara kejadian konyol, dan tiba-tiba saja saat ini mereka terikat dalam satu ikatan pernikahan. Hidup memang sebuah misteri.

"Gale," suara Fatur membuyarkan lamunan Gale, ternyata suster yang membawa laporan tadi sudah keluar.

"Yee malah ngelamun !" Andro melempar tissue pada Gale.

"Hah ?! Kenapa ?!" tanya Gale.

"Bang Fatur ngajak keluar, oyyy ! Nikah ko malah mendadak oon,"

"Si@*lan !" desis Gale.

"Iya om,"

"Ha-ha-ha !" tawa Shania yang langsung mengatupkan mulutnya.

"Ka, masa manggil om sih sama suami sendiri,"

"Eh, iya bang..atau apa ya manggilnya," Gale nyengir bingung sendiri.

"Udah sana sana," usir Shania.

"Ayah, momy, Andro permisi keluar sebentar !" ijin Fatur membawa Gale, mereka mengangguk.

"Emang Sha separah itu dulu ya mas, manggil mas apa ya ?!" tanya Shania jadi teringat dirinya dulu.

"Kamu manggil mas, bapak !" jawab Arka membuat Andro tertawa.

"Ah, masa sih ! Sayang deh kayanya !" tepis Shania.

...----------------...

"Kamu mau pulang sekarang atau nanti nunggu abang selesai praktek ?" tanya Fatur berjongkok di depan Gale, membuat gadis ini senyaman mungkin saat berada di dekatnya.

"Pulang ? Kemana ?!" tanya Gale membeo.

"Ke rumah abang lah, masa ke rumah momy !"

"Oh,"

"Bisa ngga sehari ini aja, kita pulang ke rumah momy ? Gale belum beres-beres baju ?" tanya Gale.

Fatur menatap Gale, "abang tau kamu butuh penyesuaian begitupun abang, ga apa-apa kita pelan-pelan aja. Abang tau disini, pasti belum ada yang namanya cinta, kita belajar sama-sama," tunjuk Fatur ke dada Gale membuat gadis ini sedikit terkejut.

"Beritau abang jika abang salah dan mengacuhkanmu. Karena kata orang abang ini dingin, hanya saja abang ini orangnya tegas dan tak suka dibantah," ucap Fatur.

"Jadi ?" tanya Gale, Fatur mengangguk, "malam ini kita pulang ke rumah ayah dan momy, sekalian kamu beres-beres dan mulai besok kamu tinggal di rumah abang."

.

.

.

Terpopuler

Comments

Tri Tunggal

Tri Tunggal

dapetnya sugar daddy ya gini ya le si mommy lebih parah malah 😂

2025-02-24

0

aas

aas

wkwkwk ibu anak sama aja 😆😆

2025-02-11

1

DozkyCrazy

DozkyCrazy

😁😁😁

2024-10-24

1

lihat semua
Episodes
1 Maling sepatu
2 Jomblo akut
3 Jackpot
4 Kesialan dr.Fatur
5 Hancur vs Kencur
6 Murka-nya ayah Arka
7 Dimana-mana ada kamu
8 Semakin rumit
9 Kamu mengingatkanku pada....
10 Kini aku tau rasa sakit
11 Mau jadi Pelakor
12 Mumun is Galexia
13 Sukanya versi Gale
14 Perfect man for perfect woman
15 Posisi Ori terancam
16 Diundang makan
17 Keputusan untuk masa depan
18 Belum ada rasa sayang, disini ?
19 Pisah ranjang
20 Panggilan sayang
21 Anak bawang menyebalkan
22 Aaaaa ! Abang udah nodain aku ih !
23 Dimandiin
24 Bau-bau mencurigakan
25 Heboh dan rusuh
26 Pahlawan kesorean
27 Oh my God !
28 Aksi Fatur
29 Naluri laki-laki
30 Takut dihukum
31 Mau lapor Komnas !
32 Kebohongan Fathya
33 Kembali ?
34 Tertampar kelakuan sendiri
35 Ready for meet
36 Pintarnya gadis nakal om dokter
37 Istri cantik abang
38 Sayangi jantung anda !
39 Penantian sejak dulu
40 Siapa aku disaat bersamamu
41 Gue ga sebaik itu,
42 Gerakan Sabtu Merdeka
43 Pemain Figuran di kisahmu
44 Want to know aja!
45 Kamu membuatku nyaman
46 Umpatan Ori
47 Merasa dibandingkan
48 Aku mirip papah!
49 Kasih sayang ayah
50 Si gemoy pujaan hati
51 Kepingan masa lalu
52 Nge-bolang
53 Setia sampai ujung masa
54 Luka
55 Mengenang masa lalu
56 Abang boleh makan Gale
57 Kocok dahulu, sebelum diminum
58 Manggil tukang pijat
59 Kehadiran seseorang
60 Dipijit, biar siap ngadon lagi
61 Ada yang salah dengan bapak?
62 Di luar ekspektasi
63 Gombalan maut
64 Buaya darat ketauan belangnya
65 Posesifnya lelakiku
66 Ratu cilor
67 Nenek sinchan
68 Buah yang dipetik
69 3 bulan ga datang tamu, biasa aja!
70 Bertemu orang baru
71 Pasien nakal
72 Berani melawan ketakutan
73 Mengenang masa lalu
74 Gagal, keberhasilan yang tertunda
75 Bismillah, semoga berhasil!
76 Dukungan untuk Gale
77 Kebahagiaan tak terkira
78 Mati rasa
79 Kamu orang yang kuat!
80 Butuh hati yang tenang dan keputusan bijak
81 Waktu terhenti seketika
82 Lepaskan beban dan luka itu
83 Buah yang jatuh dan berada jauh dari pohonnya
84 Amarah Fatur 1
85 Amarah Fatur 2
86 'Si positif thinking
87 Bumil milik Fatur
88 Salah menarik kesimpulan
89 Paket komplit
90 Request lagu
91 Narsis!
92 Jajaran dokter muda di Indonesia
93 Air mata buaya
94 Selamat bertugas dr. Oriza
95 Buruan abang!!!
96 This is Pandawa
97 You are Invited!!
98 Nujuh Bulanin part 2
99 Mencoba berdamai
100 Sumpah yang harus ditunaikan
101 Selamat berjuang bunda
102 Welcome to the club girls!
103 Hadiah
104 Berikut bunganya ya!
105 Aktivitas baru
106 Dokter me sum
107 Bunda supel
108 Pengasuh si kembar
109 Long time a go
110 The ending
111 Etdahhh!
112 LA PAKKK ANDROMEDA
Episodes

Updated 112 Episodes

1
Maling sepatu
2
Jomblo akut
3
Jackpot
4
Kesialan dr.Fatur
5
Hancur vs Kencur
6
Murka-nya ayah Arka
7
Dimana-mana ada kamu
8
Semakin rumit
9
Kamu mengingatkanku pada....
10
Kini aku tau rasa sakit
11
Mau jadi Pelakor
12
Mumun is Galexia
13
Sukanya versi Gale
14
Perfect man for perfect woman
15
Posisi Ori terancam
16
Diundang makan
17
Keputusan untuk masa depan
18
Belum ada rasa sayang, disini ?
19
Pisah ranjang
20
Panggilan sayang
21
Anak bawang menyebalkan
22
Aaaaa ! Abang udah nodain aku ih !
23
Dimandiin
24
Bau-bau mencurigakan
25
Heboh dan rusuh
26
Pahlawan kesorean
27
Oh my God !
28
Aksi Fatur
29
Naluri laki-laki
30
Takut dihukum
31
Mau lapor Komnas !
32
Kebohongan Fathya
33
Kembali ?
34
Tertampar kelakuan sendiri
35
Ready for meet
36
Pintarnya gadis nakal om dokter
37
Istri cantik abang
38
Sayangi jantung anda !
39
Penantian sejak dulu
40
Siapa aku disaat bersamamu
41
Gue ga sebaik itu,
42
Gerakan Sabtu Merdeka
43
Pemain Figuran di kisahmu
44
Want to know aja!
45
Kamu membuatku nyaman
46
Umpatan Ori
47
Merasa dibandingkan
48
Aku mirip papah!
49
Kasih sayang ayah
50
Si gemoy pujaan hati
51
Kepingan masa lalu
52
Nge-bolang
53
Setia sampai ujung masa
54
Luka
55
Mengenang masa lalu
56
Abang boleh makan Gale
57
Kocok dahulu, sebelum diminum
58
Manggil tukang pijat
59
Kehadiran seseorang
60
Dipijit, biar siap ngadon lagi
61
Ada yang salah dengan bapak?
62
Di luar ekspektasi
63
Gombalan maut
64
Buaya darat ketauan belangnya
65
Posesifnya lelakiku
66
Ratu cilor
67
Nenek sinchan
68
Buah yang dipetik
69
3 bulan ga datang tamu, biasa aja!
70
Bertemu orang baru
71
Pasien nakal
72
Berani melawan ketakutan
73
Mengenang masa lalu
74
Gagal, keberhasilan yang tertunda
75
Bismillah, semoga berhasil!
76
Dukungan untuk Gale
77
Kebahagiaan tak terkira
78
Mati rasa
79
Kamu orang yang kuat!
80
Butuh hati yang tenang dan keputusan bijak
81
Waktu terhenti seketika
82
Lepaskan beban dan luka itu
83
Buah yang jatuh dan berada jauh dari pohonnya
84
Amarah Fatur 1
85
Amarah Fatur 2
86
'Si positif thinking
87
Bumil milik Fatur
88
Salah menarik kesimpulan
89
Paket komplit
90
Request lagu
91
Narsis!
92
Jajaran dokter muda di Indonesia
93
Air mata buaya
94
Selamat bertugas dr. Oriza
95
Buruan abang!!!
96
This is Pandawa
97
You are Invited!!
98
Nujuh Bulanin part 2
99
Mencoba berdamai
100
Sumpah yang harus ditunaikan
101
Selamat berjuang bunda
102
Welcome to the club girls!
103
Hadiah
104
Berikut bunganya ya!
105
Aktivitas baru
106
Dokter me sum
107
Bunda supel
108
Pengasuh si kembar
109
Long time a go
110
The ending
111
Etdahhh!
112
LA PAKKK ANDROMEDA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!