Diundang makan

"Kaget kan loe !" Gale tertawa.

"Ah itu mah cuma bisa-bisa loe doang. Ngaku-ngaku !" jawab Ori tak percaya.

"Cih, dibilangin ga cayaan. Ya udah, ga usah kaget kalo nanti ayah bilang ada yang lamar gue namanya dr. Fatur !" ucap Gale menyilangkan lipatan tangannya di dada.

"Oke, gue tunggu ! Caya sama loe mah musyrik Cah !"

"Dih, ya udah ! Jangan sampe loe mewek darah, kalo sampe ga dapet calon istri seimut dan semembahana kaya gue !" gayanya dibuat seimut mungkin.

Ori menoyor kepala gadis yang kepedeannya sedang terbang ini.

"Aduh !"

"Bisa ga sih bang, ga usah dorong-dorong kepala gue. Kalo gue geger otak gimana ? Otak gue tumpah ke bawah gimana ?!" sewot Gale.

"Tinggal loe comot lagi, beres !" tawa Ori.

"Comot...comot...dikira otak gue sabun colek !" sarkas Gale.

Mobil Ori sampai di depan gerbang sekolah Gale,

"Siang gue ga bisa jemput, hari ini praktek gue sampe sore !" ujar Ori, Gale menggidikkan bahunya.

"Lagian gue mau ekskul dance !" Gale turun dari bangku penumpang dan meninggalkan Ori. Jika dalam urusan kesukaan, Gale memang tidak seperti Shania atau Arka. Ia memiliki hobby nya sendiri. Bahkan cita-citanya sejak kecil ingin jadi dancer profesional, selain ingin kuliah di bidang seni. Terbukti dari kecil ia sering mengikuti dance competition dan berbagai penghargaan ia peroleh.

"Bang gue masuk dulu, ati-ati loe di jalan. Kalo nemu janda kasih om Dimas !" tawa Gale.

"Sembarangan !"

Ori memperhatikan Gale dari dalam mobil.

"Baru kali ini gue takut kalo si bocah ga boong ya ?" gumam Ori, dirasa Gale sudah tak terlihat ia kembali mengemudikan mobil menuju rumah sakit.

"Le !" panggil Andini, Gale berlari kecil menuju teman-temannya. Seperti biasa sebelum masuk mereka akan berkumpul di depan kelas IPS dengan sekeresek keripik singkong pedas.

Gale langsung duduk dan mencomot plastik kecil keripik singkong.

"Mana oleh-oleh Le ?" tanya Lila.

"Otak loe Lilo, makanan terus, otak pak Ogah !" ejek Irvan sambil mencomot keripik singkong.

"Kaya yang loe engga aja !" Lila merogoh keresek hitam, namun saat tangannya lebih dalam lagi keripik singkong yang dibeli dari kantin itu sudah habis oleh teman-temannya.

"Dih, ini keripiknya pada kemana ?! Nih keripik punya kaki ya, pada kabur !" sewot Lila.

"Nih, ga usah koar-koar !" Faisal menyumpalkan keripik dari plastik miliknya ke mulut Lila, tapi sejurus kemudian Lila melepehkannya.

"Njirr ! Ical, itu keripik abis loe jilat dulu ?!" tanya Lila berseru.

"Dih, Ical jorok !"

"Gue ga mau Lila kepedesan," jawab Faisal santai.

"Idih, uwekk jorok !" tawa Andini dan Gale sampai mereka terbatuk-batuk.

"Tapi ga usah loe jilat juga peak !" ujar Gale.

"Icallll !!!!" pekik Lila memukul-mukul Faisal.

"Biar nempel sama Ical, Lo !" jawab Irvan.

"Ogah banget !" Lila melotot.

"Udah oyy, udah bel tuh. Masuk, masuk...bubar !" usir Faisal.

"Dih, ngusir loe !"

"Dono, yuk masuk !" Gale mengajak Andini.

Saat Gale dan Andini beranjak menuju kelas mereka.

"Om dokter !" pekik Gale.

"Gale ?"

"Siapa Le ?" tanya Andini.

"Kenalin Din, ini om dokter Fatur. Dia..." Fatur tersenyum tipis.

"....dokter !" lanjut Gale tertawa.

"Ganteng Le," bisik Andini.

"Sudah masuk Le, abang pamit ke rumah sakit ya. Oh iya nanti siang abang ke rumah, disuruh pak Arka."

"Oh gitu, ada apa bang ?" tanya Gale penasaran.

"Kayanya ngomongin masalah perjodohan," bukan hanya Gale saja yang terkejut, tapi Andini juga.

"Hah ?! Perjodohan ?! siapa yang dijodohin Le ?!" tanya Andini.

"Duh, ga usah di dengerin Din. Om dokter mah cuma becanda !" cepat-cepat Gale membawa Andini menjauhi Fatur dan masuk ke kelas.

Gale menghela nafasnya, ia merutuki mulutnya yang selalu janji, ujung-ujungnya ia sendiri yang rugi.

"Ngapain juga gue bolehin om dokter minta apa aja waktu itu !" omelnya pada dirinya sendiri, hingga tanpa sadar ia mendumel dan memanyunkan bibirnya.

"Kenapa tuh bibir ?" tanya Andini mencomot bibir Gale.

"Ih, Dono !" Gale makin merengut.

...----------------...

"Guys, jadi gimana nanti malem ?" tanya Andini.

"Kalo gue niat banget pengen ikutan. Tapi ga tau sih, sejak dulu ayah ga pernah suka sama cita-cita gue. Dia cuma anggap dance itu sekedar hobby gue kalo gabut tapinya menghasilkan, katanya jadi dancer tuh ga menjamin," jawab Gale.

"Kapan lagi Le, kalo menang bisa dapet hadiah sekalian ajang bergengsi, ketemu sama para dancer pro !" ucap Ulfa.

"Jangan lupakan kalo Cika juga ikutan !" lanjut Febi.

"Nanti coba gue ijin deh !" jawab Gale.

Bukannya ia tak mau berjuang untuk cita-citanya. Hanya saja bagi Gale, ayahnya adalah nomor satu, hingga ia mengesampingkan keinginannya.

"Oke, kalo bisa loe kabarin kita. Ntar malem babak penyisihan !" jawab Ulfa.

Gale melirik jam sudah pukul 4 sore, ia segera meraih tas dan jaketnya lalu pulang bersama yang lain. Karena rumah yang searah dengan yang lain ia pulang dibonceng Lila.

"Le, di rumah loe ada acara apaan ? Syukuran ya ? Ko rame Le ?!" tanya Irvan diangguki yang lain, mereka menatap sama-sama ke arah rumah Gale.

"Loe sukuran ga kabar-kabar nih. Takut dimintain !" cebik Lila.

"Engga lah. Gue juga baru tau ! Ada apa ya ?!" jawab Gale.

"Lah si oon, malah balik nanya. Hayoo, jangan-jangan loe abis malakin anak orang, terus dia minta pertanggung jawaban loe lagi !" tawa Faisal.

"Sembarangan ! Mana ada gue kalo malak sendiri, yang ada sama kalian !" jawab Gale.

"Apa jangan-jangan Lele mau dikawinin lagi !" seru Andini.

"Hah ?! Ga mungkin !" seru Gale.

"Loe semua ngapain cuma nebak-nebak sih, lagian loe tuan rumah ikutan be*go ketularan si Lilo !" Faisal langsung nyelonong masuk membuka pintu gerbang, ingin mengetahui ada apa di dalam rumah Gale yang ramai.

"Cal ! Tungguin !" seru Irvan dan Lila.

"Sebenernya ini yang punya rumah gue apa Ical sih ?" ujar Gale ditertawai Andini.

"Assalamualaikum ! tante Sha, om Arka !" Faisal beserta yang lain masuk. Sudah biasa bagi mereka masuk ke dalam rumah ini seperti tamu tak diundang.

"Waalaikumsalam, Cal, Lila, Irvan !"

Ketiga anak ini disusul Gale dan Andini melongo melihat ada geng Kurawa, Ori, dan Fatur di dalam sana.

"Ka Galeeee !"

"Duh bocil," gumam Gale.

"Sini masuk, " ajak Shania pada teman-teman Gale.

"Ini rame banget tan, ada apa sih !" tanya Andini dan Lila.

"Itu calon-calonnya Gale," Shania berucap sambil menunjuk Ori dan Fatur.

"Hah ?!!! Gale mau merit tante ?!" seru mereka.

"Hah ?! Apa, apa ?" tanya Gale melongo.

"Lele, loe mau merit ga bilang-bilang !"

"Momy ihhh !"

Shania tertawa melihat putrinya diserbu pertanyaan dari teman-temannya. Arka memang sengaja mengundang Fatur dan Ori untuk makan siang tadi, dan sampai saat ini dari kedua dokter ini belum ada yang pulang, sengaja menunggu Gale pulang.

.

.

.

.

Terpopuler

Comments

Kaniya Jaenes

Kaniya Jaenes

Gale sana Fatut, Oriza sams Fathaya
hihiiii dr pada saingan

2023-05-07

3

Mulyanthie Agustin Rachmawatie

Mulyanthie Agustin Rachmawatie

Tambah seru nech cerita....

2023-04-15

1

🌽Mrs.Yudi 𝐙⃝🦜🍇

🌽Mrs.Yudi 𝐙⃝🦜🍇

aku disini mbk sin, setelah tamat baca umi 😉

2022-11-19

0

lihat semua
Episodes
1 Maling sepatu
2 Jomblo akut
3 Jackpot
4 Kesialan dr.Fatur
5 Hancur vs Kencur
6 Murka-nya ayah Arka
7 Dimana-mana ada kamu
8 Semakin rumit
9 Kamu mengingatkanku pada....
10 Kini aku tau rasa sakit
11 Mau jadi Pelakor
12 Mumun is Galexia
13 Sukanya versi Gale
14 Perfect man for perfect woman
15 Posisi Ori terancam
16 Diundang makan
17 Keputusan untuk masa depan
18 Belum ada rasa sayang, disini ?
19 Pisah ranjang
20 Panggilan sayang
21 Anak bawang menyebalkan
22 Aaaaa ! Abang udah nodain aku ih !
23 Dimandiin
24 Bau-bau mencurigakan
25 Heboh dan rusuh
26 Pahlawan kesorean
27 Oh my God !
28 Aksi Fatur
29 Naluri laki-laki
30 Takut dihukum
31 Mau lapor Komnas !
32 Kebohongan Fathya
33 Kembali ?
34 Tertampar kelakuan sendiri
35 Ready for meet
36 Pintarnya gadis nakal om dokter
37 Istri cantik abang
38 Sayangi jantung anda !
39 Penantian sejak dulu
40 Siapa aku disaat bersamamu
41 Gue ga sebaik itu,
42 Gerakan Sabtu Merdeka
43 Pemain Figuran di kisahmu
44 Want to know aja!
45 Kamu membuatku nyaman
46 Umpatan Ori
47 Merasa dibandingkan
48 Aku mirip papah!
49 Kasih sayang ayah
50 Si gemoy pujaan hati
51 Kepingan masa lalu
52 Nge-bolang
53 Setia sampai ujung masa
54 Luka
55 Mengenang masa lalu
56 Abang boleh makan Gale
57 Kocok dahulu, sebelum diminum
58 Manggil tukang pijat
59 Kehadiran seseorang
60 Dipijit, biar siap ngadon lagi
61 Ada yang salah dengan bapak?
62 Di luar ekspektasi
63 Gombalan maut
64 Buaya darat ketauan belangnya
65 Posesifnya lelakiku
66 Ratu cilor
67 Nenek sinchan
68 Buah yang dipetik
69 3 bulan ga datang tamu, biasa aja!
70 Bertemu orang baru
71 Pasien nakal
72 Berani melawan ketakutan
73 Mengenang masa lalu
74 Gagal, keberhasilan yang tertunda
75 Bismillah, semoga berhasil!
76 Dukungan untuk Gale
77 Kebahagiaan tak terkira
78 Mati rasa
79 Kamu orang yang kuat!
80 Butuh hati yang tenang dan keputusan bijak
81 Waktu terhenti seketika
82 Lepaskan beban dan luka itu
83 Buah yang jatuh dan berada jauh dari pohonnya
84 Amarah Fatur 1
85 Amarah Fatur 2
86 'Si positif thinking
87 Bumil milik Fatur
88 Salah menarik kesimpulan
89 Paket komplit
90 Request lagu
91 Narsis!
92 Jajaran dokter muda di Indonesia
93 Air mata buaya
94 Selamat bertugas dr. Oriza
95 Buruan abang!!!
96 This is Pandawa
97 You are Invited!!
98 Nujuh Bulanin part 2
99 Mencoba berdamai
100 Sumpah yang harus ditunaikan
101 Selamat berjuang bunda
102 Welcome to the club girls!
103 Hadiah
104 Berikut bunganya ya!
105 Aktivitas baru
106 Dokter me sum
107 Bunda supel
108 Pengasuh si kembar
109 Long time a go
110 The ending
111 Etdahhh!
112 LA PAKKK ANDROMEDA
Episodes

Updated 112 Episodes

1
Maling sepatu
2
Jomblo akut
3
Jackpot
4
Kesialan dr.Fatur
5
Hancur vs Kencur
6
Murka-nya ayah Arka
7
Dimana-mana ada kamu
8
Semakin rumit
9
Kamu mengingatkanku pada....
10
Kini aku tau rasa sakit
11
Mau jadi Pelakor
12
Mumun is Galexia
13
Sukanya versi Gale
14
Perfect man for perfect woman
15
Posisi Ori terancam
16
Diundang makan
17
Keputusan untuk masa depan
18
Belum ada rasa sayang, disini ?
19
Pisah ranjang
20
Panggilan sayang
21
Anak bawang menyebalkan
22
Aaaaa ! Abang udah nodain aku ih !
23
Dimandiin
24
Bau-bau mencurigakan
25
Heboh dan rusuh
26
Pahlawan kesorean
27
Oh my God !
28
Aksi Fatur
29
Naluri laki-laki
30
Takut dihukum
31
Mau lapor Komnas !
32
Kebohongan Fathya
33
Kembali ?
34
Tertampar kelakuan sendiri
35
Ready for meet
36
Pintarnya gadis nakal om dokter
37
Istri cantik abang
38
Sayangi jantung anda !
39
Penantian sejak dulu
40
Siapa aku disaat bersamamu
41
Gue ga sebaik itu,
42
Gerakan Sabtu Merdeka
43
Pemain Figuran di kisahmu
44
Want to know aja!
45
Kamu membuatku nyaman
46
Umpatan Ori
47
Merasa dibandingkan
48
Aku mirip papah!
49
Kasih sayang ayah
50
Si gemoy pujaan hati
51
Kepingan masa lalu
52
Nge-bolang
53
Setia sampai ujung masa
54
Luka
55
Mengenang masa lalu
56
Abang boleh makan Gale
57
Kocok dahulu, sebelum diminum
58
Manggil tukang pijat
59
Kehadiran seseorang
60
Dipijit, biar siap ngadon lagi
61
Ada yang salah dengan bapak?
62
Di luar ekspektasi
63
Gombalan maut
64
Buaya darat ketauan belangnya
65
Posesifnya lelakiku
66
Ratu cilor
67
Nenek sinchan
68
Buah yang dipetik
69
3 bulan ga datang tamu, biasa aja!
70
Bertemu orang baru
71
Pasien nakal
72
Berani melawan ketakutan
73
Mengenang masa lalu
74
Gagal, keberhasilan yang tertunda
75
Bismillah, semoga berhasil!
76
Dukungan untuk Gale
77
Kebahagiaan tak terkira
78
Mati rasa
79
Kamu orang yang kuat!
80
Butuh hati yang tenang dan keputusan bijak
81
Waktu terhenti seketika
82
Lepaskan beban dan luka itu
83
Buah yang jatuh dan berada jauh dari pohonnya
84
Amarah Fatur 1
85
Amarah Fatur 2
86
'Si positif thinking
87
Bumil milik Fatur
88
Salah menarik kesimpulan
89
Paket komplit
90
Request lagu
91
Narsis!
92
Jajaran dokter muda di Indonesia
93
Air mata buaya
94
Selamat bertugas dr. Oriza
95
Buruan abang!!!
96
This is Pandawa
97
You are Invited!!
98
Nujuh Bulanin part 2
99
Mencoba berdamai
100
Sumpah yang harus ditunaikan
101
Selamat berjuang bunda
102
Welcome to the club girls!
103
Hadiah
104
Berikut bunganya ya!
105
Aktivitas baru
106
Dokter me sum
107
Bunda supel
108
Pengasuh si kembar
109
Long time a go
110
The ending
111
Etdahhh!
112
LA PAKKK ANDROMEDA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!