Posisi Ori terancam

Selesai sarapan, Gale menyempatkan diri menemui Kendell si domba betinanya yang tengah mengandung.

"Baik-baik ya Kendell, dijaga biar anaknya sehat !" ucap Gale bermonolog dengan si kambing, tentu saja si kambing hanya bisa membalasnya dengan kata mbekk..

Fatur yang baru saja selesai berolahraga melihat gadis ini tengah memberi makan kambing. Ia mengusap peluh dengan handuk yang menggantung di leher, lalu meneguk air minumnya seraya berjalan ke arah kandang kambing.

"Pagi-pagi sudah disini ?" tanya Fatur.

"Eh, om dokter ? Iya, soalnya bentar lagi mau balik ke Jakarta." Sontak saja jawaban Gale membuat Fatur mengerutkan dahinya.

"Sudah mau pulang lagi ?" tanya nya, Gale mengangguk.

"Iya, om. Ga bisa ninggalin sekolah lama-lama, soalnya udah kelas XII juga kan. Takut ketinggalan pelajaran, persiapan buat SNMPTN juga," jawab Gale.

"Ah iya," tangan Fatur terulur mengambil rumput dan ikut memberi makan kambing.

"Om inget ngga, dulu kalo mau ngasih makan kambing. Aku suka minta digendong ?" tanya Gale tertawa.

"Iya, dan kamu itu berat." Gale tertawa mengingat dulu selalu merengek pada Fatur untuk digendong. Wajah yang sedang tertawa itu semakin merona karena sorot cahaya matahari, anak rambut yang keluar dari kepangan terkadang menyapu permukaan kulit pipi sehalus sutra milik Gale.

"Om dokter kapan pulang ? Ga kangen pacar ?" tanya Gale.

"Pacar ?" Fatur mengerutkan dahinya.

Gale mengangguk, "iya. Bukannya terakhir kali kita ketemu, om dokter lagi sama..."

"Oh itu, kita sudah selesai." Jawab Fatur tersenyum tipis.

"Ha ?! Serius ?! Kenapa, padahal cocok," tak tau saja dalam hatinya Gale bersorak sambil koprol, tak perlu repot-repot jadi pelakor seperti di tv tv, tak perlu cape-cape membuat Fatur terpesona lagi. Hanya tinggal bilang jika Fatur sudah putus dari pacarnya lalu mengajukan diri sebagai calon suaminya, maka secara otomatis Ori akan menuruti keinginannya untuk membatalkan perjodohan dengan Gale.

"Bukan jodoh," jawab Fatur.

"Oh. Oh iya, makasih banyak buat yang kemarin ya om dokter. Mungkin setelah bang Ori minta batalin perjodohan sama Gale, om dokter ga perlu lagi pura-pura buat mau jadi kandidat calon suaminya Gale. Gale tau kok om, perempuan berpendidikan di luar sana banyak yang lebih cocok buat om."

Fatur mengangkat alisnya tanpa bergeming mendengar penjelasan panjang lebar Gale. Dari kemarin gadis ini hanya menganggap Fatur sedang membantunya membuat Fatur sedikit kesal dibuatnya.

"Siapa bilang abang pura-pura. Kamu ga usah ke geer'an kalo abang lagi bantuin kamu tanpa imbalan," jawab Fatur, sekalian saja ia teruskan.

Gale mengerutkan dahinya, "apa--apa, gimana maksudnya ?" tanyanya, jangan bilang jika si abang-abangan ini pun mengharapkan imbalan seperti Ori. Ini mah namanya keluar dari lubang buaya masuk lubang biawak.

"Kamu sendiri kan yang bilang kalo sampai perjodohan kamu dengan Oriza batal, abang boleh minta apa saja ?!" tanya Fatur.

Gale mengangguk cepat, "dan ada kemungkinan perjodohan kamu dan Ori batal kan ?" Gale kembali mengangguk cepat.

"Kalo gitu kamu siap-siap !" Fatur beranjak pergi dari sana meninggalkan Gale beserta kebingungannya.

"Siap-siap apa om ?!" tanya Gale berteriak tapi tak di dengar Fatur.

"Bang Fatur ?!!!" Fatur terkekeh sambil menggelengkan kepalanya tanpa menggubris panggilan Galexia.

"Ish !" Gale mencebik.

*******

"Saya duluan pulang ke Jakarta. Kapan kamu pulang ?" tanya Arka pada Fatur.

"Iya pak, mungkin 2 hari lagi pak."

"Oh,"

"Ayah apaan sih, orang masih betah disini disuruh pulang. Iya kan om dokter ?" Gale yang tengah memakan ubi berujar sewot.

"Ga usah buru-buru lah om. Santai aja dulu kaya di pantai, biar nanti balik bisa fresh lagi kerjanya," lanjutnya, sungguh Fatur ingin tertawa. Menggoda Gale ternyata hal yang menyenangkan dan bisa membuat moodnya membaik.

"Ini yang namanya Fatur disini, mulutnya ada berapa ?" tanya Arka. Gale mengatupkan mulutnya, menyumpalnya dengan ubi. Sedangkan Fatur sudah terkekeh di balik gelas kopi yang isinya sedang ia minum.

Arka dan Gale pamit dari Pondok.

"Saya tunggu di rumah," ujar Arka pada Fatur yang langsung diangguki Fatur, sementara Gale langsung panik tak karuan.

"Mau ngapain yah ?" tanya Gale.

"Silaturahmi," jawab ayahnya.

"Oh," ucap Gale lega. Fatur mendekat dan berbisik

"Biar tau, kalo nanti mau nagih janji harus pergi kemana," bisik Fatur menggoda Gale.

Gale melotot dan menginjak kaki Fatur.

Grekkk !

"Aw !" Fatur mengaduh mengusap kakinya seraya tertawa.

"Kake, nenek, teh Rita, Gale pulang !" pamitnya pada keluarga pak Hadi.

...----------------...

"Ayah, ga punya cita-cita pengen liat kaka jadi orang sukses dulu gitu ?" tanya Gale.

Arka melirik ke samping, "semua orangtua pasti pingin liat anaknya sukses. Tapi suksesnya orangtua adalah saat berhasil mendidik dan menjaga anak-anaknya terutama dari jilatan api neraka," jawab Arka. Ia paham betul akan kemana arah bicara Gale saat ini yang sedang mencari cela untuk membujuk Arka membatalkan perjodohannya.

"Dengan Ori atau Fatur, menurut ayah keduanya sama-sama baik. Ayah sudah mengenal mereka luar dalam sejak lama. Tinggal kamu saja tentukan pilihan," lanjutnya.

Ucapan Arka selalu berhasil membuat Gale diam.

"Tapi kaka bisa cari jodoh sendiri,"

"Mau yang kaya gimana, mau yang kaya personel band metal yang sering kamu tonton konsernya itu ? Yang teriak-teriak ga jelas yang menurut kamu keren?" tanya Arka.

"Ck, ayah ga gaul. Itu teknik scream namanya bukan teriak-teriak ga jelas," ketus Gale.

"Sama saja."

...****************...

Ori sudah sampai sejak pukul 06.30 pagi untuk menjemput Gale.

Terdengar suara orang mengobrol dari arah lantai bawah. Galexia yang baru saja siap, kemudian turun ke bawah.

"Dih, ini ngapain anak kuyang udah disini pagi-pagi ?!" tanya Gale.

"Sembarangan !" jawab Ori sudah menyendok nasi goreng di meja makan.

"Kak, cepet makan nanti telat !"

"Dokter ko kere amat. Pagi-pagi udah nyari sarapan gratisan !" Gale duduk.

"Tau aja, kalo gue nyari sarapan gratisan !" jawab Ori.

"Dih, ga tau malu !" sarkas Gale.

"Udah, udah...ga baik berantem di depan makanan !"

Tapi sejurus kemudian Gale tersenyum mengingat Ori yang akan segera mundur dari perjodohan.

"Puas-puasin deh bang, sebelum nanti loe ga bisa kesini lagi !" ucap Gale mengulum bibirnya.

"Kaka berangkat dulu, ayo pirr !"

"Tan, om..pamit dulu !" ujar Ori pamit.

Ori menarik tas Gale ke belakang.

"Maksud loe apa tuh pirrr ?!"

"Supir kan ?!" tanya Gale tertawa.

"Bocah !" jitak Ori di kepala Gale.

"Aw !"

"Bang, siap-siap loe ngundurin diri dari perjodohan !" ucap Gale jumawa saat berada di dalam mobil.

Ori melirik ke samping.

"Loe tau ngga kalo dr. Fatur itu bang Fatur anak didik ayah di Pondok, yang suka nemenin gue liat kambing ?" tanya Gale.

"Hah ?! Masa ?!!"

Gale mengangguk, "iya, dan abang tau, dia bilang dia udah putus dari pacarnya dokter Seli ? Dan abang juga harus tau ya, kemaren dr. Fatur bilang sama ayah, dia minta ijin buat jadi calon suami aku !"

Ckitttttt !!!!!

Dughhh !

"Adawww !"

Gale mengusap keningnya.

.

.

.

.

Terpopuler

Comments

Land19

Land19

hayolo.. mau pilih yg mana...

2024-10-14

1

Sumini Ningsih

Sumini Ningsih

yah kasihan bang ori

2024-07-07

2

mami Fauzan

mami Fauzan

Dasar bocah,, bikin dr ORI jd kaget aja,, untung gk copot tuhh jantungnya... dgr dr Fatur bakal jd kandidat terpilih jg /Facepalm//Facepalm//Facepalm/

2024-02-01

3

lihat semua
Episodes
1 Maling sepatu
2 Jomblo akut
3 Jackpot
4 Kesialan dr.Fatur
5 Hancur vs Kencur
6 Murka-nya ayah Arka
7 Dimana-mana ada kamu
8 Semakin rumit
9 Kamu mengingatkanku pada....
10 Kini aku tau rasa sakit
11 Mau jadi Pelakor
12 Mumun is Galexia
13 Sukanya versi Gale
14 Perfect man for perfect woman
15 Posisi Ori terancam
16 Diundang makan
17 Keputusan untuk masa depan
18 Belum ada rasa sayang, disini ?
19 Pisah ranjang
20 Panggilan sayang
21 Anak bawang menyebalkan
22 Aaaaa ! Abang udah nodain aku ih !
23 Dimandiin
24 Bau-bau mencurigakan
25 Heboh dan rusuh
26 Pahlawan kesorean
27 Oh my God !
28 Aksi Fatur
29 Naluri laki-laki
30 Takut dihukum
31 Mau lapor Komnas !
32 Kebohongan Fathya
33 Kembali ?
34 Tertampar kelakuan sendiri
35 Ready for meet
36 Pintarnya gadis nakal om dokter
37 Istri cantik abang
38 Sayangi jantung anda !
39 Penantian sejak dulu
40 Siapa aku disaat bersamamu
41 Gue ga sebaik itu,
42 Gerakan Sabtu Merdeka
43 Pemain Figuran di kisahmu
44 Want to know aja!
45 Kamu membuatku nyaman
46 Umpatan Ori
47 Merasa dibandingkan
48 Aku mirip papah!
49 Kasih sayang ayah
50 Si gemoy pujaan hati
51 Kepingan masa lalu
52 Nge-bolang
53 Setia sampai ujung masa
54 Luka
55 Mengenang masa lalu
56 Abang boleh makan Gale
57 Kocok dahulu, sebelum diminum
58 Manggil tukang pijat
59 Kehadiran seseorang
60 Dipijit, biar siap ngadon lagi
61 Ada yang salah dengan bapak?
62 Di luar ekspektasi
63 Gombalan maut
64 Buaya darat ketauan belangnya
65 Posesifnya lelakiku
66 Ratu cilor
67 Nenek sinchan
68 Buah yang dipetik
69 3 bulan ga datang tamu, biasa aja!
70 Bertemu orang baru
71 Pasien nakal
72 Berani melawan ketakutan
73 Mengenang masa lalu
74 Gagal, keberhasilan yang tertunda
75 Bismillah, semoga berhasil!
76 Dukungan untuk Gale
77 Kebahagiaan tak terkira
78 Mati rasa
79 Kamu orang yang kuat!
80 Butuh hati yang tenang dan keputusan bijak
81 Waktu terhenti seketika
82 Lepaskan beban dan luka itu
83 Buah yang jatuh dan berada jauh dari pohonnya
84 Amarah Fatur 1
85 Amarah Fatur 2
86 'Si positif thinking
87 Bumil milik Fatur
88 Salah menarik kesimpulan
89 Paket komplit
90 Request lagu
91 Narsis!
92 Jajaran dokter muda di Indonesia
93 Air mata buaya
94 Selamat bertugas dr. Oriza
95 Buruan abang!!!
96 This is Pandawa
97 You are Invited!!
98 Nujuh Bulanin part 2
99 Mencoba berdamai
100 Sumpah yang harus ditunaikan
101 Selamat berjuang bunda
102 Welcome to the club girls!
103 Hadiah
104 Berikut bunganya ya!
105 Aktivitas baru
106 Dokter me sum
107 Bunda supel
108 Pengasuh si kembar
109 Long time a go
110 The ending
111 Etdahhh!
112 LA PAKKK ANDROMEDA
Episodes

Updated 112 Episodes

1
Maling sepatu
2
Jomblo akut
3
Jackpot
4
Kesialan dr.Fatur
5
Hancur vs Kencur
6
Murka-nya ayah Arka
7
Dimana-mana ada kamu
8
Semakin rumit
9
Kamu mengingatkanku pada....
10
Kini aku tau rasa sakit
11
Mau jadi Pelakor
12
Mumun is Galexia
13
Sukanya versi Gale
14
Perfect man for perfect woman
15
Posisi Ori terancam
16
Diundang makan
17
Keputusan untuk masa depan
18
Belum ada rasa sayang, disini ?
19
Pisah ranjang
20
Panggilan sayang
21
Anak bawang menyebalkan
22
Aaaaa ! Abang udah nodain aku ih !
23
Dimandiin
24
Bau-bau mencurigakan
25
Heboh dan rusuh
26
Pahlawan kesorean
27
Oh my God !
28
Aksi Fatur
29
Naluri laki-laki
30
Takut dihukum
31
Mau lapor Komnas !
32
Kebohongan Fathya
33
Kembali ?
34
Tertampar kelakuan sendiri
35
Ready for meet
36
Pintarnya gadis nakal om dokter
37
Istri cantik abang
38
Sayangi jantung anda !
39
Penantian sejak dulu
40
Siapa aku disaat bersamamu
41
Gue ga sebaik itu,
42
Gerakan Sabtu Merdeka
43
Pemain Figuran di kisahmu
44
Want to know aja!
45
Kamu membuatku nyaman
46
Umpatan Ori
47
Merasa dibandingkan
48
Aku mirip papah!
49
Kasih sayang ayah
50
Si gemoy pujaan hati
51
Kepingan masa lalu
52
Nge-bolang
53
Setia sampai ujung masa
54
Luka
55
Mengenang masa lalu
56
Abang boleh makan Gale
57
Kocok dahulu, sebelum diminum
58
Manggil tukang pijat
59
Kehadiran seseorang
60
Dipijit, biar siap ngadon lagi
61
Ada yang salah dengan bapak?
62
Di luar ekspektasi
63
Gombalan maut
64
Buaya darat ketauan belangnya
65
Posesifnya lelakiku
66
Ratu cilor
67
Nenek sinchan
68
Buah yang dipetik
69
3 bulan ga datang tamu, biasa aja!
70
Bertemu orang baru
71
Pasien nakal
72
Berani melawan ketakutan
73
Mengenang masa lalu
74
Gagal, keberhasilan yang tertunda
75
Bismillah, semoga berhasil!
76
Dukungan untuk Gale
77
Kebahagiaan tak terkira
78
Mati rasa
79
Kamu orang yang kuat!
80
Butuh hati yang tenang dan keputusan bijak
81
Waktu terhenti seketika
82
Lepaskan beban dan luka itu
83
Buah yang jatuh dan berada jauh dari pohonnya
84
Amarah Fatur 1
85
Amarah Fatur 2
86
'Si positif thinking
87
Bumil milik Fatur
88
Salah menarik kesimpulan
89
Paket komplit
90
Request lagu
91
Narsis!
92
Jajaran dokter muda di Indonesia
93
Air mata buaya
94
Selamat bertugas dr. Oriza
95
Buruan abang!!!
96
This is Pandawa
97
You are Invited!!
98
Nujuh Bulanin part 2
99
Mencoba berdamai
100
Sumpah yang harus ditunaikan
101
Selamat berjuang bunda
102
Welcome to the club girls!
103
Hadiah
104
Berikut bunganya ya!
105
Aktivitas baru
106
Dokter me sum
107
Bunda supel
108
Pengasuh si kembar
109
Long time a go
110
The ending
111
Etdahhh!
112
LA PAKKK ANDROMEDA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!