Mau jadi Pelakor

Gale menenami oma Lia sampai Ori datang menjemput.

"Muka loe asem banget cah ?!" tanya Ori menyebalkan, lihat saja wajah yang sudah siap meledakkan tawanya melihat wajah kecut Gale.

"Ga usah ngajak becanda bang, lagi ga pengen diajakin berantem !" jawab Galexia.

"Kenapa ? Gue tebak kalo ga lapar, pasti karena ditolak ?" tanya Ori menyimpan jas dokternya di jok belakang mobil.

"Berisik !" pelotot Gale.

"Gue jajanin es krim deh, mau ngga ?" tanya Ori.

"Kalo es krim rasa orang ada engga ?" tanya Gale. Seketika tawa Ori meledak, Gale benar-benar menjadi baterai cadangannya setelah lelah seharian memeriksa dan mendiagnosa penyakit pasien.

"Loe pasti ditolak dr. Fatur ya ? Kan apa gue bilang, dr. Fatur tuh ga gampang ditaklukin !" tawa Ori mengejek.

"Sutt ! Ga usah ngomong yang unfaedah, ga ada yang ga mungkin buat seorang Galexia, termasuk naklukin cowok sedingin malam kaya dokter Fatur, gue bahkan rela jadi pelakor !" jawab Gale.

"Heh bocah ! Ga usah ngada-ngada. Cewek yang deket sama dr. Fatur jelas lebih segalanya dari loe, ga usah so-so an jadi pelakor. Baru mau maju aja loe udah kena tendang," jawab Ori menoyor kepala Gale.

"Oke, mau taruhan sama gue ?" tanya Gale.

"Apa ?" tanya Ori.

"Kalo gue berhasil bikin dr. Fatur luluh. Loe batalin perjodohan kita, kalo gue gagal, terserah loe mau minta apa aja, gue kasih !" ucap Gale.

Ori mengangkat alisnya, seraya meneliti Gale dari atas hingga bawah.

"Apaan loe liat-liat ampe sebegitunya bang ?!" Gale menyilangkan kedua tangannya di dada.

"Gue lagi mikir, apa yang bisa gue minta sama loe. Duit ? Gue ga butuh duit, kalo...." Ori menyunggingkan senyum smirknya, membuat Gale bergidik, ia bukan gadis polos yang tak tau arti tatapan laki-laki. Gale menempelkan telapak tangannya di wajah Ori lalu mendorongnya hingga Ori kejedot kaca jendela mobil.

Dukkk !

"Aw !"

"Ha-ha-ha !" Gale tertawa.

"Cah ! Sakit oy ! Ga sopan sama orangtua,"

"Balasan buat orangtua mesum kaya loe !"

"Galak banget anaknya om Arka," desis Ori.

"Justru ayah tuh bangga sama kegalakan gue, jadinya ga gampangan sama laki-laki !" jawab Gale.

"Terus apa kabar sama calon pelakor ?" tanya Ori, membuat Gale manyun.

"Jadi gimana bang ? Deal ngga ?" tanya Gale.

"Oke, deal. Gue mau liat loe mewek-mewek sambil ngacak-ngacak adonan kue tante Sha waktu ditolak dr. Fatur," jawab Ori sambil menyalami tangan Gale.

"Semoga beruntung," ujar Gale.

Di tengah perdebatan mereka, keduanya melihat sepasang kekasih yang kembali sedang berdebat.

"Baru tadi gue liat mereka maafan sambil pegangan tangan, sekarang udah berantem lagi, siap-siap nolak perjodohan bang," ucap Gale menaik turunkan alisnya.

"Never, itu dokter Seli..dia dokter berkompeten, calon profesor dan ketua ikatan dokter obgyn. Terlalu jauh kalo dibandingin bocah kaya loe,"

"Karir baik itu tidak menjamin hubungan yang baik pula dengan pasangan. Itu contohnya ! Loe liat sendiri kan, mereka tuh sering berantem, dan gue jamin, laki-laki mana yang bakalan tahan sama cewek modelan dia yang ambisius. Laki-laki pasti akan mencari kenyamanan," jawab Gale.

Yah ! Gale memang benar, sehebat-hebatnya perempuan. Laki-laki akan lebih memilih perempuan yang bisa membuatnya nyaman, dan bisa menjadi tempatnya berkeluh kesah. Ori menatap Gale, gadis ini memang konyol, nekat dan nakal, tapi justru itu yang membuat siapapun merindukannya. Ia mulai tak yakin, jika suatu saat Gale akan berhasil membuat Fatur jatuh cinta, maka ialah yang harus berlapang dada menerima kekalahan.

Ori menyalakan mobilnya.

"Ko jalan bang ?" tanya Gale.

"Terus mau ngapain, mau liat orang lagi berantem ? Ogah ! Mendingan gue cari makan, dipikir loe minta jemput gini, gue nyempetin makan dulu !" Gale nyengir.

"Yang ikhlas, kan calon laki !"

"Mana ada, calon bini mana yang kurang aj_ar pengen jadi pelakor ?!" Gale tertawa mendengar keluh kesah Ori.

"Sabar bang, siapa suruh loe nerima aja dijodohin sama gue !" Gale menepuk-nepuk pundak Ori.

......................

Fatur mengacak rambutnya frustasi, kenapa disaat-saat seperti ini ia justru mengharapkan kehadiran Mumun.

Ambisius, satu kata yang menjadi sifat Seli Pragistya. Berkali-kali Fatur mencoba sabar dan mengalah tapi perempuan yang menjadi kekasihnya ini selalu egois dan lebih menomor satukan karir kedokterannya. Usia yang lebih tua dari Fatur membuatnya merasa lebih segalanya dari Fatur, belum lagi pendidikan spesialis dan karir kedokteran yang menanjak, membuatnya merasa lebih hebat dari laki-laki.

Fatur sudah mencoba sabar, tapi kali ini ia benar-benar sudah kalah.

Ia melepaskan Seli, dan menyerah. Impian untuk menikahi sang pujaan hati, ia kubur dalam-dalam. Karena sikap egois dan ambisius Seli.

Ia memutuskan untuk pulang dan mengajukan cuti beberapa hari. Ia memutuskan untuk mengunjungi Pondok, tempatnya dimana bisa menenangkan diri.

"Assalamualaikum bu,"

"Waalaikumsalam, lho Fatur..sudah pulang ? Kamu sakit ?" rumah yang ukurannya tak cukup besar, namun cukup menampung dirinya, ibu beserta adik perempuannya dengan seorang asisten rumah tangga dan supir. Rumah yang ia beli dengan hasil jerih payahnya selama menjadi dokter.

Ia sangat bersyukur sudah bisa membelikan rumah yang layak, sebuah mobil dan menyekolahkan Fathya juga mejadi tulang punggung keluarganya setelah ditinggal sang ayah dulu.

"Engga bu," Fatur membuka kancing kemejanya.

"Fathya mana bu ?" ia mengambil air mineral dan meneguknya.

"Ada di kamar, sedang belajar. Sejak beasiswanya hampir ditangguhkan, ia makin rajin belajarnya," Fatur menyunggingkan senyumannya.

"Bu, besok Fatur mau ke Pondok beberapa hari, udah lama ga ke Pondok, kangen !" ucapnya meminta ijin.

"Iya nak, kunjungi Pondok. Tempat dimana kamu bisa jadi seperti sekarang," jawab ibunya.

"Ibu tak apa kan, Fatur tinggal ? Ada mang Dasa yang jaga rumah," jawab Fatur.

"Iya, ibu ada Fathya, mang Dasa, sama bi Mimin."

Mendengar nama asisten rumah tangganya yang hampir mirip gadis konyol yang sempat hadir di hidupnya Fatur semakin terpikirkan dengan Mumun.

"Ka Fatur !" Fathya memeluk Fatur.

"Ka, makasih banyak ya udah dateng ke sekolah, kalo kaka ga ngobrol sama bujuk pak Gumilang, mungkin beasiswa aku bener-bener ditangguhkan !"

"Lain kali jangan sampai berulah lagi, sayang kalo sampai harus kehilangan sesuatu yang berharga cuma gara-gara masalah sepele."

Fathya mengangguk.

"Kalo bukan gara-gara Galexia, aku ga akan sampe berantem !" Fatur mengerutkan dahinya.

"Siapa namanya ?!" tanya Fatur.

"Galexia, kenapa emangnya ?" tanya Fathya.

Ada berapa banyak gadis yang bernama Galexia di dunia ini ?

"Galexia ?" tanya Fatur memastikan.

"Iya, Galexia Adhara Mahesa."

Demi apa, kini Fatur sudah tersedak salivanya sendiri.

"Galexia Adhara Mahesa," ia melihat hari, tak mungkin ke sekolah Fathya, mengingat ini hari minggu, sebaiknya besok saja sebelum ia berangkat ke Pondok, ia akan memastikan jika itu Galexia yang selama ini ia cari.

.

.

.

Terpopuler

Comments

Sarah Yuniani

Sarah Yuniani

segera hindarkan Fatur dari yang haram Le ... halal kan dia

2024-09-13

1

Sumini Ningsih

Sumini Ningsih

ya mudah2an ketemu

2024-07-07

0

Erna Masliana

Erna Masliana

lah bukannya Lo nya yang nyinyir Fat

2024-06-28

0

lihat semua
Episodes
1 Maling sepatu
2 Jomblo akut
3 Jackpot
4 Kesialan dr.Fatur
5 Hancur vs Kencur
6 Murka-nya ayah Arka
7 Dimana-mana ada kamu
8 Semakin rumit
9 Kamu mengingatkanku pada....
10 Kini aku tau rasa sakit
11 Mau jadi Pelakor
12 Mumun is Galexia
13 Sukanya versi Gale
14 Perfect man for perfect woman
15 Posisi Ori terancam
16 Diundang makan
17 Keputusan untuk masa depan
18 Belum ada rasa sayang, disini ?
19 Pisah ranjang
20 Panggilan sayang
21 Anak bawang menyebalkan
22 Aaaaa ! Abang udah nodain aku ih !
23 Dimandiin
24 Bau-bau mencurigakan
25 Heboh dan rusuh
26 Pahlawan kesorean
27 Oh my God !
28 Aksi Fatur
29 Naluri laki-laki
30 Takut dihukum
31 Mau lapor Komnas !
32 Kebohongan Fathya
33 Kembali ?
34 Tertampar kelakuan sendiri
35 Ready for meet
36 Pintarnya gadis nakal om dokter
37 Istri cantik abang
38 Sayangi jantung anda !
39 Penantian sejak dulu
40 Siapa aku disaat bersamamu
41 Gue ga sebaik itu,
42 Gerakan Sabtu Merdeka
43 Pemain Figuran di kisahmu
44 Want to know aja!
45 Kamu membuatku nyaman
46 Umpatan Ori
47 Merasa dibandingkan
48 Aku mirip papah!
49 Kasih sayang ayah
50 Si gemoy pujaan hati
51 Kepingan masa lalu
52 Nge-bolang
53 Setia sampai ujung masa
54 Luka
55 Mengenang masa lalu
56 Abang boleh makan Gale
57 Kocok dahulu, sebelum diminum
58 Manggil tukang pijat
59 Kehadiran seseorang
60 Dipijit, biar siap ngadon lagi
61 Ada yang salah dengan bapak?
62 Di luar ekspektasi
63 Gombalan maut
64 Buaya darat ketauan belangnya
65 Posesifnya lelakiku
66 Ratu cilor
67 Nenek sinchan
68 Buah yang dipetik
69 3 bulan ga datang tamu, biasa aja!
70 Bertemu orang baru
71 Pasien nakal
72 Berani melawan ketakutan
73 Mengenang masa lalu
74 Gagal, keberhasilan yang tertunda
75 Bismillah, semoga berhasil!
76 Dukungan untuk Gale
77 Kebahagiaan tak terkira
78 Mati rasa
79 Kamu orang yang kuat!
80 Butuh hati yang tenang dan keputusan bijak
81 Waktu terhenti seketika
82 Lepaskan beban dan luka itu
83 Buah yang jatuh dan berada jauh dari pohonnya
84 Amarah Fatur 1
85 Amarah Fatur 2
86 'Si positif thinking
87 Bumil milik Fatur
88 Salah menarik kesimpulan
89 Paket komplit
90 Request lagu
91 Narsis!
92 Jajaran dokter muda di Indonesia
93 Air mata buaya
94 Selamat bertugas dr. Oriza
95 Buruan abang!!!
96 This is Pandawa
97 You are Invited!!
98 Nujuh Bulanin part 2
99 Mencoba berdamai
100 Sumpah yang harus ditunaikan
101 Selamat berjuang bunda
102 Welcome to the club girls!
103 Hadiah
104 Berikut bunganya ya!
105 Aktivitas baru
106 Dokter me sum
107 Bunda supel
108 Pengasuh si kembar
109 Long time a go
110 The ending
111 Etdahhh!
112 LA PAKKK ANDROMEDA
Episodes

Updated 112 Episodes

1
Maling sepatu
2
Jomblo akut
3
Jackpot
4
Kesialan dr.Fatur
5
Hancur vs Kencur
6
Murka-nya ayah Arka
7
Dimana-mana ada kamu
8
Semakin rumit
9
Kamu mengingatkanku pada....
10
Kini aku tau rasa sakit
11
Mau jadi Pelakor
12
Mumun is Galexia
13
Sukanya versi Gale
14
Perfect man for perfect woman
15
Posisi Ori terancam
16
Diundang makan
17
Keputusan untuk masa depan
18
Belum ada rasa sayang, disini ?
19
Pisah ranjang
20
Panggilan sayang
21
Anak bawang menyebalkan
22
Aaaaa ! Abang udah nodain aku ih !
23
Dimandiin
24
Bau-bau mencurigakan
25
Heboh dan rusuh
26
Pahlawan kesorean
27
Oh my God !
28
Aksi Fatur
29
Naluri laki-laki
30
Takut dihukum
31
Mau lapor Komnas !
32
Kebohongan Fathya
33
Kembali ?
34
Tertampar kelakuan sendiri
35
Ready for meet
36
Pintarnya gadis nakal om dokter
37
Istri cantik abang
38
Sayangi jantung anda !
39
Penantian sejak dulu
40
Siapa aku disaat bersamamu
41
Gue ga sebaik itu,
42
Gerakan Sabtu Merdeka
43
Pemain Figuran di kisahmu
44
Want to know aja!
45
Kamu membuatku nyaman
46
Umpatan Ori
47
Merasa dibandingkan
48
Aku mirip papah!
49
Kasih sayang ayah
50
Si gemoy pujaan hati
51
Kepingan masa lalu
52
Nge-bolang
53
Setia sampai ujung masa
54
Luka
55
Mengenang masa lalu
56
Abang boleh makan Gale
57
Kocok dahulu, sebelum diminum
58
Manggil tukang pijat
59
Kehadiran seseorang
60
Dipijit, biar siap ngadon lagi
61
Ada yang salah dengan bapak?
62
Di luar ekspektasi
63
Gombalan maut
64
Buaya darat ketauan belangnya
65
Posesifnya lelakiku
66
Ratu cilor
67
Nenek sinchan
68
Buah yang dipetik
69
3 bulan ga datang tamu, biasa aja!
70
Bertemu orang baru
71
Pasien nakal
72
Berani melawan ketakutan
73
Mengenang masa lalu
74
Gagal, keberhasilan yang tertunda
75
Bismillah, semoga berhasil!
76
Dukungan untuk Gale
77
Kebahagiaan tak terkira
78
Mati rasa
79
Kamu orang yang kuat!
80
Butuh hati yang tenang dan keputusan bijak
81
Waktu terhenti seketika
82
Lepaskan beban dan luka itu
83
Buah yang jatuh dan berada jauh dari pohonnya
84
Amarah Fatur 1
85
Amarah Fatur 2
86
'Si positif thinking
87
Bumil milik Fatur
88
Salah menarik kesimpulan
89
Paket komplit
90
Request lagu
91
Narsis!
92
Jajaran dokter muda di Indonesia
93
Air mata buaya
94
Selamat bertugas dr. Oriza
95
Buruan abang!!!
96
This is Pandawa
97
You are Invited!!
98
Nujuh Bulanin part 2
99
Mencoba berdamai
100
Sumpah yang harus ditunaikan
101
Selamat berjuang bunda
102
Welcome to the club girls!
103
Hadiah
104
Berikut bunganya ya!
105
Aktivitas baru
106
Dokter me sum
107
Bunda supel
108
Pengasuh si kembar
109
Long time a go
110
The ending
111
Etdahhh!
112
LA PAKKK ANDROMEDA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!