BA #15 - Hurt Each Other

Dengan di bantu Ibu Linda, Alira menggotong tubuh Daniel ke kamarnya, Alira menidurkan suaminya itu disana.

Kemudian ia segera membersihkan luka Daniel, mengobatinya dan membalut lengan suaminya itu. Entah apakah dengan silet atau pisau Daniel menuliskan kata 'sorry' itu, namun yang pasti, itu sangat mengerikan.

"Apa dia sudah gila?" Geram Ibu Linda yang melihat kondisi Daniel sekarang.

"Lebih dari kata gila, Bu," jawab Alira lirih.

"Terus kita harus bagaimana, Al? Apa menghubungi polisi saja?"

"Aku rasa tidak perlu, kedatangan polisi hanya akan menganggu kenyamanan panti." Alira menatap suaminya itu dengan sendu, ia tak mengerti apa yang ada di otak Daniel sehingga ia bisa bertindak gila seperti ini. "Aku akan mengurus Daniel, biarkan dia tidur disini malam ini, besok pagi aku akan memintanya pulang."

.........

Daniel terbangun saat merasakan cahaya matahari menyinari wajahnya.

Ia mengerang, dan perlahan membuka matanya yang teras berat, kepalanya pun begitu sakit, seperti berdentum.

Daniel beranjak duduk sembari memegangi kepalanya yang juga pusing itu.

"Kau bangun juga akhirnya...." Daniel mendongak saat mendengar suara lembut sang istri, dan seketika raut wajahnya sedikit berbinar saat ia bisa melihat wajah istrinya setelah beberapa hari.

"Sayang, aku.... Agh!" Daniel hendak turun dari ranjang namun karena masih pusing, Daniel kehilanga keseimbangan tubuhnya dan ia hampir jatuh namun Alira dengan cepat menangkap tubuh Daniel.

"Sayang, aku mau minta maaf," lirih Daniel yang menatap Alira dengan sayu.

"Kamu bisa pulang sendiri atau harus di antar?" Tanya Alira dengan dingin yang membuat hati Daniel mencolos.

"Please, Al. Aku tidak bisa hidup tanpa kamu, Sayang," ucapnya memohon namun hati Alira sudah tertutup untuk itu.

"Kalau begitu aku akan menghubungi Ryan supaya menjemputmu," tukas Alira tanpa memperdulikan ucapan Daniel.

Daniel tertunduk sedih, ia terlihat begitu rapuh sekarang, dan itu membuat Alira sedikit bersimpati. Namun saat Alira mengingat bahwa Daniel telah menodai pernikahannya, Alira segera mengusir rasa simpati itu.

Alira pun berbalik, hendak pergi untuk menghubungi Ryan namun baru beberapa langkah, terdengar suara kaca yang di pecahkan.

Alira terkejut dan langsung menoleh. "DANIEL...!" ia berteriak histeris saat melihat Daniel yang hendak melompat dari jendela.

"Daniel, jangan gila kamu!" Seru Alira panik, namun Daniel justru tersenyum dan ia langsung menjatuhkan diri, Alira berteriak histeris dan ia langsung menangkap tangan Daniel yang kini bergelantungan.

Alira menatap ke bawah dengan ngeri, kamarnya berada di lantai 3, lantai paling atas.

"Lepaskan aku, Alira!" Daniel mencoba melepaskan tangan Alira namun Alira menggeleng, ia berusaha menarik Daniel ke atas.

"Jangan bodoh, Daniel! Kamu mau mati, huh?" Teriak Alira.

"Akan lebih baik aku mati dari pada kehilanganmu, Alira," jawab Daniel lirih yang membuat hati Alira terenyuh.

Ia pun tak bisa lagi menahan air matanya meskipun ia tidak tahu alasan ia menangis.

"Naik, Daniel!" lirih Alira namun Daniel menggeleng tegas. "Aku sudah tidak sanggup menahanmu lagi, aku mohon, naiklah!" sekuat tenaga Alira mencoba menahan agar Daniel tak terjatuh, namun Daniel kembali menggeleng.

"Aku akan kembali padamu," ucap Alira akhirnya dengan suara lirih dan air mata yang mengalir lebih deras hingga jatuh tepat di pipi Daniel.

Sementara Daniel yang mendengar ucapan Alira tentu sangat senang. "Kamu bersungguh-sungguh, Sayang?" Tanya Daniel memastikan dan Alira mengangguk pelan.

.........

"Jangan bodoh, Alira!" Seru Bu Linda dengan tegas setelah mendengar pernyataan Alira yang akan kembali pada Daniel. Bu Linda mencengkram kedua pundak Alira, bahkan mengguncangnya, seolah ingin menyadarkan wanita itu. "Kalian hanya akan menyakiti diri kalian sendiri dengan pernikahan ini, Alira."

"Aku tidak punya pilihan lain, Bu," jawab Alira lirih.

"Jangan terlalu naif, Nak. Berhenti berkorban demi orang lain, fikirkan kebahagiaan kamu sendiri, kenyamanan kamu," ucap Bu Linda yang tampak sangat kesal dengan kenaifan Alira.

"Bagaimanapun juga Daniel masih suamiku, Bu. Dan ... hhh." Alira menghela napas berat. "Dan aku tidak tega melihat dia seperti ini."

"Lalu bagaimana dengan diri kamu sendiri? Huh?" Bu Linda kembali mengguncang pundak Alira. "Apa dia pernah perduli dengan rasa sakit kamu? Dia bukan hanya menyakiti fisik kamu, tapi juga hati kamu, mental kamu, Alira!"

Alira terduduk lemas mendengar segala perkataan Ibu Linda karena itu memang benar.

Namun, Alira tidak tahu bagaimana harus melepaskan diri dari Daniel.

Melihat Alira terdiam, Bu Linda hanya bisa menghela napas panjang, ia pun langsung mendekap anak asuhnya itu dan berkata. "Jika kamu melanjutkan pernikahan ini, maka kalian hanya akan saling menyakiti."

.........

Bukan keputusan yang mudah bagi Alira, namun ia tidak tahu harus melakukan apalagi, dan disinilah ia sekarang.

Kembali ke rumah suaminya, yang telah menyakiti fisik, hati dan mentalnya.

Alira membantu Daniel keluar dari mobil, kemudian memapah pria itu masuk ke kamar mereka.

Saat memasuki kamar, Alira mengernyit, ia mengibaskan tangannya di depan hidungnya saat mencium aroma alkohol yang begitu menyengat.

Bahkan ada beberapa botol alkohol di lantai, dan sepreinya tidak di ganti, sudah kotor dan lusuh.

Setiap dua hari sekali akan selalu ada orang yang datang untuk membersihkan rumah, namun Daniel selalu mengunci diri sehingga kamarnya tak di bersihkan.

"Maaf, kamarnya kotor, Sayang," ucap Daniel. "Aku akan membersihkannya." lanjutnya dan kembali hal itu membuat Alira terenyuh.

Daniel menunjukan cinta yang begitu besar padanya, namun di waktu yang bersamaan, Daniel melukai dirinya dengan sangat luar biasa.

"Tidak apa-apa, aku akan membersihkannya nanti. Sekarang kamu istirahat di kamar sebelah saja," ujar Alira.

Ia pun membawa suaminya itu ke kamar kosong di sebelah kamar mereka.

Daniel demam, tubuhnya panas, Alira pun memberikan obat dan meminta suaminya itu tidur.

"Apa kamu akan pergi saat aku tidur nanti?" Tanya Daniel lirih, sorot matanya tampak cemas setiap kali memikirkan Alira akan meninggalkannya.

"Tidak, aku akan membersihkan kamar kita," jawab Alira. "Sekarang tidurlah!" Alira menyelimuti Daniel dan tak berselang lama Daniel mulai memejamkan mata.

Setelah Daniel tertidur, Alira langsung keluar dari kamar itu. Kemudian ia duduk lemas di ujung tangga dengan memeluk lututnya dan ia menyembunyikan wajahnya di antara kedua lututnya itu.

Alira kembali menangis, hingga tiba-tiba ia merasakan sentuhan lembut di pundaknya, Alira mendongak dan berfikir itu Daniel.

"Dan... Ryan?"

"Kenapa kamu kembali?" Tanya Ryan dengan kening berkerut.

"Mungkin karena memang disini tempatku, Ryan."

Tbc....

Terpopuler

Comments

Katherina Ajawaila

Katherina Ajawaila

bawa ke phiskuiater aja, jiwanya terganggu

2024-01-23

0

mama yuhu

mama yuhu

fix.... Daniel kena gangguan jiwa
bawa berobat donk

2023-01-07

1

Nur Evida

Nur Evida

moga Daniel berubah

2022-11-27

0

lihat semua
Episodes
1 BA #1 - His Love
2 BA #2 - It Is Love?
3 BA #3 - First Meet
4 BA #4 - It Is Okay?
5 BA #5 - About The Past
6 BA # 6 - Sang Cassanova
7 BA #7 - Di Balik Wajah Malaikatnya
8 BA#8 - Perhatian Sang Adik Ipar
9 BA # 9 - Awal Sebuah Pengkhianatan
10 BA # 10 - Sebuah Harapan
11 BA# 11 - Sebuah Pengkhianatan
12 BA # 12 - Itu Bukan Cinta!
13 BA # 13 - Ayo Bercerai!
14 BA # 14 - Crazy In Love
15 BA #15 - Hurt Each Other
16 BA #16 - Faded
17 BA #17 - Haruskah Kembali?
18 BA # 18 - Luapan Kemarahan
19 BA # 19 - His Arms
20 BA # 20 - With Him
21 BA # 21 - Her Touch
22 BA #22 - Because of Daniel
23 BA #23 - Another Affair
24 BA #24 - It Is Another Love?
25 BA #25 - I Love You, But...
26 BA #26 - Ternyata Cassanova
27 BA #27 - Dia Kembali
28 BA #28 - His Jealousy
29 BA #29 - Di Antara Dua Hati
30 BA #30 - Can't Lose You
31 BA #31- Cassanova's Love
32 BA #32 - Miss You
33 BA #33 - Love Is Crazy
34 BA #34 - The Real Affair
35 BA #35 - Love Make Us Crazy
36 BA# 36 - Dark Romance
37 BA #37 - Petak Umpet
38 BA #38 - Ternyata....
39 BA #39 - Permainan Cinta
40 BA #40 - Let's Play The Game
41 BA #41 - Menyedihkan
42 BA #42 - Sang Boneka
43 BA #43 - Make Me Yours
44 BA #44 - About Us
45 BA #45 - Kebohongan Yang Tersimpan
46 BA #46 - Sisi Gelapnya
47 BA #47 - Racun + Obat
48 BA #48 - Pengkhianatan Yang Tersembunyi
49 BA #49 - Masalah Yang Lain
50 BA #50 - Kejujuran
51 BA #51 - Pilihan Yang Sulit
52 BA #52 - Tak Memilih Siapapun
53 BA #53 - Kehilangan
54 BA # 54- the truth
55 BA # 55 - Di Balik Sebuah Kesalahan
56 BA #56 -
57 BA #57 - Mencarinya
58 BA #58 - She Loves You
59 BA #59 -
60 BA #60
61 BA #61 - After Long Time
62 BA # 62 -
63 BA #63 - Tidak Ada Perselingkuhan Yang Indah
64 BA # 64 - Sebenarnya Saling Mencintai
65 BA #65- The Truth
66 BA # 67 - Kebahagiaan Impian
67 BA # 68 - Memulai Dari Awal (TAMAT)
68 Promo Author Rini
Episodes

Updated 68 Episodes

1
BA #1 - His Love
2
BA #2 - It Is Love?
3
BA #3 - First Meet
4
BA #4 - It Is Okay?
5
BA #5 - About The Past
6
BA # 6 - Sang Cassanova
7
BA #7 - Di Balik Wajah Malaikatnya
8
BA#8 - Perhatian Sang Adik Ipar
9
BA # 9 - Awal Sebuah Pengkhianatan
10
BA # 10 - Sebuah Harapan
11
BA# 11 - Sebuah Pengkhianatan
12
BA # 12 - Itu Bukan Cinta!
13
BA # 13 - Ayo Bercerai!
14
BA # 14 - Crazy In Love
15
BA #15 - Hurt Each Other
16
BA #16 - Faded
17
BA #17 - Haruskah Kembali?
18
BA # 18 - Luapan Kemarahan
19
BA # 19 - His Arms
20
BA # 20 - With Him
21
BA # 21 - Her Touch
22
BA #22 - Because of Daniel
23
BA #23 - Another Affair
24
BA #24 - It Is Another Love?
25
BA #25 - I Love You, But...
26
BA #26 - Ternyata Cassanova
27
BA #27 - Dia Kembali
28
BA #28 - His Jealousy
29
BA #29 - Di Antara Dua Hati
30
BA #30 - Can't Lose You
31
BA #31- Cassanova's Love
32
BA #32 - Miss You
33
BA #33 - Love Is Crazy
34
BA #34 - The Real Affair
35
BA #35 - Love Make Us Crazy
36
BA# 36 - Dark Romance
37
BA #37 - Petak Umpet
38
BA #38 - Ternyata....
39
BA #39 - Permainan Cinta
40
BA #40 - Let's Play The Game
41
BA #41 - Menyedihkan
42
BA #42 - Sang Boneka
43
BA #43 - Make Me Yours
44
BA #44 - About Us
45
BA #45 - Kebohongan Yang Tersimpan
46
BA #46 - Sisi Gelapnya
47
BA #47 - Racun + Obat
48
BA #48 - Pengkhianatan Yang Tersembunyi
49
BA #49 - Masalah Yang Lain
50
BA #50 - Kejujuran
51
BA #51 - Pilihan Yang Sulit
52
BA #52 - Tak Memilih Siapapun
53
BA #53 - Kehilangan
54
BA # 54- the truth
55
BA # 55 - Di Balik Sebuah Kesalahan
56
BA #56 -
57
BA #57 - Mencarinya
58
BA #58 - She Loves You
59
BA #59 -
60
BA #60
61
BA #61 - After Long Time
62
BA # 62 -
63
BA #63 - Tidak Ada Perselingkuhan Yang Indah
64
BA # 64 - Sebenarnya Saling Mencintai
65
BA #65- The Truth
66
BA # 67 - Kebahagiaan Impian
67
BA # 68 - Memulai Dari Awal (TAMAT)
68
Promo Author Rini

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!