Istri Rahasia Bab 20

"Yang sabar ya Pak Abay!"

Entah sudah berapa kali Abay mendapatkan ucapan penuh simpatik itu. Tetapi sebagai balasan, dia hanya menganggukkan kepala, hanya dalam hatinya dia mentertawakan orang-orang tersebut.

Baginya kematian Santi tak akan membuatnya sedih. Malah Abay bertambah kaya raya. Tetapi untuk memperkuat akting dan peran sebagai suami yang sedang bersedih hati, dia pun menguras air matanya dengan mengingat saat kematian ibunya dulu.

Selain Abay yang terlihat berduka, kedua orang tua Santi pun tampak bersedih hati. Begitu juga Dina yang tak henti-hentinya menangis.

"Papa jahat!" teriak Dina.

Teriakan Dina itu tentu saja tak dianggap semua orang, karena tak ada bukti kalau ada kejahatan Abay di tubuh kaku dan dingin Santi. Dokter dua puluh empat jam yang diundang telah menyatakan, Santi meninggal karena terkena sakit jantung.

Hanya saja, Abay merasa bergetar hatinya karena teriakan Dina.

"Apa Dina tahu, aku korbankan Santi? Tapi itu mana mungkin?" batin Abay.

*

Pria berusia sekitar tiga puluh tahun itu tampak duduk diam di depan kuburan berpapan nisan Endah Sulasmi binti Entis.

Bibir pria yang berwajah lumayan itu bergerak membaca doa. Paras mukanya terlihat sangat sedih dan menyesal.

Hingga suara tapak kaki yang mendekat ke arahnya, barulah pria itu tersadar dari keheningan yang dia ciptakan sendiri. Kepalanya menengok dan mendapati seorang tua berdiri di belakangnya.

"Kamu Sasan?"

"Iya, Mang Ipoy." Sasan berdiri.

"Lala mana?" tanya Ipoy.

"Lala, dia pergi dariku Mang. Kepincut pria kota yang punya uang lebih banyak dariku," jawab Sasan sedih.

"Hahaha, puas aku mendengarnya!" gelak tawa Ipoy.

Wajah Sasan sedikit berubah, tetapi tak lama kembali ke seperti awal, garis sedih masih melekat di parasnya.

Ipoy wajar untuk merasa senang dan gembira. Karena Lala itu keponakannya dan Sasan pernah berbuat salah, melarikan Lala dan meninggalkan Endah.

"Kamu tahu, semestinya aku menghajar dirimu karena berani melarikan keponakanku. Tetapi aku masih memandang wajah mendiang kedua orang tuamu yang terlalu sering menaruh tangannya di atas tanganku yang terulur. Kadang aku tak habis pikir, kenapa dirimu mempunyai hati yang busuk? Tetapi setelah itu aku sadar, sejarah hidupmu berbeda dengan orang tuamu. Cuma...."

Sasan membisu.

"Cuma apa kamu tak punya rasa malu dan bersalah? Orang tuamu dikenal berhati baik di kampung ini, tetapi kamu... sangat jahat, sungguh sangat jahat. Jangan-jangan kematian kedua orang tuamu itu karena menyimpan rasa kecewa akan ulah nakalmu!"

"Mang Ipoy berkata benar. Aku tak membantah, tetapi apa pantas masa lalu itu diungkit lagi? Apa dengan Mang Ipoy berkata seperti ini, kedua orang tuaku bisa kembali hidup?" tanya Sasan dengan nada pedas.

"Buat apa kamu kembali ke mari lagi? Apa hanya ingin mengabarkan Lala pergi meninggalkan dirimu?" Ipoy mengalihkan topik.

Sasan menghela napasnya.

"Sebaiknya kamu ikut pulang, kita minum kopi!" Ipoy mengajak Sasan pulang ke rumahnya.

"Aku tak bisa Mang. Aku...."

"Kenapa? Kamu takut penduduk kampung berbuat masalah padamu? Terus terang saja, waktu kamu pergi meninggalkan Endah yang sedang hamil dan membawa lari Lala, para penduduk kampung sangat marah dan ingin memberimu hukuman yang berat. Tetapi kejadian itu sudah lama berlalu. Lagipula, kamu berjalan bersamaku! Tak akan ada lagi yang akan membikin masalah padamu."

Sasan membisu, lalu dia mengangguk.

Ipoy segera merangkul Sasan dan mengajaknya keluar dari kuburan. Tadinya Sasan bermaksud setelah melihat kuburan Endah, dia akan segera pergi.

Sasan datang secara tiba-tiba. Semalam dia sampai, setelah susah payah menerobos pekatnya malam. Dia sengaja berjalan di waktu gelap untuk menghindari pertemuan dengan warga kampung.

Sasan tahu, dirinya pernah berbuat salah dan mengakibatkan kemarahan warga kampung. Dia nakal, tetapi selama ini tak pernah seluruh warga kampung marah padanya. Karena yang dia buat hanya keributan kecil belaka.

Tetapi akibat dari hamilnya Endah, Sasan pun dicari dan dipaksa untuk menikahi Endah. Hampir seluruh warga kampung berdiri di depan rumahnya yang sekarang bobrok dan hancur. Mereka berteriak menuntut Sasan bertanggung jawab dan menikahi Endah, atau akan diberikan hajaran yang keras.

Hanya saja Sasan saat itu ada di dalam dilema. Dia bermain cinta bukan hanya dengan Endah seorang, masih ada lagi Lala dan Lala juga menuntut dirinya. Padahal memiliki dua orang istri bukan masalah bagi Sasan, hanya saja Lala tak mau dimadu.

Sasan kala itu berada di dalam rumahnya. Karena dia ketakutan mendengar teriakan warga, dia pun terburu-buru membungkus pakaian dan membawa simpanan uang dan perhiasan milik ibunya yang nilainya sudah tak seberapa banyak itu. Selama ini, dia lebih senang menghabiskan harta benda orang tuanya dibanding mencari uang.

Berbekal uang seadanya itulah, Sasan melarikan diri melalui pintu belakang rumah. Lalu bergegas ke rumah Ipoy dan membawa kabur Lala. Sasan berbuat ini untuk menghindari kemarahan Ipoy, jika nanti Lala berkata dirinya sedang hamil muda karena Sasan.

Ternyata Lala sudah siap, dia sudah membungkus pakaian secukupnya. Dia berbuat ini setelah mendengar kabar kemarahan warga kampung yang menuntut Sasan. Sebelum dia bersiap pergi, dia tinggalkan surat untuk Ipoy.

Berkat surat itulah, nyawa Sasan selamat. Karena Ipoy bisa saja mengirim santet padanya.

Semalam itulah, Sasan yang datang dan bermaksud menemui Endah, kaget setengah mati melihat rumah Endah telah kosong tak berpenghuni.

Kebetulan di sebelah rumah Endah itu tinggal Medi, teman paling akrab Sasan.

Dengan hati-hati Sasan mengetuk jendela kamar Medi. Meski dia tak yakin Medi masih tetap menghuni kamar itu. Namun dia berpikir untung-untungan saja.

"Siapa?" tanya Medi.

"Aku, Sasan," jawab Sasan dengan suara lega.

Jendela kamar dibuka. Muncul sosok wajah yang dikenal Sasan.

"Lewat pintu belakang!" bisik Medi.

"Siapa itu Kang?"

Sasan mendengar ada suara wanita. Oh, Medi sudah menikah.

"Teman. Sudah, tidur saja. Kamu kan baru saja melahirkan, istirahat yang banyak!" Medi menutup jendelanya.

Sasan bergegas melangkah ke arah belakang rumah Medi. Dia menunggu sejenak di depan pintu belakang.

Pintu baru terbuka sebagian, Sasan sudah mendorong dari luar.

"Masuk, deh!" Medi menyuruh Sasan masuk, lalu segera menutup pintu ketika bayangan tubuh Sasan melewati dirinya.

Sasan sudah duduk di atas bale yang berada di dalam dapur Medi.

Medi tak langsung menghampiri Sasan. Dia berjalan ke arah rak piring, mengambil dua gelas dan bergerak ke arah meja di mana ada terdapat termos berserta toples berisi gula, kopi dan teh.

"Mau kopi apa teh?" tanya Medi tanpa menengok.

"Kopi hitam pahit," jawab Sasan.

Selang tak lama, Medi datang dengan membawa dua gelas kopi, lalu dia berikan satu gelas ke tangan Sasan.

"Mau apa pulang kampung lagi, apa kamu mau cari mati?" tanya Medi sedikit ketus.

Sasan memucat wajahnya.

Terpopuler

Comments

Adinda

Adinda

baru baca lagi. hehe

2022-06-26

1

lihat semua
Episodes
1 Istri Rahasia Bab 1
2 Istri Rahasia Bab 2
3 Istri Rahasia Bab 3
4 Istri Rahasia Bab 4
5 Istri Rahasia Bab 5
6 Istri Rahasia Bab 6
7 Istri Rahasia Bab 7
8 Istri Rahasia bab 8
9 Istri Rahasia Bab 9
10 Istri Rahasia Bab 10
11 Istri Rahasia Bab 11
12 Istri Rahasia Bab 12
13 Istri Rahasia Bab 13
14 Istri Rahasia Bab 14
15 Istri Rahasia Bab 15
16 Istri Rahasia Bab 16
17 Istri Rahasia Bab 17
18 Istri Rahasia Bab 18
19 Istri Rahasia Bab 19
20 Istri Rahasia Bab 20
21 Istri Rahasia Bab 21
22 Istri Rahasia Bab 22
23 Istri Rahasia Bab 23
24 Istri Rahasia Bab 24
25 Istri Rahasia Bab 25
26 Istri Rahasia Bab 26
27 Istri Rahasia Bab 27
28 Istri Rahasia Bab 28
29 Istri Rahasia Bab 29
30 Istri Rahasia Bab 30
31 Istri Rahasia Bab 31
32 Istri Rahasia Bab 32
33 Istri Rahasia Bab 33
34 Istri Rahasia Bab 34
35 Istri Rahasia Bab 35
36 Istri Rahasia Bab 36
37 Istri Rahasia Bab 37
38 Istri Rahasia Bab 38
39 Istri Rahasia Bab 39
40 Istri Rahasia Bab 40
41 Istri Rahasia Bab 41
42 Istri Rahasia Bab 42
43 Istri Rahasia Bab 43
44 Istri Rahasia Bab 44
45 Istri Rahasia Bab 45
46 Istri Rahasia Bab 46
47 Istri Rahasia Bab 47
48 Istri Rahasia Bab 48
49 Istri Rahasia Bab 49
50 Istri Rahasia Bab 50
51 Istri Rahasia Bab 51
52 Istri Rahasia Bab 52
53 Istri Rahasia Bab 53
54 Istri Rahasia Bab 54
55 Istri Rahasia Bab 55
56 Istri Rahasia Bab 56
57 Istri Rahasia Bab 57
58 Istri Rahasia Bab 58
59 Istri Rahasia Bab 59
60 Istri Rahasia Bab 60
61 Istri Rahasia Bab 61
62 Istri Rahasia Bab 62
63 Istri Rahasia Bab 63
64 Istri Rahasia Bab 64
65 Istri Rahasia Bab 65
66 Istri Rahasia Bab 66
67 Istri Rahasia Bab 67
68 Istri Rahasia Bab 68
69 Istri Rahasia Bab 69
70 Istri Rahasia Bab 70
71 Istri Rahasia Bab 71
72 Istri Rahasia Bab 72
73 Istri Rahasia Bab 73
74 Istri Rahasia Bab 74
75 Istri Rahasia Bab 75
76 Istri Rahasia Bab 76
77 Istri Rahasia Bab 77
78 Istri Rahasia Bab 78
79 Istri Rahasia Bab 79
80 Istri Rahasia Bab 80
81 Istri Rahasia Bab 81
82 Istri Rahasia Bab 82
83 Istri Rahasia Bab 83
84 Istri Rahasia Bab 84
85 Istri Rahasia Bab 85
86 Istri Rahasia Bab 86
87 Istri Rahasia Bab 87
88 Istri Rahasia Bab 88
89 Istri Rahasia Bab 89
90 Istri Rahasia Bab 90
91 Istri Rahasia Bab 91
92 Istri Rahasia Bab 92
93 Istri Rahasia Bab 93
94 Istri Rahasia Bab 94
95 Istri Rahasia Bab 95
96 Istri Rahasia Bab 96
97 Istri Rahasia Bab 97
98 Istri Rahasia Bab 98
99 Istri Rahasia Bab 99
100 Istri Rahasia Bab 100
101 Istri Rahasia Bab 101
102 Istri Rahasia Bab 102
103 Istri Rahasia Bab 103
104 Istri Rahasia Bab 104
105 Istri Rahasia Bab 105
106 Istri Rahasia Bab 106
107 Istri Rahasia Bab 107
108 Istri Rahasia Bab 108
109 Istri Rahasia Bab 109
110 Istri Rahasia Bab 110
111 Istri Rahasia Bab 111
112 Istri Rahasia Bab 112
113 Istri Rahasia Bab 113
114 Istri Rahasia Bab 114
115 Istri Rahasia Bab 115
116 Istri Rahasia Bab 116
117 Istri Rahasia Bab 117
118 Istri Rahasia Bab 118
119 Istri Rahasia Bab 119
120 Istri Rahasia Bab 120
121 Istri Rahasia Bab 121
122 Istri Rahasia Bab 122
123 Istri Rahasia Bab 123
124 Istri Rahasia Bab 124
125 Istri Rahasia Bab 125
126 Istri Rahasia Bab 126
127 Istri Rahasia Bab 127
128 Istri Rahasia Bab 128
129 Istri Rahasia Bab 129
130 Istri Rahasia Bab 130
131 Istri Rahasia Bab 131
132 Istri Rahasia Bab 132
133 Istri Rahasia Bab 133
134 Istri Rahasia Bab 134
135 Istri Rahasia Bab 135
136 Istri Rahasia Bab 136
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Istri Rahasia Bab 1
2
Istri Rahasia Bab 2
3
Istri Rahasia Bab 3
4
Istri Rahasia Bab 4
5
Istri Rahasia Bab 5
6
Istri Rahasia Bab 6
7
Istri Rahasia Bab 7
8
Istri Rahasia bab 8
9
Istri Rahasia Bab 9
10
Istri Rahasia Bab 10
11
Istri Rahasia Bab 11
12
Istri Rahasia Bab 12
13
Istri Rahasia Bab 13
14
Istri Rahasia Bab 14
15
Istri Rahasia Bab 15
16
Istri Rahasia Bab 16
17
Istri Rahasia Bab 17
18
Istri Rahasia Bab 18
19
Istri Rahasia Bab 19
20
Istri Rahasia Bab 20
21
Istri Rahasia Bab 21
22
Istri Rahasia Bab 22
23
Istri Rahasia Bab 23
24
Istri Rahasia Bab 24
25
Istri Rahasia Bab 25
26
Istri Rahasia Bab 26
27
Istri Rahasia Bab 27
28
Istri Rahasia Bab 28
29
Istri Rahasia Bab 29
30
Istri Rahasia Bab 30
31
Istri Rahasia Bab 31
32
Istri Rahasia Bab 32
33
Istri Rahasia Bab 33
34
Istri Rahasia Bab 34
35
Istri Rahasia Bab 35
36
Istri Rahasia Bab 36
37
Istri Rahasia Bab 37
38
Istri Rahasia Bab 38
39
Istri Rahasia Bab 39
40
Istri Rahasia Bab 40
41
Istri Rahasia Bab 41
42
Istri Rahasia Bab 42
43
Istri Rahasia Bab 43
44
Istri Rahasia Bab 44
45
Istri Rahasia Bab 45
46
Istri Rahasia Bab 46
47
Istri Rahasia Bab 47
48
Istri Rahasia Bab 48
49
Istri Rahasia Bab 49
50
Istri Rahasia Bab 50
51
Istri Rahasia Bab 51
52
Istri Rahasia Bab 52
53
Istri Rahasia Bab 53
54
Istri Rahasia Bab 54
55
Istri Rahasia Bab 55
56
Istri Rahasia Bab 56
57
Istri Rahasia Bab 57
58
Istri Rahasia Bab 58
59
Istri Rahasia Bab 59
60
Istri Rahasia Bab 60
61
Istri Rahasia Bab 61
62
Istri Rahasia Bab 62
63
Istri Rahasia Bab 63
64
Istri Rahasia Bab 64
65
Istri Rahasia Bab 65
66
Istri Rahasia Bab 66
67
Istri Rahasia Bab 67
68
Istri Rahasia Bab 68
69
Istri Rahasia Bab 69
70
Istri Rahasia Bab 70
71
Istri Rahasia Bab 71
72
Istri Rahasia Bab 72
73
Istri Rahasia Bab 73
74
Istri Rahasia Bab 74
75
Istri Rahasia Bab 75
76
Istri Rahasia Bab 76
77
Istri Rahasia Bab 77
78
Istri Rahasia Bab 78
79
Istri Rahasia Bab 79
80
Istri Rahasia Bab 80
81
Istri Rahasia Bab 81
82
Istri Rahasia Bab 82
83
Istri Rahasia Bab 83
84
Istri Rahasia Bab 84
85
Istri Rahasia Bab 85
86
Istri Rahasia Bab 86
87
Istri Rahasia Bab 87
88
Istri Rahasia Bab 88
89
Istri Rahasia Bab 89
90
Istri Rahasia Bab 90
91
Istri Rahasia Bab 91
92
Istri Rahasia Bab 92
93
Istri Rahasia Bab 93
94
Istri Rahasia Bab 94
95
Istri Rahasia Bab 95
96
Istri Rahasia Bab 96
97
Istri Rahasia Bab 97
98
Istri Rahasia Bab 98
99
Istri Rahasia Bab 99
100
Istri Rahasia Bab 100
101
Istri Rahasia Bab 101
102
Istri Rahasia Bab 102
103
Istri Rahasia Bab 103
104
Istri Rahasia Bab 104
105
Istri Rahasia Bab 105
106
Istri Rahasia Bab 106
107
Istri Rahasia Bab 107
108
Istri Rahasia Bab 108
109
Istri Rahasia Bab 109
110
Istri Rahasia Bab 110
111
Istri Rahasia Bab 111
112
Istri Rahasia Bab 112
113
Istri Rahasia Bab 113
114
Istri Rahasia Bab 114
115
Istri Rahasia Bab 115
116
Istri Rahasia Bab 116
117
Istri Rahasia Bab 117
118
Istri Rahasia Bab 118
119
Istri Rahasia Bab 119
120
Istri Rahasia Bab 120
121
Istri Rahasia Bab 121
122
Istri Rahasia Bab 122
123
Istri Rahasia Bab 123
124
Istri Rahasia Bab 124
125
Istri Rahasia Bab 125
126
Istri Rahasia Bab 126
127
Istri Rahasia Bab 127
128
Istri Rahasia Bab 128
129
Istri Rahasia Bab 129
130
Istri Rahasia Bab 130
131
Istri Rahasia Bab 131
132
Istri Rahasia Bab 132
133
Istri Rahasia Bab 133
134
Istri Rahasia Bab 134
135
Istri Rahasia Bab 135
136
Istri Rahasia Bab 136

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!