Istri Rahasia Bab 12

Abay pulang dengan membawa dua tas kresek. Satu kresek putih bening berisi dua bungkus bakso. Sementara plastik putih dengan cap merek minimarket berisi es krim, susu kotak dan jajanan kecil lainnya. Dia parkir motornya di luar, karena mau pergi lagi.

Kepulangan Abay membawa kabar gembira bagi dirinya sendiri. Rodi telah setuju dan nanti sore akan bertemu dengan Ki Jabaya. Alasan inilah yang membuat dirinya menaruh motor di depan pagar, biar gampang meluncur ke rumahnya yang lain dan mengambil peran sebagai Ki Jabaya, dukun pesugihan.

"Ya, Sayang... tunggu saja nanti sore, aku akan bikin gempa ranjang. Hihihi!"

Abay berkerut kening. Dia yang berdiri di depan pintu rumah dapat mendengar jelas ucapan Santi.

"Belum, aku belum makan. Tahu, tuh... Abay belum datang bawa bakso. Apa? Dia bukan suamiku asli, hanya sekedar teman satu ranjang. Tetapi ya Dina, aku sayang padanya. Ih, tentu dong, aku juga sayang sama kamu. Cinta pertama tak pernah mati."

"Awas saja kamu, sebentar lagi kamu akan mati di tangan Nyi Malini. Tetapi sore nanti, aku akan berikan pertunjukan istimewa untukmu!" ancam Abay dalam hati.

"Ya, udah. Nanti sore tunggu saja aku di kamar hotel biasa! Kirim aja nomor kamarnya begitu kamu sudah di sana! Udah dulu ya Sayang, takutnya Abay pulang!"

Abay masih belum mau menggedor pintu.

"Bukan, aku bukan takut Abay marah. Sebelumnya kan sudah ada perjanjian. Aku masih boleh ketemu sama kamu. Aku cuma takut, dia mendengar kita ngobrol di telepon. Udah, ya! Nanti aku jamin, kamu bakal puas!"

Setelah mendengar suara perpisahan antara Santi dengan mantan pacarnya di telepon, Abay baru mengetuk pintu.

"Siapa?" teriak Santi dari arah ruang tamu.

"Aku, bawa bakso!" seru Abay.

Pintu terbuka dan Santi menatap Abay curiga.

"Kenapa menatap seperti itu?" tanya Abay tak senang.

"Kang Abay dengar ya tadi?" Santi malah balik bertanya.

"Kalau dengar kenapa?"

"Ya, nggak masalah. Lagian kita kan sudah ada perjanjian sebelumnya. Hihihi," kekeh Santi tanpa rasa bersalah.

Karena tawa Santi inilah, Abay pun tak ragu lagi untuk mengorbankan Santi sebagai tumbalnya.

"Apa sih hebatnya Berri?" tanya Abay.

"Dia...." Santi menatap Abay, lalu menggeleng.

"Berarti dia itu...."

"Ya, dia tak ada hebat-hebatnya dibanding Kang Abay. Dalam semua sisi, baik luar dan dalam kamar. Tetapi dia punya satu hal yang tak bisa dibantah!" ucap Santi memotong ucapan Abay.

"Apa itu?" tanya Abay sambil melangkah masuk. Sejak tadi dia berdiri di batas teras dan pintu masuk ke dalam rumah.

Santi membiarkan Abay masuk ke dalam terlebih dahulu, dia menunggu sampai Abay menaruh kedua tas kresek di atas meja ruang tamu.

"Cinta. Kang Abay kan tahu, aku tak punya rasa cinta sama sekali selain dengan Berri. Cuma mata kedua orang tuaku terlanjur hijau melihat harta Mang Abay. Dengan modal uang, Kang Abay putuskan hubunganku dengan Berri. Aku merasa seperti dibeli sama Kang Abay dan...."

"Nah, kalau kamu merasa aku beli, berarti kamu itu budakku dan harus mau menurut perkataanku!" potong Abay.

"Enak saja, aku bukan budak! Aku ini wanita yang harus dipaksa pisah dengan pria yang aku cintai. Karena aku tak mau bikin hati orang tuaku sedih, aku batalkan niat kawin lari!"

"Oh, kamu anak dan istri yang baik, dong!" ejek Abay.

"Kalau bukan Kang Abay yang mulai duluan, aku juga tak akan berkhianat!" bantah Santi.

"Perasaan ada cermin di rumah ini, apa kamu tak sadar diri! Kamu kan yang kasih syarat mau menikah denganku, asal masih bisa bertemu dengan Berri?" hina Abay kasar.

"Aku akui itu! Tetapi pertemuanku dengan Berri hanya sebatas makan siang. Tidak seperti Kang Abay, menggandeng mesra cewek lain dan masih muda! Terus, setiap bulan selama tiga hari berturut-turut, Kang Abay tak tidur bersamaku. Apa aku tak pantas curiga? Karena itu aku memilih ikut berkhianat juga!" ucap Santi tak mau kalah keras.

"Aku sudah bilang, selama tiga hari itu aku punya bisnis luar kota setiap bulannya. Kalau aku tak berbuat itu, tak akan ada uang datang!" Abay membela dirinya.

"Baik, kalau memang itu murni urusan bisnis, aku bisa terima. Tetapi terus apa hubungan Kang Abay sama Wiwi dan Anita. Yang satu janda dan yang satu bini orang? Terus belum lagi gadis muda yang pernah aku lihat itu? Aku cuma dengan satu pria, beda dengan Kang Abay!" Santi menatap dengan sorot menantang.

Sungguh perbuatan keduanya tak bisa dibenarkan. Hanya menuruti nafsu pribadi dan gosokkan setan.

"Dina mana?" tanya Abay yang tak mau memperpanjang urusan.

Apa yang diucap Santi itu benar. Di luar sana, Abay hamburkan uang bersama wanita lain. Dia punya uang yang didapat secara gampang tanpa perlu keluar keringat. Jadi dia merasa bebas untuk foya-foya. Nyi Malini saja tak pernah melarang, jadi dia pun tak mau dilarang orang lain.

Apalagi dilarang Santi, jelas Abay tak mau karena wanita itu sebentar lagi akan jadi korban tumbalnya.

Tetapi dalam hatinya, Abay teringat pada Eka. Istri sebelumnya yang sangat baik dan penurut padanya, hanya saja Eka harus mati menjadi tumbal Nyi Malini.

"Dina di rumah orang tuaku!" jawab Santi.

Lamunan Abay pun buyar. Dia pun berjalan meninggalkan Santi.

"Oya, di kresek putih ada es krim buat Dina. Tolong simpan di kulkas!" Abay berhenti di depan pintu. Dia berbicara membelakangi Santi.

"Ya," jawab Santi cepat.

"Satu lagi hal lagi!" Kali ini Abay memutar tubuhnya.

"Apa?" tanya Santi.

"Jam berapa kamu bertemu Berri?"

"Kenapa? Apa Kang Abay melarangku pergi?"

Abay tak menjawab.

"Itu urusanku, jadi Kang Abay tak perlu tahu! Oya, mungkin sebentar lagi aku akan menuntut cerai!" tegas Santi.

"Cerai?" Abay menegaskan.

Santi mengangguk.

"Hahaha, terserah padamu saja! Tapi aku pikir, kamu tak perlu repot-repot menuntut cerai. Karena kita juga akan segera berpisah!" Abay putar badan dan berjalan keluar ke arah motornya.

Di tengah perjalanan, telinga Abay mendengar kerasnya bantingan pintu.

Santi yang kesal, membanting pintu rumah sekuat-kuatnya, lalu dia memutar anak kunci seakan takut Abay kembali datang.

Abay menengok ke belakang dan tertawa tanpa suara.

"Lihat saja kamu! Pembalasanku akan sangat berat bagimu!" ancam Abay lirih.

Abay melanjutkan perjalanannya. Langkahnya baru saja keluar dari pagar, matanya menangkap bayangan Dina yang diantar pulang ibu mertuanya.

"Papa," panggil Dina.

Abay berbisik pada Dina, mengatakan ada es krim di kulkas.

Mendengar itu, Dina berlari lebih dulu masuk ke rumah. Tinggal Abay berdua dengan Wati.

"Bu, aku mau minta tolong!" pinta Abay.

Terpopuler

Comments

Adinda

Adinda

santi ga tau diri ya... walau begitu juga abay kan baik sama orang tuanya

2022-06-17

2

Katrisnani Dilaningtyas

Katrisnani Dilaningtyas

Lanjut. Seru abis

2022-06-17

1

lihat semua
Episodes
1 Istri Rahasia Bab 1
2 Istri Rahasia Bab 2
3 Istri Rahasia Bab 3
4 Istri Rahasia Bab 4
5 Istri Rahasia Bab 5
6 Istri Rahasia Bab 6
7 Istri Rahasia Bab 7
8 Istri Rahasia bab 8
9 Istri Rahasia Bab 9
10 Istri Rahasia Bab 10
11 Istri Rahasia Bab 11
12 Istri Rahasia Bab 12
13 Istri Rahasia Bab 13
14 Istri Rahasia Bab 14
15 Istri Rahasia Bab 15
16 Istri Rahasia Bab 16
17 Istri Rahasia Bab 17
18 Istri Rahasia Bab 18
19 Istri Rahasia Bab 19
20 Istri Rahasia Bab 20
21 Istri Rahasia Bab 21
22 Istri Rahasia Bab 22
23 Istri Rahasia Bab 23
24 Istri Rahasia Bab 24
25 Istri Rahasia Bab 25
26 Istri Rahasia Bab 26
27 Istri Rahasia Bab 27
28 Istri Rahasia Bab 28
29 Istri Rahasia Bab 29
30 Istri Rahasia Bab 30
31 Istri Rahasia Bab 31
32 Istri Rahasia Bab 32
33 Istri Rahasia Bab 33
34 Istri Rahasia Bab 34
35 Istri Rahasia Bab 35
36 Istri Rahasia Bab 36
37 Istri Rahasia Bab 37
38 Istri Rahasia Bab 38
39 Istri Rahasia Bab 39
40 Istri Rahasia Bab 40
41 Istri Rahasia Bab 41
42 Istri Rahasia Bab 42
43 Istri Rahasia Bab 43
44 Istri Rahasia Bab 44
45 Istri Rahasia Bab 45
46 Istri Rahasia Bab 46
47 Istri Rahasia Bab 47
48 Istri Rahasia Bab 48
49 Istri Rahasia Bab 49
50 Istri Rahasia Bab 50
51 Istri Rahasia Bab 51
52 Istri Rahasia Bab 52
53 Istri Rahasia Bab 53
54 Istri Rahasia Bab 54
55 Istri Rahasia Bab 55
56 Istri Rahasia Bab 56
57 Istri Rahasia Bab 57
58 Istri Rahasia Bab 58
59 Istri Rahasia Bab 59
60 Istri Rahasia Bab 60
61 Istri Rahasia Bab 61
62 Istri Rahasia Bab 62
63 Istri Rahasia Bab 63
64 Istri Rahasia Bab 64
65 Istri Rahasia Bab 65
66 Istri Rahasia Bab 66
67 Istri Rahasia Bab 67
68 Istri Rahasia Bab 68
69 Istri Rahasia Bab 69
70 Istri Rahasia Bab 70
71 Istri Rahasia Bab 71
72 Istri Rahasia Bab 72
73 Istri Rahasia Bab 73
74 Istri Rahasia Bab 74
75 Istri Rahasia Bab 75
76 Istri Rahasia Bab 76
77 Istri Rahasia Bab 77
78 Istri Rahasia Bab 78
79 Istri Rahasia Bab 79
80 Istri Rahasia Bab 80
81 Istri Rahasia Bab 81
82 Istri Rahasia Bab 82
83 Istri Rahasia Bab 83
84 Istri Rahasia Bab 84
85 Istri Rahasia Bab 85
86 Istri Rahasia Bab 86
87 Istri Rahasia Bab 87
88 Istri Rahasia Bab 88
89 Istri Rahasia Bab 89
90 Istri Rahasia Bab 90
91 Istri Rahasia Bab 91
92 Istri Rahasia Bab 92
93 Istri Rahasia Bab 93
94 Istri Rahasia Bab 94
95 Istri Rahasia Bab 95
96 Istri Rahasia Bab 96
97 Istri Rahasia Bab 97
98 Istri Rahasia Bab 98
99 Istri Rahasia Bab 99
100 Istri Rahasia Bab 100
101 Istri Rahasia Bab 101
102 Istri Rahasia Bab 102
103 Istri Rahasia Bab 103
104 Istri Rahasia Bab 104
105 Istri Rahasia Bab 105
106 Istri Rahasia Bab 106
107 Istri Rahasia Bab 107
108 Istri Rahasia Bab 108
109 Istri Rahasia Bab 109
110 Istri Rahasia Bab 110
111 Istri Rahasia Bab 111
112 Istri Rahasia Bab 112
113 Istri Rahasia Bab 113
114 Istri Rahasia Bab 114
115 Istri Rahasia Bab 115
116 Istri Rahasia Bab 116
117 Istri Rahasia Bab 117
118 Istri Rahasia Bab 118
119 Istri Rahasia Bab 119
120 Istri Rahasia Bab 120
121 Istri Rahasia Bab 121
122 Istri Rahasia Bab 122
123 Istri Rahasia Bab 123
124 Istri Rahasia Bab 124
125 Istri Rahasia Bab 125
126 Istri Rahasia Bab 126
127 Istri Rahasia Bab 127
128 Istri Rahasia Bab 128
129 Istri Rahasia Bab 129
130 Istri Rahasia Bab 130
131 Istri Rahasia Bab 131
132 Istri Rahasia Bab 132
133 Istri Rahasia Bab 133
134 Istri Rahasia Bab 134
135 Istri Rahasia Bab 135
136 Istri Rahasia Bab 136
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Istri Rahasia Bab 1
2
Istri Rahasia Bab 2
3
Istri Rahasia Bab 3
4
Istri Rahasia Bab 4
5
Istri Rahasia Bab 5
6
Istri Rahasia Bab 6
7
Istri Rahasia Bab 7
8
Istri Rahasia bab 8
9
Istri Rahasia Bab 9
10
Istri Rahasia Bab 10
11
Istri Rahasia Bab 11
12
Istri Rahasia Bab 12
13
Istri Rahasia Bab 13
14
Istri Rahasia Bab 14
15
Istri Rahasia Bab 15
16
Istri Rahasia Bab 16
17
Istri Rahasia Bab 17
18
Istri Rahasia Bab 18
19
Istri Rahasia Bab 19
20
Istri Rahasia Bab 20
21
Istri Rahasia Bab 21
22
Istri Rahasia Bab 22
23
Istri Rahasia Bab 23
24
Istri Rahasia Bab 24
25
Istri Rahasia Bab 25
26
Istri Rahasia Bab 26
27
Istri Rahasia Bab 27
28
Istri Rahasia Bab 28
29
Istri Rahasia Bab 29
30
Istri Rahasia Bab 30
31
Istri Rahasia Bab 31
32
Istri Rahasia Bab 32
33
Istri Rahasia Bab 33
34
Istri Rahasia Bab 34
35
Istri Rahasia Bab 35
36
Istri Rahasia Bab 36
37
Istri Rahasia Bab 37
38
Istri Rahasia Bab 38
39
Istri Rahasia Bab 39
40
Istri Rahasia Bab 40
41
Istri Rahasia Bab 41
42
Istri Rahasia Bab 42
43
Istri Rahasia Bab 43
44
Istri Rahasia Bab 44
45
Istri Rahasia Bab 45
46
Istri Rahasia Bab 46
47
Istri Rahasia Bab 47
48
Istri Rahasia Bab 48
49
Istri Rahasia Bab 49
50
Istri Rahasia Bab 50
51
Istri Rahasia Bab 51
52
Istri Rahasia Bab 52
53
Istri Rahasia Bab 53
54
Istri Rahasia Bab 54
55
Istri Rahasia Bab 55
56
Istri Rahasia Bab 56
57
Istri Rahasia Bab 57
58
Istri Rahasia Bab 58
59
Istri Rahasia Bab 59
60
Istri Rahasia Bab 60
61
Istri Rahasia Bab 61
62
Istri Rahasia Bab 62
63
Istri Rahasia Bab 63
64
Istri Rahasia Bab 64
65
Istri Rahasia Bab 65
66
Istri Rahasia Bab 66
67
Istri Rahasia Bab 67
68
Istri Rahasia Bab 68
69
Istri Rahasia Bab 69
70
Istri Rahasia Bab 70
71
Istri Rahasia Bab 71
72
Istri Rahasia Bab 72
73
Istri Rahasia Bab 73
74
Istri Rahasia Bab 74
75
Istri Rahasia Bab 75
76
Istri Rahasia Bab 76
77
Istri Rahasia Bab 77
78
Istri Rahasia Bab 78
79
Istri Rahasia Bab 79
80
Istri Rahasia Bab 80
81
Istri Rahasia Bab 81
82
Istri Rahasia Bab 82
83
Istri Rahasia Bab 83
84
Istri Rahasia Bab 84
85
Istri Rahasia Bab 85
86
Istri Rahasia Bab 86
87
Istri Rahasia Bab 87
88
Istri Rahasia Bab 88
89
Istri Rahasia Bab 89
90
Istri Rahasia Bab 90
91
Istri Rahasia Bab 91
92
Istri Rahasia Bab 92
93
Istri Rahasia Bab 93
94
Istri Rahasia Bab 94
95
Istri Rahasia Bab 95
96
Istri Rahasia Bab 96
97
Istri Rahasia Bab 97
98
Istri Rahasia Bab 98
99
Istri Rahasia Bab 99
100
Istri Rahasia Bab 100
101
Istri Rahasia Bab 101
102
Istri Rahasia Bab 102
103
Istri Rahasia Bab 103
104
Istri Rahasia Bab 104
105
Istri Rahasia Bab 105
106
Istri Rahasia Bab 106
107
Istri Rahasia Bab 107
108
Istri Rahasia Bab 108
109
Istri Rahasia Bab 109
110
Istri Rahasia Bab 110
111
Istri Rahasia Bab 111
112
Istri Rahasia Bab 112
113
Istri Rahasia Bab 113
114
Istri Rahasia Bab 114
115
Istri Rahasia Bab 115
116
Istri Rahasia Bab 116
117
Istri Rahasia Bab 117
118
Istri Rahasia Bab 118
119
Istri Rahasia Bab 119
120
Istri Rahasia Bab 120
121
Istri Rahasia Bab 121
122
Istri Rahasia Bab 122
123
Istri Rahasia Bab 123
124
Istri Rahasia Bab 124
125
Istri Rahasia Bab 125
126
Istri Rahasia Bab 126
127
Istri Rahasia Bab 127
128
Istri Rahasia Bab 128
129
Istri Rahasia Bab 129
130
Istri Rahasia Bab 130
131
Istri Rahasia Bab 131
132
Istri Rahasia Bab 132
133
Istri Rahasia Bab 133
134
Istri Rahasia Bab 134
135
Istri Rahasia Bab 135
136
Istri Rahasia Bab 136

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!