Istri Rahasia Bab 3

Abay berjalan layaknya pembesar di jaman dulu. Jubah yang dipakainya terbuat dari kain mahal, warna hitam dengan benang emas bermotif ular.

Tetapi yang membuat kedua matanya terbelalak itu, saat dia tiba di ujung lorong, ada cahaya silau menerobos matanya dan itu belum berakhir.

Karena saat ini Abay berdiri diam dengan mata jelalatan. Dia tiba di ruangan besar, seperti sebuah aula dengan tiang-tiang besar dan sekiranya butuh tiga orang untuk melingkarkan tangan. Di tiang terpasang tongkat obor.

Selain itu, ruangan pun dipenuhi aneka keindahan, kilau emas dan batu permata. Tetapi segala macam kemilau perhiasan itu tak sebanding dengan barisan wanita-wanita cantik yang berdiri rapi.

Garini sudah cantik, tetapi yang lainnya pun sama cantik dan jelita. Belum lagi aroma wangi yang menguar di seluruh ruangan. Membuat Abay merasa dirinya di surga.

Ada pikiran busuk Abay, kalau wanita-wanita itu menjadi istrinya. Betapa akan senang hatinya berganti-ganti malam dengan banyak wanita pilihan dan masih muda tersebut.

"Maju ke sini!"

Angan Abay buyar. Dia tertarik dengan suara merdu yang memanggil dirinya. Dia pun injak anak tangga dan turun untuk bisa memijak lantai aula yang terlihat bening seperti kaca.

Sambil berjalan, kepala Abay menengok kiri dan kanan. Tak lupa dia lepaskan senyum pemikat yang dibalas tawa cekikikan para wanita muda. Tetapi dia tak melihat Garini.

Di depan Abay ada panggung dan sebuah kursi kebesaran berlapis emas dengan ornamen ular di kepala kursi yang masih kosong. Di bawah panggung berdiri sosok wanita berwajah dingin, tetapi terkesan anggun.

"Berhenti dan berlutut menunggu Nyi Malini hadir!" ucap si gadis berwajah dingin di bawah panggung itu.

Abay menurut, pikirannya tak masalah dia ikuti kemauan si gadis itu.

Cukup lama Abay berlutut, hingga kaki terasa kaku. Tetapi dia bisa sepuas hati menatap paras-paras cantik di dalam aula.

Hingga bunyi gemerincing terdengar. Abay menengok ke kiri dan dia kaget, karena suara itu berasal dari gesekan rantai dan lantai. Rantai itu dibawa Garini yang terikat tubuhnya dan didorong masuk dua wanita berwajah kejam. Mata tombak yang tajam tak seberapa jauh dari punggung Garini.

Lalu Garini disuruh berlutut di sebelah Abay.

"Ingat, kamu menolak aku mati. Tetapi kamu akan menemani diriku di tanah yang sama," ucap Garini lantang.

Abay menelan ludahnya. Ancaman Garini sepertinya sungguh-sungguh.

"Nyi Malini datang!"

Teriakan itu disusul bunyi tetabuhan, lalu suasana aula mendadak gelap dan kembali terang ketika api obor menyala serentak.

Abay kaget dan selanjutnya dia menatap terkesima. Barisan wanita cantik menari di depan matanya, mengurung dirinya dan Garini di tengah-tengah.

Bukan tarian biasa, karena keringat Abay bercucuran dan matanya memerah penuh hawa nafsu. Tarian erotis dan menggoda darah kejantanan Abay bangkit.

"Tetap berlutut! Berdiri mati," ucap Garini keras.

Abay yang mau bangkit dan gabung menari itu, pun terkejut dan dia bertahan sekuat tenaga, supaya kakinya tak berdiri.

Sungguh penyiksaan batin yang sangat berat bagi Abay. Wangi tubuh para gadis itu merangsang darahnya mengalir lebih cepat, sentuhan jemari lentik mencubit dan membelai membuat wajahnya memerah, belum lagi gesekan tubuh yang disengaja membuat dia ingin memeluk salah satu dari para penari erotis itu.

Tubuh Abay menggigil. Dia menggigit bibirnya dan tangannya sibuk menghapus keringat sebesar jagung di wajahnya, terutama di bagian kening. Lalu matanya diturunkan dan melihat lembaran pakaian di atas lantai, lalu kaki-kaki yang putih mulus tak luput dari matanya. Tak ada pilihan, dia pun menutup matanya.

"Jangan menutup mata atau kamu akan lebih cepat bangkit dan mati!" bisik Garini

"Ah!" jerit Abay mengeluh.

Karena Garini benar. Ketika Abay menutup mata, dia malah terbayang banyak adegan kemesraan dan cumbuan yang biasa dia lakukan dengan Endah istrinya.

Hampir saja Abay bangkit dan menerkam salah satu penari untuk menuntaskan hasratnya yang bangkit. Tetapi ucapan Garini menyadarkannya. Entah dia harus berterima kasih pada Garini atau tidak.

Karena Abay masih teringat akan ancaman Garini. Sebab kini hanya ada dua pilihan yang bisa dia ambil, menerima persekutuan dengan Nyi Malini yang katanya akan hadir, tetapi belum juga tampak batang hidungnya. Kemudian dia harus memilih menjadi juru kunci yang hidupnya akan tetap miskin seumur hidup.

Teringat si kecil Dina, Abay memilih bersekutu dengan Nyi Malini. Mendapatkan kekayaan dan pindah ke kota berdua dengan Dina. Tak ada niat mengajak Endah bersamanya.

"Nyi Malini datang, bangun!"

Teriakan itu mengakhiri bunyi tetabuhan, para wanita yang menari pun usai dan api obor mati berganti dengan aula yang terang benderang seperti di awal Abay masuk.

Kali ini Abay bangun tanpa menunggu ucapan Garini. Ternyata Garini diam saja dan ikut berdiri.

Mata Abay menatap sekeliling, dia merasa heran di mana para penari erotis tadi. Karena kalau masih ada di dalam aula, tentunya mereka berdiri tanpa sehelai benang menutup tubuh. Tetapi waktu mata Abay melihat ke lantai, tak tersisa lembaran kain yang dilepaskan tadi.

Lantai bersih dan bening seperti kaca. Setitik debu pun tak terlihat, mana ada lembaran kain penutup tubuh segala.

"Hei, manusia... lihat aku!"

Abay mengarahkan pandangannya ke arah suara, ke atas panggung dan dia kaget. Entah kapan di atas panggung itu duduk sosok wanita yang paling cantik di antara wanita lainnya.

Dari jarak Abay berdiri saja, dia bisa melihat betapa putih dan mulusnya kulit wanita yang dia tebak sebagai Nyi Malini itu, nyaris tanpa cela dan cacat karena sutera hitam transparan yang menutup tubuh Nyi Malini seperti tak berguna sama sekali.

Rambut panjang hitam berombak Nyi Malini terlihat bercahaya, ditambah mahkota kecil di atas kepalanya dengan dua batu merah sebagai mata ular. Mahkota berbentuk ular, itu yang dipakai Nyi Malini.

"Siapa namamu?" tanya Nyi Malini merdu.

"Abay," jawab Abay dengan mata tak pernah berkedip memandang keindahan Nyi Malini.

"Apa kamu tahu siapa aku?"

"Ya, Nyi Malini."

"Hihihi, itu namaku. Tapi tahukah kamu, aku ini jin ular yang dipercaya menjadi pemimpin di istana ini oleh dia si Ratu Agung."

"Ya, Garini sudah berkata."

"Hihihi, kerja yang bagus Garini!" Nyi Malini mengangguk pada Garini.

Garini mengucap terima kasih..

"Suamiku Abay, apa kamu sudah menetapkan pilihan?" tanya Nyi Malini.

Syur rasa hati Abay ketika Nyi Malini sebut dirinya sebagai suami.

"Apa pilihanmu? Menjadi suamiku yang pertama dan mendapat kekayaan atau lebih memilih jadi abdi juru kunci kerajaan yang aku pimpin ini?"

"Aku memilih jadi suamimu!" jawab Abay tegas.

"Bagus. Mari sini suamiku!" Nyi Malini menggerakkan tangannya seperti menarik Abay.

Abay memekik kecil karena tubuhnya terbang ke arah Nyi Malini, lalu jatuh dalam pangkuan wanita cantik itu. Wanita yang sebenarnya jin ular.

Terpopuler

Comments

Elisanoor

Elisanoor

khayalan sy si Abay itu Iko uwais 🤣🤣🤣

2023-09-22

0

Katrisnani Dilaningtyas

Katrisnani Dilaningtyas

Masih stay

2022-06-17

1

Adinda

Adinda

c abay kayaknya ganteng ya sampe nyi alini suka hehe

2022-06-13

1

lihat semua
Episodes
1 Istri Rahasia Bab 1
2 Istri Rahasia Bab 2
3 Istri Rahasia Bab 3
4 Istri Rahasia Bab 4
5 Istri Rahasia Bab 5
6 Istri Rahasia Bab 6
7 Istri Rahasia Bab 7
8 Istri Rahasia bab 8
9 Istri Rahasia Bab 9
10 Istri Rahasia Bab 10
11 Istri Rahasia Bab 11
12 Istri Rahasia Bab 12
13 Istri Rahasia Bab 13
14 Istri Rahasia Bab 14
15 Istri Rahasia Bab 15
16 Istri Rahasia Bab 16
17 Istri Rahasia Bab 17
18 Istri Rahasia Bab 18
19 Istri Rahasia Bab 19
20 Istri Rahasia Bab 20
21 Istri Rahasia Bab 21
22 Istri Rahasia Bab 22
23 Istri Rahasia Bab 23
24 Istri Rahasia Bab 24
25 Istri Rahasia Bab 25
26 Istri Rahasia Bab 26
27 Istri Rahasia Bab 27
28 Istri Rahasia Bab 28
29 Istri Rahasia Bab 29
30 Istri Rahasia Bab 30
31 Istri Rahasia Bab 31
32 Istri Rahasia Bab 32
33 Istri Rahasia Bab 33
34 Istri Rahasia Bab 34
35 Istri Rahasia Bab 35
36 Istri Rahasia Bab 36
37 Istri Rahasia Bab 37
38 Istri Rahasia Bab 38
39 Istri Rahasia Bab 39
40 Istri Rahasia Bab 40
41 Istri Rahasia Bab 41
42 Istri Rahasia Bab 42
43 Istri Rahasia Bab 43
44 Istri Rahasia Bab 44
45 Istri Rahasia Bab 45
46 Istri Rahasia Bab 46
47 Istri Rahasia Bab 47
48 Istri Rahasia Bab 48
49 Istri Rahasia Bab 49
50 Istri Rahasia Bab 50
51 Istri Rahasia Bab 51
52 Istri Rahasia Bab 52
53 Istri Rahasia Bab 53
54 Istri Rahasia Bab 54
55 Istri Rahasia Bab 55
56 Istri Rahasia Bab 56
57 Istri Rahasia Bab 57
58 Istri Rahasia Bab 58
59 Istri Rahasia Bab 59
60 Istri Rahasia Bab 60
61 Istri Rahasia Bab 61
62 Istri Rahasia Bab 62
63 Istri Rahasia Bab 63
64 Istri Rahasia Bab 64
65 Istri Rahasia Bab 65
66 Istri Rahasia Bab 66
67 Istri Rahasia Bab 67
68 Istri Rahasia Bab 68
69 Istri Rahasia Bab 69
70 Istri Rahasia Bab 70
71 Istri Rahasia Bab 71
72 Istri Rahasia Bab 72
73 Istri Rahasia Bab 73
74 Istri Rahasia Bab 74
75 Istri Rahasia Bab 75
76 Istri Rahasia Bab 76
77 Istri Rahasia Bab 77
78 Istri Rahasia Bab 78
79 Istri Rahasia Bab 79
80 Istri Rahasia Bab 80
81 Istri Rahasia Bab 81
82 Istri Rahasia Bab 82
83 Istri Rahasia Bab 83
84 Istri Rahasia Bab 84
85 Istri Rahasia Bab 85
86 Istri Rahasia Bab 86
87 Istri Rahasia Bab 87
88 Istri Rahasia Bab 88
89 Istri Rahasia Bab 89
90 Istri Rahasia Bab 90
91 Istri Rahasia Bab 91
92 Istri Rahasia Bab 92
93 Istri Rahasia Bab 93
94 Istri Rahasia Bab 94
95 Istri Rahasia Bab 95
96 Istri Rahasia Bab 96
97 Istri Rahasia Bab 97
98 Istri Rahasia Bab 98
99 Istri Rahasia Bab 99
100 Istri Rahasia Bab 100
101 Istri Rahasia Bab 101
102 Istri Rahasia Bab 102
103 Istri Rahasia Bab 103
104 Istri Rahasia Bab 104
105 Istri Rahasia Bab 105
106 Istri Rahasia Bab 106
107 Istri Rahasia Bab 107
108 Istri Rahasia Bab 108
109 Istri Rahasia Bab 109
110 Istri Rahasia Bab 110
111 Istri Rahasia Bab 111
112 Istri Rahasia Bab 112
113 Istri Rahasia Bab 113
114 Istri Rahasia Bab 114
115 Istri Rahasia Bab 115
116 Istri Rahasia Bab 116
117 Istri Rahasia Bab 117
118 Istri Rahasia Bab 118
119 Istri Rahasia Bab 119
120 Istri Rahasia Bab 120
121 Istri Rahasia Bab 121
122 Istri Rahasia Bab 122
123 Istri Rahasia Bab 123
124 Istri Rahasia Bab 124
125 Istri Rahasia Bab 125
126 Istri Rahasia Bab 126
127 Istri Rahasia Bab 127
128 Istri Rahasia Bab 128
129 Istri Rahasia Bab 129
130 Istri Rahasia Bab 130
131 Istri Rahasia Bab 131
132 Istri Rahasia Bab 132
133 Istri Rahasia Bab 133
134 Istri Rahasia Bab 134
135 Istri Rahasia Bab 135
136 Istri Rahasia Bab 136
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Istri Rahasia Bab 1
2
Istri Rahasia Bab 2
3
Istri Rahasia Bab 3
4
Istri Rahasia Bab 4
5
Istri Rahasia Bab 5
6
Istri Rahasia Bab 6
7
Istri Rahasia Bab 7
8
Istri Rahasia bab 8
9
Istri Rahasia Bab 9
10
Istri Rahasia Bab 10
11
Istri Rahasia Bab 11
12
Istri Rahasia Bab 12
13
Istri Rahasia Bab 13
14
Istri Rahasia Bab 14
15
Istri Rahasia Bab 15
16
Istri Rahasia Bab 16
17
Istri Rahasia Bab 17
18
Istri Rahasia Bab 18
19
Istri Rahasia Bab 19
20
Istri Rahasia Bab 20
21
Istri Rahasia Bab 21
22
Istri Rahasia Bab 22
23
Istri Rahasia Bab 23
24
Istri Rahasia Bab 24
25
Istri Rahasia Bab 25
26
Istri Rahasia Bab 26
27
Istri Rahasia Bab 27
28
Istri Rahasia Bab 28
29
Istri Rahasia Bab 29
30
Istri Rahasia Bab 30
31
Istri Rahasia Bab 31
32
Istri Rahasia Bab 32
33
Istri Rahasia Bab 33
34
Istri Rahasia Bab 34
35
Istri Rahasia Bab 35
36
Istri Rahasia Bab 36
37
Istri Rahasia Bab 37
38
Istri Rahasia Bab 38
39
Istri Rahasia Bab 39
40
Istri Rahasia Bab 40
41
Istri Rahasia Bab 41
42
Istri Rahasia Bab 42
43
Istri Rahasia Bab 43
44
Istri Rahasia Bab 44
45
Istri Rahasia Bab 45
46
Istri Rahasia Bab 46
47
Istri Rahasia Bab 47
48
Istri Rahasia Bab 48
49
Istri Rahasia Bab 49
50
Istri Rahasia Bab 50
51
Istri Rahasia Bab 51
52
Istri Rahasia Bab 52
53
Istri Rahasia Bab 53
54
Istri Rahasia Bab 54
55
Istri Rahasia Bab 55
56
Istri Rahasia Bab 56
57
Istri Rahasia Bab 57
58
Istri Rahasia Bab 58
59
Istri Rahasia Bab 59
60
Istri Rahasia Bab 60
61
Istri Rahasia Bab 61
62
Istri Rahasia Bab 62
63
Istri Rahasia Bab 63
64
Istri Rahasia Bab 64
65
Istri Rahasia Bab 65
66
Istri Rahasia Bab 66
67
Istri Rahasia Bab 67
68
Istri Rahasia Bab 68
69
Istri Rahasia Bab 69
70
Istri Rahasia Bab 70
71
Istri Rahasia Bab 71
72
Istri Rahasia Bab 72
73
Istri Rahasia Bab 73
74
Istri Rahasia Bab 74
75
Istri Rahasia Bab 75
76
Istri Rahasia Bab 76
77
Istri Rahasia Bab 77
78
Istri Rahasia Bab 78
79
Istri Rahasia Bab 79
80
Istri Rahasia Bab 80
81
Istri Rahasia Bab 81
82
Istri Rahasia Bab 82
83
Istri Rahasia Bab 83
84
Istri Rahasia Bab 84
85
Istri Rahasia Bab 85
86
Istri Rahasia Bab 86
87
Istri Rahasia Bab 87
88
Istri Rahasia Bab 88
89
Istri Rahasia Bab 89
90
Istri Rahasia Bab 90
91
Istri Rahasia Bab 91
92
Istri Rahasia Bab 92
93
Istri Rahasia Bab 93
94
Istri Rahasia Bab 94
95
Istri Rahasia Bab 95
96
Istri Rahasia Bab 96
97
Istri Rahasia Bab 97
98
Istri Rahasia Bab 98
99
Istri Rahasia Bab 99
100
Istri Rahasia Bab 100
101
Istri Rahasia Bab 101
102
Istri Rahasia Bab 102
103
Istri Rahasia Bab 103
104
Istri Rahasia Bab 104
105
Istri Rahasia Bab 105
106
Istri Rahasia Bab 106
107
Istri Rahasia Bab 107
108
Istri Rahasia Bab 108
109
Istri Rahasia Bab 109
110
Istri Rahasia Bab 110
111
Istri Rahasia Bab 111
112
Istri Rahasia Bab 112
113
Istri Rahasia Bab 113
114
Istri Rahasia Bab 114
115
Istri Rahasia Bab 115
116
Istri Rahasia Bab 116
117
Istri Rahasia Bab 117
118
Istri Rahasia Bab 118
119
Istri Rahasia Bab 119
120
Istri Rahasia Bab 120
121
Istri Rahasia Bab 121
122
Istri Rahasia Bab 122
123
Istri Rahasia Bab 123
124
Istri Rahasia Bab 124
125
Istri Rahasia Bab 125
126
Istri Rahasia Bab 126
127
Istri Rahasia Bab 127
128
Istri Rahasia Bab 128
129
Istri Rahasia Bab 129
130
Istri Rahasia Bab 130
131
Istri Rahasia Bab 131
132
Istri Rahasia Bab 132
133
Istri Rahasia Bab 133
134
Istri Rahasia Bab 134
135
Istri Rahasia Bab 135
136
Istri Rahasia Bab 136

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!