Istri Rahasia Bab 10

Abay tak bisa berkutik. Dia terduduk dengan mata menyorot takut, menatap ke arah piramida ular yang baru saja terbentuk.

"Bantu aku temukan tumbal yang banyak, Abay. Begitu juga, cari orang baru menjadi hamba bagiku, mereka yang ingin kaya tanpa harus keluarkan tenaga besar, cukup berkeringat bersamaku saja. Jika kamu bersedia untuk itu, kamu tak akan terkubur di dalam piramida ular!" bisik Nyi Malini, lalu lidahnya terjulur keluar dan membasahi pipi Abay.

Dalam hati, Abay menyesal karena telah menyuruh Nyi Malini mengambil jiwa Endah. Dia tak tahu, bukan hanya Endah saja yang menjadi korban, tetapi Entis juga. Mertuanya itu ikut menjadi korban seperti Endah.

Abay juga teringat pada Idang. Dia yakin, pria itu juga telah menjadi korban Nyi Malini. Karena dia meminta itu, meminjam kekuatan Nyi Malini untuk memberi hukuman pada Idang.

Padahal urusan terbilang sepele, hanya sebuah fitnah jahat yang terlontar dari mulut Idang. Hanya saja Abay terlanjur sakit hati, karena ulah mulut Idang membuatnya celaka, terusir dari kampung.

Sebenarnya hati Abay cukup lapang, terbukti dia mau menerima Endah sebagai istri dan mengakui Dina sebagai anaknya. Tetapi ada kalanya manusia berubah sikap, apalagi jika dalam keadaan tertekan.

Abay yang sedang diguncang emosinya itu pun menjadi gelap mata dan berhati sempit. Tahu Nyi Malini bisa diandalkan, dia pun meminta tolong.

Abay telah menjadi otak dari hilangnya tiga nyawa manusia yang berharga. Saat ini pun dia diminta memilih, melanjutkan ikatannya dengan Nyi Malini atau putus sampai di sini.

Lanjut artinya Abay harus mencari tumbal selanjutnya. Berhenti, dia sendiri yang harus berkorban.

"Tumbal seperti apa yang kamu inginkan?" tanya Abay.

"Istrimu. Tetapi aku punya ciri tumbal yang lain. Selain istri, aku menerima perawan dan perjaka, juga bayi di bawah setahun."

Abay bengong.

"Aku hanya meminta satu tumbal setiap satu tahun. Tepat pada tanggal inilah batas waktunya. Terserah, tumbal mana yang kamu mau berikan padaku!"

Abay masih terdiam.

"Apa kamu menerima syarat ini? Jika iya, aku tak hanya memberikan kekayaan padamu, tetapi juga keamanan dirimu. Aku tanggung, mereka yang memusuhi dirimu secara berterang akan mati, cukup dengan satu perintahmu. Apa kamu mengerti?"

"Hanya sebagian," jawab Abay lesu.

"Apa yang tak kamu pahami?"

"Tentang istri, aku bisa mencari dengan modal uang yang kamu berikan. Tetapi jika aku setiap tahun ganti istri, apa orang tak akan curiga?" tanya Abay.

"Hihihi, karena itu aku tawarkan tumbal yang lain. Jadi itu tergantung kepintaran yang kamu miliki."

"Lalu bagaimana caranya? Maksudku, jika aku memilih memberikan tumbal anak perawan atau perjaka, apa yang harus aku lakukan?"

"Sampai waktunya nanti tiba, aku akan berikan semacam barang untukmu. Berikan saja barang itu pada calon korban yang telah kamu pilih. Selanjutnya aku yang bekerja."

Abay tampak sedang berpikir. Namun waktu matanya menatap ke arah piramida ular, dia kaget. Karena piramida itu pecah dan para ular tampak berbaris rapi di dekat kakinya, hanya berjarak sejengkal.

Bau amis ular memasuki lubang hidung Abay dan membuat perutnya terasa mual.

"Aku terima syaratnya!" teriak Abay ketakutan.

"Hihihi!"

Selanjutnya Abay tak tahu apa para ular itu masih berada di bawah kakinya atau tidak. Karena tubuhnya telah dibelit Nyi Malini yang berubah menjadi ular besar.

*

Waktu berlalu dengan cepat.

Saat ini Dina berusia enam tahun. Dia tumbuh besar di bawah asuhan Abay dan tiga ibu sambung yang baru. Dua ibu yang terdahulu sudah meninggal dunia. Kini hadir Santi, sebagai ibu tirinya yang ketiga.

Kedua ibu terdahulu Dina itu tentunya menjadi korban tumbal yang Abay berikan pada Nyi Malini. Dua korban lainnya itu dua orang perjaka tanggung, yang mati penasaran dan mengubur mimpi mereka akibat tergoda tawaran uang yang Abay berikan berikut sebuah mutiara yang indah gemerlap.

Tetapi tak ada yang menyadari jika kematian keempat orang itu akibat perjanjian Abay dan Nyi Malini.

Kematian mereka terlihat wajar, mati dalam keadaan tertidur lelap. Hanya saja dengan pintarnya Abay pindah rumah.

Kehidupan nomaden di pilih Abay untuk menghindari kecurigaan orang. Tempat yang dipilih pun selalu berjarak lebih dari lima kilo dari rumah yang lama. Dia mampu lakukan itu karena uangnya tak habis-habis.

Selain mengurangi rasa curiga mantan tetangga akibat kematian tumbal yang diberikannya, Abay juga ingin membuat orang-orang tak bertambah curiga. Karena dia tak terlihat bekerja sama sekali, namun uang terus mengalir dan keluar dari dalam kantongnya dalam jumlah yang banyak.

Pagi ini saat jam pulang sekolah. Abay tampak sedang menikmati kopinya di teras rumah. Saat dia menyeruput sisa kopi, sebuah sepeda motor keluaran terbaru pun muncul dan berhenti di depan pintu pagar. Pintu pagar memiliki dua pintu, satu pintu dorong untuk jalan masuk mobil dan satu pintu kecil untuk jalan masuk orang.

Abay bangkit berdiri dan tertawa pada Dina yang berlari masuk.

"Papa."

"Sayangku!" Abay terus mengangkat tubuh Dina yang terbilang montok.

Dina terlihat imut dengan pipinya yang tebal. Wajahnya terlihat sedikit bulat, saking montoknya dia. Rambutnya panjang halus dan wangi khas shampo.

"Papa, tadi aku belajar hitung-hitungan. Aku pintar loh!" seru Dina ceria.

"Ah, masa? Coba jawab... 1 + 1 berapa?"

"Ih, gampang!" Dina berikan dua jari sebagai jawabannya.

"Kang Abay sudah makan?" tanya Santi yang baru masuk. Motor tetap di parkir di luar.

"Ya, belum. Kan tunggu motor. Kamu mau makan apa?" tanya Abay sambil menatap Santi istrinya yang cukup sedap dipandang.

Santi bukan wanita cantik, tetapi dia memiliki pesona kegenitan yang mengundang mata pria untuk memandangnya. Buktinya, pagi ini saja pakaian seksi menutup tubuhnya, walau berupa kaos dan celana berbahan jeans, tetapi modelnya pas di badan, lekuk tubuhnya terlihat menggoda.

Abay tak peduli Santi mau bergaya apa, yang dia peduli suatu saat nanti akan tiba masa di mana Santi dicabut jiwanya oleh Nyi Malini, lalu dibawa ke kerajaan Nyi Malini sebagai budak sampai nanti hari kiamat tiba.

"Apa saja Kang, yang penting enak."

"Aku mau bakso ya, Pa!" seru Dina.

"Iya. Kamu turun, Papa mau beli makan!" Abay turunkan Dina.

Santi memberikan kunci motor ke tangan Abay.

"Kang, nanti sore aku pergi ya sama teman. Boleh kan?" tanya Santi meminta ijin.

"Boleh. Pergi saja dan bersenang-senang! Biar Dina sama orang tuamu saja!" Abay tertawa.

Santi tersenyum lebar. Sinar matanya terlihat aneh. Tetapi Abay tak peduli, karena dia tahu siapa Santi dan mau apa dia sore nanti.

Pernikahan antara Abay dan Santi bukan dilandasi cinta. Uang yang dimiliki Abay yang memikat orang tua Santi, apalagi dengan uang itu hutang orang tua Santi lunas. Dia dan Santi pun sepakat, meski sudah menikah Santi tetap dibiarkan bebas bertemu mantannya.

"Sebentar lagi, kamu tak akan bisa menatap indahnya langit!" batin Abay sambil melirik Santi yang sedang tersenyum.

Terpopuler

Comments

Isnaaja

Isnaaja

satu tahun sekali mah boros atuh, boros nyawa

2025-02-16

0

Elisanoor

Elisanoor

kejem bener si Abay, Neng santi bohay mau di sedot si Nyai,ngeri euy 😆

2023-09-22

0

💎hart👑

💎hart👑

👍👍👍👍

2022-06-19

2

lihat semua
Episodes
1 Istri Rahasia Bab 1
2 Istri Rahasia Bab 2
3 Istri Rahasia Bab 3
4 Istri Rahasia Bab 4
5 Istri Rahasia Bab 5
6 Istri Rahasia Bab 6
7 Istri Rahasia Bab 7
8 Istri Rahasia bab 8
9 Istri Rahasia Bab 9
10 Istri Rahasia Bab 10
11 Istri Rahasia Bab 11
12 Istri Rahasia Bab 12
13 Istri Rahasia Bab 13
14 Istri Rahasia Bab 14
15 Istri Rahasia Bab 15
16 Istri Rahasia Bab 16
17 Istri Rahasia Bab 17
18 Istri Rahasia Bab 18
19 Istri Rahasia Bab 19
20 Istri Rahasia Bab 20
21 Istri Rahasia Bab 21
22 Istri Rahasia Bab 22
23 Istri Rahasia Bab 23
24 Istri Rahasia Bab 24
25 Istri Rahasia Bab 25
26 Istri Rahasia Bab 26
27 Istri Rahasia Bab 27
28 Istri Rahasia Bab 28
29 Istri Rahasia Bab 29
30 Istri Rahasia Bab 30
31 Istri Rahasia Bab 31
32 Istri Rahasia Bab 32
33 Istri Rahasia Bab 33
34 Istri Rahasia Bab 34
35 Istri Rahasia Bab 35
36 Istri Rahasia Bab 36
37 Istri Rahasia Bab 37
38 Istri Rahasia Bab 38
39 Istri Rahasia Bab 39
40 Istri Rahasia Bab 40
41 Istri Rahasia Bab 41
42 Istri Rahasia Bab 42
43 Istri Rahasia Bab 43
44 Istri Rahasia Bab 44
45 Istri Rahasia Bab 45
46 Istri Rahasia Bab 46
47 Istri Rahasia Bab 47
48 Istri Rahasia Bab 48
49 Istri Rahasia Bab 49
50 Istri Rahasia Bab 50
51 Istri Rahasia Bab 51
52 Istri Rahasia Bab 52
53 Istri Rahasia Bab 53
54 Istri Rahasia Bab 54
55 Istri Rahasia Bab 55
56 Istri Rahasia Bab 56
57 Istri Rahasia Bab 57
58 Istri Rahasia Bab 58
59 Istri Rahasia Bab 59
60 Istri Rahasia Bab 60
61 Istri Rahasia Bab 61
62 Istri Rahasia Bab 62
63 Istri Rahasia Bab 63
64 Istri Rahasia Bab 64
65 Istri Rahasia Bab 65
66 Istri Rahasia Bab 66
67 Istri Rahasia Bab 67
68 Istri Rahasia Bab 68
69 Istri Rahasia Bab 69
70 Istri Rahasia Bab 70
71 Istri Rahasia Bab 71
72 Istri Rahasia Bab 72
73 Istri Rahasia Bab 73
74 Istri Rahasia Bab 74
75 Istri Rahasia Bab 75
76 Istri Rahasia Bab 76
77 Istri Rahasia Bab 77
78 Istri Rahasia Bab 78
79 Istri Rahasia Bab 79
80 Istri Rahasia Bab 80
81 Istri Rahasia Bab 81
82 Istri Rahasia Bab 82
83 Istri Rahasia Bab 83
84 Istri Rahasia Bab 84
85 Istri Rahasia Bab 85
86 Istri Rahasia Bab 86
87 Istri Rahasia Bab 87
88 Istri Rahasia Bab 88
89 Istri Rahasia Bab 89
90 Istri Rahasia Bab 90
91 Istri Rahasia Bab 91
92 Istri Rahasia Bab 92
93 Istri Rahasia Bab 93
94 Istri Rahasia Bab 94
95 Istri Rahasia Bab 95
96 Istri Rahasia Bab 96
97 Istri Rahasia Bab 97
98 Istri Rahasia Bab 98
99 Istri Rahasia Bab 99
100 Istri Rahasia Bab 100
101 Istri Rahasia Bab 101
102 Istri Rahasia Bab 102
103 Istri Rahasia Bab 103
104 Istri Rahasia Bab 104
105 Istri Rahasia Bab 105
106 Istri Rahasia Bab 106
107 Istri Rahasia Bab 107
108 Istri Rahasia Bab 108
109 Istri Rahasia Bab 109
110 Istri Rahasia Bab 110
111 Istri Rahasia Bab 111
112 Istri Rahasia Bab 112
113 Istri Rahasia Bab 113
114 Istri Rahasia Bab 114
115 Istri Rahasia Bab 115
116 Istri Rahasia Bab 116
117 Istri Rahasia Bab 117
118 Istri Rahasia Bab 118
119 Istri Rahasia Bab 119
120 Istri Rahasia Bab 120
121 Istri Rahasia Bab 121
122 Istri Rahasia Bab 122
123 Istri Rahasia Bab 123
124 Istri Rahasia Bab 124
125 Istri Rahasia Bab 125
126 Istri Rahasia Bab 126
127 Istri Rahasia Bab 127
128 Istri Rahasia Bab 128
129 Istri Rahasia Bab 129
130 Istri Rahasia Bab 130
131 Istri Rahasia Bab 131
132 Istri Rahasia Bab 132
133 Istri Rahasia Bab 133
134 Istri Rahasia Bab 134
135 Istri Rahasia Bab 135
136 Istri Rahasia Bab 136
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Istri Rahasia Bab 1
2
Istri Rahasia Bab 2
3
Istri Rahasia Bab 3
4
Istri Rahasia Bab 4
5
Istri Rahasia Bab 5
6
Istri Rahasia Bab 6
7
Istri Rahasia Bab 7
8
Istri Rahasia bab 8
9
Istri Rahasia Bab 9
10
Istri Rahasia Bab 10
11
Istri Rahasia Bab 11
12
Istri Rahasia Bab 12
13
Istri Rahasia Bab 13
14
Istri Rahasia Bab 14
15
Istri Rahasia Bab 15
16
Istri Rahasia Bab 16
17
Istri Rahasia Bab 17
18
Istri Rahasia Bab 18
19
Istri Rahasia Bab 19
20
Istri Rahasia Bab 20
21
Istri Rahasia Bab 21
22
Istri Rahasia Bab 22
23
Istri Rahasia Bab 23
24
Istri Rahasia Bab 24
25
Istri Rahasia Bab 25
26
Istri Rahasia Bab 26
27
Istri Rahasia Bab 27
28
Istri Rahasia Bab 28
29
Istri Rahasia Bab 29
30
Istri Rahasia Bab 30
31
Istri Rahasia Bab 31
32
Istri Rahasia Bab 32
33
Istri Rahasia Bab 33
34
Istri Rahasia Bab 34
35
Istri Rahasia Bab 35
36
Istri Rahasia Bab 36
37
Istri Rahasia Bab 37
38
Istri Rahasia Bab 38
39
Istri Rahasia Bab 39
40
Istri Rahasia Bab 40
41
Istri Rahasia Bab 41
42
Istri Rahasia Bab 42
43
Istri Rahasia Bab 43
44
Istri Rahasia Bab 44
45
Istri Rahasia Bab 45
46
Istri Rahasia Bab 46
47
Istri Rahasia Bab 47
48
Istri Rahasia Bab 48
49
Istri Rahasia Bab 49
50
Istri Rahasia Bab 50
51
Istri Rahasia Bab 51
52
Istri Rahasia Bab 52
53
Istri Rahasia Bab 53
54
Istri Rahasia Bab 54
55
Istri Rahasia Bab 55
56
Istri Rahasia Bab 56
57
Istri Rahasia Bab 57
58
Istri Rahasia Bab 58
59
Istri Rahasia Bab 59
60
Istri Rahasia Bab 60
61
Istri Rahasia Bab 61
62
Istri Rahasia Bab 62
63
Istri Rahasia Bab 63
64
Istri Rahasia Bab 64
65
Istri Rahasia Bab 65
66
Istri Rahasia Bab 66
67
Istri Rahasia Bab 67
68
Istri Rahasia Bab 68
69
Istri Rahasia Bab 69
70
Istri Rahasia Bab 70
71
Istri Rahasia Bab 71
72
Istri Rahasia Bab 72
73
Istri Rahasia Bab 73
74
Istri Rahasia Bab 74
75
Istri Rahasia Bab 75
76
Istri Rahasia Bab 76
77
Istri Rahasia Bab 77
78
Istri Rahasia Bab 78
79
Istri Rahasia Bab 79
80
Istri Rahasia Bab 80
81
Istri Rahasia Bab 81
82
Istri Rahasia Bab 82
83
Istri Rahasia Bab 83
84
Istri Rahasia Bab 84
85
Istri Rahasia Bab 85
86
Istri Rahasia Bab 86
87
Istri Rahasia Bab 87
88
Istri Rahasia Bab 88
89
Istri Rahasia Bab 89
90
Istri Rahasia Bab 90
91
Istri Rahasia Bab 91
92
Istri Rahasia Bab 92
93
Istri Rahasia Bab 93
94
Istri Rahasia Bab 94
95
Istri Rahasia Bab 95
96
Istri Rahasia Bab 96
97
Istri Rahasia Bab 97
98
Istri Rahasia Bab 98
99
Istri Rahasia Bab 99
100
Istri Rahasia Bab 100
101
Istri Rahasia Bab 101
102
Istri Rahasia Bab 102
103
Istri Rahasia Bab 103
104
Istri Rahasia Bab 104
105
Istri Rahasia Bab 105
106
Istri Rahasia Bab 106
107
Istri Rahasia Bab 107
108
Istri Rahasia Bab 108
109
Istri Rahasia Bab 109
110
Istri Rahasia Bab 110
111
Istri Rahasia Bab 111
112
Istri Rahasia Bab 112
113
Istri Rahasia Bab 113
114
Istri Rahasia Bab 114
115
Istri Rahasia Bab 115
116
Istri Rahasia Bab 116
117
Istri Rahasia Bab 117
118
Istri Rahasia Bab 118
119
Istri Rahasia Bab 119
120
Istri Rahasia Bab 120
121
Istri Rahasia Bab 121
122
Istri Rahasia Bab 122
123
Istri Rahasia Bab 123
124
Istri Rahasia Bab 124
125
Istri Rahasia Bab 125
126
Istri Rahasia Bab 126
127
Istri Rahasia Bab 127
128
Istri Rahasia Bab 128
129
Istri Rahasia Bab 129
130
Istri Rahasia Bab 130
131
Istri Rahasia Bab 131
132
Istri Rahasia Bab 132
133
Istri Rahasia Bab 133
134
Istri Rahasia Bab 134
135
Istri Rahasia Bab 135
136
Istri Rahasia Bab 136

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!