Istri Rahasia Bab 15

Rodi pulang dengan langkah lesu. Meski dia membawa satu tas berisi uang dan emas yang didapat dari Nyi Malini melalui tangan Garini, tetap saja dia tak gembira.

Dijebak. Rodi merasa dirinya telah masuk ke dalam jebakan Abay, Ki Jabaya dan siluman ular. Kata Abay dan Ki Jabaya tak akan ada tumbal, pun sama kata Garini yang menjadi istri rahasianya. Tetapi....

Garini menambahkan, boleh tak ada tumbal. Hanya saja Rodi tak dapat apa-apa dan malam ini harus mati, sebab telah menolak kebaikan Nyi Malini dan melupakan pelayanan Garini yang super liar sebagai istri.

Rodi tak menampik, dia merasakan puncak kenikmatan berkali-kali bersama Garini. Dia tak sadar, semua itu karena pengaruh obat yang bercampur darah kobra yang dia minum.

Kalau tak ada bantuan itu, mana mungkin tubuh Rodi mampu berkali-kali.

"Pulang dan bawa harta yang telah aku berikan itu. Tunggu petunjuk selanjutnya dariku akan waktu terbaik memberikan tumbal. Jika di rumahmu tak ada kamar kosong, kamu bisa menyewa kamar hotel untuk pertemuan kita. Itu jauh lebih baik bagimu!" ucap Garini.

Dengan ucapan Garini itu, Rodi telah menyetujui untuk memberikan tumbal bagi Garini.

Anehnya, saat Rodi keluar dari dalam kamar, dia tak temukan adanya Ki Jabaya.

*

Sebelumnya.

Di waktu sore hari, di mana Rodi sedang bertemu Ki Jabaya, terjadi peristiwa yang lain yang menyangkut Santi dan Berri.

Uli yang mendapat tugas dari Nyi Malini diam-diam membuntuti Berri mulai dari rumah. Berbekal foto yang diberikan Abay, bahkan ditambah alamat rumah yang dibisiki Abay, dengan mudah Uli menemukan Berri.

Meski Berri pergi dari rumah menaiki motor dan dipacu kencang, bukan soal bagi Uli untuk mengekor di belakangnya.

Dengan tubuhnya yang tak bisa terlihat, Uli terus mengikuti Berri yang sama sekali tak merasa sedang diikuti.

Waktu Berri berhenti di area parkir hotel Bintang, Uli juga berhenti di balik pohon besar yang tumbuh di area parkir motor.

Uli tak hanya berhenti, tetapi dia merayap ke arah kaki Berri yang belum turun dari motor. Ya, dia telah berubah menjadi seekor ular kecil, kurus dan panjang. Seperti ular pohon dengan warna hijau terangnya, terlihat layaknya ular tak beracun. Tetapi itu salah. Dia ada menyimpan racun dan itu khusus diberikan untuk Berri.

Berri masih asyik menata dan menyisir rambutnya melalui kaca spion motor. Sebab itu dia tak melihat ketika ular wujud dari Uli datang mendekat.

Sampai Berri mengaduh kecil karena kakinya seperti disengat jarum.

"Eh, ular kurang ajar!" maki Berri begitu menengok ke bawah.

Entah karena bentakan Berri atau memang Uli sengaja kabur, ular pohon jelmaan Uli itu kabur menjauh dari Berri.

"Oh, untung bukan ular berbisa. Cuma ular kadut saja yang menggigit!" Berri menaikan celananya sebatas betis dan melihat ada dua lubang kecil bekas taring ular.

Karena merasa yakin gigitan ular tak memilik bisa racun, Berri pun bergegas berjalan masuk ke lobi hotel.

Ketika itulah, Uli yang sudah berada di balik pohon berjalan keluar. Wujud Uli kembali berubah, kini dia menjadi seorang wanita serupa Santi.

"Berri!" panggil Uli.

Berri yang baru menaiki anak tangga menuju teras hotel pun berhenti, dia menengok ke belakang dan tersenyum menyaksikan Santi berjalan mendekatinya.

"Kamu kok sudah datang?" tanya Berri sambil tangan kirinya terkembang ke samping.

Uli yang berpura-pura sebagai Santi itu paham akan maksud Berri, dengan cepat dia jatuhkan tubuhnya ke dalam rangkulan Berri. Tangan kuat Berri melingkari pinggangnya.

"Karena rindu ini begitu berat untuk ditahan. Aih, aku mencintaimu Berri!" bisik Uli genit merayu.

"Hahaha, sama dong! Tahu begini, aku jemput saja kamu di rumah!" Berri mencium kepala Santi.

"Ih, nggak sabaran! Malu kan dilihat orang!" Uli merajuk.

"Ah, masa! Buktinya kalau di kamar hotel, kamu tak malu memperlihatkan tubuhmu padaku! Aku kan orang dan juga bukan suamimu!" sahut Berri dengan nada sedikit menghina dan mengejek.

Sebenarnya dalam hati, Berri tak peduli lagi dengan Santi yang telah jadi istri orang. Tetapi dia mau meladeni Santi itu karena diberikan peran sebagai suami pengganti, pria yang tak perlu bertanggung jawab meski Santi hamil nanti. Intinya, dia hanya ingin kepuasan belaka, pemenuhan hawa nafsu jahatnya dan Santi bisa berikan itu. Bahkan dia tak perlu keluar modal sama sekali, karena semua ditanggung Santi, tak jarang saat pulang isi kantongnya penuh.

"Itu beda dong, Sayang! Ya, sudah pesan kamar hotel dulu, yuk!" ajak Uli.

"Yuk!" Berri pun melangkah dengan tangan tak lepas dari pinggang Uli yang disangkanya Santi.

Saat di lobi hotel, mereka berpisah. Berri menuju meja resepsionis hotel, sedangkan Uli duduk menunggu.

Tak lebih dari sepuluh menit, Berri telah menerima kunci hotel. Lalu dia menarik bangun Uli dari duduknya. Lalu keduanya berjalan berangkulan mesra menuju lift hotel.

Tak seberapa lama, Berri dan Uli telah sampai di kamar hotel yang telah dibayar sewanya. Sebelum anak kunci berbentuk kartu digunakan, Berri mencium pipi Uli terlebih dahulu. Bagi Berri, Uli itu Santi.

Begitu pintu terbuka, bukan Berri yang mendorong Uli masuk kamar, tetapi Uli yang hampir membuat Berri jatuh terjerembab ke depan. Dorongan Uli sangat kuat.

Lalu pintu tertutup.

"Wah, kamu habis makan apa Santi? Besar amat tenaganya!" tanya Berri dengan nada memuji.

"Hihihi, obat kuat. Biar bisa sampai malam bersamamu!" kekeh Uli.

"Mari, mari sini!" Berri tertawa. Tetapi tawanya berhenti cepat.

Gantian tawa menggidikan Uli yang terdengar, sementara Berri dengan wajah pucat dan ketakutan berjalan mundur ke belakang.

"Kamu... kamu... bukan... Santi!" gagap Berri.

"Siapa bilang aku Santi! Aku Uli dan berikan aku kepuasan!" ejek Uli dengan wajah aslinya.

Berri tak hanya merasa takut, dia pun merasa jijik karena Uli di depannya itu tampil dengan bentuk yang menyeramkan.

Tubuh Uli sepenuhnya bersisik warna hijau pucat. Ujung rambutnya yang panjang berbentuk kepala ular-ular kecil, seperti ular pohon yang dilihat Berri di area parkir motor. Lalu bau tubuhnya amis dan busuk. Yang menjijikan, saat Uli membuka mulut ada kepala ular muncul seakan kepala ular itu lidah bagi Uli.

"Mari, temani aku!" Uli berjalan mendekat.

"Aku tak mau!" Berri menggeleng.

Tetapi mendadak, Berri merasakan di kakinya yang terdapat bekas luka gigitan ular berdenyut kencang. Hawa panas muncul dari lukanya, lalu menyebar naik ke atas dan membakar aliran darahnya.

Tubuh Berri bergetar, jantungnya memompa lebih cepat, matanya memerah bersamaan dengan perubahan warna kulit wajahnya.

Mendadak Berri meloncat ke arah Uli. Dia tak lagi merasa takut dan jijik, karena yang dia rasakan nafsunya harus bisa disalurkan.

Tanpa banyak bicara, Berri mengangkat tubuh Uli. Tetapi dia tak bisa, karena Uli memilih di lantai saja.

Tubuh Berri terbelit badan ular Uli. Napasnya memburu cepat sambil membalas cumbuan Uli. Begitu teriakannya terdengar panjang, saat itu pula jiwanya amblas.

Uli tak mau bekerja terlalu lama, dia ingin secepatnya menghabiskan Berri. Saat dia pergi, tubuh Berri terbujur kaku dengan warna hijau keracunan.

Terpopuler

Comments

Elisanoor

Elisanoor

ih rame sumpah 😅

2023-09-22

0

Adinda

Adinda

lanjuuut yaaa

2022-06-17

1

Adinda

Adinda

hiii kematian yang mengerikan

2022-06-17

1

lihat semua
Episodes
1 Istri Rahasia Bab 1
2 Istri Rahasia Bab 2
3 Istri Rahasia Bab 3
4 Istri Rahasia Bab 4
5 Istri Rahasia Bab 5
6 Istri Rahasia Bab 6
7 Istri Rahasia Bab 7
8 Istri Rahasia bab 8
9 Istri Rahasia Bab 9
10 Istri Rahasia Bab 10
11 Istri Rahasia Bab 11
12 Istri Rahasia Bab 12
13 Istri Rahasia Bab 13
14 Istri Rahasia Bab 14
15 Istri Rahasia Bab 15
16 Istri Rahasia Bab 16
17 Istri Rahasia Bab 17
18 Istri Rahasia Bab 18
19 Istri Rahasia Bab 19
20 Istri Rahasia Bab 20
21 Istri Rahasia Bab 21
22 Istri Rahasia Bab 22
23 Istri Rahasia Bab 23
24 Istri Rahasia Bab 24
25 Istri Rahasia Bab 25
26 Istri Rahasia Bab 26
27 Istri Rahasia Bab 27
28 Istri Rahasia Bab 28
29 Istri Rahasia Bab 29
30 Istri Rahasia Bab 30
31 Istri Rahasia Bab 31
32 Istri Rahasia Bab 32
33 Istri Rahasia Bab 33
34 Istri Rahasia Bab 34
35 Istri Rahasia Bab 35
36 Istri Rahasia Bab 36
37 Istri Rahasia Bab 37
38 Istri Rahasia Bab 38
39 Istri Rahasia Bab 39
40 Istri Rahasia Bab 40
41 Istri Rahasia Bab 41
42 Istri Rahasia Bab 42
43 Istri Rahasia Bab 43
44 Istri Rahasia Bab 44
45 Istri Rahasia Bab 45
46 Istri Rahasia Bab 46
47 Istri Rahasia Bab 47
48 Istri Rahasia Bab 48
49 Istri Rahasia Bab 49
50 Istri Rahasia Bab 50
51 Istri Rahasia Bab 51
52 Istri Rahasia Bab 52
53 Istri Rahasia Bab 53
54 Istri Rahasia Bab 54
55 Istri Rahasia Bab 55
56 Istri Rahasia Bab 56
57 Istri Rahasia Bab 57
58 Istri Rahasia Bab 58
59 Istri Rahasia Bab 59
60 Istri Rahasia Bab 60
61 Istri Rahasia Bab 61
62 Istri Rahasia Bab 62
63 Istri Rahasia Bab 63
64 Istri Rahasia Bab 64
65 Istri Rahasia Bab 65
66 Istri Rahasia Bab 66
67 Istri Rahasia Bab 67
68 Istri Rahasia Bab 68
69 Istri Rahasia Bab 69
70 Istri Rahasia Bab 70
71 Istri Rahasia Bab 71
72 Istri Rahasia Bab 72
73 Istri Rahasia Bab 73
74 Istri Rahasia Bab 74
75 Istri Rahasia Bab 75
76 Istri Rahasia Bab 76
77 Istri Rahasia Bab 77
78 Istri Rahasia Bab 78
79 Istri Rahasia Bab 79
80 Istri Rahasia Bab 80
81 Istri Rahasia Bab 81
82 Istri Rahasia Bab 82
83 Istri Rahasia Bab 83
84 Istri Rahasia Bab 84
85 Istri Rahasia Bab 85
86 Istri Rahasia Bab 86
87 Istri Rahasia Bab 87
88 Istri Rahasia Bab 88
89 Istri Rahasia Bab 89
90 Istri Rahasia Bab 90
91 Istri Rahasia Bab 91
92 Istri Rahasia Bab 92
93 Istri Rahasia Bab 93
94 Istri Rahasia Bab 94
95 Istri Rahasia Bab 95
96 Istri Rahasia Bab 96
97 Istri Rahasia Bab 97
98 Istri Rahasia Bab 98
99 Istri Rahasia Bab 99
100 Istri Rahasia Bab 100
101 Istri Rahasia Bab 101
102 Istri Rahasia Bab 102
103 Istri Rahasia Bab 103
104 Istri Rahasia Bab 104
105 Istri Rahasia Bab 105
106 Istri Rahasia Bab 106
107 Istri Rahasia Bab 107
108 Istri Rahasia Bab 108
109 Istri Rahasia Bab 109
110 Istri Rahasia Bab 110
111 Istri Rahasia Bab 111
112 Istri Rahasia Bab 112
113 Istri Rahasia Bab 113
114 Istri Rahasia Bab 114
115 Istri Rahasia Bab 115
116 Istri Rahasia Bab 116
117 Istri Rahasia Bab 117
118 Istri Rahasia Bab 118
119 Istri Rahasia Bab 119
120 Istri Rahasia Bab 120
121 Istri Rahasia Bab 121
122 Istri Rahasia Bab 122
123 Istri Rahasia Bab 123
124 Istri Rahasia Bab 124
125 Istri Rahasia Bab 125
126 Istri Rahasia Bab 126
127 Istri Rahasia Bab 127
128 Istri Rahasia Bab 128
129 Istri Rahasia Bab 129
130 Istri Rahasia Bab 130
131 Istri Rahasia Bab 131
132 Istri Rahasia Bab 132
133 Istri Rahasia Bab 133
134 Istri Rahasia Bab 134
135 Istri Rahasia Bab 135
136 Istri Rahasia Bab 136
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Istri Rahasia Bab 1
2
Istri Rahasia Bab 2
3
Istri Rahasia Bab 3
4
Istri Rahasia Bab 4
5
Istri Rahasia Bab 5
6
Istri Rahasia Bab 6
7
Istri Rahasia Bab 7
8
Istri Rahasia bab 8
9
Istri Rahasia Bab 9
10
Istri Rahasia Bab 10
11
Istri Rahasia Bab 11
12
Istri Rahasia Bab 12
13
Istri Rahasia Bab 13
14
Istri Rahasia Bab 14
15
Istri Rahasia Bab 15
16
Istri Rahasia Bab 16
17
Istri Rahasia Bab 17
18
Istri Rahasia Bab 18
19
Istri Rahasia Bab 19
20
Istri Rahasia Bab 20
21
Istri Rahasia Bab 21
22
Istri Rahasia Bab 22
23
Istri Rahasia Bab 23
24
Istri Rahasia Bab 24
25
Istri Rahasia Bab 25
26
Istri Rahasia Bab 26
27
Istri Rahasia Bab 27
28
Istri Rahasia Bab 28
29
Istri Rahasia Bab 29
30
Istri Rahasia Bab 30
31
Istri Rahasia Bab 31
32
Istri Rahasia Bab 32
33
Istri Rahasia Bab 33
34
Istri Rahasia Bab 34
35
Istri Rahasia Bab 35
36
Istri Rahasia Bab 36
37
Istri Rahasia Bab 37
38
Istri Rahasia Bab 38
39
Istri Rahasia Bab 39
40
Istri Rahasia Bab 40
41
Istri Rahasia Bab 41
42
Istri Rahasia Bab 42
43
Istri Rahasia Bab 43
44
Istri Rahasia Bab 44
45
Istri Rahasia Bab 45
46
Istri Rahasia Bab 46
47
Istri Rahasia Bab 47
48
Istri Rahasia Bab 48
49
Istri Rahasia Bab 49
50
Istri Rahasia Bab 50
51
Istri Rahasia Bab 51
52
Istri Rahasia Bab 52
53
Istri Rahasia Bab 53
54
Istri Rahasia Bab 54
55
Istri Rahasia Bab 55
56
Istri Rahasia Bab 56
57
Istri Rahasia Bab 57
58
Istri Rahasia Bab 58
59
Istri Rahasia Bab 59
60
Istri Rahasia Bab 60
61
Istri Rahasia Bab 61
62
Istri Rahasia Bab 62
63
Istri Rahasia Bab 63
64
Istri Rahasia Bab 64
65
Istri Rahasia Bab 65
66
Istri Rahasia Bab 66
67
Istri Rahasia Bab 67
68
Istri Rahasia Bab 68
69
Istri Rahasia Bab 69
70
Istri Rahasia Bab 70
71
Istri Rahasia Bab 71
72
Istri Rahasia Bab 72
73
Istri Rahasia Bab 73
74
Istri Rahasia Bab 74
75
Istri Rahasia Bab 75
76
Istri Rahasia Bab 76
77
Istri Rahasia Bab 77
78
Istri Rahasia Bab 78
79
Istri Rahasia Bab 79
80
Istri Rahasia Bab 80
81
Istri Rahasia Bab 81
82
Istri Rahasia Bab 82
83
Istri Rahasia Bab 83
84
Istri Rahasia Bab 84
85
Istri Rahasia Bab 85
86
Istri Rahasia Bab 86
87
Istri Rahasia Bab 87
88
Istri Rahasia Bab 88
89
Istri Rahasia Bab 89
90
Istri Rahasia Bab 90
91
Istri Rahasia Bab 91
92
Istri Rahasia Bab 92
93
Istri Rahasia Bab 93
94
Istri Rahasia Bab 94
95
Istri Rahasia Bab 95
96
Istri Rahasia Bab 96
97
Istri Rahasia Bab 97
98
Istri Rahasia Bab 98
99
Istri Rahasia Bab 99
100
Istri Rahasia Bab 100
101
Istri Rahasia Bab 101
102
Istri Rahasia Bab 102
103
Istri Rahasia Bab 103
104
Istri Rahasia Bab 104
105
Istri Rahasia Bab 105
106
Istri Rahasia Bab 106
107
Istri Rahasia Bab 107
108
Istri Rahasia Bab 108
109
Istri Rahasia Bab 109
110
Istri Rahasia Bab 110
111
Istri Rahasia Bab 111
112
Istri Rahasia Bab 112
113
Istri Rahasia Bab 113
114
Istri Rahasia Bab 114
115
Istri Rahasia Bab 115
116
Istri Rahasia Bab 116
117
Istri Rahasia Bab 117
118
Istri Rahasia Bab 118
119
Istri Rahasia Bab 119
120
Istri Rahasia Bab 120
121
Istri Rahasia Bab 121
122
Istri Rahasia Bab 122
123
Istri Rahasia Bab 123
124
Istri Rahasia Bab 124
125
Istri Rahasia Bab 125
126
Istri Rahasia Bab 126
127
Istri Rahasia Bab 127
128
Istri Rahasia Bab 128
129
Istri Rahasia Bab 129
130
Istri Rahasia Bab 130
131
Istri Rahasia Bab 131
132
Istri Rahasia Bab 132
133
Istri Rahasia Bab 133
134
Istri Rahasia Bab 134
135
Istri Rahasia Bab 135
136
Istri Rahasia Bab 136

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!