Istri Rahasia Bab 19

Santi yang masih merasakan sakit akibat kebrutalan Abay di atas ranjang, pun kaget dan tak mengerti akan arti ucapan Abay.

Namun ketika matanya menangkap Abay mengambil anak kunci, lalu menutup pintu kamar dan dikunci dari luar. Santi dengan menahan sakit berlari ke arah pintu.

Santi tak peduli tubuhnya tak berbaju. Yang dia peduli, mengapa pintu dikunci dari luar? Apa Abay bermaksud mengurungnya seperti burung?

"Abay, buka pintu!" Santi menggedor pintu.

"Hahaha, untuk apa? Agar kamu bertemu dengan Berri yang lain? Enak, saja! Kamu itu istriku dan hanya aku yang boleh menyentuh dirimu. Tetapi...."

"Tetapi apa?" teriak Santi.

"Tetapi aku sudah muak denganmu. Malam ini terakhir kalinya aku lahap tubuhmu. Mulai saat ini, aku tak butuh lagi dirimu. Hehehe, karena itu aku suruh Ibumu membawa Dina ke rumahnya. Supaya Dina tak mendengar jerit kematianmu!" jawab Abay yang memang sengaja tak langsung pergi dari depan pintu.

"Apa maksudmu? Setelah kamu memaksaku layaknya penjahat, apa kamu mau membunuh diriku?" gusar Santi dan dia mulai takut.

"Kamu salah besar!"

"Apanya yang salah? Bukannya kamu tadi bilang aku akan menjerit?" tanya Santi.

"Ya, kamu akan menjerit ketika bertemu dengan dia yang akan mengambil jiwamu. Tetapi aku bukan pembunuh, aku hanya ingin menumbalkan jiwamu. Selain itu, aku juga berniat baik bagimu. Kamu bisa berkumpul dengan Berri di alam yang lain!"

Santi terperanjat. Dia kaget karena Abay bisa tahu Berri telah berpindah alam. Padahal dia tak bercerita ke Abay. Dia ingin kisah pilu cinta dan nafsunya bersama Berri mengendap dalam hatinya seorang. Tetapi Abay sudah tahu.

"Kenapa, apa kamu kaget kenapa aku tahu Berri sudah mati?" tanya Abay dari balik pintu.

"Ya, kenapa kamu bisa tahu?" Santi balikan pertanyaan Abay.

"Hehehe, karena aku meminta tolong Nyi Malini untuk lenyapkan pria tak tahu diri itu! Tak boleh ada pria lain yang seenak hatinya menyentuh dan menggauli istriku. Tetapi aku boleh-boleh saja bersama wanita lain!" Abay tertawa. Dia tak perlu takut suara tawanya terdengar tetangga.

Karena tengah malam ini, hujan kembali turun dan sangat lebat diiring gelegar petir sesekali.

"Kamu jahat! Kembalikan jiwa Berri!" Santi malah mengurusi masalah Berri.

"Mana bisa? Tetapi sudahlah, menjerit saja dengan lengking yang merdu. Coba kamu lihat di belakangmu!" seru Abay.

Santi memutar tubuhnya. Dia kaget dan heran. Tahu-tahu di pinggir ranjang telah duduk sosok cantik berwajah dingin. Dia sempat melihat bibir si cantik nan misterius itu bergerak-gerak.

"Hehehe, aku ikhlas Nyi... ambil saja jiwanya sebagai tumbalku! Tetapi jangan lupa, aku minta kekayaan yang banyak!" sahut Abay.

Santi menebak, bibir yang bergerak itu sepertinya sedang bicara dengan Abay. Dia tak salah, karena hanya Abay yang mampu mendengar ucapan si wanita berwajah dingin yang duduk di tepi ranjang.

Tetapi dengan mendengar ucapan Abay, Santi menebak kalau suaminya itu mempunyai perjanjian dengan si wanita berwajah dingin.

Dalam hatinya, Santi merasa persoalan ini bersangkutan dengan pesugihan, karena ada kata tumbal yah dia dengar dari mulut Abay.

"Siapa kamu?" tanya Santi.

"Nyi Malini dan aku Ratu bagimu wahai budak baruku. Nah, pergilah ke kerajaanku!"

Begitu selesai berkata, Nyi Malini berdiri dan ulurkan tangan kirinya ke depan.

Santi menjerit. Dia tak bisa berlari kabur karena dari tangan kiri Nyi Malini itu terbang keluar lima ekor ular sebesar lengan orang dewasa.

Kelima ekor ular itu membelit tubuh Santi, menggigit dan menaruh racunnya ke dalam tubuh Santi.

Santi hanya bisa menjerit dan terus menjerit. Sampai akhirnya dia berhenti ketika kedua bibirnya ditutup dengan gigitan ular.

Jeritan Santi berhenti, tetapi tawa Abay malah kencang terdengar.

Tanpa merasa kehilangan Santi, Abay dengan tenangnya berjalan ke arah dapur membuat segelas kopi dan memasak mie instan.

Selang beberapa waktu, Abay yang tidur di karpet depan layar televisi pun terbangun. Ketika melirik ke jam dinding, waktu subuh sudah tiba. Sayup-sayup telinganya mendengar azan baru saja berakhir dikumandangkan.

Abay pun melangkah ke kamar mandi. Bukan untuk mengambil wudhu, tetapi dia hanya ingin membuang air kecil saja. Setelahnya dia berjalan ke kamarnya.

Pintu kamar yang terkunci kini sudah bisa dibuka. Abay dorong pintu kamar, lalu melirik ke arah Santi yang telah terbujur kaku dengan tubuh membiru. Bagi penglihatan Abay, kematian Santi terlihat normal-normal saja. Tetapi sesungguhnya kematian Santi mengerikan, karena ada banyak bekas lubang gigitan ular bersarang di tubuhnya.

Abay tersenyum puas. Karena kematian Santi tak akan diketahui orang, kecuali ada yang bisa melihat keanehan yang menyelubungi kematian Santi.

Abay percaya, tak banyak orang pintar dan ahli yang bisa menebak Santi itu dikorbankan dan menjadi tumbal bagi Nyi Malini. Tetapi jika dia bertemu dengan orang pintar itu, dia pun tak perlu merasa takut, karena dia punya Nyi Malini sebagai pendukung dirinya.

Senyum Abay semakin lebar, ketika dia melihat di atas kasur bertumpuk uang yang banyak.

Abay melangkah mengambil kopernya yang berada di atas lemari. Setelah koper diturunkan dan dibuka, tumpukan uang pun dimasukan ke dalam koper begitu saja, tanpa ada niat menghitung berapa jumlahnya. Tetapi dia percaya jumlahnya sangat banyak dan terbilang ratusan juta.

Setelah seluruh uang dimasukkan ke dalam koper, baru Abay ambil baju tidur Santi yang dia lepaskan paksa dan dilempar ke lantai.

Kemudian Abay menghampiri Santi yang tergeletak kaku bersandar tembok di dekat pintu kamar. Dia menatap sejenak wajah Santi.

Teringat kejadian sebelumnya, di mana Abay dengan memaksa menyuruh Santi melayani dirinya di atas ranjang. Tetapi Santi menolak dengan alasan tidak mood, hatinya sedang kacau. Hanya saja mana sanggup Santi menahan kekuatan Abay yang telah diliputi hawa nafsu itu.

Apalagi kekuatan Abay dibantu Nyi Malini. Santi hanya bisa menangis ketika dengan buasnya Abay membolak-balikan tubuhnya. Berpacu dengan napas memburu, wajah yang menyeramkan dengan sorot mata liar.

Ketika semuanya usai, Abay melihat Santi menangis kesakitan. Tetapi dia tak peduli, bagaimanapun Santi itu istrinya dan dia tak mau mendengar kata penolakan dari Santi.

Selama ini baru pertama kalinya Santi menolak. Walau di luar sana Santi ada main dengan Berri, tetapi dia tak melupakan tugasnya sebagai seorang istri yang baik pada Abay. Hanya saja Santi baru kehilangan Berri, hingga dia menolak dan berakhir dengan pemaksaan Abay yang brutal dan kasar.

Abay menggeleng, dia lupakan kenangan sebelumnya. Lalu dia pun berjongkok untuk memakaikan baju ke tubuh Santi. Jelas dia tak mau ada orang yang melihat tubuh mulus Santi, meski istrinya itu sudah meninggal dunia.

Tubuh Santi pun dipindahkan ke atas kasur oleh Abay. Setelahnya, dia mengambil obat tetes mata dan diteteskan ke matanya. Berikutnya, dia lari keluar rumah.

"Toloooong!" teriak Abay.

Terpopuler

Comments

Adinda

Adinda

kalau saja santi ga selingkuh

2022-06-21

1

💎hart👑

💎hart👑

drama dia🙄

2022-06-21

1

lihat semua
Episodes
1 Istri Rahasia Bab 1
2 Istri Rahasia Bab 2
3 Istri Rahasia Bab 3
4 Istri Rahasia Bab 4
5 Istri Rahasia Bab 5
6 Istri Rahasia Bab 6
7 Istri Rahasia Bab 7
8 Istri Rahasia bab 8
9 Istri Rahasia Bab 9
10 Istri Rahasia Bab 10
11 Istri Rahasia Bab 11
12 Istri Rahasia Bab 12
13 Istri Rahasia Bab 13
14 Istri Rahasia Bab 14
15 Istri Rahasia Bab 15
16 Istri Rahasia Bab 16
17 Istri Rahasia Bab 17
18 Istri Rahasia Bab 18
19 Istri Rahasia Bab 19
20 Istri Rahasia Bab 20
21 Istri Rahasia Bab 21
22 Istri Rahasia Bab 22
23 Istri Rahasia Bab 23
24 Istri Rahasia Bab 24
25 Istri Rahasia Bab 25
26 Istri Rahasia Bab 26
27 Istri Rahasia Bab 27
28 Istri Rahasia Bab 28
29 Istri Rahasia Bab 29
30 Istri Rahasia Bab 30
31 Istri Rahasia Bab 31
32 Istri Rahasia Bab 32
33 Istri Rahasia Bab 33
34 Istri Rahasia Bab 34
35 Istri Rahasia Bab 35
36 Istri Rahasia Bab 36
37 Istri Rahasia Bab 37
38 Istri Rahasia Bab 38
39 Istri Rahasia Bab 39
40 Istri Rahasia Bab 40
41 Istri Rahasia Bab 41
42 Istri Rahasia Bab 42
43 Istri Rahasia Bab 43
44 Istri Rahasia Bab 44
45 Istri Rahasia Bab 45
46 Istri Rahasia Bab 46
47 Istri Rahasia Bab 47
48 Istri Rahasia Bab 48
49 Istri Rahasia Bab 49
50 Istri Rahasia Bab 50
51 Istri Rahasia Bab 51
52 Istri Rahasia Bab 52
53 Istri Rahasia Bab 53
54 Istri Rahasia Bab 54
55 Istri Rahasia Bab 55
56 Istri Rahasia Bab 56
57 Istri Rahasia Bab 57
58 Istri Rahasia Bab 58
59 Istri Rahasia Bab 59
60 Istri Rahasia Bab 60
61 Istri Rahasia Bab 61
62 Istri Rahasia Bab 62
63 Istri Rahasia Bab 63
64 Istri Rahasia Bab 64
65 Istri Rahasia Bab 65
66 Istri Rahasia Bab 66
67 Istri Rahasia Bab 67
68 Istri Rahasia Bab 68
69 Istri Rahasia Bab 69
70 Istri Rahasia Bab 70
71 Istri Rahasia Bab 71
72 Istri Rahasia Bab 72
73 Istri Rahasia Bab 73
74 Istri Rahasia Bab 74
75 Istri Rahasia Bab 75
76 Istri Rahasia Bab 76
77 Istri Rahasia Bab 77
78 Istri Rahasia Bab 78
79 Istri Rahasia Bab 79
80 Istri Rahasia Bab 80
81 Istri Rahasia Bab 81
82 Istri Rahasia Bab 82
83 Istri Rahasia Bab 83
84 Istri Rahasia Bab 84
85 Istri Rahasia Bab 85
86 Istri Rahasia Bab 86
87 Istri Rahasia Bab 87
88 Istri Rahasia Bab 88
89 Istri Rahasia Bab 89
90 Istri Rahasia Bab 90
91 Istri Rahasia Bab 91
92 Istri Rahasia Bab 92
93 Istri Rahasia Bab 93
94 Istri Rahasia Bab 94
95 Istri Rahasia Bab 95
96 Istri Rahasia Bab 96
97 Istri Rahasia Bab 97
98 Istri Rahasia Bab 98
99 Istri Rahasia Bab 99
100 Istri Rahasia Bab 100
101 Istri Rahasia Bab 101
102 Istri Rahasia Bab 102
103 Istri Rahasia Bab 103
104 Istri Rahasia Bab 104
105 Istri Rahasia Bab 105
106 Istri Rahasia Bab 106
107 Istri Rahasia Bab 107
108 Istri Rahasia Bab 108
109 Istri Rahasia Bab 109
110 Istri Rahasia Bab 110
111 Istri Rahasia Bab 111
112 Istri Rahasia Bab 112
113 Istri Rahasia Bab 113
114 Istri Rahasia Bab 114
115 Istri Rahasia Bab 115
116 Istri Rahasia Bab 116
117 Istri Rahasia Bab 117
118 Istri Rahasia Bab 118
119 Istri Rahasia Bab 119
120 Istri Rahasia Bab 120
121 Istri Rahasia Bab 121
122 Istri Rahasia Bab 122
123 Istri Rahasia Bab 123
124 Istri Rahasia Bab 124
125 Istri Rahasia Bab 125
126 Istri Rahasia Bab 126
127 Istri Rahasia Bab 127
128 Istri Rahasia Bab 128
129 Istri Rahasia Bab 129
130 Istri Rahasia Bab 130
131 Istri Rahasia Bab 131
132 Istri Rahasia Bab 132
133 Istri Rahasia Bab 133
134 Istri Rahasia Bab 134
135 Istri Rahasia Bab 135
136 Istri Rahasia Bab 136
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Istri Rahasia Bab 1
2
Istri Rahasia Bab 2
3
Istri Rahasia Bab 3
4
Istri Rahasia Bab 4
5
Istri Rahasia Bab 5
6
Istri Rahasia Bab 6
7
Istri Rahasia Bab 7
8
Istri Rahasia bab 8
9
Istri Rahasia Bab 9
10
Istri Rahasia Bab 10
11
Istri Rahasia Bab 11
12
Istri Rahasia Bab 12
13
Istri Rahasia Bab 13
14
Istri Rahasia Bab 14
15
Istri Rahasia Bab 15
16
Istri Rahasia Bab 16
17
Istri Rahasia Bab 17
18
Istri Rahasia Bab 18
19
Istri Rahasia Bab 19
20
Istri Rahasia Bab 20
21
Istri Rahasia Bab 21
22
Istri Rahasia Bab 22
23
Istri Rahasia Bab 23
24
Istri Rahasia Bab 24
25
Istri Rahasia Bab 25
26
Istri Rahasia Bab 26
27
Istri Rahasia Bab 27
28
Istri Rahasia Bab 28
29
Istri Rahasia Bab 29
30
Istri Rahasia Bab 30
31
Istri Rahasia Bab 31
32
Istri Rahasia Bab 32
33
Istri Rahasia Bab 33
34
Istri Rahasia Bab 34
35
Istri Rahasia Bab 35
36
Istri Rahasia Bab 36
37
Istri Rahasia Bab 37
38
Istri Rahasia Bab 38
39
Istri Rahasia Bab 39
40
Istri Rahasia Bab 40
41
Istri Rahasia Bab 41
42
Istri Rahasia Bab 42
43
Istri Rahasia Bab 43
44
Istri Rahasia Bab 44
45
Istri Rahasia Bab 45
46
Istri Rahasia Bab 46
47
Istri Rahasia Bab 47
48
Istri Rahasia Bab 48
49
Istri Rahasia Bab 49
50
Istri Rahasia Bab 50
51
Istri Rahasia Bab 51
52
Istri Rahasia Bab 52
53
Istri Rahasia Bab 53
54
Istri Rahasia Bab 54
55
Istri Rahasia Bab 55
56
Istri Rahasia Bab 56
57
Istri Rahasia Bab 57
58
Istri Rahasia Bab 58
59
Istri Rahasia Bab 59
60
Istri Rahasia Bab 60
61
Istri Rahasia Bab 61
62
Istri Rahasia Bab 62
63
Istri Rahasia Bab 63
64
Istri Rahasia Bab 64
65
Istri Rahasia Bab 65
66
Istri Rahasia Bab 66
67
Istri Rahasia Bab 67
68
Istri Rahasia Bab 68
69
Istri Rahasia Bab 69
70
Istri Rahasia Bab 70
71
Istri Rahasia Bab 71
72
Istri Rahasia Bab 72
73
Istri Rahasia Bab 73
74
Istri Rahasia Bab 74
75
Istri Rahasia Bab 75
76
Istri Rahasia Bab 76
77
Istri Rahasia Bab 77
78
Istri Rahasia Bab 78
79
Istri Rahasia Bab 79
80
Istri Rahasia Bab 80
81
Istri Rahasia Bab 81
82
Istri Rahasia Bab 82
83
Istri Rahasia Bab 83
84
Istri Rahasia Bab 84
85
Istri Rahasia Bab 85
86
Istri Rahasia Bab 86
87
Istri Rahasia Bab 87
88
Istri Rahasia Bab 88
89
Istri Rahasia Bab 89
90
Istri Rahasia Bab 90
91
Istri Rahasia Bab 91
92
Istri Rahasia Bab 92
93
Istri Rahasia Bab 93
94
Istri Rahasia Bab 94
95
Istri Rahasia Bab 95
96
Istri Rahasia Bab 96
97
Istri Rahasia Bab 97
98
Istri Rahasia Bab 98
99
Istri Rahasia Bab 99
100
Istri Rahasia Bab 100
101
Istri Rahasia Bab 101
102
Istri Rahasia Bab 102
103
Istri Rahasia Bab 103
104
Istri Rahasia Bab 104
105
Istri Rahasia Bab 105
106
Istri Rahasia Bab 106
107
Istri Rahasia Bab 107
108
Istri Rahasia Bab 108
109
Istri Rahasia Bab 109
110
Istri Rahasia Bab 110
111
Istri Rahasia Bab 111
112
Istri Rahasia Bab 112
113
Istri Rahasia Bab 113
114
Istri Rahasia Bab 114
115
Istri Rahasia Bab 115
116
Istri Rahasia Bab 116
117
Istri Rahasia Bab 117
118
Istri Rahasia Bab 118
119
Istri Rahasia Bab 119
120
Istri Rahasia Bab 120
121
Istri Rahasia Bab 121
122
Istri Rahasia Bab 122
123
Istri Rahasia Bab 123
124
Istri Rahasia Bab 124
125
Istri Rahasia Bab 125
126
Istri Rahasia Bab 126
127
Istri Rahasia Bab 127
128
Istri Rahasia Bab 128
129
Istri Rahasia Bab 129
130
Istri Rahasia Bab 130
131
Istri Rahasia Bab 131
132
Istri Rahasia Bab 132
133
Istri Rahasia Bab 133
134
Istri Rahasia Bab 134
135
Istri Rahasia Bab 135
136
Istri Rahasia Bab 136

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!