Istri Rahasia Bab 14

Di kamar terdepan, Ki Jabaya alias Abay menerima kehadiran Rodi yang duduk dengan sikap gelisah.

"Tenang saja, tak perlu takut!" Ki Jabaya tersenyum.

"Aku tak takut, cuma merasa apa ini benar atau tidak!" jawab Rodi dan dia menatap Ki Jabaya.

Rodi mengawasi Ki Jabaya yang wajahnya terlihat kaku dengan jenggot kambing dua warna hitam dan putih. Tetapi dia merasa curiga dengan sorot mata Ki Jabaya.

"Tentu saja benar. Apa Abay tak bilang, aku bisa bantu kesulitan ekonomi tanpa harus memberikan tumbal?"

"Ya, dia bilang itu. Tetapi apa Ki Jabaya ini Abay sendiri?"

Untung Abay memakai topeng. Jadi wajah kagetnya tak terlihat Rodi. Karena itu di mata Rodi, dia terlihat tenang-tenang saja.

Ki Jabaya alias Abay pun tersenyum.

"Apa aku benar Bang Abay?" desak Rodi.

"Hahaha, aku adalah aku. Abay ya Abay!" Ki Jabaya tak mengaku.

"Tetapi sorot mata kalian sama!"

"Oh, kamu bukan orang pertama yang bilang seperti itu!" Ki Jabaya cepat membantah. Tetapi dalam hatinya, dia mengakui kalau Rodi sangat cermat dan teliti.

"Seperti itu. Berarti aku salah menebak, maaf!"

"Ya, tak masalah."

Rodi lalu membungkam, tetapi matanya berkeliling melihat isi kamar. Saat ini dia duduk bersila di depan Ki Jabaya terpisah meja kecil yang penuh barang di atasnya.

Di atas meja tak hanya terdapat patung ular dari emas, tetapi juga ada tiga mangkok dengan dua mangkok berisi cairan merah pekat, satunya terlihat kosong. Lalu ada juga jarum emas di atas selembar kain putih.

Selain meja, di kamar juga terdapat kasur lantai dengan seprai putih cukup untuk satu orang. Sisanya tak ada lagi, hanya terlihat kain hitam yang menutupi hampir seluruh ruangan kamar. Tetapi kain hitam itu tergantung setengah saja, masih terlihat sebagian tembok kamar yang dicat warna putih.

"Mari kita mulai!"

"Mulai apa?" tanya Rodi.

"Ritual memanggil Nyi Malini."

"Siapa Nyi Malini itu?' Rodi bertanya lagi.

"Dia yang akan memberikanmu kekayaan. Dia juga yang akan memilihkan istri untukmu!"

"Tapi aku sudah punya istri!" sahut Rodi.

"Ini istri yang lain. Istri rahasia bagimu."

"Tunggu, Abay bilang...."

"Apa yang dia bilang?" tanya Ki Jabaya cepat.

"Aku boleh memilih, sekali meminta kekayaan atau mau selamanya."

"Oh, ya... aku lupa beri keterangan itu!" Ki Jabaya membenarkan.

"Apa keuntungan jika aku memilih pertolongan yang cukup sekali itu dan apa kerugiannya?" tanya Rodi.

"Keuntungannya, kamu hanya bisa minta sekali dan tak ada kerugian apapun! Aku sarankan, kamu minta yang selamanya saja. Karena tak akan merugi dirimu!"

"Kenapa bisa seperti itu?" Rodi mau tahu.

"Aku tegaskan, tak ada tumbal!" jawab Ki Jabaya, tetapi isi hatinya berkata lain. "Hehehe, tetapi kalau Nyi Malini yang minta itu bukan salahku. Tak ada tumbal itu hanya perkataan bohongku belaka!"

Tentu saja Rodi tak mendengar isi hati Ki Jabaya.

"Jadi tak perlu ragu. Kamu cukup minum saja isi dua mangkok ini dan kucurkan sedikit darah ke dalam mangkok kosong." Ki Jabaya geser dua mangkok berisi cairan merah ke dekat Rodi.

"Cairan apa ini?" tanya Rodi.

"Darah ular kobra. Bagus untuk kesehatanmu dan juga ini syaratnya. Aku percaya kamu bukan orang yang penakut? Sayang sekali, kalau kamu tolak hal ini, kamu tak akan bisa dapat uang mudah. Kamu sudah ada di tengah jalan, hanya seorang penakut saja yang kembali pulang!" seru Ki Jabaya memprovokasi Rodi dengan penekanan kata penakut.

Rodi pria yang besar di jalan. Dia tentu saja tak merasa takut kalau hanya disuruh meminum darah ular.

Tanpa ragu, kedua mangkok berisi darah ular kobra itu diminum Rodi. Tetapi dia tak tahu, di dalam mangkok sudah diberikan obat.

"Nah, kucurkan tiga tetes darahmu!" Ki Jabaya ambil jarum emas dan berikan ke Rodi.

Tanpa rasa takut, Rodi tusuk jarinya dengan ujung jarum yang tajam. Tiga tetes darah pun dikucurkan ke dalam mangkok kosong.

"Bagus. Sekarang kamu tidur di sana dan tunggu kehadiran Nyi Malini berserta istri rahasiamu. Saat itulah, kamu bisa meminta pada Nyi Malini." Ki Jabaya berdiri.

Rodi juga ikut berdiri, tetapi saat dia berdiri rasanya kamar dilanda gempa. Tubuhnya bergoyang dan kepalanya terasa pusing. Tetapi anehnya, napasnya memburu dengan wajah memerah.

Ki Jabaya tertawa kecil, lalu keluar dari dalam kamar. Pintu dikunci dari luar.

Rodi pun pergi menuju ke kasur. Dia baringkan tubuhnya. Tetapi dia sama sekali tak bisa tidur, karena tubuhnya terasa sangat panas. Tanpa dia sadari, seluruh pakaian pun telah terlepas.

"Ah, panas! Aku mau... aku mau...." desis Rodi.

Mendadak, kedua mata Rodi terbelalak. Di depannya muncul dua wanita cantik. Satu wanita memakai mahkota dengan gaun sutra hitam yang tipis, hingga lekuk tubuh terpampang nyata. Satu lagi seorang wanita yang tersipu malu-malu.

"Garini, temui suamimu!"

Garini, si wanita yang tersipu malu itu menjerit kecil karena Nyi Malini mendorong dirinya jatuh ke dalam pelukan Rodi.

Rodi tertawa terbahak-bahak, lalu tanpa merasa malu dia ciumi wajah Garini.

Nyi Malini lalu berjalan dan duduk di tempat Ki Jabaya duduk tadi. Dia saksikan pergulatan Rodi dan Garini tanpa rasa jijik dan malu.

Tetapi Nyi Malini tak lama-lama menonton. Setelah dia mengisi mangkok kosong yang berisi darah Rodi, dia pun pergi. Darah Rodi pun bercampur dengan darah Nyi Malini di dalam mangkok kosong itu.

Rodi yang terbuai kehangatan tubuh Garini sama sekali tak menyangka, bukan manusia yang bersamanya. Tetapi ular yang membelit tubuhnya dan yang balas menciumi dirinya.

Namun ketika semuanya usai, Rodi yang kelelahan kembali melihat Garini sebagai wanita nan cantik jelita.

Rodi terbaring lemah di atas kasur. Dia tak tahu berapa lama waktu yang telah dihabiskan untuk melayani dan dilayani Garini. Tetapi yang dia rasakan, pengalaman bersama Garini ini sangat nikmat dan berbeda jauh saat dia bersama istri tercintanya.

Dalam hatinya, Rodi telah memutuskan kalau dia mau selamanya bersama Garini.

Garini sendiri masih terlihat bugar. Di bawah tatapan mata Rodi, dia berjalan ke arah meja mengambil mangkok berisi campuran darah Rodi dan Nyi Malini.

Lalu Garini kembali dan menyuruh Rodi bangun duduk.

"Minumlah!" Garini sodorkan mangkok.

Rodi tak lagi bertanya, dia minum habis cairan di dalam mangkok. Kemudian, dia lempar mangkok itu dan menarik tubuh Garini. Tenaganya telah kembali dan dia mau sekali lagi bertukar keringat dengan Garini.

"Sudah, Sayang!" Garini mendorong pergi tubuh Rodi.

"Oh, sudah jam berapa ini?" tanya Rodi.

"Yang pasti sudah malam. Apa kamu tak dengar suara binatang malam?" tanya Garini.

Rodi mendengar. Telinganya menangkap suara tokek yang kencang.

"Sekarang dengarkan!" Garini memasang wajah kaku. Kecantikan paras dan manis senyumnya menghilang.

Terpopuler

Comments

Isnaaja

Isnaaja

obat apa ya?

2025-02-17

0

Adinda

Adinda

rodi pengen nambah🤣

2022-06-17

2

Katrisnani Dilaningtyas

Katrisnani Dilaningtyas

Semangat Thor 👍

2022-06-17

1

lihat semua
Episodes
1 Istri Rahasia Bab 1
2 Istri Rahasia Bab 2
3 Istri Rahasia Bab 3
4 Istri Rahasia Bab 4
5 Istri Rahasia Bab 5
6 Istri Rahasia Bab 6
7 Istri Rahasia Bab 7
8 Istri Rahasia bab 8
9 Istri Rahasia Bab 9
10 Istri Rahasia Bab 10
11 Istri Rahasia Bab 11
12 Istri Rahasia Bab 12
13 Istri Rahasia Bab 13
14 Istri Rahasia Bab 14
15 Istri Rahasia Bab 15
16 Istri Rahasia Bab 16
17 Istri Rahasia Bab 17
18 Istri Rahasia Bab 18
19 Istri Rahasia Bab 19
20 Istri Rahasia Bab 20
21 Istri Rahasia Bab 21
22 Istri Rahasia Bab 22
23 Istri Rahasia Bab 23
24 Istri Rahasia Bab 24
25 Istri Rahasia Bab 25
26 Istri Rahasia Bab 26
27 Istri Rahasia Bab 27
28 Istri Rahasia Bab 28
29 Istri Rahasia Bab 29
30 Istri Rahasia Bab 30
31 Istri Rahasia Bab 31
32 Istri Rahasia Bab 32
33 Istri Rahasia Bab 33
34 Istri Rahasia Bab 34
35 Istri Rahasia Bab 35
36 Istri Rahasia Bab 36
37 Istri Rahasia Bab 37
38 Istri Rahasia Bab 38
39 Istri Rahasia Bab 39
40 Istri Rahasia Bab 40
41 Istri Rahasia Bab 41
42 Istri Rahasia Bab 42
43 Istri Rahasia Bab 43
44 Istri Rahasia Bab 44
45 Istri Rahasia Bab 45
46 Istri Rahasia Bab 46
47 Istri Rahasia Bab 47
48 Istri Rahasia Bab 48
49 Istri Rahasia Bab 49
50 Istri Rahasia Bab 50
51 Istri Rahasia Bab 51
52 Istri Rahasia Bab 52
53 Istri Rahasia Bab 53
54 Istri Rahasia Bab 54
55 Istri Rahasia Bab 55
56 Istri Rahasia Bab 56
57 Istri Rahasia Bab 57
58 Istri Rahasia Bab 58
59 Istri Rahasia Bab 59
60 Istri Rahasia Bab 60
61 Istri Rahasia Bab 61
62 Istri Rahasia Bab 62
63 Istri Rahasia Bab 63
64 Istri Rahasia Bab 64
65 Istri Rahasia Bab 65
66 Istri Rahasia Bab 66
67 Istri Rahasia Bab 67
68 Istri Rahasia Bab 68
69 Istri Rahasia Bab 69
70 Istri Rahasia Bab 70
71 Istri Rahasia Bab 71
72 Istri Rahasia Bab 72
73 Istri Rahasia Bab 73
74 Istri Rahasia Bab 74
75 Istri Rahasia Bab 75
76 Istri Rahasia Bab 76
77 Istri Rahasia Bab 77
78 Istri Rahasia Bab 78
79 Istri Rahasia Bab 79
80 Istri Rahasia Bab 80
81 Istri Rahasia Bab 81
82 Istri Rahasia Bab 82
83 Istri Rahasia Bab 83
84 Istri Rahasia Bab 84
85 Istri Rahasia Bab 85
86 Istri Rahasia Bab 86
87 Istri Rahasia Bab 87
88 Istri Rahasia Bab 88
89 Istri Rahasia Bab 89
90 Istri Rahasia Bab 90
91 Istri Rahasia Bab 91
92 Istri Rahasia Bab 92
93 Istri Rahasia Bab 93
94 Istri Rahasia Bab 94
95 Istri Rahasia Bab 95
96 Istri Rahasia Bab 96
97 Istri Rahasia Bab 97
98 Istri Rahasia Bab 98
99 Istri Rahasia Bab 99
100 Istri Rahasia Bab 100
101 Istri Rahasia Bab 101
102 Istri Rahasia Bab 102
103 Istri Rahasia Bab 103
104 Istri Rahasia Bab 104
105 Istri Rahasia Bab 105
106 Istri Rahasia Bab 106
107 Istri Rahasia Bab 107
108 Istri Rahasia Bab 108
109 Istri Rahasia Bab 109
110 Istri Rahasia Bab 110
111 Istri Rahasia Bab 111
112 Istri Rahasia Bab 112
113 Istri Rahasia Bab 113
114 Istri Rahasia Bab 114
115 Istri Rahasia Bab 115
116 Istri Rahasia Bab 116
117 Istri Rahasia Bab 117
118 Istri Rahasia Bab 118
119 Istri Rahasia Bab 119
120 Istri Rahasia Bab 120
121 Istri Rahasia Bab 121
122 Istri Rahasia Bab 122
123 Istri Rahasia Bab 123
124 Istri Rahasia Bab 124
125 Istri Rahasia Bab 125
126 Istri Rahasia Bab 126
127 Istri Rahasia Bab 127
128 Istri Rahasia Bab 128
129 Istri Rahasia Bab 129
130 Istri Rahasia Bab 130
131 Istri Rahasia Bab 131
132 Istri Rahasia Bab 132
133 Istri Rahasia Bab 133
134 Istri Rahasia Bab 134
135 Istri Rahasia Bab 135
136 Istri Rahasia Bab 136
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Istri Rahasia Bab 1
2
Istri Rahasia Bab 2
3
Istri Rahasia Bab 3
4
Istri Rahasia Bab 4
5
Istri Rahasia Bab 5
6
Istri Rahasia Bab 6
7
Istri Rahasia Bab 7
8
Istri Rahasia bab 8
9
Istri Rahasia Bab 9
10
Istri Rahasia Bab 10
11
Istri Rahasia Bab 11
12
Istri Rahasia Bab 12
13
Istri Rahasia Bab 13
14
Istri Rahasia Bab 14
15
Istri Rahasia Bab 15
16
Istri Rahasia Bab 16
17
Istri Rahasia Bab 17
18
Istri Rahasia Bab 18
19
Istri Rahasia Bab 19
20
Istri Rahasia Bab 20
21
Istri Rahasia Bab 21
22
Istri Rahasia Bab 22
23
Istri Rahasia Bab 23
24
Istri Rahasia Bab 24
25
Istri Rahasia Bab 25
26
Istri Rahasia Bab 26
27
Istri Rahasia Bab 27
28
Istri Rahasia Bab 28
29
Istri Rahasia Bab 29
30
Istri Rahasia Bab 30
31
Istri Rahasia Bab 31
32
Istri Rahasia Bab 32
33
Istri Rahasia Bab 33
34
Istri Rahasia Bab 34
35
Istri Rahasia Bab 35
36
Istri Rahasia Bab 36
37
Istri Rahasia Bab 37
38
Istri Rahasia Bab 38
39
Istri Rahasia Bab 39
40
Istri Rahasia Bab 40
41
Istri Rahasia Bab 41
42
Istri Rahasia Bab 42
43
Istri Rahasia Bab 43
44
Istri Rahasia Bab 44
45
Istri Rahasia Bab 45
46
Istri Rahasia Bab 46
47
Istri Rahasia Bab 47
48
Istri Rahasia Bab 48
49
Istri Rahasia Bab 49
50
Istri Rahasia Bab 50
51
Istri Rahasia Bab 51
52
Istri Rahasia Bab 52
53
Istri Rahasia Bab 53
54
Istri Rahasia Bab 54
55
Istri Rahasia Bab 55
56
Istri Rahasia Bab 56
57
Istri Rahasia Bab 57
58
Istri Rahasia Bab 58
59
Istri Rahasia Bab 59
60
Istri Rahasia Bab 60
61
Istri Rahasia Bab 61
62
Istri Rahasia Bab 62
63
Istri Rahasia Bab 63
64
Istri Rahasia Bab 64
65
Istri Rahasia Bab 65
66
Istri Rahasia Bab 66
67
Istri Rahasia Bab 67
68
Istri Rahasia Bab 68
69
Istri Rahasia Bab 69
70
Istri Rahasia Bab 70
71
Istri Rahasia Bab 71
72
Istri Rahasia Bab 72
73
Istri Rahasia Bab 73
74
Istri Rahasia Bab 74
75
Istri Rahasia Bab 75
76
Istri Rahasia Bab 76
77
Istri Rahasia Bab 77
78
Istri Rahasia Bab 78
79
Istri Rahasia Bab 79
80
Istri Rahasia Bab 80
81
Istri Rahasia Bab 81
82
Istri Rahasia Bab 82
83
Istri Rahasia Bab 83
84
Istri Rahasia Bab 84
85
Istri Rahasia Bab 85
86
Istri Rahasia Bab 86
87
Istri Rahasia Bab 87
88
Istri Rahasia Bab 88
89
Istri Rahasia Bab 89
90
Istri Rahasia Bab 90
91
Istri Rahasia Bab 91
92
Istri Rahasia Bab 92
93
Istri Rahasia Bab 93
94
Istri Rahasia Bab 94
95
Istri Rahasia Bab 95
96
Istri Rahasia Bab 96
97
Istri Rahasia Bab 97
98
Istri Rahasia Bab 98
99
Istri Rahasia Bab 99
100
Istri Rahasia Bab 100
101
Istri Rahasia Bab 101
102
Istri Rahasia Bab 102
103
Istri Rahasia Bab 103
104
Istri Rahasia Bab 104
105
Istri Rahasia Bab 105
106
Istri Rahasia Bab 106
107
Istri Rahasia Bab 107
108
Istri Rahasia Bab 108
109
Istri Rahasia Bab 109
110
Istri Rahasia Bab 110
111
Istri Rahasia Bab 111
112
Istri Rahasia Bab 112
113
Istri Rahasia Bab 113
114
Istri Rahasia Bab 114
115
Istri Rahasia Bab 115
116
Istri Rahasia Bab 116
117
Istri Rahasia Bab 117
118
Istri Rahasia Bab 118
119
Istri Rahasia Bab 119
120
Istri Rahasia Bab 120
121
Istri Rahasia Bab 121
122
Istri Rahasia Bab 122
123
Istri Rahasia Bab 123
124
Istri Rahasia Bab 124
125
Istri Rahasia Bab 125
126
Istri Rahasia Bab 126
127
Istri Rahasia Bab 127
128
Istri Rahasia Bab 128
129
Istri Rahasia Bab 129
130
Istri Rahasia Bab 130
131
Istri Rahasia Bab 131
132
Istri Rahasia Bab 132
133
Istri Rahasia Bab 133
134
Istri Rahasia Bab 134
135
Istri Rahasia Bab 135
136
Istri Rahasia Bab 136

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!