Istri Rahasia Bab 9

Rumah dengan cat warna biru laut itu berukuran kecil. Tetapi sudah cukup bagi Abay dan Dina.

Saat itu waktu ashar baru saja datang. Abay dan Dina telah tiba di Jakarta. Truk yang ditumpangi menurunkan Abay dan Dina di pinggiran ibukota sebelah timur.

Karena tak tahu arah dan tujuan, Abay membawa Dina berjalan tak tentu arah. Dia baru berhenti ketika melihat ada sebuah rumah mungil yang diberi pengumuman dikontrakkan.

Abay berpikir dia butuh tempat tinggal. Tak mungkin dia dan Dina tinggal di jalan. Apalagi dia punya emas dan uang, masalah biaya sewa kontrakan bukan masalah.

Ternyata pemilik rumah yang disewakan itu tepat berada di sebelah. Tanpa tawar menawar, Abay setuju dengan harga sewa setahun. Kunci rumah diberikan, tetapi timbul masalah lain.

Tak ada barang yang dibawa Abay seperti kasur, lemari pakaian dan lainnya. Dia dan Dina pun tak membawa pakaian ganti.

"Bu Ima, aku minta tolong boleh kan?" tanya Abay.

"Tolong apa ya Kang Abay?" tanya Ima perempuan berusia setengah abad yang juga pemilik dari rumah.

"Aku mau titip Dina. Mau belanja barang yang dibutuhkan! Mumpung belum terlalu malam."

"Oh, boleh. Bawa sini Kang! Biar nanti Dina dimandikan dan pakai baju cucuku dulu!"

"Terima kasih ya, Bu!" Abay berikan Dina ke tangan Ima.

"Kita kan harus saling membantu Kang. Apalagi Kang Abay juga sudah membantu dengan menyewa rumah ini. Tetapi maaf ya, Kang... aku tak bisa mengurangi harga uang sewa karena lagi butuh uang! Sejujurnya, hati ini terenyuh mendengar cerita Kang Abay!" Ima menatap kasihan Abay.

Sebelumnya Abay berkata bohong pada Ima. Dia karang cerita, kalau dirinya dan Dina itu diusir dari rumah di kampung. Tak boleh bawa barang sedikit pun. Beruntung diijinkan bawa uang dan perhiasan sebagai ongkos jalan.

Karena itu Abay putuskan membawa Dina ke kota besar saja. Syukur-syukur kehidupan masa depan akan menjadi masa kebaikan dan kejayaan, hingga menjadi kaya raya. Dia juga bercerita, kalau Dina sudah tak punya ibu lagi.

Sebab cerita itulah Ima ijinkan rumahnya disewa dan dihuni Abay dan Dina. Apalagi dilihatnya Dina tak takut dengan Abay. Jadi kecurigaan Abay penculik itu tak beralasan.

Di sisi lain, kalau Abay penculik bayi mana mungkin mau tinggal di pemukiman padat. Satu lagi, Abay mempunyai bukti foto dirinya dengan Dina.

Foto itu dibuat di saat Dina ulang tahun pertama yang lalu dicetak dan disimpan Abay selama ini. Peristiwa itu terjadi sebelum Endah putuskan meninggalkan Abay.

Abay pun dengan tenang berjalan pergi membeli barang-barang untuk memenuhi rumahnya yang baru.

*

Malam telah tiba.

Suara kentongan di tiang listrik terdengar satu kali. Tetapi telinga Abay yang tidur memeluk Dina mendengar ada yang memanggil namanya berkali-kali.

Abay terbangun. Dia melihat Dina sejenak, lalu turun dari ranjang.

Dengan langkah sepelan mungkin dan tak menimbulkan suara yang berpotensi membuat Dina terbangun, Abay telah berada di balik pintu.

Pintu dibuka, lalu Abay keluar dari kamar. Dengan hati-hati pintu pun ditutup. Setelahnya langkah kaki pun mengarah ke kamar sebelah.

Meski rumah yang disewa Abay mungil, namun memilik tiga kamar. Dua kamar bersebelahan dengan ukuran sama besar, kamar terakhir berada di belakang di dekat dapur dan lebih kecil luasnya.

Barang yang dibeli Abay untuk mengisi rumah belum dibilang lengkap, masih ada beberapa yang belum sempat dibelinya. Tetapi dia telah meminta tolong pada Ima untuk dibelikan besok.

Tetapi Abay tak lupa membeli ranjang yang lain. Satu ranjang untuk dia tidur bersama Dina, satu lagi ranjang untuknya bertemu Nyi Malini secara rahasia.

Begitu pintu kamar kedua terbuka, Abay melihat Nyi Malini tidur menyamping dengan satu kaki terangkat menekuk di atas kasur.

Walau ini bukan pertemuan yang pertama. Tetap saja Abay menelan ludah melihat betapa mulusnya kaki Nyi Malini. Belum lagi lekuk tubuh Nyi Malini yang terlihat jelas akibat pakaian transparan yang dipakai.

Ingin rasanya Abay segera melompat ke atas kasur. Tetapi dia melihat kode tangan Nyi Malini yang menunjuk ke arah lantai.

"Berlutut!"

Abay tak membantah.

Suasana mendadak hening dan sepi. Kecuali sepasang mata tajam Nyi Malini yang bentrok dengan mata menyorot patuh Abay yang tersaji di kamar.

Suara gemericik terdengar. Nyi Malini bergerak berganti posisi. Dari tidur menyamping, kini duduk di tepi ranjang.

Abay melihat betapa anggunnya Nyi Malini, selain itu juga terlihat sangat seksi menggoda, karena posisi duduk Nyi Malini itu terkesan menantang.

"Abay, aku telah penuhi janjiku padamu. Kamu tahu kan?" tanya Nyi Malini membuka percakapan.

"Meski aku tak melihat, tapi aku percaya Nyi telah membalaskan dendam hatiku pada Idang dan Endah!" jawab Abay tanpa ragu.

"Hihihi, kamu benar! Aku suruh Garini menjadi algojo bagi Idang. Sementara aku sendiri menjadi iblis maut bagi istrimu dan lelaki tua di rumah yang sama."

"Oh, apa Pak Entis meninggal?" tanya Abay kaget setengah mati.

"Tentu saja! Jadi aku telah menerima tumbal dan memberikan jalan pulang bagi dua nyawa yang tak ada kaitannya dengan perjanjian cinta kita dan pengabdian dirimu. Hanya saja, aku memberikan pengecualian, jika kamu merasa ada musuh dan ingin menghukumnya, aku siap sedia. Kamu tahu kenapa?"

"Ya, karena aku manusia pertama bagimu!" seru Abay yakin.

"Kamu betul! Malam ini mari kita berbicara. Duduk sini!" Nyi Malini tepuk kasur di sebelah kirinya.

Abay bangkit dari berlutut, lalu berjalan ke arah yang diperintahkan Nyi Malini. Baru saja dia duduk, tangan Nyi Malini seperti ular yang membelit pinggangnya.

Ada aroma yang merangsang masuk ke lubang hidung Abay, karena tubuh Nyi Malini telah menempel padanya.

"Yang mau aku bicarakan padamu itu...."

"Apa Nyi?" tanya Abay tak sabar.

"Aku membutuhkan tumbal lagi darimu!"

"Bukannya aku sudah berikan Endah, Nyi?" tanya Abay kaget.

"Mana cukup Sayang! Kamu telah berikan aku kenikmatan mendapatkan tumbal. Jadi aku bisa punya budak manusia di kerajaanku. Kalau hanya Endah seorang, mana sanggup dia bekerja untuk melayani diriku dan anak buahku. Karena itu aku meminta tumbal lagi darimu!'

"Tapi...."

"Tak ada kata tapi!" bentak Nyi Malini sambil jauhkan tubuhnya dari Abay.

Mata Nyi Malini melotot besar. Hawa amarahnya berkobar.

Melihat kemarahan Nyi Malini, hati Abay dipenuhi rasa takut yang sangat hebat.

"Aku memberikan dua pilihan padamu. Berikan aku tumbal atau dirimu mati dikerubuti ular yang banyak saat ini juga!" Nyi Malini menunjuk ke arah lantai kamar.

Dalam penglihatan Abay, lantai kamar merekah dan keluar ular yang jumlahnya tak bisa dihitung. Di dalam kamar terbentuk piramida ular.

Keringat dingin Abay mengucur deras.

Terpopuler

Comments

Elisanoor

Elisanoor

Nah kan, setan ga bkl ada puas nya,Jgn pernah bersekutu dengan setan

2023-09-22

0

Katrisnani Dilaningtyas

Katrisnani Dilaningtyas

Lanjut

2022-06-17

1

Adinda

Adinda

di tunggu lanjutannya

2022-06-13

1

lihat semua
Episodes
1 Istri Rahasia Bab 1
2 Istri Rahasia Bab 2
3 Istri Rahasia Bab 3
4 Istri Rahasia Bab 4
5 Istri Rahasia Bab 5
6 Istri Rahasia Bab 6
7 Istri Rahasia Bab 7
8 Istri Rahasia bab 8
9 Istri Rahasia Bab 9
10 Istri Rahasia Bab 10
11 Istri Rahasia Bab 11
12 Istri Rahasia Bab 12
13 Istri Rahasia Bab 13
14 Istri Rahasia Bab 14
15 Istri Rahasia Bab 15
16 Istri Rahasia Bab 16
17 Istri Rahasia Bab 17
18 Istri Rahasia Bab 18
19 Istri Rahasia Bab 19
20 Istri Rahasia Bab 20
21 Istri Rahasia Bab 21
22 Istri Rahasia Bab 22
23 Istri Rahasia Bab 23
24 Istri Rahasia Bab 24
25 Istri Rahasia Bab 25
26 Istri Rahasia Bab 26
27 Istri Rahasia Bab 27
28 Istri Rahasia Bab 28
29 Istri Rahasia Bab 29
30 Istri Rahasia Bab 30
31 Istri Rahasia Bab 31
32 Istri Rahasia Bab 32
33 Istri Rahasia Bab 33
34 Istri Rahasia Bab 34
35 Istri Rahasia Bab 35
36 Istri Rahasia Bab 36
37 Istri Rahasia Bab 37
38 Istri Rahasia Bab 38
39 Istri Rahasia Bab 39
40 Istri Rahasia Bab 40
41 Istri Rahasia Bab 41
42 Istri Rahasia Bab 42
43 Istri Rahasia Bab 43
44 Istri Rahasia Bab 44
45 Istri Rahasia Bab 45
46 Istri Rahasia Bab 46
47 Istri Rahasia Bab 47
48 Istri Rahasia Bab 48
49 Istri Rahasia Bab 49
50 Istri Rahasia Bab 50
51 Istri Rahasia Bab 51
52 Istri Rahasia Bab 52
53 Istri Rahasia Bab 53
54 Istri Rahasia Bab 54
55 Istri Rahasia Bab 55
56 Istri Rahasia Bab 56
57 Istri Rahasia Bab 57
58 Istri Rahasia Bab 58
59 Istri Rahasia Bab 59
60 Istri Rahasia Bab 60
61 Istri Rahasia Bab 61
62 Istri Rahasia Bab 62
63 Istri Rahasia Bab 63
64 Istri Rahasia Bab 64
65 Istri Rahasia Bab 65
66 Istri Rahasia Bab 66
67 Istri Rahasia Bab 67
68 Istri Rahasia Bab 68
69 Istri Rahasia Bab 69
70 Istri Rahasia Bab 70
71 Istri Rahasia Bab 71
72 Istri Rahasia Bab 72
73 Istri Rahasia Bab 73
74 Istri Rahasia Bab 74
75 Istri Rahasia Bab 75
76 Istri Rahasia Bab 76
77 Istri Rahasia Bab 77
78 Istri Rahasia Bab 78
79 Istri Rahasia Bab 79
80 Istri Rahasia Bab 80
81 Istri Rahasia Bab 81
82 Istri Rahasia Bab 82
83 Istri Rahasia Bab 83
84 Istri Rahasia Bab 84
85 Istri Rahasia Bab 85
86 Istri Rahasia Bab 86
87 Istri Rahasia Bab 87
88 Istri Rahasia Bab 88
89 Istri Rahasia Bab 89
90 Istri Rahasia Bab 90
91 Istri Rahasia Bab 91
92 Istri Rahasia Bab 92
93 Istri Rahasia Bab 93
94 Istri Rahasia Bab 94
95 Istri Rahasia Bab 95
96 Istri Rahasia Bab 96
97 Istri Rahasia Bab 97
98 Istri Rahasia Bab 98
99 Istri Rahasia Bab 99
100 Istri Rahasia Bab 100
101 Istri Rahasia Bab 101
102 Istri Rahasia Bab 102
103 Istri Rahasia Bab 103
104 Istri Rahasia Bab 104
105 Istri Rahasia Bab 105
106 Istri Rahasia Bab 106
107 Istri Rahasia Bab 107
108 Istri Rahasia Bab 108
109 Istri Rahasia Bab 109
110 Istri Rahasia Bab 110
111 Istri Rahasia Bab 111
112 Istri Rahasia Bab 112
113 Istri Rahasia Bab 113
114 Istri Rahasia Bab 114
115 Istri Rahasia Bab 115
116 Istri Rahasia Bab 116
117 Istri Rahasia Bab 117
118 Istri Rahasia Bab 118
119 Istri Rahasia Bab 119
120 Istri Rahasia Bab 120
121 Istri Rahasia Bab 121
122 Istri Rahasia Bab 122
123 Istri Rahasia Bab 123
124 Istri Rahasia Bab 124
125 Istri Rahasia Bab 125
126 Istri Rahasia Bab 126
127 Istri Rahasia Bab 127
128 Istri Rahasia Bab 128
129 Istri Rahasia Bab 129
130 Istri Rahasia Bab 130
131 Istri Rahasia Bab 131
132 Istri Rahasia Bab 132
133 Istri Rahasia Bab 133
134 Istri Rahasia Bab 134
135 Istri Rahasia Bab 135
136 Istri Rahasia Bab 136
Episodes

Updated 136 Episodes

1
Istri Rahasia Bab 1
2
Istri Rahasia Bab 2
3
Istri Rahasia Bab 3
4
Istri Rahasia Bab 4
5
Istri Rahasia Bab 5
6
Istri Rahasia Bab 6
7
Istri Rahasia Bab 7
8
Istri Rahasia bab 8
9
Istri Rahasia Bab 9
10
Istri Rahasia Bab 10
11
Istri Rahasia Bab 11
12
Istri Rahasia Bab 12
13
Istri Rahasia Bab 13
14
Istri Rahasia Bab 14
15
Istri Rahasia Bab 15
16
Istri Rahasia Bab 16
17
Istri Rahasia Bab 17
18
Istri Rahasia Bab 18
19
Istri Rahasia Bab 19
20
Istri Rahasia Bab 20
21
Istri Rahasia Bab 21
22
Istri Rahasia Bab 22
23
Istri Rahasia Bab 23
24
Istri Rahasia Bab 24
25
Istri Rahasia Bab 25
26
Istri Rahasia Bab 26
27
Istri Rahasia Bab 27
28
Istri Rahasia Bab 28
29
Istri Rahasia Bab 29
30
Istri Rahasia Bab 30
31
Istri Rahasia Bab 31
32
Istri Rahasia Bab 32
33
Istri Rahasia Bab 33
34
Istri Rahasia Bab 34
35
Istri Rahasia Bab 35
36
Istri Rahasia Bab 36
37
Istri Rahasia Bab 37
38
Istri Rahasia Bab 38
39
Istri Rahasia Bab 39
40
Istri Rahasia Bab 40
41
Istri Rahasia Bab 41
42
Istri Rahasia Bab 42
43
Istri Rahasia Bab 43
44
Istri Rahasia Bab 44
45
Istri Rahasia Bab 45
46
Istri Rahasia Bab 46
47
Istri Rahasia Bab 47
48
Istri Rahasia Bab 48
49
Istri Rahasia Bab 49
50
Istri Rahasia Bab 50
51
Istri Rahasia Bab 51
52
Istri Rahasia Bab 52
53
Istri Rahasia Bab 53
54
Istri Rahasia Bab 54
55
Istri Rahasia Bab 55
56
Istri Rahasia Bab 56
57
Istri Rahasia Bab 57
58
Istri Rahasia Bab 58
59
Istri Rahasia Bab 59
60
Istri Rahasia Bab 60
61
Istri Rahasia Bab 61
62
Istri Rahasia Bab 62
63
Istri Rahasia Bab 63
64
Istri Rahasia Bab 64
65
Istri Rahasia Bab 65
66
Istri Rahasia Bab 66
67
Istri Rahasia Bab 67
68
Istri Rahasia Bab 68
69
Istri Rahasia Bab 69
70
Istri Rahasia Bab 70
71
Istri Rahasia Bab 71
72
Istri Rahasia Bab 72
73
Istri Rahasia Bab 73
74
Istri Rahasia Bab 74
75
Istri Rahasia Bab 75
76
Istri Rahasia Bab 76
77
Istri Rahasia Bab 77
78
Istri Rahasia Bab 78
79
Istri Rahasia Bab 79
80
Istri Rahasia Bab 80
81
Istri Rahasia Bab 81
82
Istri Rahasia Bab 82
83
Istri Rahasia Bab 83
84
Istri Rahasia Bab 84
85
Istri Rahasia Bab 85
86
Istri Rahasia Bab 86
87
Istri Rahasia Bab 87
88
Istri Rahasia Bab 88
89
Istri Rahasia Bab 89
90
Istri Rahasia Bab 90
91
Istri Rahasia Bab 91
92
Istri Rahasia Bab 92
93
Istri Rahasia Bab 93
94
Istri Rahasia Bab 94
95
Istri Rahasia Bab 95
96
Istri Rahasia Bab 96
97
Istri Rahasia Bab 97
98
Istri Rahasia Bab 98
99
Istri Rahasia Bab 99
100
Istri Rahasia Bab 100
101
Istri Rahasia Bab 101
102
Istri Rahasia Bab 102
103
Istri Rahasia Bab 103
104
Istri Rahasia Bab 104
105
Istri Rahasia Bab 105
106
Istri Rahasia Bab 106
107
Istri Rahasia Bab 107
108
Istri Rahasia Bab 108
109
Istri Rahasia Bab 109
110
Istri Rahasia Bab 110
111
Istri Rahasia Bab 111
112
Istri Rahasia Bab 112
113
Istri Rahasia Bab 113
114
Istri Rahasia Bab 114
115
Istri Rahasia Bab 115
116
Istri Rahasia Bab 116
117
Istri Rahasia Bab 117
118
Istri Rahasia Bab 118
119
Istri Rahasia Bab 119
120
Istri Rahasia Bab 120
121
Istri Rahasia Bab 121
122
Istri Rahasia Bab 122
123
Istri Rahasia Bab 123
124
Istri Rahasia Bab 124
125
Istri Rahasia Bab 125
126
Istri Rahasia Bab 126
127
Istri Rahasia Bab 127
128
Istri Rahasia Bab 128
129
Istri Rahasia Bab 129
130
Istri Rahasia Bab 130
131
Istri Rahasia Bab 131
132
Istri Rahasia Bab 132
133
Istri Rahasia Bab 133
134
Istri Rahasia Bab 134
135
Istri Rahasia Bab 135
136
Istri Rahasia Bab 136

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!