ME AND THE WOLFS: FIRST JOB

Seperti biasa pagi ini aku bangun dan sudah memberi makan binatang ternak. Ya, aku sudah pelihara sepasang ayam hutan. Entah dari mana ayam itu datang. Pagi-pagi aku mendengar kokoknya.

"Apa Zeus meminta kalian?" tanyaku.

Tak ada sahutan. Dua unggas itu mematuk apa saja di tanah. Hewan besar itu datang dari arah tenggara. Zeus mendekatiku.

"My Lord!" sapanya.

"Zeus," sahutku.

"Apa kau sudah sarapan My Lord?" aku mengangguk.

Lalu binatang itu mengajakku untuk mengikutinya. Entah berapa jauh aku berjalan. Hingga pada satu pohon paling tinggi di sana.

"Naiklah dan lihatlah ke arah di mana jebakan itu di buat manusia, My Lord!" titahnya.

Dengan sekuat tenaga, aku menaiki pohon besar itu. Cukup lama untuk sampai pada dahan yang bisa melihat tempat di mana biasa manusia memasang jebakan.

"Tenda? Mereka mendirikan tenda?" gumamku melihat ke arah sana.

Kurang puas dengan apa yang kulihat. Tak hanya tenda tapi sebuah mobil rumah juga terparkir tak jauh dari lokasi tenda. Anjing-anjing diikat dan saling menyalak. Ini masih awal musim semi.

"Mereka mau berburu!" seruku tak percaya.

Aku bergegas turun kembali melalui akar yang menggantung.

"Zeus, para pemburu datang bersama keluarganya?"

"Benar My Lord!" jawab Zeus.

"Mereka akan masuk melalui jalan itu dan mencoba peruntungan mendapat hewan untuk diburu," lanjutnya memberitahu.

"Lalu apa yang harus kulakukan Zeus?"

"Mereka biasa akan menginap di sini dua hari terlebih dahulu, lalu baru hari terakhir mereka berburu kemudian langsung pulang dengan membawa buruan mereka," jelas Zeus.

"Pikirkan cara agar mereka pergi sebelum dua hari My Lord!" pinta binatang besar itu.

Aku terdiam. Tadi sempat aku melihat para memburu memasang perangkap yang mengarah ke dalam hutan. Aku tersenyum simpul dan memikirkan caranya.

"Malam mereka tidur kan Zeus?" tanyaku.

Zeus diam. Aku pun beranjak dan mematahkan beberapa ranting dan juga akar pohon. Zeus hanya mengikutiku.

"Zeus, bawa aku ke tempat Boop!" pintaku.

Binatang itu mengangkatku dan membawaku ke tempat yang kuinginkan. Di tempat Boop, aku mencari sarang lebah yang sudah kosong. Mengambil salah satu ratu dan kumasukkan ke dalam sarang kosong itu.

"Ayo Zeus, kita akan beri kejutan mereka besok pagi," ajakku.

"My Lord!"

Binatang itu bergerak. Di gua tempatku tinggal, aku membuat alat seperti ketapel dan panah kecil. Batu-batu tajam kukumpulkan dan kumasukkan kantung celana. Sore hari menjelang. Aku membaca di buku panduan Ben, jika sore anjing akan hilang indera penciumannya. Berarti para pemburu itu akan meninggalkan begitu saja jebakannya.

Dengan bermodal kayu panjang. Aku berjalan menuju arah di mana banyak tanda berada. Secara perlahan, kupindahkan semua jebakan yang dibuat manusia ke arah luar hutan. Bahkan besi bekas menjerat Zoor waktu itu kembali terpasang di antara bebatuan. Kuambil dan kupindahkan di mana para hewan peliharaan mereka yang terjerat oleh jebakan tuannya sendiri.

Butuh waktu yang cukup lama untuk memindah semua jebakan. Setelah itu aku kembali masuk ke dalam hutan. Memanjat pohon dan duduk di dahan besar sambil menunggu hari itu tiba.

"My Lord!"

"Pergi lah Zeus ... serahkan semua padaku!" pintaku keras.

Kulihat Zeus pergi dengan gelisah. Entah apa yang binatang itu gelisahkan. Apa ia takut jika semua rencanaku gagal? Jika memang begitu, kenapa dia malah bergantung hidup padaku? pikirku.

Malam larut. Aku pun memejamkan mata dan berdoa agar tak jatuh ke tanah.

Entah berapa lama ku memejamkan mata. Sayup-sayup kudengar gonggongan anjing yang begitu antusias berburu bersama tuan mereka. Jarak antara pinggir hutan dan jalan jebakan ada sekitar satu kilometer. Cukup membuat manusia dan peliharaan mereka antusias.

"Ah ... kenapa tak lewat situ!" ujarku kecewa ketika salah satu jebakan yang kupindahkan malah lewat begitu saja.

Manusia makin lama makin masuk ke dalam, hanya tinggal 7000meter lagi untuk benar-benar masuk perangkap.

Aku mulai bersiap dengan senjataku. Membidik dengan batu runcing. Menarik akar dan melempar batu itu ke arah yang kutuju.

"Ciss ... lemah sekali!" gerutuku kesal karena lontaran batu itu jauh dari sasaran.

"Ah, bukan karet!" keluhku lagi.

"Apa aku terlalu jauh ya?" pikirku.

Aku bergegas mengambil akar pohon dan mengayun ke dahan pohon yang lain untuk mendekati manusia-manusia yang mulai dekat dengan jalan jebakan itu.

Aku kembali membidik. Kali ini harus benar-benar luar melempar batu ini agar salah satu anjingnya mengaing.

"Hup!"

Batu itu melayang dan ....

"Kaing! Kaing! Kaing!" satu ekor anjing terkena lemparanku.

Semua anjing mulai panik. Binatang satu ras dengan serigala itu nampak berusaha lepas dari kekangan tuannya. Bahkan majikannya ada yang sampai terikut oleh hewan dan ....

"Huuuwwaaaa!" teriak dua pria dan satu lengkingan anjing yang ketakutan ketika masuk dalam perangkap yang mereka buat sendiri.

"Are you okey?" teriak salah satu pemburu melihat dua kawannya tergantung di jerat jaring yang mereka buat bersama anjingnya.

"Turunkan mereka!" titah salah satu pria.

Tiga pria mengambil pisau dan memotong akar yang mengikat jaring itu.

Buk! Suara benda jatuh dan teriakan kesakitan juga lengkingan anjing terdengar bersamaan.

"Sorry ... sorry ... Sorry!! Talinya terlalu cepat tertarik kami tak bisa memegangnya!" seru tiga orang berlarian menghampiri dua rekannya yang jatuh bersama anjing mereka.

"Kenapa jaring itu ada di sini?" tanya pria yang telah keluar dari jaring jebakan itu.

"Bukannya kau memang meletakkannya di sini?" tanya pria yang menolongnya.

Orang itu menggendikkan bahu acuh. Dua pria terpincang dan memilih duduk di tanah. Tak lama, terdengar suara anjing mengaing kesakitan. Beberapa pria mendekati anjing yang tadi terlepas dari kekangannya.

"Ah, Zero terkena perangkap besi!" teriak pria itu lalu membuka jebakan.

"Zero!" teriak salah satu pria berlari ke arah binatang yang hendak ditolong salah satu rekannya.

"Huuwwaaa!!" tubuh pria itu tertarik ke atas.

Kini pria itu bergelantungan dengan kepala di bawah. Agar kejadian serupa tak terulang. Beberapa orang menahan laju tali yang dipotong dan menangkap tubuh pria yang terbalik.

"Kenapa semua jebakan ada di luar?" tanya salah satu pria heran.

"Apa kalian yakin jika memasang, jebakan dengan benar?" tanyanya memastikan.

"Kami yakin jika memasang jebakan di dalam hutan, Joe!" jawab salah satu pria dengan yakin.

"Tapi kenapa justru kita yang malah kena perangkap kita sendiri?" tanya pria yang sepertinya ketua berburu.

"Kami tidak tau!" sahut salah satu pria.

"Apa ada yang sengaja memindahkannya?" tanya Joe lalu melihat sekelilingnya.

Aku mendengar percakapan mereka dengan jelas. Karena pohon tempatku bersembunyi ada di tengah-tengah mereka. Pergerakan dan apa yang mereka perbuat tertangkap oleh indera penglihatan dan juga pendengaranku. Aku tersenyum sendiri.

"Apa kita berburu lagi besok?" tanya pria bertopi cowboy.

"Kita lihat nanti, hampir semua jebakan kita terkena oleh kita sendiri. Sebaiknya kita kembali dan mengobati Alan dan Robby!" ajak pria berkacamata.

Semua bergerak dan menarik anjing-anjing mereka bahkan binatang yang bernama Zero digendong oleh salah satu diantara mereka.

Hari sudah sore, ternyata lama juga aku berada di atas pohon ini dan memikirkan apa yang akan kulakukan besok pagi.

bersambung

next?

Terpopuler

Comments

Charlie Saree

Charlie Saree

next next ❤️❤️

2022-06-08

2

Desilia Chisfia Lina

Desilia Chisfia Lina

hebat lanjutkan tugas penyelamatan hutanmu nak

2022-06-07

1

@༄𝑓𝑠𝑝⍟MAYA

@༄𝑓𝑠𝑝⍟MAYA

lanjut

2022-06-07

1

lihat semua
Episodes
1 HE WHO DOESN’T REMEMBER HIM SELF
2 AWAL KISAH
3 PERBURUAN
4 PERBURUAN 2
5 KELUARGA RICHES
6 KELUARGA RICHES
7 SEBUAH TANDA YANG BENAR
8 ME AND THE WOLFS
9 ME AND THE WOLFS: -Still forget who am i
10 ME AND THE WOLFS 3: TRAINING HARD
11 ME AND THE WOLFS; MY NAME IS SAMUEL PATRICK LOCKHART
12 ME AND THE WOLFS : DIFFERENT ZEUS
13 ME AND THE WOLFS: BE STRONG
14 ME AND THE LORD: MEET ZOOR
15 ME AND THE WOLFS: AN ATTACK
16 ME AND THE WOLFS: SAVE ZOOR
17 ME AND THE LORD: TIME GOES ON
18 ME AND THE LORD: PRACTICE WITHOUT ZUES
19 ME AND THE WOLFS: SECOND WINTER
20 ME AND THE WOLFS: FIRST JOB
21 ME AND THE WOLFS: MAKE THEM LEAVE
22 ME AND THE WOLFS: AN EVENT
23 ME AND THE WOLFS : ARRIVES
24 ME AND THE WOLFS: MUST BE STRONGER
25 FLASHBACK
26 FLASHBACK 2
27 FLASHBACK 3
28 FLASHBACK 4
29 FLASHBACK 5
30 FLASHBACK 6
31 FLASHBACK 7
32 FLASHBACK 8
33 ME AND THE WOLFS: HOME
34 HOME
35 DNA
36 MY SON
37 AFTER ALL
38 LELILO
39 RESCUE THE ANIMALS
40 BIG PLAN
41 BIG PLAN 2
42 FOREST GHOST
43 FOREST GHOST 2
44 FORREST GHOST 3
45 CONSPIRACY
46 COOPERATION
47 ACTION IS MORE THAN TALK
48 MEET
49 PREMIER FILM
50 ILEGAL LOGGING
51 ILEGAL LOGGING 2
52 FOREST GHOSTS ARE BACK
53 REVENGE
54 REVENGE 2
55 REVENGE 3
56 REVENGE 4
57 REVEALED
58 A RESPONSIBILITY
59 RESPONSIBILT 2
60 BACK TO HABITAT
61 BACK TO HABITAT 2
62 EKSTRA PART
Episodes

Updated 62 Episodes

1
HE WHO DOESN’T REMEMBER HIM SELF
2
AWAL KISAH
3
PERBURUAN
4
PERBURUAN 2
5
KELUARGA RICHES
6
KELUARGA RICHES
7
SEBUAH TANDA YANG BENAR
8
ME AND THE WOLFS
9
ME AND THE WOLFS: -Still forget who am i
10
ME AND THE WOLFS 3: TRAINING HARD
11
ME AND THE WOLFS; MY NAME IS SAMUEL PATRICK LOCKHART
12
ME AND THE WOLFS : DIFFERENT ZEUS
13
ME AND THE WOLFS: BE STRONG
14
ME AND THE LORD: MEET ZOOR
15
ME AND THE WOLFS: AN ATTACK
16
ME AND THE WOLFS: SAVE ZOOR
17
ME AND THE LORD: TIME GOES ON
18
ME AND THE LORD: PRACTICE WITHOUT ZUES
19
ME AND THE WOLFS: SECOND WINTER
20
ME AND THE WOLFS: FIRST JOB
21
ME AND THE WOLFS: MAKE THEM LEAVE
22
ME AND THE WOLFS: AN EVENT
23
ME AND THE WOLFS : ARRIVES
24
ME AND THE WOLFS: MUST BE STRONGER
25
FLASHBACK
26
FLASHBACK 2
27
FLASHBACK 3
28
FLASHBACK 4
29
FLASHBACK 5
30
FLASHBACK 6
31
FLASHBACK 7
32
FLASHBACK 8
33
ME AND THE WOLFS: HOME
34
HOME
35
DNA
36
MY SON
37
AFTER ALL
38
LELILO
39
RESCUE THE ANIMALS
40
BIG PLAN
41
BIG PLAN 2
42
FOREST GHOST
43
FOREST GHOST 2
44
FORREST GHOST 3
45
CONSPIRACY
46
COOPERATION
47
ACTION IS MORE THAN TALK
48
MEET
49
PREMIER FILM
50
ILEGAL LOGGING
51
ILEGAL LOGGING 2
52
FOREST GHOSTS ARE BACK
53
REVENGE
54
REVENGE 2
55
REVENGE 3
56
REVENGE 4
57
REVEALED
58
A RESPONSIBILITY
59
RESPONSIBILT 2
60
BACK TO HABITAT
61
BACK TO HABITAT 2
62
EKSTRA PART

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!