Janda yang meresahkan

Janda yang meresahkan.

Taklama kemudian Pak RT datang, Ibu-ibu yang menyaksikan kejadian itu masih betah nongkrong disitu, karna itu kesempatan bagi sebagian Ibu-ibu sebagai bahan gosip, atau hanya sekedar lihat-lihat saja.

"Ini sebenarnya ada apa, sampai rame begini?" Ujar Pak Nanang, selaku ketua RT nya.

"Ini Pak, Mas Baim mau mencoba melecehkan Saya, Saya mau minta pertanggung jawabannya, Saya minta Mas Baim menikahi saya " Ucap Dewi.

"Itu tidak benar Pak, kejadian yang sebenarnya, Saya ke rumahnya untuk memberikan sayuran untuk nya, bukan hanya untuknya, tapi juga tetangga yang lain, Pas masuk, Dia hanya memakai handuk yang dilitkan menutupi dada sampai lutut, tapi tanpa disangka Dia memaksa saya masuk dengan dalih minta benerin kran , padahal sudah saya bilang kalau saya tidak bisa memperbaikinya" jelas Baim.

"Tidak benar Pak, Dia memang ngasih sayuran ini, Tapi setelah tahu Saya hanya pake Handuk Dia langsung menarik lengan saya, mengajak saya berbuat tak senonoh" Bantah Dewi.

"Ada saksi?" Tanya Pak RT

"Saya Pak !"Novi maju.

Dewi merasa tegang ketika Novi melangkah maju, Ia semakin ketakutan karna banyak Ibu-ibu di depan Rumah kontrakan mereka yang menyaksikan nya dan siap memangsa berita yang menghebohkan di lingkungannya tersebut.

"Apa yang kamu lihat?" Tanya Pak Nanang.

"Tadi Saya denger suara brisik, karna rumah saya pas bersebelahan dengan rumah Dewi, jadi Saya keluar, Saya melihat tangan Mas Baim yang di tarik-tarik sama Dewi,! Bukan tangan mbak Dewi yang di tarik- tarik" ujar nya.

"Bohong Pak !" Bantah Dewi.

"Itu kenyataannya Pak! Saya tidak berbohong!" Sahut Novi dengan suara tinggi mengimbangi bantahan Dewi.

"Bisa saja kau ingin memanfaatkan kesempatan dengan menfitnahku ?" Sahut Dewi lagi sambil hendak mencakar Novi, tapi Pak Nanang menghalangi.

"Mas Baim sudah menjelaskan, Novi sebagai saksi juga menjelaskan yang membuat keterangan mbak Dewi menjadi timpang, jadi di putuskan yang bersalah dalam kejadian ini adalah mbak Dewi, "ujar Pak Nanang.

"Mana bisa Pak, dimana-mana yang sering menjadi korban plecehan itu perempuan Pak !" Dewi masih tidak mau disalahkan.

"Tapi kasus ini bukan kasus plecehan, tapi kasus pencemaran nama baik, alias fitnah " tekan Pak Nanang.

"Mereka yang menfitnah dan memutar balikan fakta Pak" keukeh Dewi.

"Mbak Dewi lupa, dulu Mbak Dewi juga terlibat kasus perselingkuhan ? dimana waktu itu laki-laki yang menjadi pasangan mbak adalah penghuni kontrakan yang sekarang di tempati Mas Baim, yang bernama Bondan, tapi bedanya, istrinya sendiri yang menjadi saksi dan Bondan pun mengakui perselingkuhannya dengan mbak, karna kejadian itu takut terulang, jadi kami meminta dengan hormat, agar mbak Dewi untuk keluar dari lingkungan ini "pinta Pak RT tegas.

"Bapak mengusir saya ?" Dewi terkejut tak percaya.

"Bisa dibilang seperti itu, karna seharusnya dulu Saya juga mengusir mbak Dewi, bukan hanya Pak Bondan, sekarang saya takut kejadian itu terulang lagi "jelas Pak Nanang.

"Iya Pak, Dewi itu meresahkan, Dia mencoreng status janda, saya juga janda, merasa malu dengan perbuatannya, sebaiknya usir saja Dia, setuju gak Ibu-Ibu ?" Sahut Bu Yeni, yang dari tadi menjadi penonton. Yang lain pun menyahut, menyetujui usul tersebut.

"Iya Pak, usir saja Pak !" Sorak yang lain.

Dewi akhirnya tak berkutik, Ia masuk ke rumahnya dan menutup pintu dengan keras, dan semua penonton membubarkan diri seolah pertandingannya telah usai, dan semua sibuk dengan pikiran masing-masing.

"Mbak Nur hati-hati, jangan sampai jadi korbannya lagi, dulu penghuni rumah itu juga terkena godaan si Dewi," tambah Novi, yang lainnya juga menenangkan Nur.:

Setelah semua membubarkan diri, Baim dan Nur mengucapkan terimakasih pada Pak Nanang selaku ketua RT.

"Terimakasih , Bunda sudah percaya padaku" ujar Baim pada Nur.

"Dalam membangun sebuah hubungan, apalagi hubungan pernikahan, selain setia, kita juga harus saling percaya, Aku harap, Ayah setia padaku" pinta Nur dengan tatapan penuh harap.

"Pasti !"mereka pun saling berpelukan dengan prasaan haru , karna merasa terbebas dari fitnah.

****

Disisi lain, Arman dan Nadia sedang berbahagia, karna Nadia sedang hamil, kehamilannya yang baru 8 minggu itu membuat Nadia semakin manja, bahkan meski dihadapan Ibu mertuanya Nadia tidak sungkan untuk minta dimanja.

Jika sebelum hamil Nadia selalu berusaha ramah dan selalu membantu Ibu mertuanya, meski sebenarnya sudah ada pembantu di rumah itu, kini setelah hamil, sifat aslinya yang manja nya pun keluar.

Nadia sering membuat repot Arman, ngidam nya soal makanan yang sering Ia minta di tengah malam, membuat suaminya kewalahan, karna siang nya Ia harus bekerja.

"Mas....Mas ...Mas " kali ini Nadia membangunkan suaminya lagi di tengah malam.

"Hmmm...mau ngidam apa sekarang ? Memangnya sudah jam berapa sekarang?" Ucap Arman dengan mata terpejam, karna Ia sedang ngantuk berat.

"Masih jam 2 Mas, Hmmm...Aku sedang ingin tas ini Mas, pinginnn banget, nanti Mas bayarin ya, temanku yang jual, nanti Aku kabari ke temanku kalau Mas mau membayarnya ?" Bujuk Nadia, sambil menunjukkan foto tas yang dinginkannya di ponselnya.

"Tumben ngidam nya tas, memang nya berapa harga tas itu" Arman masih enggan membuka matanya.

"Murah kok, cuma 30 juta " jawab Nadia ringan.

"Apahhh !!! 30 juta ??" Arman langsung terbangun dan membulatkan matanya.

"Memangnya kenapa Mas, itu kan termasuk harga yang murah bagi keluarga ini ?"

"Maaf, kali ini Aku tidak bisa mengikuti ngidam mu, Aku mungkin memang punya uang segitu, tapi tidak untuk sebuah tas yang manfaatnya tidak seberapa, tas yang harga murah juga bagus, Aku paling tidak suka dengan orangv yang membuang-buang uang demi terlihat gaya, belilah sesusi kebutuhan, uang itu untuk beli rumah, katanya kamu ingin kita tinggal di Rumah sendiri" jelas Arman.

"Mas kok pelit sih, gitu aja perhitungan, Aku sebel sama Mas. " Nadia sewot.

"Aku memang tidak suka dengan orang yang suka menghambur-hamburkan uang hanya untuk mengkoleksi barang-barang branded, karna apa? Sebab di akhirat nanti semua itu akan di pertanyakan di yaumul hisab serta memperlambat hitungan amal kita" terang Arman.

"Pingin tas kok bawa-bawa akhirat sih Mas, males ah !"Nadia memunggungi suaminya.

"Kalau ngidam makanan Aku anter kamu, meski tengah malam, tapi untuk kali ini, Mas tidak mengikuti kemauan mu !" Tambah Arman.

Nadia menutupi telinganya dengan selimut.

"Dasar suami pelit !!" Nadia menggrutu.

Pagi hari, Nadia tidak lagi menyiapkan baju kerja dan tas suaminya, Dia tidak menyapa suaminya bahkan Dia tidak keluar kamar untuk sarapan, mengetahui istrinya ngambek, Arman sudah faham, Ia pun bersikap cuek agar istrinya itu tidak keterusan manja, apalagi sebentar lagi Dia akan menjadi seorang Ibu.

Tiba di Rumah sakit, Dr. Arman mengisi jadwal seperti biasanya tanpa memikirkan istrinya yang sedang ngambek, Bahkan Arman sudah merasa bosan dengan segala sikap manja Nadia.

"Dok, ada anak pasien yang yang ingin bertemu anda !" Suara asisten nya membuyarkan lamunan Arman.

"Oh iya, persilahkan masuk !"

"Assalamualamualaikum dok ! Perkenalkan, nama saya Aisyah, Saya anak dari Pak Shodiq, pasian yang Bapak tangani " tamu itu duduk seraya memperkenalkan diri.

Pertamakali melihat Aisyah, hati Arman berdesir hebat, entah mengapa wanita berjilbab di hadapannya saat ini berwajah teduh dan membuatnya merasa lebih tenang, sebenarnya dari dulu Dia mengharapkan istri yang berjilbab, tapi kenyataannya, istrinya enggan berjilbab, Nadia memang cantik, wajahnya glowing, karna memang rajin prawatan di salon, tubuhnya juga ideal, membuat laki-laki yang melihatnya pasti tertarik, tapi saat ini Arman merasakan capek nya hati memiliki istri yang cantik tapi manja seperti Nadia.

"Dok...Dokter " lagi-lagi lamunan Arman buyar, ketika Aisyah memanggilnya lagi. sepertinya Dia memang sedang kurang konsentrasi karna Nadia yang ngambek.

"Eh iya, maaf, tadi apa ya, ?"Arman merasa malu.

"Perkenalkan Saya Aisyah, putri dari Pak Shodiq, pasien yang sedang anda rawat, kondisinya sekarang bagaimana dok? " tanya Aisyah dengan wajah agak sedih.

"Oh iya Pak Shodiq, kondisi nya sekarang masih sama seperti sebelumnya, tekanan darah tingginya masih belum stabil, hmmm selama 4 hari Beliau di rawat disini, kenapa anda baru muncul sekarang ?"

Terpopuler

Comments

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

ALLAH MNYELAMATKN BAIM DARI WANITA SPRTI NADIA, WANITA MATRE, WANITA AMBISIUS..MANJA DN EGOIS..
ARMAN PNYELAMAT BAIM,, KRN SAAT MLIHAT ARMAN, JIWA KHIANAT NADIA MUNCUL...
DN BAIM YG TELAH BRKORBAN DI SIA2KN...
DAN NUR HAYATI ADALAH BIDADARI SHALEHAH BUAT BAIM..

2022-11-20

0

🎤🎶 Erick Erlangga 🎶🎧

🎤🎶 Erick Erlangga 🎶🎧

lanjut

2022-06-17

1

penghuni terakhir

penghuni terakhir

buat Nadia kguguran dan pisah sama bang Arman thor ga rela orang sebaik bang Arman malah dibuat nasibnya Sprti itu...

ayah Baim sama bunda nur moga makin cinta.... d tunggu Baim juniornya...

2022-06-02

6

lihat semua
Episodes
1 Mendadak Nikah
2 Nikah dulu, kenalan kemudian
3 Tidur beralaskan tikar
4 Pesan Bapak
5 Anak Singkong
6 Pedas level 20
7 Ambisi Nadia
8 Mbah dukun
9 Anak yang dibanggakan
10 Anak Durhaka
11 Memulai dari nol
12 Restu Ibu
13 Saat Nur cemburu
14 Ujian dan godaan
15 Janda yang meresahkan
16 Cinta tanpa restu
17 Ibu tetap memaafkan
18 Rizki tak terduga
19 Ada apa denganmu?
20 Sensitifnya Nur
21 Dua menantu
22 Zahira
23 Uang tak Berkah
24 Akhirnya pulang
25 Nadia berulah
26 Bertemu Mantan
27 kelurga Harmonis
28 Syarat dari Nadia
29 Dinner
30 Kegelisahan Nur
31 Anugrah ditengah Musibah
32 Hati yang tersakiti
33 Cakaran Alexa
34 Terimakasih Aisyah
35 Viral
36 Serasa Asing
37 Duka keluarga Hanum
38 Rindu Ayah
39 Musafir cinta
40 perenungan diri
41 Asal usul yang di pertanyakan
42 Tukang sayur
43 Terungkapnya kebenaran
44 Dikejar dosa
45 Sebuah pengakuan
46 Demam
47 obrolan pagi
48 Katahuan
49 Sigap bertindak
50 Nadia diserang
51 Maafkan Aku !
52 Kejutan untuk Baim
53 cinta untuk Nadia
54 Resepsi Anggun dan Dava.
55 Kehilangan
56 Nadia di culik
57 Kenangan mantan
58 kehilangan
59 kekuatan baru untuk Nur
60 Dinner
61 Dinner 2
62 kepercayaan yang terkikis
63 bukan anak kandung
64 penyesalan Burhan
65 cerai
66 cerai
67 kedatangan Ranti
68 saling menyalahkan
69 karyawati Baru
70 sesal
71 terjebak
72 bukti
73 Dilema Aisyah
74 Terjebak dalam badai
75 Takkan mendua
76 Makan malam dirumah mertua
77 Sakit Bu Hanum
78 Teror
79 Sang Arjuna
80 Di Talak
81 penyelamatan Baim.
82 Dendam dan amarah
83 permintaan terakhir Cintya
84 Lelah bertahan
85 kehadiran Ibu kandung
86 Aku Lelah bertahan ,Mas !
87 Gaun untuk Ranti
88 pacar bayaran
89 kegagalan Gladis
90 Gladis tertangkap.
91 Maukah menikah denganku ?
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Mendadak Nikah
2
Nikah dulu, kenalan kemudian
3
Tidur beralaskan tikar
4
Pesan Bapak
5
Anak Singkong
6
Pedas level 20
7
Ambisi Nadia
8
Mbah dukun
9
Anak yang dibanggakan
10
Anak Durhaka
11
Memulai dari nol
12
Restu Ibu
13
Saat Nur cemburu
14
Ujian dan godaan
15
Janda yang meresahkan
16
Cinta tanpa restu
17
Ibu tetap memaafkan
18
Rizki tak terduga
19
Ada apa denganmu?
20
Sensitifnya Nur
21
Dua menantu
22
Zahira
23
Uang tak Berkah
24
Akhirnya pulang
25
Nadia berulah
26
Bertemu Mantan
27
kelurga Harmonis
28
Syarat dari Nadia
29
Dinner
30
Kegelisahan Nur
31
Anugrah ditengah Musibah
32
Hati yang tersakiti
33
Cakaran Alexa
34
Terimakasih Aisyah
35
Viral
36
Serasa Asing
37
Duka keluarga Hanum
38
Rindu Ayah
39
Musafir cinta
40
perenungan diri
41
Asal usul yang di pertanyakan
42
Tukang sayur
43
Terungkapnya kebenaran
44
Dikejar dosa
45
Sebuah pengakuan
46
Demam
47
obrolan pagi
48
Katahuan
49
Sigap bertindak
50
Nadia diserang
51
Maafkan Aku !
52
Kejutan untuk Baim
53
cinta untuk Nadia
54
Resepsi Anggun dan Dava.
55
Kehilangan
56
Nadia di culik
57
Kenangan mantan
58
kehilangan
59
kekuatan baru untuk Nur
60
Dinner
61
Dinner 2
62
kepercayaan yang terkikis
63
bukan anak kandung
64
penyesalan Burhan
65
cerai
66
cerai
67
kedatangan Ranti
68
saling menyalahkan
69
karyawati Baru
70
sesal
71
terjebak
72
bukti
73
Dilema Aisyah
74
Terjebak dalam badai
75
Takkan mendua
76
Makan malam dirumah mertua
77
Sakit Bu Hanum
78
Teror
79
Sang Arjuna
80
Di Talak
81
penyelamatan Baim.
82
Dendam dan amarah
83
permintaan terakhir Cintya
84
Lelah bertahan
85
kehadiran Ibu kandung
86
Aku Lelah bertahan ,Mas !
87
Gaun untuk Ranti
88
pacar bayaran
89
kegagalan Gladis
90
Gladis tertangkap.
91
Maukah menikah denganku ?

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!