Bab 15

"Sama-sama sayang. sudah, hapus air matamu. Makan dulu yuk," ucap Mama Lena mengajak Airin makan di luar.

***

Mereka pun akhirnya makan di toko Airin.

"Oh ya Airin, apa kamu sudah memeriksakan kehamilan kamu ke dokter?" tanya Mama Lena di sela-sela makannya.

"Sudah Bu, tapi hanya ke Bidan yang ada di ujung jalan itu" jawab Airin menunduk.

"Terus bagaimana keadaannya?" tanya Mama Lena penasaran.

"Baik kok Bu," jawab Airin seadanya.

"Ya sudah, sehabis ini kita ke dokter, gimana?" ajak Mama Lena untuk memeriksakan kandungan Airin.

"Gak usah Bu, saya tidak merepotkan Ibu," jawab Airin keberatan.

"Siapa yang merepotkan hmm.. Saya malah senang. Kamu tau, saya sudah menganggap anak yang ada di dalam kandungan kamu itu sebagai calon cucu saya sendiri. Kalau suami saya tau, jika saya mengangkat kamu sebagai anak, dan sebentar lagi kamu akan melahirkan, saya jamin dia pasti akan senang," jelas Mama Lena.

"Baiklah Bu, sehabis ini kita akan ke Dokter. Makasih ya Bu, Ibu sudah sangat baik kepada saya," jawab Airin bahagia.

"Sama-sama sayang. Ayo lanjut lagi makannya," ajak Mama Lena.

Akhirnya setelah mereka makan, Mama Lena dan Airin langsung pergi ke rumah sakit untuk melakukan cek kehamilan.

Sesampainya di rumah sakit, Airin yang pergi dengan mobil Mama Lena tak sengaja bersenggolan dengan Gara. Hanya saja saat itu Gara tengah menggunakan masker karena laki-laki tampan itu tidak tahan dengan khas dari rumah sakit.

"Auuuu," ucap Airin yang tubuhnya terjatuh ke lantai akibat menabrak tubuh kekar Gara.

Menyadari yang di tabrak nya adalah Airin, Gara membantu Airin berdiri lalu pergi begitu saja tanpa mengatakan sepatah katapun.

Mama Lena yang mengetahui itu adalah putranya, dibuat deg-degan dengan kejadian tersebut.

Ia takut jika Airin menyadari jika laki-laki tersebut adalah putranya Gara.

Sedangkan Leon hanya bisa menonton kejadian tersebut lalu pergi menyusul Gara ke luar rumah sakit.

"Airin kau tak apa-apa?" tanya Mama Lena mencemaskan Airin.

"Aku tidak apa-apa kok Bu. Rasanya aku pernah bertemu dengan laki-laki yang menabrak ku tadi, tapi entah dimana aku lupa," ucap Airin membuat Mama Lena semakin cemas.

"Mungkin kau salah sayang. Dia menggunakan masker, dan wajahnya juga tak jelas. Sudahlah, lupakan, sekarang mari kita menunggu di dekat ruangan dokternya," ajak Mama Lena mencoba mengalihkan perhatian Airin.

"Oh iya, ayo Bu," ucap Airin membuat Mama Lena lega.

Sementara itu, di dalam mobil yang masih terparkir di area rumah sakit tersebut.

"Kau kenapa kabur sih?" tanya Leon heran.

"Kau tak liat, tadi di dalam ada Airin dan mama. Selain itu aku tadi juga sudah menabraknya. Bagaimana jika dia tau itu aku. Bisa-bisa dia akan pergi lagi," jawab Gara dengan nafas yang ngos-ngosan.

"Kau belum mencoba tapi sudah menebaknya. Lalu kapan kau akan menampakkan wujud mu di hadapan Airin?" tanya Leon sedikit penasaran.

"Kau pikir aku ini hantu," jawab Gara kesal.

"Bukan, maksud ku kapan kau akan menemui Airin," tanya Leon memperbaiki kosa katanya.

"Aku belum tau. Aku akan mendekatinya secara perlahan," jawab Gara yang masih ngos-ngosan.

"Lalu bagaimana dengan rencana kau yang akan menjadi perempuan untuk mendekati Airin? Apakah batal?" tanya Leon lagi.

"Tentu tidak. Aku akan memulainya sehabis pulang kantor nanti," ucap Gara menyenderkan kepalanya di kursi mobil.

Sedangkan di rumah sakit, nama Airin baru saja di panggil oleh Dokter kandungan.

"Airin ayo, namamu sudah di panggil. Biar Ibu temani ya," ajak Mama Lena membimbing tangan Airin.

"Makasih Bu, saya berasa seperti punya orang tua kandung di sini," jawab Airin terharu.

"Sama-sama sayang. Ibu juga senang bisa dekat denganmu," balas Mama Lena.

"Ada yang bisa kami bantu Bu?" tanya dokter berhijab dengan ramah.

"Saya mau memeriksakan kandungan saya Dok," ucap Dokter cantik tersebut.

"Baik, kalau begitu silahkan berbaring di ranjang sebentar ya Bu, biar saya periksa," suruh Dokter tersebut dengan senyuman ramahnya.

Airin pun akhirnya di tuntun oleh Mama Lena ke ranjang yang ada di dalam ruangan dokter tersebut.

"Saya akan melakukan pemeriksaan USG, mohon bajunya di keatas kan ya Bu," perintah Dokter kandungan tersebut.

Airin pun mengangkat bajunya ke atas, dan dokter pun langsung menempelkan alat USG tersebut di perutnya setelah memberikan cairan di atas perut Airin.

"Selamat ya Bu, bayinya kembar tiga, ini kepalanya satu, kepalanya dua,dan ini kepalanya yang ketiga. yang seperti ini tangannya, dan ini kakinya," ucap Dokter tersebut menjelaskan sambil menggerak-gerakkan alat USG tersebut di perut Airin.

Mama Lena sangat kaget dan juga senang melihat perkembangan janin yang ada di dalam perut Airin. Matanya tak berkedip melihat layar monitor yang menampilkan sketsa wajah calon cucunya.

Begitu juga dengan Airin, wanita yang sebentar lagi akan menjadi seorang Ibu itu sangat bahagia melihat calon buah hatinya yang tumbuh dengan sehat. Mereka tak menyangka jika Airin hamil anak kembar tiga sekaligus.

"Airin, apakah kau tak penasaran dengan jenis kelaminnya?" tanya Mama Lena melihat Airin sekilas.

"Penasaran sih Bu. Kira-kira jenis kelaminnya apa ya Bu?" jawab Airin juga penasaran.

"Kita akan minta Dokter untuk melihat jenis kelaminnya ya sayang," ucap Mama Lena.

"Memang bisa Bu?" tanya Airin tak percaya.

"Ya bisalah sayang," jawab Mama Lena tersenyum melihat Airin yang masih kampungan.

Mama Lena pun meminta Dokter untuk melihatkan jenis kelamin bayi yang di kandung Airin.

"Yang saya lihat, jenis kelaminnya disini laki-laki nya dua dan perempuannya satu ya Bu, ini ada Monas nya dua," ucap sang Dokter menunjukkannya melalui layar monitor.

"Benar Dok, jenis kelamin anak saya laki-laki dan perempuan?" tanya Airin masih tak percaya.

"Benar Bu. Ini organ vitalnya," ucap Dokter itu sekali lagi.

"Selamat ya Airin. Kamu jaga ya cucu Ibu baik-baik. Udah gak sabar Ibu melihat si kembar lahir ke dunia ini," ujar Mama Lena sangat-sangat senang.

"Iya Bu, makasih ya sudah perhatian sama Airin," jawab Airin bahagia.

.

.

Sehabis menemani Airin ke Dokter, Mama Lena langsung pergi menuju kantor Gara. Wanita separuh baya itu berjalan dengan senyum yang mengembang. Bagaimana tidak, Mama Lena yang hanya memiliki satu anak itu, kini akan diberi tiga cucu sekaligus.

Sesampainya di ruangan Gara, Mama Lena langsung memeluk putra semata wayangnya Gara Emanuel.

"Mama kenapa?" tanya Gara yang heran melihat tingkah laku mamanya.

"Gara kamu tau, mama senang sekali. Dan mama bahagia sekali," jawab sang mama kepada putranya itu.

"Iya bahagia kenapa ma? Mama dapat arisan lagi ya. Traktir Gara dong ma," ucap Gara menebak apa yang membuat mamanya bisa sebahagia ini.

Terpopuler

Comments

Lilisdayanti

Lilisdayanti

aqu ga tau mau koment apa,,sceritanya kaya di dunia nyata,,kaya kisah hari2 di dunia nyata,,,biasanya CEO itu kejam galak sadis dingin kaya kulkas 10 pintu,,🙈🙈

2022-11-18

0

Vivian

Vivian

astage nganga aku thor
kembar 3

2022-10-31

1

Vivian

Vivian

😂😂😂

2022-10-31

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 PENGUMUMAN
12 Bab 11
13 Bab 12
14 Bab 13
15 Bab 14
16 Bab 15
17 Bab 16
18 Bab 17
19 Bab 18
20 Bab 19
21 Bab 20
22 Bab 21
23 Yuk mampir.. "Ustadzah Dadakan"
24 Bab 22
25 Bab 23
26 Bab 24
27 Bab 25
28 Bab 26
29 Bab 27
30 Bab 28
31 Bab 29
32 Bab 30
33 Bab 31
34 Bab 32
35 Bab 33
36 Bab 34
37 Bab 35
38 Bab 36
39 Bab 37
40 Bab 38
41 Bab 39 (Kisah masa lalu Paman Sam, Lyra, Dan Juga Liona)
42 Bab 40
43 Bab 41
44 Bab 42
45 Bab 43
46 Bab 44
47 Bab 45
48 Bab 46
49 Bab 47
50 Bab 48
51 Bab 49
52 Bab 50
53 Bab 51
54 Bab 52
55 Bab 53
56 Bab 54
57 Bab 55
58 Bab 56
59 Bab 57
60 Bab 58
61 Bab 59
62 Bab 60
63 Bab 61
64 Bab 62
65 Bab 63
66 Bab 64
67 Bab 65
68 Bab 66
69 Bab 67
70 Bab 68
71 Bab 69
72 Bab 70
73 Bab 71
74 Bab 72
75 Bab 73
76 Bab 74
77 Bab 75 (Hidup Lagi??)
78 Bab 76
79 Bab 77
80 Bab 78
81 Bab 79
82 Bab 80
83 Bab 81
84 Bab 82
85 Bab 83
86 Bab 84
87 Bab 85
88 Bab 86
89 Bab 87
90 Bab 88
91 Bab 89
92 Bab 90
93 Bab 91
94 Bab 92
95 Bab 93
96 Bab 94
97 Bab 95
98 Bab 96
99 Bab 97
100 Bab 98
101 Bab 99
102 Bab 100
103 Bab 101
104 Bab 102
105 Bab 103
106 Bab 104
107 Bab 105
108 Bab 106
109 Bab 107
110 Bab 108
111 Bab 109
112 Bab 110
113 Bab 111
114 Bab 112
115 Bab 113
116 Bab 114
117 Bab 115
118 Bab 116
119 Bab 117
120 Bab 118
121 Bab 119
122 Bab 120 (Episode-Episode Terakhir)
123 Bab 121
124 Bab 122
125 Bab 123
126 Bab 124
127 Bab 125
128 Bab 126
129 Bab 127
130 PENGUMUNAN
131 Bab 128
132 Bab 129
133 Bab 130
134 Bab 131
135 Bab 132
136 Bab 133
137 Bab 134
138 Bab 135
139 Bab 136
140 Bab 137
141 Bab 138
142 Bab 139
143 Bab 140
144 Bab 141
145 Bab 142
146 Bab 143
147 Bab 144
148 Bab 145
149 Bab 146
150 Bab 147
151 Bab 148
152 Bab 149
153 Bab 150
154 Bab 151
155 Bab 152
156 Bab 153
157 Bab 154
158 Bab 155
159 Bab 156
160 Bab 157
161 Bab 158
162 Bab 159
163 >>>Novel Baru<<<
164 Bab 160
165 Bab 161
166 Bab 162
167 Bab 163
168 Bab 164 TAMAT
169 Novel Baru "PENYESALAN SETELAH KEHILANGAN"
170 PENYESALAN SETELAH KEHILANGAN
171 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 3
172 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 4
173 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 5
174 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 6
175 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 7
176 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 8
177 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 9
178 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 10
179 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 11
180 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 12
181 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 13
182 Masih Anget Hanya Di Noveltoon
183 Cinta Terhalang Ekonomi sudah Bab 2 ya sayyy...
184 Bab 3 Cinta Terhalang Ekonomi
185 Bab 4 Cinta Terhalang Ekonomi
186 Bab 5 Cinta Terhalang Ekonomi
187 Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2
188 SUDAH TAYANG!!! Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2
189 Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2 Bab 2
190 Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2 Bab 3
191 DINIKAHI PAK GURU (NOVEL BARU)
192 Dinikahi Pak Guru Bab 2
193 Dinikahi Pak Guru Bab 3
194 Dinikahi Pak Guru Bab 4
Episodes

Updated 194 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
PENGUMUMAN
12
Bab 11
13
Bab 12
14
Bab 13
15
Bab 14
16
Bab 15
17
Bab 16
18
Bab 17
19
Bab 18
20
Bab 19
21
Bab 20
22
Bab 21
23
Yuk mampir.. "Ustadzah Dadakan"
24
Bab 22
25
Bab 23
26
Bab 24
27
Bab 25
28
Bab 26
29
Bab 27
30
Bab 28
31
Bab 29
32
Bab 30
33
Bab 31
34
Bab 32
35
Bab 33
36
Bab 34
37
Bab 35
38
Bab 36
39
Bab 37
40
Bab 38
41
Bab 39 (Kisah masa lalu Paman Sam, Lyra, Dan Juga Liona)
42
Bab 40
43
Bab 41
44
Bab 42
45
Bab 43
46
Bab 44
47
Bab 45
48
Bab 46
49
Bab 47
50
Bab 48
51
Bab 49
52
Bab 50
53
Bab 51
54
Bab 52
55
Bab 53
56
Bab 54
57
Bab 55
58
Bab 56
59
Bab 57
60
Bab 58
61
Bab 59
62
Bab 60
63
Bab 61
64
Bab 62
65
Bab 63
66
Bab 64
67
Bab 65
68
Bab 66
69
Bab 67
70
Bab 68
71
Bab 69
72
Bab 70
73
Bab 71
74
Bab 72
75
Bab 73
76
Bab 74
77
Bab 75 (Hidup Lagi??)
78
Bab 76
79
Bab 77
80
Bab 78
81
Bab 79
82
Bab 80
83
Bab 81
84
Bab 82
85
Bab 83
86
Bab 84
87
Bab 85
88
Bab 86
89
Bab 87
90
Bab 88
91
Bab 89
92
Bab 90
93
Bab 91
94
Bab 92
95
Bab 93
96
Bab 94
97
Bab 95
98
Bab 96
99
Bab 97
100
Bab 98
101
Bab 99
102
Bab 100
103
Bab 101
104
Bab 102
105
Bab 103
106
Bab 104
107
Bab 105
108
Bab 106
109
Bab 107
110
Bab 108
111
Bab 109
112
Bab 110
113
Bab 111
114
Bab 112
115
Bab 113
116
Bab 114
117
Bab 115
118
Bab 116
119
Bab 117
120
Bab 118
121
Bab 119
122
Bab 120 (Episode-Episode Terakhir)
123
Bab 121
124
Bab 122
125
Bab 123
126
Bab 124
127
Bab 125
128
Bab 126
129
Bab 127
130
PENGUMUNAN
131
Bab 128
132
Bab 129
133
Bab 130
134
Bab 131
135
Bab 132
136
Bab 133
137
Bab 134
138
Bab 135
139
Bab 136
140
Bab 137
141
Bab 138
142
Bab 139
143
Bab 140
144
Bab 141
145
Bab 142
146
Bab 143
147
Bab 144
148
Bab 145
149
Bab 146
150
Bab 147
151
Bab 148
152
Bab 149
153
Bab 150
154
Bab 151
155
Bab 152
156
Bab 153
157
Bab 154
158
Bab 155
159
Bab 156
160
Bab 157
161
Bab 158
162
Bab 159
163
>>>Novel Baru<<<
164
Bab 160
165
Bab 161
166
Bab 162
167
Bab 163
168
Bab 164 TAMAT
169
Novel Baru "PENYESALAN SETELAH KEHILANGAN"
170
PENYESALAN SETELAH KEHILANGAN
171
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 3
172
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 4
173
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 5
174
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 6
175
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 7
176
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 8
177
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 9
178
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 10
179
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 11
180
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 12
181
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 13
182
Masih Anget Hanya Di Noveltoon
183
Cinta Terhalang Ekonomi sudah Bab 2 ya sayyy...
184
Bab 3 Cinta Terhalang Ekonomi
185
Bab 4 Cinta Terhalang Ekonomi
186
Bab 5 Cinta Terhalang Ekonomi
187
Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2
188
SUDAH TAYANG!!! Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2
189
Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2 Bab 2
190
Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2 Bab 3
191
DINIKAHI PAK GURU (NOVEL BARU)
192
Dinikahi Pak Guru Bab 2
193
Dinikahi Pak Guru Bab 3
194
Dinikahi Pak Guru Bab 4

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!