Bab 8

Baru setengah perjalanan, Airin memutuskan untuk mengisi perutnya terlebih dahulu.

Ia memutuskan untuk memakan bubur ayam kaki lima yang berdekatan dengan pusat perkantoran.

***

Saat sedang menyantap bubur ayamnya, Airin tak sengaja melihat kesebuah ruko yang bertuliskan tulisan dikontrakkan. Kebetulan di sana juga ada pemilik ruko yang sedang membersihkan tempat yang akan ia sewakan.

Airin segera menghabiskan makanannya lalu pergi ke ruko yang dikontrakkan tersebut setelah membayar makanan yang ia makan tadi.

"Permisi Bu, kenalkan nama saya Airin. Kalau saya boleh tau, apakah ruko ini masih disewakan?" tanya Airin lembut.

"Iya, ruko ini masih disewakan, apa kamu berminat menyewanya?" tanya ibu-ibu tersebut.

"Kalau saya boleh tau, harga sewanya berapa ya harga sewanya pertahun?" tanya Airin.

"Harga setahunnya enam puluh juta. Didalam sudah tersedia kasur, dan perabotan rumah tangga lainnya," jawab ibu-ibu tersebut.

"Enam puluh juta ya Bu. Boleh kurang?" tanya Airin menawar.

"Udah murah itu lo dek," jawab ibu-ibu tersebut.

"Gimana kalau lima puluh juta. Saya akan bayar hari ini juga. Lagian saya baru saja merantau, dan saya juga sedang hamil muda. Saya di kota ini hanya seorang diri Hu, suami saya telah pergi dengan wanita lain" ucap Airin berbohong.

"Kasihan sekali nasibmu dek. Ya sudah kalau begitu kita sepakat ya lima puluh juta. Mari ikut saya. Rumah saya tidak jauh dari sini, kita bicarakan semuanya di rumah saja," ajak ibu-ibu tersebut yang kasihan melihat Airin.

setelah melakukan semua pembayaran, hari itu juga Airin langsung pindah dan menghuni ruko tersebut.

"Aku mau buka usaha apa ya disini?" ucap Airin bertanya pada dirinya sendiri sambil mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan rukonya tersebut.

Setelah berpikir keras, Akhirnya Airin mendapat ide untuk membuka toko bunga.

Airin memilih usaha toko bunga karena disekitaran rukonya merupakan area perkantoran dan tak ada yang membuka toko bunga disekitaran lokasi tersebut.

Beberapa hari kemudian, toko bunga Airin resmi dibuka.

"Leon, bukannya disini sebelumnya tempat berjualan sarapan pagi?" tanya Gara saat melewati toko bunga Airin. Saat itu Gara belum tau jika Airin lah pemilik toko bunga tersebut.

Entah apa jadinya, jika Gara mengetahui jika Airin yang selama ini ia cari keberadaannya ternyata ada disekitaran kantornya sendiri.

"Ia ya, ohh, mungkin sewanya telah habis dan di gantikan oleh penjual toko bunga itu," jawab Leon masih tetap fokus mengemudi.

Dua bulan telah berlalu. Baik Gara maupun Airin sama-sama sibuk dengan dunianya masing-masing.

Usaha bunga yang Airin buka terbilang cukup laris dan ramai pengunjung.

Suatu ketika, tepat di hari ulang tahun mamanya, Gara berencana akan membelikan bunga kesukaan sang mama tercinta.

"Leon, kamu pulang saja duluan, hari ini mama ulang tahun, saya berencana akan membelikannya bunga yang ada didekat kantor kita itu," ucap Gara yang tengah merapikan beberapa dokumen di atas meja kerjanya.

"Baiklah, kalau gitu aku akan pulang naik taksi saja. Kau pulanglah dengan mobil," jawab Leon yang masih sibuk dengan laptopnya.

"Tidak.. Tidak. Aku akan suruh supir untuk menjemput ku nanti. Kau pakai saja mobil itu pulang," balas Gara.

"Baiklah. Kalau begitu sampaikan ucapan selamat ulang tahun dariku kepada Tante Lena," ucap Leon bersiap-siap untuk pulang.

"Baik. Nanti aku sampaikan," jawab Gara sembari menelpon supir pribadinya.

.

.

"Pak, kita berhenti dulu ya di toko bunga itu," perintah Gara menunjuk toko bunga yang berada di depan jalan tersebut.

"Baik pak," jawab Pak Udin, supir Gara.

Tak sampai satu menit, mobil Gara berhenti tepat di parkiran ruko milik Airin.

Saat Gara akan memasuki toko bunga tersebut, langkahnya terhenti saat melihat Airin sedang melayani pembeli lainnya.

"Itu? Itu Airin?" ucap Gara mengucek kedua matanya. Ia tak menyangka jika Airin ternyata berada di toko bunga tersebut.

"Aku gak salah lihat kan? Itu benar-benar Airin. Ya aku yakin itu pasti Airin. Tapi kenapa wajahnya terlihat lebih chubby ya?" ucap Gara bicara pada dirinya sendiri.

"Selama ini aku mencari keberadaan mu, ternyata kamu berada dekat sekali denganku. Tak akan aku biarkan lagi kamu pergi dan hilang begitu saja." ucap Gara tersenyum smirk.

Gara mengurungkan niatnya untuk masuk kedalam toko bunga tersebut. Ia memilih menyuruh Pak Udin untuk membelikan bunga untuk sang mama supaya Airin tidak mengetahui keberadaannya.

Tak lama kemudian, Pak Udin kembali ke mobilnya dengan membawa satu buket mawar putih.

Saat Pak Udin akan melajukan mobilnya, Gara melarangnya untuk sesaat. Ia masih ingin melihat Airin untuk beberapa saat lagi.

Gara melihat Airin berjalan keluar toko dan mengatur bunga-bunga yang ia pajang diluar rukonya.

Betapa terkejut dan shock nya Gara saat melihat perubahan pada tubuh Airin. Ia kini lebih berisi dan perutnya terlihat membesar.

'Perutnya? Perutnya besar? Itu berarti dia benar-benar hamil anakku,' batin Gara melihat Airin dari atas sampai bawah.

"Jalan Pak," perintah Gara kepada Pak Udin.

Sepanjang perjalanan pulang, Gara selalu memikirkan Airin.

Gara merogoh ponsel nya ada di sakunya, lalu berselancar di internet mengenai kehamilan dan makanan sehat untuk ibu hamil.

'Oke, mulai besok aku akan bertanggung jawab atas kamu dan kehamilan mu. Aku akan memastikan anak kita akan tumbuh dengan sehat di dalam sana," batin Gara sembari mencari-cari informasi tentang kehamilan.

'Kira-kira kandungan Airin berapa bulan ya?' batin Gara bertanya-tanya.

Saat itu juga Gara teringat kepada temannya yang kini berprofesi sebagai dokter kandungan.

Gara mencari nomor Yocky, sahabat nya yang berprofesi sebagai dokter kandungan tesebut.

"Halo Yocky, kau dimana?" tanya Gara serius.

"Ini saya lagi di rumah sakit. Ada apa Gara?" tanya Yocky penasaran. Tidak biasa-biasanya Gara menghubunginya selama ini.

"Kita bisa ketemu gak, ada yang mau saya tanyakan padamu," ucap Gara to the point.

"Tumben? Tidak biasa-biasanya kau mengajak ku bertemu," jawab Yocky menaikkan satu alisnya.

"Aku mau berkonsultasi denganmu," jawab Gara membuat Yocky semakin heran.

"Konsultasi? Tunggu.. Tunggu. Gara kau tau, aku ini dokter kandungan. Bukankah selama ini kau sudah mengetahuinya?" ujar Yocky.

"Karena kau dokter kandungan aku mau berkonsultasi denganmu. Kau tak usah banyak tanya lagi. Nanti aku akan menjelaskan semuanya padamu. Jadi kapan kau ada waktu Dokter Yocky Wijaya?" tanya Gara sekali lagi.

"Baiklah, aku tunggu penjelasan mu malam nanti. Kita akan bertemu di Star Cafe jam delapan nanti. Apa kau bisa?" balik Yocky bertanya.

"Jam delapan malam di Star Cafe. Baik aku bisa. Sampai berjumpa nanti," jawab Gara sebelum memutuskan panggilannya.

Terpopuler

Comments

Haruchiyo..

Haruchiyo..

woi astagaa ,ainh syungguh terkejot karena star cafe itu nama cafe yang ada di Deket rumah aing anjrit😭

2022-10-17

2

Yusni Ali

Yusni Ali

Semoga Gara di suruh cepetan nikah sama mamanya, ..
.

2022-06-24

0

Laila Permatasari

Laila Permatasari

mudah2an nanti emaknya si gara kaga galak

2022-06-17

3

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 PENGUMUMAN
12 Bab 11
13 Bab 12
14 Bab 13
15 Bab 14
16 Bab 15
17 Bab 16
18 Bab 17
19 Bab 18
20 Bab 19
21 Bab 20
22 Bab 21
23 Yuk mampir.. "Ustadzah Dadakan"
24 Bab 22
25 Bab 23
26 Bab 24
27 Bab 25
28 Bab 26
29 Bab 27
30 Bab 28
31 Bab 29
32 Bab 30
33 Bab 31
34 Bab 32
35 Bab 33
36 Bab 34
37 Bab 35
38 Bab 36
39 Bab 37
40 Bab 38
41 Bab 39 (Kisah masa lalu Paman Sam, Lyra, Dan Juga Liona)
42 Bab 40
43 Bab 41
44 Bab 42
45 Bab 43
46 Bab 44
47 Bab 45
48 Bab 46
49 Bab 47
50 Bab 48
51 Bab 49
52 Bab 50
53 Bab 51
54 Bab 52
55 Bab 53
56 Bab 54
57 Bab 55
58 Bab 56
59 Bab 57
60 Bab 58
61 Bab 59
62 Bab 60
63 Bab 61
64 Bab 62
65 Bab 63
66 Bab 64
67 Bab 65
68 Bab 66
69 Bab 67
70 Bab 68
71 Bab 69
72 Bab 70
73 Bab 71
74 Bab 72
75 Bab 73
76 Bab 74
77 Bab 75 (Hidup Lagi??)
78 Bab 76
79 Bab 77
80 Bab 78
81 Bab 79
82 Bab 80
83 Bab 81
84 Bab 82
85 Bab 83
86 Bab 84
87 Bab 85
88 Bab 86
89 Bab 87
90 Bab 88
91 Bab 89
92 Bab 90
93 Bab 91
94 Bab 92
95 Bab 93
96 Bab 94
97 Bab 95
98 Bab 96
99 Bab 97
100 Bab 98
101 Bab 99
102 Bab 100
103 Bab 101
104 Bab 102
105 Bab 103
106 Bab 104
107 Bab 105
108 Bab 106
109 Bab 107
110 Bab 108
111 Bab 109
112 Bab 110
113 Bab 111
114 Bab 112
115 Bab 113
116 Bab 114
117 Bab 115
118 Bab 116
119 Bab 117
120 Bab 118
121 Bab 119
122 Bab 120 (Episode-Episode Terakhir)
123 Bab 121
124 Bab 122
125 Bab 123
126 Bab 124
127 Bab 125
128 Bab 126
129 Bab 127
130 PENGUMUNAN
131 Bab 128
132 Bab 129
133 Bab 130
134 Bab 131
135 Bab 132
136 Bab 133
137 Bab 134
138 Bab 135
139 Bab 136
140 Bab 137
141 Bab 138
142 Bab 139
143 Bab 140
144 Bab 141
145 Bab 142
146 Bab 143
147 Bab 144
148 Bab 145
149 Bab 146
150 Bab 147
151 Bab 148
152 Bab 149
153 Bab 150
154 Bab 151
155 Bab 152
156 Bab 153
157 Bab 154
158 Bab 155
159 Bab 156
160 Bab 157
161 Bab 158
162 Bab 159
163 >>>Novel Baru<<<
164 Bab 160
165 Bab 161
166 Bab 162
167 Bab 163
168 Bab 164 TAMAT
169 Novel Baru "PENYESALAN SETELAH KEHILANGAN"
170 PENYESALAN SETELAH KEHILANGAN
171 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 3
172 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 4
173 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 5
174 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 6
175 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 7
176 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 8
177 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 9
178 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 10
179 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 11
180 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 12
181 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 13
182 Masih Anget Hanya Di Noveltoon
183 Cinta Terhalang Ekonomi sudah Bab 2 ya sayyy...
184 Bab 3 Cinta Terhalang Ekonomi
185 Bab 4 Cinta Terhalang Ekonomi
186 Bab 5 Cinta Terhalang Ekonomi
187 Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2
188 SUDAH TAYANG!!! Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2
189 Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2 Bab 2
190 Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2 Bab 3
191 DINIKAHI PAK GURU (NOVEL BARU)
192 Dinikahi Pak Guru Bab 2
193 Dinikahi Pak Guru Bab 3
194 Dinikahi Pak Guru Bab 4
Episodes

Updated 194 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
PENGUMUMAN
12
Bab 11
13
Bab 12
14
Bab 13
15
Bab 14
16
Bab 15
17
Bab 16
18
Bab 17
19
Bab 18
20
Bab 19
21
Bab 20
22
Bab 21
23
Yuk mampir.. "Ustadzah Dadakan"
24
Bab 22
25
Bab 23
26
Bab 24
27
Bab 25
28
Bab 26
29
Bab 27
30
Bab 28
31
Bab 29
32
Bab 30
33
Bab 31
34
Bab 32
35
Bab 33
36
Bab 34
37
Bab 35
38
Bab 36
39
Bab 37
40
Bab 38
41
Bab 39 (Kisah masa lalu Paman Sam, Lyra, Dan Juga Liona)
42
Bab 40
43
Bab 41
44
Bab 42
45
Bab 43
46
Bab 44
47
Bab 45
48
Bab 46
49
Bab 47
50
Bab 48
51
Bab 49
52
Bab 50
53
Bab 51
54
Bab 52
55
Bab 53
56
Bab 54
57
Bab 55
58
Bab 56
59
Bab 57
60
Bab 58
61
Bab 59
62
Bab 60
63
Bab 61
64
Bab 62
65
Bab 63
66
Bab 64
67
Bab 65
68
Bab 66
69
Bab 67
70
Bab 68
71
Bab 69
72
Bab 70
73
Bab 71
74
Bab 72
75
Bab 73
76
Bab 74
77
Bab 75 (Hidup Lagi??)
78
Bab 76
79
Bab 77
80
Bab 78
81
Bab 79
82
Bab 80
83
Bab 81
84
Bab 82
85
Bab 83
86
Bab 84
87
Bab 85
88
Bab 86
89
Bab 87
90
Bab 88
91
Bab 89
92
Bab 90
93
Bab 91
94
Bab 92
95
Bab 93
96
Bab 94
97
Bab 95
98
Bab 96
99
Bab 97
100
Bab 98
101
Bab 99
102
Bab 100
103
Bab 101
104
Bab 102
105
Bab 103
106
Bab 104
107
Bab 105
108
Bab 106
109
Bab 107
110
Bab 108
111
Bab 109
112
Bab 110
113
Bab 111
114
Bab 112
115
Bab 113
116
Bab 114
117
Bab 115
118
Bab 116
119
Bab 117
120
Bab 118
121
Bab 119
122
Bab 120 (Episode-Episode Terakhir)
123
Bab 121
124
Bab 122
125
Bab 123
126
Bab 124
127
Bab 125
128
Bab 126
129
Bab 127
130
PENGUMUNAN
131
Bab 128
132
Bab 129
133
Bab 130
134
Bab 131
135
Bab 132
136
Bab 133
137
Bab 134
138
Bab 135
139
Bab 136
140
Bab 137
141
Bab 138
142
Bab 139
143
Bab 140
144
Bab 141
145
Bab 142
146
Bab 143
147
Bab 144
148
Bab 145
149
Bab 146
150
Bab 147
151
Bab 148
152
Bab 149
153
Bab 150
154
Bab 151
155
Bab 152
156
Bab 153
157
Bab 154
158
Bab 155
159
Bab 156
160
Bab 157
161
Bab 158
162
Bab 159
163
>>>Novel Baru<<<
164
Bab 160
165
Bab 161
166
Bab 162
167
Bab 163
168
Bab 164 TAMAT
169
Novel Baru "PENYESALAN SETELAH KEHILANGAN"
170
PENYESALAN SETELAH KEHILANGAN
171
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 3
172
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 4
173
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 5
174
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 6
175
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 7
176
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 8
177
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 9
178
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 10
179
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 11
180
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 12
181
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 13
182
Masih Anget Hanya Di Noveltoon
183
Cinta Terhalang Ekonomi sudah Bab 2 ya sayyy...
184
Bab 3 Cinta Terhalang Ekonomi
185
Bab 4 Cinta Terhalang Ekonomi
186
Bab 5 Cinta Terhalang Ekonomi
187
Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2
188
SUDAH TAYANG!!! Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2
189
Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2 Bab 2
190
Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2 Bab 3
191
DINIKAHI PAK GURU (NOVEL BARU)
192
Dinikahi Pak Guru Bab 2
193
Dinikahi Pak Guru Bab 3
194
Dinikahi Pak Guru Bab 4

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!