Bab 11

"Ahh. Maaf Airin. Saya hanya takjub denganmu. Kalau begitu saya boleh minta nomor ponselmu Airin, biar saya lebih gampang untuk memesan bunga disini. Selain itu, agar kamu bisa cerita apa pun masalahmu kepada saya," jelas Mama Lena mengeluarkan ponsel ya.

***

Airin kemudian mencatat nomor ponselnya di ponsel Mama Lena.

"Ya sudah, Airin saya pulang duluan ya. Sekalian saya pesan bunga mawar putihnya ya. Terima kasih sudah mau berbagi cerita dengan saya. Saya senang sekali, karena saya tidak punya anak perempuan, dan saya ingin sekali punya anak perempuan," jelas Mama Lena sembari pamit kepada Airin.

"Sama-sama Bu. Saya juga senang karena ada tempat untuk berbagi. Selama ini saya selalu memendam semua permasalahan saya sendiri. Berkat Ibu sekarang saya menjadi sedikit lebih lega," ucap Mama Lena.

"Ya sudah, mulai sekarang anggap saja saya ini sebagai Ibu kandung kamu sendiri. Kamu bisa bercerita apa pun semuanya kepada saya," ujar Mama Lena mengusap pucuk kepala Airin.

"Terima kasih Bu," jawab Airin merasa bahagia.

Setelah dari tempatnya Airin, Mama Lena memilih untuk menyinggahi kantor anaknya Gara yang tak jauh dari toko Airin.

"Gara," ucap Mama Lena membuka pintu ruangan Gara.

"Mama.. Gimana, apa mama berhasil mendekati Airin?" tanya Gara penasaran.

"Tentu. Gara kamu tau, Airin itu ternyata anak yang baik dan sopan. Tak hanya cantik, dia juga mempunyai hati yang lembut," jawab Mama Lena tersenyum.

"Oh ya.. Airin bicara apa saja sama mama?" tanya Gara kembali.

"Kamu tau dia bicara apa? Dia bicara banyak sekali. Berkat dia mama tau bagaimana sifat kamu yang sebenarnya," jawab Mama Lena mempelototi Gara.

"Mak.. Maksud mama apa? Gara gak ngerti," tanya Gara pura-pura pilon.

"Kamu jangan pura-pura bodoh Gara. Kamu pikir mama gak tau. Setiap malam kamu selalu ke bar, bermain wanita dan bergonta ganti pasangan untuk di bawa tidur," jawab Mama Lena membuat Gara terkejut.

'Aduh, mampus gue. Kenapa si Airin bilang kayak gitu sih sama mama. Kan ribet jadinya,' batin Gara merutuki Airin.

"Ahh nggak kok ma. Airin mengada-ngada kali tuh. Mama jangan percaya," jawab Gara menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.

"Gara.. Gara.. Gimana mama gak percaya, buktinya aja kamu sudah menghamili anak orang," skakmat Mama Lena membuat Gara tertunduk dan tidak dapat membela diri lagi.

"Maafin Gara ma. Gara janji gak akan mengulanginya lagi," jawab Gara yang masih tertunduk.

"Ya sudah, kalau gitu mama mau pulang dulu. Besok mama akan menemui Airin lagi. Selain itu, besok mama akan membelikan beberapa kebutuhan Airin dan juga janinnya, seperti vitamin, dan buah-buahannya.

"Ok ma. Tapi maaf ma, Gara tidak bisa menemani mama. Mama kan tau sendiri posisi Gara di mata Airin," ucap Gara menatap mamanya.

"Ya sudah tidak apa-apa, tapi mama mau kamu janji sama mama. Jangan pernah lagi merusak dan menyakiti hati seorang wanita. Mama gak mau kamu menjadi seorang cassanova Gara. Emang kamu mau jika suatu saat nanti karma datang menghampiri mu?" ucap Mama Lena menasehati putranya.

"Iya ma, Gara janji sama mama,* jawab Gara menaikkan dua jarinya sambil tersenyum imut.

"Baik kalau gitu mama pulang dulu," pamit sang mama kepada Gara.

Saat jam pulang kerja, Gara dan Leon bersiap-siap akan pulang.

"Kita pulang kemana Gar?" tanya Leon sembari duduk di sofa ruangan Gara.

"Kita pulang ke apartemen saja. Urusan Airin, biar mama yang mengurusnya," jawab Gara menutup laptopnya.

"Kau sudah memberi tahu Tante Lena?" tanya Leon kaget.

"Sudah," jawab Gara santai sembari keluar dari ruangannya yang diikuti Leon dari belakang.

"Lalu Tante Lena bilang apa?" tanya Leon benar-benar penasaran.

"Kau kepo juga ya Leon," canda Gara yang kini sudah di dalam lift khusus CEO.

"Ya bukannya kepo, cuma pengen tau aja. Kau tau kan, aku ini kalau penasaran tidak bisa tidur nyenyak. Ujung-ujung nya berpengaruh kepada pekerjaan," alasan Leon agar Gara mau berbagi cerita dengannya.

"Lebay," balas Gara rolls eyes.

"Jadi gimana? Gimana reaksi Tante Lena?" tanya Leon masih penasaran.

Bosan dengan ocehan Leon, Gara akhirnya menceritakan reaksi kedua orang tuanya kepada Leon.

"Kau serius Gara? Aku pikir Tante Lena akan marah terus mencabut semua fasilitas mu," canda Leon santai.

"Doa mu jelek sekali Leon. Jika itu terjadi, maka setelah semua fasilitas ku di kembalikan, maka kau lah orang pertama yang akan aku pecat tanpa pesangon," balas Gara yang juga bercanda.

"Hahaha.. Kenapa aku? Aku salah apa?" tanya Leon merengek.

"Karena kau membantuku untuk mendapatkan Airin," jawab Gara tersenyum smirk.

"Lah, bukannya kau yang menyuruhku?" tanya Leon.

"Kenapa kau mau?" jawab Gara yang kini sudah berada di dalam mobilnya.

Saat mobil yang di kemudikan Leon telah keluar dari area kantornya, Gara menyuruh Leon untuk berhenti di toko bunga.

Leon sama sekali belum tau jika toko bunga itu milik Airin.

"Kau mau ngapain berhenti di toko bunga? Kau akan membeli bunga buat siapa?" tanya Leon penasaran.

"Aku bukan membeli bunga, tapi aku hanya ingin melihat perut si pemilik toko bunga tersebut," jawab Gara yang fokus melihat ke toko bunga tersebut.

"Apa? Kau ingin melihat perut pemilik toko bunga tersebut? Kau gila? Buat apa?" tanya Leon semakin penasaran dan tidak habis pikir dengan jalan pikiran sahabatnya itu.

"Ya buat melihat calon anakku lah, lalu buat apa lagi?" jawab Gara masih fokus melihat ke toko bunga milik Airin.

"Maksudmu apa? Aku sama sekali tidak mengerti," tanya Leon bingung.

"Huhhhh.. Jadi yang membuka usaha bunga itu adalah Airin. Kau tau, sekarang perutnya sudah membesar. Aku suka itu. Entah kenapa aku ingin sekali mengelus perut buncitnya itu. Tapi aku tidak tau caranya gimana. Apa kau punya ide Leon Wang?" tanya Gara melihat Leon sekilas.

"Jadi.. Jadi Airin pemilik toko bunga itu. Apa dia tau jika kantor kau berada dekat dengan tokonya?" tanya Leon penasaran.

"Tidak, dan jangan sampai dia mengetahuinya. Bisa-bisa dia kabur lagi," jawab Gara memerhatikan toko tersebut. Namun Airin tak kunjung keluar.

"Kau tenang Gara. Aku punya ide bagus. Jika kau mengikuti ide ku. Aku jamin kau akan bisa mengusap perut Airin. Bahkan kau bisa berteman dekat dengannya," ujar Leon tersenyum smirk.

"Kau serius?" tanya Gara yang kini penasaran.

"Ya, aku serius," jawab Leon tersenyum penuh arti.

"Aku mau. Aku akan melakukan apapun agar aku bisa mengusap perut Airin dan juga dekat dengannya kembali," jawab Gara yakin.

"Kau yakin?" tanya Leon memastikan.

"Ya yakinlah. Bagaimana caranya?" jawab Gara penasaran.

"Gampang. Kau tinggal ganti saja gaya berpakaian mu. Lalu kau masuk ke dalam toko bunga itu untuk berpura-pura membeli bunganya. Setelah itu kau ajak deh dia bicara," jawab Leon melihat Gara.

"Semudah itu?" tanya Gara heran.

"Ya semudah itu," jawab Leon.

"Tapi aku harus menggunakan pakaian apa?" tanya Gara sangat penasaran.

"Ya harus menggunakan pakaian perempuanlah. Lalu pakaian apa lagi. Memang kau pikir Airin mau berhubungan lagi denganmu sebagai Gara? Aku sih noo," jawab Leon membuat Gara menepuk jidatnya.

Terpopuler

Comments

Lilisdayanti

Lilisdayanti

gincloooooonggg wkwkwkwkwkwkwk 🤭🤭🤭 jadi banci 🤣🤣🤣🤣ga kebayang,,, anggap saja MS dakem 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤭

2022-11-18

0

🏕V⃝🌟🍾ᚻᎥ∂ ᶢᵉˢʳᵉᵏ 💃V@X💃

🏕V⃝🌟🍾ᚻᎥ∂ ᶢᵉˢʳᵉᵏ 💃V@X💃

ide bagus sekalian ngerjain gara🤣🤣🤣

2022-11-02

1

Yulia Prihatin91#SoLo#

Yulia Prihatin91#SoLo#

ide gila leon
hahaha
menyamar jadi wanita gara gara apa kata DUNIA sang casanova

2022-11-01

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 PENGUMUMAN
12 Bab 11
13 Bab 12
14 Bab 13
15 Bab 14
16 Bab 15
17 Bab 16
18 Bab 17
19 Bab 18
20 Bab 19
21 Bab 20
22 Bab 21
23 Yuk mampir.. "Ustadzah Dadakan"
24 Bab 22
25 Bab 23
26 Bab 24
27 Bab 25
28 Bab 26
29 Bab 27
30 Bab 28
31 Bab 29
32 Bab 30
33 Bab 31
34 Bab 32
35 Bab 33
36 Bab 34
37 Bab 35
38 Bab 36
39 Bab 37
40 Bab 38
41 Bab 39 (Kisah masa lalu Paman Sam, Lyra, Dan Juga Liona)
42 Bab 40
43 Bab 41
44 Bab 42
45 Bab 43
46 Bab 44
47 Bab 45
48 Bab 46
49 Bab 47
50 Bab 48
51 Bab 49
52 Bab 50
53 Bab 51
54 Bab 52
55 Bab 53
56 Bab 54
57 Bab 55
58 Bab 56
59 Bab 57
60 Bab 58
61 Bab 59
62 Bab 60
63 Bab 61
64 Bab 62
65 Bab 63
66 Bab 64
67 Bab 65
68 Bab 66
69 Bab 67
70 Bab 68
71 Bab 69
72 Bab 70
73 Bab 71
74 Bab 72
75 Bab 73
76 Bab 74
77 Bab 75 (Hidup Lagi??)
78 Bab 76
79 Bab 77
80 Bab 78
81 Bab 79
82 Bab 80
83 Bab 81
84 Bab 82
85 Bab 83
86 Bab 84
87 Bab 85
88 Bab 86
89 Bab 87
90 Bab 88
91 Bab 89
92 Bab 90
93 Bab 91
94 Bab 92
95 Bab 93
96 Bab 94
97 Bab 95
98 Bab 96
99 Bab 97
100 Bab 98
101 Bab 99
102 Bab 100
103 Bab 101
104 Bab 102
105 Bab 103
106 Bab 104
107 Bab 105
108 Bab 106
109 Bab 107
110 Bab 108
111 Bab 109
112 Bab 110
113 Bab 111
114 Bab 112
115 Bab 113
116 Bab 114
117 Bab 115
118 Bab 116
119 Bab 117
120 Bab 118
121 Bab 119
122 Bab 120 (Episode-Episode Terakhir)
123 Bab 121
124 Bab 122
125 Bab 123
126 Bab 124
127 Bab 125
128 Bab 126
129 Bab 127
130 PENGUMUNAN
131 Bab 128
132 Bab 129
133 Bab 130
134 Bab 131
135 Bab 132
136 Bab 133
137 Bab 134
138 Bab 135
139 Bab 136
140 Bab 137
141 Bab 138
142 Bab 139
143 Bab 140
144 Bab 141
145 Bab 142
146 Bab 143
147 Bab 144
148 Bab 145
149 Bab 146
150 Bab 147
151 Bab 148
152 Bab 149
153 Bab 150
154 Bab 151
155 Bab 152
156 Bab 153
157 Bab 154
158 Bab 155
159 Bab 156
160 Bab 157
161 Bab 158
162 Bab 159
163 >>>Novel Baru<<<
164 Bab 160
165 Bab 161
166 Bab 162
167 Bab 163
168 Bab 164 TAMAT
169 Novel Baru "PENYESALAN SETELAH KEHILANGAN"
170 PENYESALAN SETELAH KEHILANGAN
171 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 3
172 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 4
173 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 5
174 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 6
175 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 7
176 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 8
177 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 9
178 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 10
179 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 11
180 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 12
181 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 13
182 Masih Anget Hanya Di Noveltoon
183 Cinta Terhalang Ekonomi sudah Bab 2 ya sayyy...
184 Bab 3 Cinta Terhalang Ekonomi
185 Bab 4 Cinta Terhalang Ekonomi
186 Bab 5 Cinta Terhalang Ekonomi
187 Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2
188 SUDAH TAYANG!!! Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2
189 Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2 Bab 2
190 Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2 Bab 3
191 DINIKAHI PAK GURU (NOVEL BARU)
192 Dinikahi Pak Guru Bab 2
193 Dinikahi Pak Guru Bab 3
194 Dinikahi Pak Guru Bab 4
Episodes

Updated 194 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
PENGUMUMAN
12
Bab 11
13
Bab 12
14
Bab 13
15
Bab 14
16
Bab 15
17
Bab 16
18
Bab 17
19
Bab 18
20
Bab 19
21
Bab 20
22
Bab 21
23
Yuk mampir.. "Ustadzah Dadakan"
24
Bab 22
25
Bab 23
26
Bab 24
27
Bab 25
28
Bab 26
29
Bab 27
30
Bab 28
31
Bab 29
32
Bab 30
33
Bab 31
34
Bab 32
35
Bab 33
36
Bab 34
37
Bab 35
38
Bab 36
39
Bab 37
40
Bab 38
41
Bab 39 (Kisah masa lalu Paman Sam, Lyra, Dan Juga Liona)
42
Bab 40
43
Bab 41
44
Bab 42
45
Bab 43
46
Bab 44
47
Bab 45
48
Bab 46
49
Bab 47
50
Bab 48
51
Bab 49
52
Bab 50
53
Bab 51
54
Bab 52
55
Bab 53
56
Bab 54
57
Bab 55
58
Bab 56
59
Bab 57
60
Bab 58
61
Bab 59
62
Bab 60
63
Bab 61
64
Bab 62
65
Bab 63
66
Bab 64
67
Bab 65
68
Bab 66
69
Bab 67
70
Bab 68
71
Bab 69
72
Bab 70
73
Bab 71
74
Bab 72
75
Bab 73
76
Bab 74
77
Bab 75 (Hidup Lagi??)
78
Bab 76
79
Bab 77
80
Bab 78
81
Bab 79
82
Bab 80
83
Bab 81
84
Bab 82
85
Bab 83
86
Bab 84
87
Bab 85
88
Bab 86
89
Bab 87
90
Bab 88
91
Bab 89
92
Bab 90
93
Bab 91
94
Bab 92
95
Bab 93
96
Bab 94
97
Bab 95
98
Bab 96
99
Bab 97
100
Bab 98
101
Bab 99
102
Bab 100
103
Bab 101
104
Bab 102
105
Bab 103
106
Bab 104
107
Bab 105
108
Bab 106
109
Bab 107
110
Bab 108
111
Bab 109
112
Bab 110
113
Bab 111
114
Bab 112
115
Bab 113
116
Bab 114
117
Bab 115
118
Bab 116
119
Bab 117
120
Bab 118
121
Bab 119
122
Bab 120 (Episode-Episode Terakhir)
123
Bab 121
124
Bab 122
125
Bab 123
126
Bab 124
127
Bab 125
128
Bab 126
129
Bab 127
130
PENGUMUNAN
131
Bab 128
132
Bab 129
133
Bab 130
134
Bab 131
135
Bab 132
136
Bab 133
137
Bab 134
138
Bab 135
139
Bab 136
140
Bab 137
141
Bab 138
142
Bab 139
143
Bab 140
144
Bab 141
145
Bab 142
146
Bab 143
147
Bab 144
148
Bab 145
149
Bab 146
150
Bab 147
151
Bab 148
152
Bab 149
153
Bab 150
154
Bab 151
155
Bab 152
156
Bab 153
157
Bab 154
158
Bab 155
159
Bab 156
160
Bab 157
161
Bab 158
162
Bab 159
163
>>>Novel Baru<<<
164
Bab 160
165
Bab 161
166
Bab 162
167
Bab 163
168
Bab 164 TAMAT
169
Novel Baru "PENYESALAN SETELAH KEHILANGAN"
170
PENYESALAN SETELAH KEHILANGAN
171
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 3
172
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 4
173
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 5
174
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 6
175
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 7
176
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 8
177
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 9
178
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 10
179
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 11
180
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 12
181
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 13
182
Masih Anget Hanya Di Noveltoon
183
Cinta Terhalang Ekonomi sudah Bab 2 ya sayyy...
184
Bab 3 Cinta Terhalang Ekonomi
185
Bab 4 Cinta Terhalang Ekonomi
186
Bab 5 Cinta Terhalang Ekonomi
187
Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2
188
SUDAH TAYANG!!! Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2
189
Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2 Bab 2
190
Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2 Bab 3
191
DINIKAHI PAK GURU (NOVEL BARU)
192
Dinikahi Pak Guru Bab 2
193
Dinikahi Pak Guru Bab 3
194
Dinikahi Pak Guru Bab 4

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!