Bab 6

"Ya aku bicara itu. Apa kau mengidam? Tidak biasa-biasanya kau makan makanan pinggir jalan. Apalagi itu cendol, makanan yang paling tidak kau sukai. Tapi tadi aku lihat kau memakannya dengannya dengan nikmat dan lahap," jelas Leon santai namun fokus mengemudi.

***

"Ck.. Kau gila ya? Mana mungkin aku mengidam, sedangkan kau tau aku belum punya istri bodoh," jawab Gara geleng-geleng kepala.

"Hhhhhh.. Gara-Gara.. Kau memang belum punya istri, tapi kau ingat, kau itu telah menebar benih di rahim Airin. Apa kau lupa?" ujar Leon membuat Gara terdiam dan teringat kembali dengan Airin yang beberapa waktu ini sempat ia lupakan karena urusan kerja nya yang menumpuk.

"Kau benar Leon. Aku telah melupakan Airin karena pekerjaanku. Leon, bukankah kita akan ke Surabaya? Nanti setelah meeting, kita singgah ke alamat yang diberikan oleh Yuta," ucap Gara memberi perintah mendadak.

"Hhhhh.. Baiklah, terserah kau saja. Yang penting semua urusan pekerjaan kita beres dulu," balas Leon rolls eyes.

.

.

.

"Huhhh akhirnya selesai juga," lenguh Gara yang dari tadi sibuk dengan kliennya.

"Iya, ya udah, ayo!" ajak Leon sambil berdiri.

"Lah? Ayo kemana?" tanya Gara heran.

"Ya ke rumah si Airin lah. Masak mau pulang," jawab Leon.

"Ooo iya ya.. Hehe.. Ayo kita berangkat," balas Gara sembari berdiri dan meninggalkan lokasi meeting mereka.

.

.

Sementara Gara dan Leon sedang di perjalanan, Airin yang saat itu keluar rumah untuk membeli obat sakit kepala, tiba-tiba pingsan dipinggir jalan. Kemudian beberapa warga yang melihat lalu menolong dan membawa Airin ke rumah bidan desa tersebut.

Saat sedang diperiksa, bidan desa mengatakan jika Airin positif hamil. Dan disitulah para warga kaget dan marah kepada Airin.

Beberapa warga mendatangi rumah Airin dan memberi tahukan kehamilan Airin kepada kedua orang tuanya.

Kedua orang tua Airin juga tak kalah kaget saat mendengar ucapan warga. Setelah Airin dan keluarganya di bawa ke balai warga, para petinggi di desa memutuskan jika Airin harus pergi dari kampungnya pada saat itu juga.

Para warga dan petinggi desa tidak mau jika kampung halamannya menjadi kena sial karena kehamilan Airin yang tanpa suami tersebut.

Mendengar keputusan yang telah dibuat, kedua orang tua Airin tak dapat berbuat apa-apa. Mereka kecewa karena putri semata wayangnya ternyata hamil tanpa suami.

"Maafkan Airin Ayah, Ibu. Maafkan Airin," ucap Airin memohon maaf kepada kedua orang tuanya sekaligus pamit dari kampung halamannya.

Kedua orang tua Airin hanya diam saat putrinya itu berpamitan kepadanya. Mereka sangat kecewa dengan Airin, yang menurut penjelasan putrinya, ia menjual kesuciannya demi mengobati biaya berobat sang Ayah.

Sedih tak tak mendapat jawaban dari Ayah dan Ibunya, Airin kemudian pergi meninggalkan kampung halamannya di saksikan oleh beberapa warga yang mengantarnya tadi.

"Aku harus kemana," ucap Airin bicara pada dirinya sendiri saat gadis cantik itu di antar oleh warga menuju terminal keberangkatan bus.

Sesampainya di terminal, Airin memutuskan untuk menaiki bus tujuan Jakarta. Ia akan kembali ke ibu kota dengan sisa uang yang ia miliki dari hasil menjual kesuciannya.

Sementara itu, Gara dan juga Leon hampir tiba di kampung halaman Airin yang letaknya jauh masuk kedalam pelosok desa.

Butuh waktu empat jam dari pusat kota ke kampung halaman Airin. Setibanya di desa tersebut, beberapa warga heran melihat mobil mewah yang masuk kedalam kampungnya. Masalahnya baru kali ini ada mobil sebagus mobil Gara yang masuk ke kampung mereka.

Karena bingung, Leon memutuskan untuk bertanya kepada salah seorang warga yang kebetulan lewat di dekat mobil mereka.

"Maaf pak, saya mau bertanya. Rumahnya Airin dimana ya?" tanya Leon kepada bapak-bapak tersebut.

"Airin? Airin yang baru saja di usir warga ya?!" jawab bapak-bapak tersebut membuat Gara dan Leon kaget.

"Di usir warga? maksud bapak?" Gara balik bertanya.

"Iya, si Airin itu hamil tanpa suami, jadi sama warga disini di usir, gak boleh lagi tinggal di kampung ini. Baru tadi di antar warga ke terminal bus saat mau azan Zuhur," jelas bapak-bapak tersebut.

"Airin hamil? Bapak gak salahkan orang kan? Apa orangnya seperti ini?" ucap Gara mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan foto Airin kepada bapak-bapak tersebut.

"Apa orangnya seperti ini?" tanya Gara memperlihatkan layar ponselnya kepada bapak-bapak tersebut.

"Iya benar, ini emang si Airin. Kalau boleh tau kalian-kalian ini siapa nya ya?" jawab bapak-bapak itu sekaligus memberikan pertanyaan kepada Gara dam juga Leon.

"Bu.. Bukan siapa-siapa. Kami adalah rekan kerja Airin dari kota. Kalau begitu, terima kasih ya pak atas informasinya," ucap Gara lalu memberikan sejumlah uang kepada bapak-bapak tersebut.

"Wahh.. Sama-sama pak, sama-sama," jawab bapak tersebut sangat senang saat di beri beberapa lembar uang seratusan padanya.

.

.

Sementara itu, Airin tengah duduk termenung di bangku bus yang ia tumpangi menuju Jakarta.

Airin tak menyangka jika hasil dari cinta satu malamnya bersemi di rahimnya.

Hatinya sangat hancur saat kedua orang tua tempat ia bersandar sangat marah dan kecewa kepadanya.

'Apa yang harus aku lakukan? Saat ini aku sangat hancur. Ingin sekali rasanya aku mati, tapi ada sebuah nyawa yang menumpang kan hidupnya di rahimku. Aku harus apa tuhan? Harus berbuat apa untuk kedepannya,' batin Airin dengan tatapan kosong keluar jendela. Tak lupa dengan air mata yang berjatuhan di pipinya, serta tangan yang mengusap perut ratanya.

Lelah berdialog dengan dirinya sendiri, Airin pun terlelap hingga ia sampai di Jakarta.

Begitu juga dengan Gara dan juga Leon, mereka memutuskan kembali ke Jakarta karena tak menemukan keberadaan Airin.

"Leon, apa yang harus aku lakukan? Airin sedang hamil anakku. Kemana aku harus mencarinya?" tanya Gara kini sedang panik.

"Kau tenanglah Gara, biasanya kalau wanita itu hamil, dia pasti akan mencari siapa orang yang telah menghamilinya untuk meminta pertanggung jawabannya. Begitu juga dengan Airin. Aku yakin saat ini dia pasti kembali ke Jakarta untuk mencari keberadaan mu," jawab Leon mencoba menenangkan sahabatnya itu.

"Benarkah? Kalau tidak bagaimana? Lagian kemana dia akan mencari ku?! Kami hanya bertemu di bar saja?!" ucap Gara sedikit cemas.

"Ya sudah, kalau begitu nanti aku akan menghubungi Yuta. Aku akan meminta bantuannya. Jika Airin kembali ke bar itu, akan ku suruh Yuta untuk memberi tahukannya kepadamu. Jadi sekarang kau tak perlu cemas lagi. Mana ada wanita yang mau hamil tanpa suami," jelas Leon panjang lebar.

"Semoga saja ucapannya mu benar Leon. Bagaimanapun juga aku harus bertanggung jawab atas bayi itu," ucap Gara frustasi.

"Apa kau akan menikahinya?" tanya Leon ingin tahu.

Terpopuler

Comments

Amilia Indriyanti

Amilia Indriyanti

jaman Saiki Ra Ono ngonoiku

2022-11-28

0

Yulia Prihatin91#SoLo#

Yulia Prihatin91#SoLo#

bukannya dirangkul tuh warga main usir aja
gak kasihàn

2022-11-01

0

Dyan Daffa

Dyan Daffa

untuk typo* yg salah tolong direvisi ya kak

2022-06-29

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 PENGUMUMAN
12 Bab 11
13 Bab 12
14 Bab 13
15 Bab 14
16 Bab 15
17 Bab 16
18 Bab 17
19 Bab 18
20 Bab 19
21 Bab 20
22 Bab 21
23 Yuk mampir.. "Ustadzah Dadakan"
24 Bab 22
25 Bab 23
26 Bab 24
27 Bab 25
28 Bab 26
29 Bab 27
30 Bab 28
31 Bab 29
32 Bab 30
33 Bab 31
34 Bab 32
35 Bab 33
36 Bab 34
37 Bab 35
38 Bab 36
39 Bab 37
40 Bab 38
41 Bab 39 (Kisah masa lalu Paman Sam, Lyra, Dan Juga Liona)
42 Bab 40
43 Bab 41
44 Bab 42
45 Bab 43
46 Bab 44
47 Bab 45
48 Bab 46
49 Bab 47
50 Bab 48
51 Bab 49
52 Bab 50
53 Bab 51
54 Bab 52
55 Bab 53
56 Bab 54
57 Bab 55
58 Bab 56
59 Bab 57
60 Bab 58
61 Bab 59
62 Bab 60
63 Bab 61
64 Bab 62
65 Bab 63
66 Bab 64
67 Bab 65
68 Bab 66
69 Bab 67
70 Bab 68
71 Bab 69
72 Bab 70
73 Bab 71
74 Bab 72
75 Bab 73
76 Bab 74
77 Bab 75 (Hidup Lagi??)
78 Bab 76
79 Bab 77
80 Bab 78
81 Bab 79
82 Bab 80
83 Bab 81
84 Bab 82
85 Bab 83
86 Bab 84
87 Bab 85
88 Bab 86
89 Bab 87
90 Bab 88
91 Bab 89
92 Bab 90
93 Bab 91
94 Bab 92
95 Bab 93
96 Bab 94
97 Bab 95
98 Bab 96
99 Bab 97
100 Bab 98
101 Bab 99
102 Bab 100
103 Bab 101
104 Bab 102
105 Bab 103
106 Bab 104
107 Bab 105
108 Bab 106
109 Bab 107
110 Bab 108
111 Bab 109
112 Bab 110
113 Bab 111
114 Bab 112
115 Bab 113
116 Bab 114
117 Bab 115
118 Bab 116
119 Bab 117
120 Bab 118
121 Bab 119
122 Bab 120 (Episode-Episode Terakhir)
123 Bab 121
124 Bab 122
125 Bab 123
126 Bab 124
127 Bab 125
128 Bab 126
129 Bab 127
130 PENGUMUNAN
131 Bab 128
132 Bab 129
133 Bab 130
134 Bab 131
135 Bab 132
136 Bab 133
137 Bab 134
138 Bab 135
139 Bab 136
140 Bab 137
141 Bab 138
142 Bab 139
143 Bab 140
144 Bab 141
145 Bab 142
146 Bab 143
147 Bab 144
148 Bab 145
149 Bab 146
150 Bab 147
151 Bab 148
152 Bab 149
153 Bab 150
154 Bab 151
155 Bab 152
156 Bab 153
157 Bab 154
158 Bab 155
159 Bab 156
160 Bab 157
161 Bab 158
162 Bab 159
163 >>>Novel Baru<<<
164 Bab 160
165 Bab 161
166 Bab 162
167 Bab 163
168 Bab 164 TAMAT
169 Novel Baru "PENYESALAN SETELAH KEHILANGAN"
170 PENYESALAN SETELAH KEHILANGAN
171 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 3
172 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 4
173 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 5
174 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 6
175 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 7
176 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 8
177 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 9
178 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 10
179 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 11
180 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 12
181 Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 13
182 Masih Anget Hanya Di Noveltoon
183 Cinta Terhalang Ekonomi sudah Bab 2 ya sayyy...
184 Bab 3 Cinta Terhalang Ekonomi
185 Bab 4 Cinta Terhalang Ekonomi
186 Bab 5 Cinta Terhalang Ekonomi
187 Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2
188 SUDAH TAYANG!!! Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2
189 Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2 Bab 2
190 Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2 Bab 3
191 DINIKAHI PAK GURU (NOVEL BARU)
192 Dinikahi Pak Guru Bab 2
193 Dinikahi Pak Guru Bab 3
194 Dinikahi Pak Guru Bab 4
Episodes

Updated 194 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
PENGUMUMAN
12
Bab 11
13
Bab 12
14
Bab 13
15
Bab 14
16
Bab 15
17
Bab 16
18
Bab 17
19
Bab 18
20
Bab 19
21
Bab 20
22
Bab 21
23
Yuk mampir.. "Ustadzah Dadakan"
24
Bab 22
25
Bab 23
26
Bab 24
27
Bab 25
28
Bab 26
29
Bab 27
30
Bab 28
31
Bab 29
32
Bab 30
33
Bab 31
34
Bab 32
35
Bab 33
36
Bab 34
37
Bab 35
38
Bab 36
39
Bab 37
40
Bab 38
41
Bab 39 (Kisah masa lalu Paman Sam, Lyra, Dan Juga Liona)
42
Bab 40
43
Bab 41
44
Bab 42
45
Bab 43
46
Bab 44
47
Bab 45
48
Bab 46
49
Bab 47
50
Bab 48
51
Bab 49
52
Bab 50
53
Bab 51
54
Bab 52
55
Bab 53
56
Bab 54
57
Bab 55
58
Bab 56
59
Bab 57
60
Bab 58
61
Bab 59
62
Bab 60
63
Bab 61
64
Bab 62
65
Bab 63
66
Bab 64
67
Bab 65
68
Bab 66
69
Bab 67
70
Bab 68
71
Bab 69
72
Bab 70
73
Bab 71
74
Bab 72
75
Bab 73
76
Bab 74
77
Bab 75 (Hidup Lagi??)
78
Bab 76
79
Bab 77
80
Bab 78
81
Bab 79
82
Bab 80
83
Bab 81
84
Bab 82
85
Bab 83
86
Bab 84
87
Bab 85
88
Bab 86
89
Bab 87
90
Bab 88
91
Bab 89
92
Bab 90
93
Bab 91
94
Bab 92
95
Bab 93
96
Bab 94
97
Bab 95
98
Bab 96
99
Bab 97
100
Bab 98
101
Bab 99
102
Bab 100
103
Bab 101
104
Bab 102
105
Bab 103
106
Bab 104
107
Bab 105
108
Bab 106
109
Bab 107
110
Bab 108
111
Bab 109
112
Bab 110
113
Bab 111
114
Bab 112
115
Bab 113
116
Bab 114
117
Bab 115
118
Bab 116
119
Bab 117
120
Bab 118
121
Bab 119
122
Bab 120 (Episode-Episode Terakhir)
123
Bab 121
124
Bab 122
125
Bab 123
126
Bab 124
127
Bab 125
128
Bab 126
129
Bab 127
130
PENGUMUNAN
131
Bab 128
132
Bab 129
133
Bab 130
134
Bab 131
135
Bab 132
136
Bab 133
137
Bab 134
138
Bab 135
139
Bab 136
140
Bab 137
141
Bab 138
142
Bab 139
143
Bab 140
144
Bab 141
145
Bab 142
146
Bab 143
147
Bab 144
148
Bab 145
149
Bab 146
150
Bab 147
151
Bab 148
152
Bab 149
153
Bab 150
154
Bab 151
155
Bab 152
156
Bab 153
157
Bab 154
158
Bab 155
159
Bab 156
160
Bab 157
161
Bab 158
162
Bab 159
163
>>>Novel Baru<<<
164
Bab 160
165
Bab 161
166
Bab 162
167
Bab 163
168
Bab 164 TAMAT
169
Novel Baru "PENYESALAN SETELAH KEHILANGAN"
170
PENYESALAN SETELAH KEHILANGAN
171
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 3
172
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 4
173
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 5
174
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 6
175
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 7
176
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 8
177
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 9
178
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 10
179
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 11
180
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 12
181
Penyesalan Setelah Kehilangan Bab 13
182
Masih Anget Hanya Di Noveltoon
183
Cinta Terhalang Ekonomi sudah Bab 2 ya sayyy...
184
Bab 3 Cinta Terhalang Ekonomi
185
Bab 4 Cinta Terhalang Ekonomi
186
Bab 5 Cinta Terhalang Ekonomi
187
Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2
188
SUDAH TAYANG!!! Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2
189
Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2 Bab 2
190
Garis Dua Satu Malam Milik Tuan Gara 2 Bab 3
191
DINIKAHI PAK GURU (NOVEL BARU)
192
Dinikahi Pak Guru Bab 2
193
Dinikahi Pak Guru Bab 3
194
Dinikahi Pak Guru Bab 4

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!