KEJAILAN PERTAMA DI ERA KUNO

Seorang gadis dengan keranjang anyaman yang berisi bahan makanan tampak tengah berjalan menyusuri jalanan menuju kediaman Yu.

Hari yang mulai memasuki sore itu masih saja terlihat ramai oleh orang yang lalu lalang dengan kegiatan mereka masing-masing.

Sepanjang jalan gadis yang tak lain adalah Rayan itu terlihat amat muram dengan wajahnya yang di tekuk. Bibirnya yang mungil semungil tubuhnya tampak berkomat-kamit tak jelas, sepertinya ia tengah menggerutu kesal.

Dengan dengusan jengkel, ia berkata. "Inilah yang namanya hidup segan mati tak mau." sebelah kakinya di hentakkan ke tanah tanpa menghentikan langkahnya.

"Aku tidak pernah bisa membayangkan kalau aku ada di posisinya selama ini aku akan bertahan seperti dia. Sekalipun aku tak punya keluarga alias hidup sendiri dengan segala aral melintang yang mesti aku hadapi tapi aku juga tidak akan mau bila di perlakukan seperti dia. Benar-benar menyedihkan." lanjutnya mengomel panjang.

"Sudah terlahir sebagai anak haram, menderita pula. Lihat aku... Aku lahir tanpa tahu siapa orang tuaku, tapi apa aku mau menderita begitu. Jelas tidak! Enak saja!" matanya menyipit kesal. "Ingin sekali aku racuni mereka." langkahnya terhenti menyadari sesuatu. "E-eh... Tidak...! Aku akan benar-benar meracuni mereka. Ya, akan aku lakukan." mengangguk setelah dirasa idenya cukup brilian. Kemudian kembali melanjutkan perjalanannya.

Ia mulai berpikir keras. "Kira-kira racun apa yang akan membuat mereka dapat merasakan apa yang pernah dirasakan oleh Yu Rayan, yaa..." jarinya mengetuk-ngetuk bibir keranjang yang sejak tadi masih dalam gendongannya.

Gadis itu adalah Yu Rayan a.k.a Rayan Monica.

Sejak ia selesai dari toko bahan makanan milik Ji Hwan Ding yang tadi di jaga oleh anaknya -Ji Hwa Xin- ia memang sudah kesal bukan kepalang, sebenarnya alasannya biasa yaitu uang pemberian kepala pelayan saat di rumah tadi untuk berbelanja adalah uang pas hingga tak ada sisa barang setitik pun untuk bisa ia pergunakan. Benar-benar membuat kesal orang saja, pikir Rayan bila mengingat saat dia menghitung total belanjaannya yang cukup membuatnya jengkel tak percaya.

Pas!!! Bayangkan saja. Hal itu menjadikan ia sangat malas untuk kembali sekarang. Ia bahkan sampai bertanya-tanya, semiskin apa keluarga Yu yang katanya masih berkerabat dekat dengan keluarga perdana menteri kerajaan Huoli ini?! Apa sebegitu melaratnya hingga berujung pelit?!

Rayan tak bisa menahan diri untuk tidak mendengus kesal kesekian kalinya.

Saat sedang asyik-asyiknya mengomel dan mengumpati keluarga pemilik tubuh, tiba-tiba saja langkahnya di buat berhenti. Sesuatu telah memasuki indera penglihatannya dengan sangat jelas. Sedikit ia menyipitkan matanya guna semakin memperjelas apa yang tengah ia lihat. Sampai pada akhirnya seringai di bibirnya terukir tipis.

"Hehehe... Pucuk di cinta, ulam pun tiba. Memang kalau jodoh takkan kemana..." terus memperhatikan dua orang berlainan jenis yang ia lihat baru saja masuk ke dalam gang sepi selepas dari lingkungan pasar yang ramai. Salah satunya sangat di kenalnya, dikenal pemilik tubuh maksudnya.

"Lihatlah, apa yang mereka lakukan di tempat sepi begitu. Ckckck... Ini namanya nonton drama romantis secara langsung. Hihi!" katanya tanpa menghilangkan senyumannya yang terlihat manis namun memiliki maksud di dalamnya. Karena tak ingin melewatkan sesuatu yang seru, Rayan segera mempercepat langkahnya menuju depan gang dengan bersembunyi di balik dinding masuk gang sepi itu seraya mencoba mencuri dengar.

"Mari kita lihat apa yang bisa si imut Rayan Velicia lakukan setelah ini." tuturnya yang ternyata telah mempersiapkan berbagai rencana untuk menjaili sepasang insan di dalam gang itu.

Tak perlu menunggu lama, sebuah percakapan pun terjadi dengan Rayan yang mendengarkannya baik-baik.

"Di sini sudah aman." kata lelaki itu setelah memperhatikan sekitarnya yang dirasa tak ada orang lain selain dia dan gadisnya.

Ya, mereka adalah sepasang kekasih. Tapi, sepertinya Rayan tak semudah itu percaya. Kkkk!

"Aman?! Cih! Ternyata kepekaannya masih kurang. Dia tidak sadar aku ada di sini." gumam Rayan dengan suara yang hanya bisa di dengar sendiri seraya tersenyum mengejek.

"Sayang, aku merindukan mu." ungkap lelaki itu sembari tangannya mengelus lengan atas gadisnya yang menunduk malu sambil tersenyum.

"Aku juga." balasnya dengan suara kecil nan manja membuat lelaki yang adalah kekasihnya menjadi berani mendekat padanya hingga membuat gadisnya tersudut ke dinding gang.

Rayan yang mendengar sedikit gesekan kaki dan benturan ringan dari dinding yang sama dengan yang dia jadikan tempat bersembunyi membuat rasa penasarannya meningkat tinggi. Ada begitu banyak spekulasi melintas di otaknya dan salah satunya tentu yang sering terjadi di dunia modern nya dulu.

"Astaga, apa yang akan mereka lakukan." gumam Rayan menggebu. Matanya sampai terbelalak saking penasarannya. "Ini tidak bisa di biarkan. Aku harus dapat melihatnya. Tidak rugi juga, menurut ku prianya lumayan walaupun masih tampanan Ji Hwa Xin." lanjutnya lagi yang masih sempat membandingkan ketampanan pria itu dengan kenalannya tadi sembari meletakkan keranjang belanjaannya di sampingnya agar ia lebih leluasa, kemudian ia segera mencari celah untuk mengintip.

Sebenarnya ia tak berpikir untuk mengintip, tapi bila sudah begini. Sayang kalau di lewatkan, begitu pikirnya.

Dan sepertinya, keberuntungan sedang berpihak padanya. Terdapat kumpulan batang kayu panjang di dinding gang itu dengan diletakkan dalam posisi berdiri hingga membuat banyak celah meski kecil. Jadi, dalam arti kata. Sepasang sejoli itu tengah berada di balik kumpulan batang kayu tersebut sehingga membuat mereka tertutupi olehnya. Alhasil, bila sesuatu terjadi tak akan ada yang tahu.

"Bagus. Ini yang namanya keberuntungan." Rayan harus menyipitkan matanya bila ingin melihat jelas apa yang akan sejoli itu lakukan di balik kumpulan batang kayu melalui celah yang ada.

Tak di sangka yang ia lihat mampu membuatnya terbelalak dengan mulut yang ditutup dengan kedua tangannya agar tak sampai mengeluarkan suara saking terkejutnya ia.

"Bolehkah? Aku benar-benar merindukan mu." pinta lelaki itu dengan nada rendah dan beratnya yang terdengar seksi di telinga gadis di depannya hingga membuat ia tersipu saat posisinya sudah cukup dekat dengan tubuh gadisnya, bahkan tanpa cela. Tak lupa ia menyelipkan sejumput rambut panjang gadisnya yang terurai menutupi sebelah matanya dengan jari lentiknya.

Gadis yang sudah terbawa suasana itu terlebih posisinya yang sukses memacu jantungnya lebih cepat hanya mengangguk mengiyakan permintaan kekasihnya yang mana membuat si lelaki tersenyum manis dan langsung menundukkan wajahnya guna meraup bibir ranum milik gadisnya untuk ia cium.

"AAAAAAAAAAAAAA..." seketika itu juga Rayan berteriak sekencang-kencangnya dalam hati. Jiwanya syok teramat sangat. Otaknya kosong mendadak, bukan karena itu adalah pemandangan baru melainkan karena ini adalah era kuno.

Layaknya gunung berapi yang meletus, seperti itulah kondisi Rayan saat ini.

Bagaimana bisa hal semacam itu sudah terjadi?! Bukankah seharusnya orang di masa lalu masihlah lugu selain yang sudah menikah?! Berciuman seperti itu?! Di jaman kuno ini?! Dengan amat panas?! Di tempat terbuka?! Tidakkah gadis itu harusnya ingat kalau pada akhirnya ia akan di jodohkan mengingat latar belakangnya yang seorang bangsawan?! Benar-benar gila!!!

Bertanya soal dari mana ia tahu mengenai latar belakang gadis yang menjadi objek intipannnya, karena gadis itu adalah saudarinya sendiri. Mereka sama-sama bermarga Yu, meski saudarinya itu adalah anak sah dari keluarga Yu. Tidak seperti dirinya yang seorang anak haram.

Matanya yang sudah terbelalak malah semakin terbelalak hingga nyeri pun terasa namun tak membuat Rayan mengedipkan matanya. "Sialan! Mereka... Mereka... Apa yang mereka lakukan..." teriak Rayan tertahan hingga tak terdengar selain suara nafasnya. Rayan bahkan sampai meremas rambutnya sendiri saking tak percayanya.

Rayan kembali di buat syok dan ngeri bersamaan, saat matanya di suguhkan dengan adegan yang lebih dari sebelumnya. Dimana lelaki itu tampak sudah di selimuti kabut gairah, hal itu terlihat dari tangannya yang mulai gerilya kemana-mana pada tubuh saudarinya yang masih terbungkus baju dengan khidmatnya tanpa melepas luma*an bibirnya. Bahkan saudarinya tak kalah terbawa suasana, terlihat dari bagaimana ia meremas rambut kekasihnya dan sesekali mencengkeram tengkuk lehernya hingga memerah.

Di rasa sudah bisa mengendalikan diri, Rayan pun menarik nafas dalam dan menghembuskannya perlahan. Sekarang ia sudah bisa tenang untuk lanjut melihat kegiatan yang di lakukan saudarinya dengan sang kekasih.

Perlu di ingat. Rayan sama seperti kedua sahabatnya. Sama-sama sudah terbiasa melihat hal semacam itu. Hanya saja yang membuat Rayan syok berat adalah dimana hal semacam itu juga di lakukan oleh orang di jaman dulu. Siapapun pasti akan terkejut sekaligus bertanya-tanya, apakah benar sudah sebrutal itu?!

Dia menggelengkan kepalanya seraya berdecak kagum. "Jal*ng dan gig*lo! Sangat cocok!" celetuknya asal.

Sesaat kemudian ia sadar akan sesuatu. "Sial. Sayang sekali tidak ada kamera. Adegan tadi bisa di publis kalau ada benda itu. Sungguh sangat di sayangkan." menghela nafas sedih.

Ia pikir selang beberapa menit dari awal ia menyaksikan tayangan langsung itu akan segera berakhir. Tapi, nyatanya adegan itu terus berlanjut dengan semakin panas.

Mulai dari ci*man beserta saudara-saudaranya dan segala yang bersangkutan. Ia tak bisa bila tak menggelengkan kepalanya lagi dan lagi.

"Astaga, mereka sangat buas." gumamnya berbisik tanpa mengalihkan perhatiannya dari dua sejoli itu. Bahkan tanpa sadar Rayan telah menciptakan berbagai macam ekspresi di wajahnya setiap kali ada adegan yang mampu memancingnya.

"Sayang... Hentikan... Nanti... Ada yang lihat." kata saudari Rayan di sela-sela kegiatannya di mana kekasihnya sedang asik menci*mi lehernya.

"Tenanglah, Luo'er... Percayalah padaku." balasnya tanpa menghentikan kegiatannya yang nikmat itu. Di angkat wajahnya untuk melihat wajah memerah kekasihnya yang di panggil Luo'er itu, ia tersenyum mendapati pemandangan yang di akibatkan olehnya sendiri.

Sembari mengusap peluh yang keluar dari pelipis gadisnya ia berujar. "Aku masih sangat merindukanmu. Aku baru pulang dari perjalanan jauh dan langsung mencarimu. Tidakkah kau harusnya senang?" suara yang di keluarkan masihlah serak karena sesungguhnya ia belum benar-benar puas menikmati tubuh kekasihnya.

Saudari Rayan itu tersipu malu di buatnya sampai-sampai wajahnya yang sudah merah semakin merah karena perkataan kekasihnya. Sementara Rayan yang mendengarnya justru memasang wajah datar.

"Cih. Baru begitu saja sudah meleleh. Bagaimana kalau lebih dari itu?! Ckckck. Yu Ming Luo, bod*h!" katanya sembari menyebutkan nama lengkap saudarinya yang adalah bernama Yu Ming Luo.

"Tapi, Fei Rong..." menatap mata kekasihnya yang di panggil Fei Rong itu dengan sayu namun tampak jelas kalau ia pun ingin lebih dari ini. "Tidakkah ini cukup berbahaya. Meskipun kita sudah sering melakukannya di tempat terbuka, tapi tetap saja. Bagaimana kalau ada yang lihat." jelas Ming Lui sukses membuat Rayan kembali syok berbeda dengan Fei Rong yang justru terkekeh mendengar kekasih hatinya berkata begitu.

Rayan tak percaya, Yu Ming Luo yang dalam ingatan Yu Rayan adalah seorang bermuka dua. Dimana dia yang memiliki sifat manis-manis manja namun kejam secara bersamaan dapat melakukan hal yang tidak senonoh itu secara terbuka.

Apakah negara ini kekurangan bangunan? Pikir Rayan.

"Tapi, kulihat kau masih menginginkannya, sayang." goda Fei Rong yang mana membuat Ming Luo langsung memeluknya guna menyembunyikan wajah malunya, Fei Rong kembali tertawa kecil sembari membalas pelukan itu dengan menambahkan elusan di kepala gadisnya.

"Kau ini..." rengek Ming Luo dalam pelukan tersebut.

Telunjuk Fei Rong bergerak guna mengangkat dagu gadisnya yang tingginya hanya sebatas dadanya agar ia dapat melihat betapa memikatnya pemandangan gadis di depannya yang sudah berantakan karena ulahnya. Ia tersenyum lembut pada Ming Luo.

"Dengar, sayang. Aku bisa saja membawamu ke tempat yang lebih nyaman dari ini untuk menikmati kebersamaan kita. Tapi, apa kau siap bila nantinya aku melakukan lebih padamu." tanya Fei Rong dengan nada rendah tanpa maksud berbisik sehingga Rayan yang mengintip dapat mendengarnya.

Rayan yang terhenyak mendengarnya langsung bergumam. "Astaga, mereka... Benar-benar!" katanya tak menyangka.

"Tapi, kau sudah melakukan banyak hal padaku. Tidakkah kau harusnya juga mempertimbangkan itu." Ming Luo memberengut kesal.

"Memang. Tapi, belum sepenuhnya." balas Fei Rong sambil tersenyum melihat gadisnya marah. Di dekatnya bibir itu ke telinga Ming Luo dan berbisik dengan sensual.

"Aku belum memasukimu."

Pernyataan itu sukses membuat Ming Luo semakin tersipu malu dan kembali menyembunyikan wajahnya ke dada bidang Fei Rong yang gemas karenanya.

Sedang Rayan yang mencuri dengar pernyataan itu nyaris tersedak bila ia tak sadar untuk segera menahannya.

"Sial! Menjijikkan!" umpatnya tertahan.

Rayan benar-benar tidak bisa menahannya lagi. Ia sudah jijik mendengar dan menyaksikan setiap perbuatan saudarinya bersama kekasihnya itu. Ia sungguh tak habis pikir. Meskipun Ming Luo masihlah perawan seperti apa yang di tangkap dari kalimat Fei Rong itu. Tapi, tetap saja. Yu Ming Luo sudah melewati batas.

"Jadi, bagaimana?" tanya Fei Rong menunggu kepastian yang sesungguhnya sangat ia nantikan sejak lama untuk bisa ia lakukan bersama kekasih tercintanya itu. "Bila kau siap. Aku tidak akan menunggu lagi. Tapi, kau harus ingat. Ayahmu pasti tidak akan merestui kita. Kau anak pertamanya dari keluarga Yu." tutur Fei Rong mengingatkan tentang status mereka yang ternyata adalah hubungan yang dilakukan sembunyi-sembunyi.

Mata Rayan terbelalak penuh binar layaknya mendapatkan hadiah lotre. Senang bukan main, saat ia mendapatkan sebuah kebenaran dari rahasianya Yu Ming Luo.

"Wow... Anak manis seperti Ming Luo ternyata pembangkang, ya!" gumamnya.

"Tapi, aku mencintaimu. Lebih dari apapun. Asal kau selalu bersama aku tak peduli apapun." ungkap Ming Luo seraya menatap dalam mata Fei Rong yang menatap sama padanya.

Fei Rong menghela nafas pelan. "Aku senang mendengar kau juga mencintai ku. Jadi..." sengaja dia menjeda dan Ming Luo tahu apa maksudnya.

"Apapun untuk mu!" jawaban pasti dan yakin itu meluncur sempurna dari bibir Ming Luo, yang mana membuat Rayan yang melihatnya dari balik kumpulan batang kayu itu menggelengkan kepalanya miris untuk saudarinya.

"Ck! Dasar murahan!" umpatnya.

Dan kemudian kembalilah adegan panas antar bibir terjadi lagi.

Rayan bersedekap dada seraya memandang licik ke arah dua sejoli yang tengah bermadu kasih di gang sepi. Membayangkannya membuat Rayan geli sendiri.

Sebelah alisnya naik dan seringai terpampang sudah menandakan ia memiliki sebuah rencana untuk mengusik kegiatan mereka.

"Sepertinya aku sudah menemukan kejutan yang cocok untuk kalian." katanya yang di tujukan untuk sejoli itu.

Yu Ming Luo x Han Fei Rong.

Visual Cast untuk Yu Ming Luo.

Visual Cast untuk Han Fei Rong.

################

Hai3...

readers ku sayang...

kali ini aku bikin cerita nya agak panjang ya.. 2000 kata lebih. biar puas. tapi untuk part berikutnya aku gak jamin bakal sebanyak ini karena selanjutnya masih di chapter yang sama aku cuma bakal bikin bagian yang di tunggu-tunggu, termasuk author sendiri. hehe...

maaf ya. kalo cerita di atas ngeganggu banget buat kebersihan otak. tapi mau gimana alurnya gitu. hihi...

author harap selalu dukungannya yaaa...

makasih lhoo...

author seneng karya author akhirnya ada yang suka...

love you all...😘😘😘

see you again!👋👋👋

Terpopuler

Comments

c'ayu💃🌺

c'ayu💃🌺

sdah treak kenceng2 kok ga kedengaran thor

2022-06-20

2

나의 햇살

나의 햇살

kalau menjijikan kenapa dilihat

2022-05-06

0

나의 햇살

나의 햇살

kalau mereka lugu, gk mungkinlah di rumah bordil banyak pelacur dan banyak pria br3ng$3k juga

2022-05-06

1

lihat semua
Episodes
1 SUMMARY
2 AKSI TERAKHIR
3 MISI SELESAI
4 MISI SELESAI 2
5 MATI?!
6 GELEMBUNG INGATAN
7 TUBUH BARU
8 TUBUH BARU 2
9 PASAR TRADISIONAL
10 MERAMPOK PERAMPOK
11 PERTUNJUKAN ADU FISIK
12 SI TAMPAN PENYEGAR MOOD
13 GILA VS SOMBONG
14 KUDA BULAN
15 LI HANZUE
16 DISINI SENANG DISANA BIMBANG
17 NUMPANG LEWAT
18 NUMPANG LEWAT 2
19 KEJAILAN PERTAMA DI ERA KUNO
20 KEJAILAN PERTAMA DI ERA KUNO 2
21 BERCERITA
22 BARTER INFORMASI
23 PETUNJUK
24 MEMBUAT ONAR
25 KELUARGA YU
26 PERTEMUAN TAK MENYENANGKAN
27 BERKUMPUL KEMBALI
28 AHN REYCHU VELICIA
29 CAST KELUARGA AHN
30 HAN RYURA JENNA
31 YU RAYAN MONICA
32 MIMPI
33 FURBY MILIK RYURA
34 MEMIKIRKAN RENCANA
35 HAREM KAISAR
36 ORANG TUA ANEH
37 TIGA KALI DITOLAK SEKALI DITERIMA
38 TOPIK PERBINCANGAN
39 PERGI KE DESA DANPYO
40 BERPAPASAN
41 ?
42 MINTA IKUT
43 RUOBIN SI SILUMAN RUBAH
44 KEHILANGAN JEJAK
45 KEMBALI
46 BEBAS DARI HUKUMAN
47 PERASAAN ASING YANG MENYAKITKAN
48 REYCHU VS GONG
49 MENGACUHKAN
50 DIRACUN
51 MEMPROVOKASI
52 INTEROGASI DAN HUKUMAN
53 ILUSI
54 BUNGA WAKTU 10 TAHUN
55 PERUBAHAN HAN RYURA
56 KEMBALI MENDATANGI ISTANA
57 MENGAMBIL PENAWAR
58 BANTU MEMBERESKAN
59 SEKAMAR BERTIGA
60 MEMULAI
61 CINTA SEGITIGA
62 TAK SEPERTI DULU LAGI
63 BERSITEGANG
64 TERKENAL
65 PERTARUNGAN SEDARAH
66 KEJUTAN
67 GUGURKAN DALAM DUKA
68 PENGAKUAN
69 YAN YUE
70 AJAKAN MAKAN MALAM
71 SAKIT
72 ADA YANG SALAH
73 MEMBATIN
74 BERKABUNG
75 KEMATIAN YU RAYAN
76 HAL GILA
77 KELUARGA MENJIJIKKAN
78 YU RAYAN : SELESAI
79 SI MANIS BERDARAH DINGIN
80 DISKUSI
81 PAPAN PENGUMUMAN
82 SAYEMBARA 1: MENGANTAR NYAWA
83 SAYEMBARA 2: TIDAK PANDANG BULU
84 SAYEMBARA 3: KELIMA XIAOFANG
85 SAYEMBARA 4: KALI KEDUA
86 GEMAS PADA LUKA
87 SULIT
88 "AMBIL AKU"
89 SAYEMBARA 5: AKHIR TAK TERDUGA PRIA ASING
90 PEDANG SUCI IKATAN SEJATI
91 HAN RYURA: PEMBUNUHAN BERANTAI
92 ADU MULUT
93 KEBIJAKAN REYCHU
94 OBAT PUTRI TIDUR
95 GADIS HADIAH
96 PRIORITAS
97 JAMUAN MAKAN MALAM
98 JAMUAN MAKAN MALAM 2
99 DUGAAN
100 KUNJUNGAN WANG JINJI
101 MENCARI
102 KUIL
103 JAWABAN YANG DIINGINKAN
104 NASIHAT UNTUK LONG WAN SHIE
105 UNDANGAN LISAN
106 KEDATANGAN TIBA-TIBA
107 MEMENUHI UNDANGAN
108 PENGGANTI?
109 KEMARAHAN
110 R-V VS L-H
111 R-V VS L-H 2
112 RENCANA KEBEBASAN
113 MENUJU KEBEBASAN: DIMULAI
114 MENGOREK INFORMASI
115 SETELAH HARI INI...
116 INSIDEN
117 HARI BAHAGIA (?)
118 TERBONGKAR
119 TERBONGKAR 2
120 FLASHBACK
121 FLASHBACK 2
122 FLASHBACK 3
123 FLASHBACK 4
124 FLASHBACK 5
125 PENYESALAN
126 PERSIAPAN
127 MELEPAS RINDU
128 EKSEKUSI DIMULAI
129 EKSEKUSI BERAKHIR
130 GULUNGAN TERAKHIR
131 PERPISAHAN
132 EPILOG SEASON 1
133 Waktunya LeoRa_
134 WELCOME TO SEASON TWO!
135 PROLOG S2
136 S2-PERJALANAN KELUAR NEGERI
137 S2-PERJALANAN KELUAR NEGERI 2
138 S2-PERJALANAN KELUAR NEGERI 3
139 S2-KAPAL BERLAYAR
140 S2-KAPAL BERLAYAR 2
141 S2-KAPAL BERLAYAR 3
142 S2-UJIAN HERBAL
143 S2-UJIAN HERBAL 2
144 -
145 S2-UJIAN HERBAL 3
146 S2-UJIAN HERBAL 4
147 S2-TINA?!
148 S2-NEGARA ANGIN
149 DESA DAMBAO
150 HUKUMAN DARI RYURA
151 KEJADIAN
152 KEJADIAN 2
153 KOTA SHUWEN
154 BERTENGKAR?!
155 TAK INGIN...
156 YAN YUE 2
157 RYURA HILANG
158 IBUKOTA LAN-GANG
159 ROMBONGAN DARI UTARA
160 KELUARGA KERAJAAN DARI UTARA
161 KRITERIA
162 AWAL FESTIVAL PERANG
163 TERKEJUT!
164 REYCHU SUKA BERMAIN
165 MENANTIKAN
166 HIDUP ATAU MATI
167 AHN REYCHAN DAN BAI GIKWANG
168 DUEL SAHABAT
169 DUEL SAHABAT 2
170 DUEL SAHABAT 3
171 AKHIR
172 AKHIR 2
173 CEMAS
174 MENUJU KEKAISARAN UTARA
175 AKADEMI ZHILLI
176 MEMERAH
177 BERDUAAN
178 DIUSIR
179 MENGUNGKAP
180 TAK TAHU HARUS APA
181 SIMPANAN
182 MOMEN MANIS
183 MUSUH BARU... RASA MALU...
184 SERANGAN REYCHU
185 SIAPA YANG MENIKAH DULUAN?
186 MERACUNI
187 BERSUMPAH
188 TIGA-TIGA
189 SEMANGKUK PENAWAR
190 MALAM BERDARAH
191 MALAM BERDARAH 2
192 BERBOHONG TANPA BERKEDIP
193 INTEROGASI YANG MANIS
194 TIDAK TERIMA PATAH HATI
195 DUEL: RAYAN VS REYCHU
196 KABAR DUKA(?)
197 Waktunya LeoRa_
198 KEMBALI LAGI (?)
199 MENUJU SEKTE SALJU PERAK
200 MILIKKU!
201 PERTEMUAN
202 Waktunya LeoRa_
203 PASANGAN YANG COCOK UNTUK YE
204 TARGET PERMAINAN
205 PELINTAS
206 BERHARAP BERSAMA SELAMANYA
207 KETAKUTAN TERBESAR
208 MODERN ASSASSINS VS ANCIENT ASSASSINS
209 MODERN ASSASSINS VS ANCIENT ASSASSINS 2
210 Waktunya LeoRa_
211 KEPULANGAN ROMBONGAN KEKAISARAN UTARA
212 MEMBUJUK
213 TERTANGKAP TANGAN!
214 BUNUH DIRI (?)
215 Waktunya LeoRa_
216 KASUS KEMATIAN
217 PENYELIDIKAN KASUS KEMATIAN
218 FIRASAT YE XIAO NAN
219 PENYELIDIKAN KASUS KEMATIAN 2
220 HAL YANG MENJIJIKKAN
221 MANJA-MANJA TIME
222 Waktunya LeoRa_
223 MANJA-MANJA TIME 2
224 SALJU MERAH
225 SALJU MERAH 2
226 Waktunya LeoRa_
227 CINTA TERLARANG
228 PERTEMUAN 3RY DAN KELUARGA KERAJAAN
229 Waktunya LeoRa_
230 Waktunya LeoRa_
231 SUASANA ANEH
232 CALON KAKAK IPAR
233 AKHIR CINTA TERLARANG
234 AKHIR CINTA TERLARANG 2
235 AKHIR CINTA TERLARANG 3
236 AKHIR CINTA TERLARANG 4
237 LEMBAH BERDARAH
238 LEMBAH BERDARAH 2
239 LEMBAH BERDARAH 3
240 LEMBAH BERDARAH 4
241 LEMBAH BERDARAH 5
242 Waktunya LeoRa_
243 MENJELANG HARI BAHAGIA
244 HARI BAHAGIA
245 MALAM KITA (RJ X YZX)
246 LAGI
247 BERPISAH?
248 HARI-HARI TENANG
249 AMPLOP
250 MENYEDIHKAN
251 Waktunya LeoRa_
252 KETAHUAN
253 15 Hari?!
254 MATA-MATA
255 DIA SANGAT TANGGUH?
256 DIGANGGU
257 LAWAN YANG GILA
258 BELUM PUAS
259 BERKAITAN
260 MANTAN PERMAISURI vs IBUNDA PERMAISURI
261 SIAP BERGERAK
262 Waktunya LeoRa_
263 HARI PENUH PENGGANGGU
264 TERBONGKAR
265 MERINDUKANMU
266 TERJADI LAGI
267 TERJADI LAGI 2
268 GAGAL
269 Waktunya LeoRa_
270 DENDAM LAMA
271 KEDUANYA SAMA
272 DI SAAT YANG SAMA
273 GENTING: KEGILAAN REYCHU YANG SESUNGGUHNYA
274 KEGILAAN REYCHU YANG SEHARUSNYA 2
275 ISTANA ES YANG PANAS
276 BOOM!!!
277 AKHIR-AWAL
278 THE END OF THE PAST
279 SHIN DA MING
280 YE HUAN
281 BAI LIAM
282 PERTEMUAN KEMBALI
283 PERTEMUAN KEMBALI 2
284 RENCANA MASA DEPAN
285 WAJAH YANG DIKENAL
286 Waktunya LeoRa_
287 WAJAH YANG DIKENAL 2
288 WAJAH YANG DIKENAL 3
289 ORANG TAK TAHU MALU
290 PENCARIAN 3RY
291 TATAPAN RINDU
292 BERKUMPUL DAN MENGOBROL
293 PESTA ULANG TAHUN TUAN TUA
294 ORANG TAK TAHU MALU 2
295 FUN BOX NIGHT CLUB
296 MENGUNTIT 3RY
297 KEMBALI KE PELUKAN
298 KEMBALI KE PELUKAN
299 KEMBALI KE PELUKAN 2
300 KEMBALI KE PELUKAN 3
301 KEHEBOHAN THREE ROYAL NOBLES
302 MEMBUAT PUSING ORANG LAIN
303 CEMBURU TIDAK PADA TEMPATNYA
304 SERANGAN PERTAMA RAYAN SETELAH KEMBALI
305 KEUWUAN
306 Waktunya LeoRa_
307 RENCANA PERNIKAHAN REYGIK
308 Waktunya LeoRa_
309 Waktunya LeoRa_
310 Waktunya LeoRa_
311 Waktunya LeoRa_
312 PERKARA BUAH TANGAN
313 BERTEMU CALON MERTUA
314 MEMBERIKAN SYOK TERAPI
315 MENERTAWAKAN ORANG LAIN
316 MALAM PERTAMA (BERSAMA)
317 BAB: ANAK
318 BAB2: ANAK
319 SHINMO WEDDING
320 POSTINGAN PAMER KEMESRAAN
321 KELUARGA JIANG
322 RENCANA MENYINGKIRKAN RYURA
323 HADIAH PERNIKAHAN
324 HADIAH PERNIKAHAN 2
325 SHINMO HONEYMOON
326 SHINMO HONEYMOON 2
327 Waktunya LeoRa_
328 SHINMO HONEYMOON 3
329 MUSUH BEBUYUTAN RAYAN
330 JANJI MAKAN SIANG
331 JANJI MAKAN SIANG 2
332 PERGERAKAN MUSUH DIMULAI
333 Waktunya LeoRa_
334 PERGERAKAN MUSUH DIMULAI 2
335 PERSIAPAN BERTEMPUR
336 Waktunya LeoRa_
337 BERTEMU JIANG WANZI
338 TAMPARAN PERTAMA
339 Waktunya LeoRa_
340 TARGET PERTAMA MENYINGKIRKAN HAMA RUMAH TANGGA
341 MEMBIARKAN LAWAN MEMULAI
342 Waktunya LeoRa_
343 GAGAL MENDEKATI YE HUAN
344 Waktunya LeoRa_
345 MENG RUONA: GAGAL
346 50 HARI LAGI...
347 JARING DIBENTANGKAN
348 AKSI DI PINGGIRAN KOTA
349 AKSI DI PINGGIRAN KOTA 2
350 Waktunya LeoRa_
351 STRIKE!
352 SIAPA YANG BO KANG PILIH?
353 Waktunya LeoRa_
354 MEREKA BERCERITA
355 SIAP!
356 MENANTI HARI ESOK...
357 Waktunya LeoRa_
358 PERKUMPULAN BANGSAWAN
359 MENUJU MENU UTAMA
360 DETIK-DETIK KEHANCURAN MENG RUONA
361 DETIK-DETIK KEHANCURAN MENG RUONA 2
362 Waktunya LeoRa_
363 AKHIR MENG RUONA
364 HAMA 1-SELESAI
365 MENUJU HAMA 2
366 ORANG-ORANG YANG TIDAK RELEVAN
367 KESIBUKAN DI RUMAH SAKIT
368 BERPAPASAN DENGAN JIANG WANXI
369 RENCANA JIANG WANWAN
370 RAYAN YANG POSESIF
371 ADU KELICIKAN
372 DUA WANITA MENYATAKAN PERANG
373 HAMA LAINNYA
374 BAI LIAM MILIK REYCHU SEORANG
375 MEMANCING HAMA
376 MEMBENTUK KUBU
377 PAMER
378 KELUAR DARI RUMAH SAKIT
379 PERJAMUAN BUNGA KOTA
380 PERJAMUAN BUNGA KOTA 2
381 PERJAMUAN BUNGA KOTA 3
382 PERJAMUAN BUNGA KOTA 4
383 PERJAMUAN BUNGA KOTA 5
384 PERJAMUAN BUNGA KOTA 6
385 PERJAMUAN BUNGA KOTA 7
386 PERJAMUAN BUNGA KOTA 8
387 PERJAMUAN BUNGA KOTA 9
388 PERJAMUAN BUNGA KOTA 10
389 MENGAKHIRINYA
390 MENGAKHIRINYA 2
391 MENGAKHIRINYA 3
392 MENGAKHIRINYA 4
393 MENGAKHIRINYA 5
394 MENGAKHIRINYA 6
395 MENGAKHIRINYA 7
396 MENGAKHIRINYA 8
397 MENGAKHIRINYA 9
398 HARI 3AHAGIA
Episodes

Updated 398 Episodes

1
SUMMARY
2
AKSI TERAKHIR
3
MISI SELESAI
4
MISI SELESAI 2
5
MATI?!
6
GELEMBUNG INGATAN
7
TUBUH BARU
8
TUBUH BARU 2
9
PASAR TRADISIONAL
10
MERAMPOK PERAMPOK
11
PERTUNJUKAN ADU FISIK
12
SI TAMPAN PENYEGAR MOOD
13
GILA VS SOMBONG
14
KUDA BULAN
15
LI HANZUE
16
DISINI SENANG DISANA BIMBANG
17
NUMPANG LEWAT
18
NUMPANG LEWAT 2
19
KEJAILAN PERTAMA DI ERA KUNO
20
KEJAILAN PERTAMA DI ERA KUNO 2
21
BERCERITA
22
BARTER INFORMASI
23
PETUNJUK
24
MEMBUAT ONAR
25
KELUARGA YU
26
PERTEMUAN TAK MENYENANGKAN
27
BERKUMPUL KEMBALI
28
AHN REYCHU VELICIA
29
CAST KELUARGA AHN
30
HAN RYURA JENNA
31
YU RAYAN MONICA
32
MIMPI
33
FURBY MILIK RYURA
34
MEMIKIRKAN RENCANA
35
HAREM KAISAR
36
ORANG TUA ANEH
37
TIGA KALI DITOLAK SEKALI DITERIMA
38
TOPIK PERBINCANGAN
39
PERGI KE DESA DANPYO
40
BERPAPASAN
41
?
42
MINTA IKUT
43
RUOBIN SI SILUMAN RUBAH
44
KEHILANGAN JEJAK
45
KEMBALI
46
BEBAS DARI HUKUMAN
47
PERASAAN ASING YANG MENYAKITKAN
48
REYCHU VS GONG
49
MENGACUHKAN
50
DIRACUN
51
MEMPROVOKASI
52
INTEROGASI DAN HUKUMAN
53
ILUSI
54
BUNGA WAKTU 10 TAHUN
55
PERUBAHAN HAN RYURA
56
KEMBALI MENDATANGI ISTANA
57
MENGAMBIL PENAWAR
58
BANTU MEMBERESKAN
59
SEKAMAR BERTIGA
60
MEMULAI
61
CINTA SEGITIGA
62
TAK SEPERTI DULU LAGI
63
BERSITEGANG
64
TERKENAL
65
PERTARUNGAN SEDARAH
66
KEJUTAN
67
GUGURKAN DALAM DUKA
68
PENGAKUAN
69
YAN YUE
70
AJAKAN MAKAN MALAM
71
SAKIT
72
ADA YANG SALAH
73
MEMBATIN
74
BERKABUNG
75
KEMATIAN YU RAYAN
76
HAL GILA
77
KELUARGA MENJIJIKKAN
78
YU RAYAN : SELESAI
79
SI MANIS BERDARAH DINGIN
80
DISKUSI
81
PAPAN PENGUMUMAN
82
SAYEMBARA 1: MENGANTAR NYAWA
83
SAYEMBARA 2: TIDAK PANDANG BULU
84
SAYEMBARA 3: KELIMA XIAOFANG
85
SAYEMBARA 4: KALI KEDUA
86
GEMAS PADA LUKA
87
SULIT
88
"AMBIL AKU"
89
SAYEMBARA 5: AKHIR TAK TERDUGA PRIA ASING
90
PEDANG SUCI IKATAN SEJATI
91
HAN RYURA: PEMBUNUHAN BERANTAI
92
ADU MULUT
93
KEBIJAKAN REYCHU
94
OBAT PUTRI TIDUR
95
GADIS HADIAH
96
PRIORITAS
97
JAMUAN MAKAN MALAM
98
JAMUAN MAKAN MALAM 2
99
DUGAAN
100
KUNJUNGAN WANG JINJI
101
MENCARI
102
KUIL
103
JAWABAN YANG DIINGINKAN
104
NASIHAT UNTUK LONG WAN SHIE
105
UNDANGAN LISAN
106
KEDATANGAN TIBA-TIBA
107
MEMENUHI UNDANGAN
108
PENGGANTI?
109
KEMARAHAN
110
R-V VS L-H
111
R-V VS L-H 2
112
RENCANA KEBEBASAN
113
MENUJU KEBEBASAN: DIMULAI
114
MENGOREK INFORMASI
115
SETELAH HARI INI...
116
INSIDEN
117
HARI BAHAGIA (?)
118
TERBONGKAR
119
TERBONGKAR 2
120
FLASHBACK
121
FLASHBACK 2
122
FLASHBACK 3
123
FLASHBACK 4
124
FLASHBACK 5
125
PENYESALAN
126
PERSIAPAN
127
MELEPAS RINDU
128
EKSEKUSI DIMULAI
129
EKSEKUSI BERAKHIR
130
GULUNGAN TERAKHIR
131
PERPISAHAN
132
EPILOG SEASON 1
133
Waktunya LeoRa_
134
WELCOME TO SEASON TWO!
135
PROLOG S2
136
S2-PERJALANAN KELUAR NEGERI
137
S2-PERJALANAN KELUAR NEGERI 2
138
S2-PERJALANAN KELUAR NEGERI 3
139
S2-KAPAL BERLAYAR
140
S2-KAPAL BERLAYAR 2
141
S2-KAPAL BERLAYAR 3
142
S2-UJIAN HERBAL
143
S2-UJIAN HERBAL 2
144
-
145
S2-UJIAN HERBAL 3
146
S2-UJIAN HERBAL 4
147
S2-TINA?!
148
S2-NEGARA ANGIN
149
DESA DAMBAO
150
HUKUMAN DARI RYURA
151
KEJADIAN
152
KEJADIAN 2
153
KOTA SHUWEN
154
BERTENGKAR?!
155
TAK INGIN...
156
YAN YUE 2
157
RYURA HILANG
158
IBUKOTA LAN-GANG
159
ROMBONGAN DARI UTARA
160
KELUARGA KERAJAAN DARI UTARA
161
KRITERIA
162
AWAL FESTIVAL PERANG
163
TERKEJUT!
164
REYCHU SUKA BERMAIN
165
MENANTIKAN
166
HIDUP ATAU MATI
167
AHN REYCHAN DAN BAI GIKWANG
168
DUEL SAHABAT
169
DUEL SAHABAT 2
170
DUEL SAHABAT 3
171
AKHIR
172
AKHIR 2
173
CEMAS
174
MENUJU KEKAISARAN UTARA
175
AKADEMI ZHILLI
176
MEMERAH
177
BERDUAAN
178
DIUSIR
179
MENGUNGKAP
180
TAK TAHU HARUS APA
181
SIMPANAN
182
MOMEN MANIS
183
MUSUH BARU... RASA MALU...
184
SERANGAN REYCHU
185
SIAPA YANG MENIKAH DULUAN?
186
MERACUNI
187
BERSUMPAH
188
TIGA-TIGA
189
SEMANGKUK PENAWAR
190
MALAM BERDARAH
191
MALAM BERDARAH 2
192
BERBOHONG TANPA BERKEDIP
193
INTEROGASI YANG MANIS
194
TIDAK TERIMA PATAH HATI
195
DUEL: RAYAN VS REYCHU
196
KABAR DUKA(?)
197
Waktunya LeoRa_
198
KEMBALI LAGI (?)
199
MENUJU SEKTE SALJU PERAK
200
MILIKKU!
201
PERTEMUAN
202
Waktunya LeoRa_
203
PASANGAN YANG COCOK UNTUK YE
204
TARGET PERMAINAN
205
PELINTAS
206
BERHARAP BERSAMA SELAMANYA
207
KETAKUTAN TERBESAR
208
MODERN ASSASSINS VS ANCIENT ASSASSINS
209
MODERN ASSASSINS VS ANCIENT ASSASSINS 2
210
Waktunya LeoRa_
211
KEPULANGAN ROMBONGAN KEKAISARAN UTARA
212
MEMBUJUK
213
TERTANGKAP TANGAN!
214
BUNUH DIRI (?)
215
Waktunya LeoRa_
216
KASUS KEMATIAN
217
PENYELIDIKAN KASUS KEMATIAN
218
FIRASAT YE XIAO NAN
219
PENYELIDIKAN KASUS KEMATIAN 2
220
HAL YANG MENJIJIKKAN
221
MANJA-MANJA TIME
222
Waktunya LeoRa_
223
MANJA-MANJA TIME 2
224
SALJU MERAH
225
SALJU MERAH 2
226
Waktunya LeoRa_
227
CINTA TERLARANG
228
PERTEMUAN 3RY DAN KELUARGA KERAJAAN
229
Waktunya LeoRa_
230
Waktunya LeoRa_
231
SUASANA ANEH
232
CALON KAKAK IPAR
233
AKHIR CINTA TERLARANG
234
AKHIR CINTA TERLARANG 2
235
AKHIR CINTA TERLARANG 3
236
AKHIR CINTA TERLARANG 4
237
LEMBAH BERDARAH
238
LEMBAH BERDARAH 2
239
LEMBAH BERDARAH 3
240
LEMBAH BERDARAH 4
241
LEMBAH BERDARAH 5
242
Waktunya LeoRa_
243
MENJELANG HARI BAHAGIA
244
HARI BAHAGIA
245
MALAM KITA (RJ X YZX)
246
LAGI
247
BERPISAH?
248
HARI-HARI TENANG
249
AMPLOP
250
MENYEDIHKAN
251
Waktunya LeoRa_
252
KETAHUAN
253
15 Hari?!
254
MATA-MATA
255
DIA SANGAT TANGGUH?
256
DIGANGGU
257
LAWAN YANG GILA
258
BELUM PUAS
259
BERKAITAN
260
MANTAN PERMAISURI vs IBUNDA PERMAISURI
261
SIAP BERGERAK
262
Waktunya LeoRa_
263
HARI PENUH PENGGANGGU
264
TERBONGKAR
265
MERINDUKANMU
266
TERJADI LAGI
267
TERJADI LAGI 2
268
GAGAL
269
Waktunya LeoRa_
270
DENDAM LAMA
271
KEDUANYA SAMA
272
DI SAAT YANG SAMA
273
GENTING: KEGILAAN REYCHU YANG SESUNGGUHNYA
274
KEGILAAN REYCHU YANG SEHARUSNYA 2
275
ISTANA ES YANG PANAS
276
BOOM!!!
277
AKHIR-AWAL
278
THE END OF THE PAST
279
SHIN DA MING
280
YE HUAN
281
BAI LIAM
282
PERTEMUAN KEMBALI
283
PERTEMUAN KEMBALI 2
284
RENCANA MASA DEPAN
285
WAJAH YANG DIKENAL
286
Waktunya LeoRa_
287
WAJAH YANG DIKENAL 2
288
WAJAH YANG DIKENAL 3
289
ORANG TAK TAHU MALU
290
PENCARIAN 3RY
291
TATAPAN RINDU
292
BERKUMPUL DAN MENGOBROL
293
PESTA ULANG TAHUN TUAN TUA
294
ORANG TAK TAHU MALU 2
295
FUN BOX NIGHT CLUB
296
MENGUNTIT 3RY
297
KEMBALI KE PELUKAN
298
KEMBALI KE PELUKAN
299
KEMBALI KE PELUKAN 2
300
KEMBALI KE PELUKAN 3
301
KEHEBOHAN THREE ROYAL NOBLES
302
MEMBUAT PUSING ORANG LAIN
303
CEMBURU TIDAK PADA TEMPATNYA
304
SERANGAN PERTAMA RAYAN SETELAH KEMBALI
305
KEUWUAN
306
Waktunya LeoRa_
307
RENCANA PERNIKAHAN REYGIK
308
Waktunya LeoRa_
309
Waktunya LeoRa_
310
Waktunya LeoRa_
311
Waktunya LeoRa_
312
PERKARA BUAH TANGAN
313
BERTEMU CALON MERTUA
314
MEMBERIKAN SYOK TERAPI
315
MENERTAWAKAN ORANG LAIN
316
MALAM PERTAMA (BERSAMA)
317
BAB: ANAK
318
BAB2: ANAK
319
SHINMO WEDDING
320
POSTINGAN PAMER KEMESRAAN
321
KELUARGA JIANG
322
RENCANA MENYINGKIRKAN RYURA
323
HADIAH PERNIKAHAN
324
HADIAH PERNIKAHAN 2
325
SHINMO HONEYMOON
326
SHINMO HONEYMOON 2
327
Waktunya LeoRa_
328
SHINMO HONEYMOON 3
329
MUSUH BEBUYUTAN RAYAN
330
JANJI MAKAN SIANG
331
JANJI MAKAN SIANG 2
332
PERGERAKAN MUSUH DIMULAI
333
Waktunya LeoRa_
334
PERGERAKAN MUSUH DIMULAI 2
335
PERSIAPAN BERTEMPUR
336
Waktunya LeoRa_
337
BERTEMU JIANG WANZI
338
TAMPARAN PERTAMA
339
Waktunya LeoRa_
340
TARGET PERTAMA MENYINGKIRKAN HAMA RUMAH TANGGA
341
MEMBIARKAN LAWAN MEMULAI
342
Waktunya LeoRa_
343
GAGAL MENDEKATI YE HUAN
344
Waktunya LeoRa_
345
MENG RUONA: GAGAL
346
50 HARI LAGI...
347
JARING DIBENTANGKAN
348
AKSI DI PINGGIRAN KOTA
349
AKSI DI PINGGIRAN KOTA 2
350
Waktunya LeoRa_
351
STRIKE!
352
SIAPA YANG BO KANG PILIH?
353
Waktunya LeoRa_
354
MEREKA BERCERITA
355
SIAP!
356
MENANTI HARI ESOK...
357
Waktunya LeoRa_
358
PERKUMPULAN BANGSAWAN
359
MENUJU MENU UTAMA
360
DETIK-DETIK KEHANCURAN MENG RUONA
361
DETIK-DETIK KEHANCURAN MENG RUONA 2
362
Waktunya LeoRa_
363
AKHIR MENG RUONA
364
HAMA 1-SELESAI
365
MENUJU HAMA 2
366
ORANG-ORANG YANG TIDAK RELEVAN
367
KESIBUKAN DI RUMAH SAKIT
368
BERPAPASAN DENGAN JIANG WANXI
369
RENCANA JIANG WANWAN
370
RAYAN YANG POSESIF
371
ADU KELICIKAN
372
DUA WANITA MENYATAKAN PERANG
373
HAMA LAINNYA
374
BAI LIAM MILIK REYCHU SEORANG
375
MEMANCING HAMA
376
MEMBENTUK KUBU
377
PAMER
378
KELUAR DARI RUMAH SAKIT
379
PERJAMUAN BUNGA KOTA
380
PERJAMUAN BUNGA KOTA 2
381
PERJAMUAN BUNGA KOTA 3
382
PERJAMUAN BUNGA KOTA 4
383
PERJAMUAN BUNGA KOTA 5
384
PERJAMUAN BUNGA KOTA 6
385
PERJAMUAN BUNGA KOTA 7
386
PERJAMUAN BUNGA KOTA 8
387
PERJAMUAN BUNGA KOTA 9
388
PERJAMUAN BUNGA KOTA 10
389
MENGAKHIRINYA
390
MENGAKHIRINYA 2
391
MENGAKHIRINYA 3
392
MENGAKHIRINYA 4
393
MENGAKHIRINYA 5
394
MENGAKHIRINYA 6
395
MENGAKHIRINYA 7
396
MENGAKHIRINYA 8
397
MENGAKHIRINYA 9
398
HARI 3AHAGIA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!