SI TAMPAN PENYEGAR MOOD

Orang-orang lalu lalang cukup banyak terlihat. Sampai Rayan tak dapat menghitung ada berapa model orang yang bisa ia lihat.

Bangunan-bangunan kayu yang berjejer rapi di kiri kanan jalan dengan aktivitas berdagangnya sendiri, belum lagi kios-kios kecil yang di buka di sisi jalan mulai dari kios makanan hingga aksesoris terpampang sedia disana. Hal itu membuat Rayan tak bisa menghilangkan senyum indahnya.

Sambil memeluk keranjang yang di bawanya ia berjalan santai sembari mengedarkan pandangannya menyapu suasana pasar hari itu. Jujur, dia menyukainya.

"Tak apalah kembali ke masa lalu. Tanpa alat teknologi yang canggih dan kemudahan lainnya. Ini juga tidak terlalu buruk. Masih asri!" riangnya dalam hati.

Saat asik berjalan menikmati suasana pasar, tiba-tiba saja seseorang menabraknya dari belakang hingga membuatnya terhuyung ke depan dan jatuh dengan lutut serta telapak tangan sebagai penyangga tubuhnya agar tak jatuh lebih dari itu.

Brugh!

Mata Rayan terbelalak dengan mulut menganga. Ia tak percaya akan mengalami hal menyedihkan dan memalukan seperti sekarang ini, padahal baru saja tadi ia terkagum-kagum serta terpesona dengan apa yang ia lihat dan mulai menerima kenyataan bahwa ia terlempar ke masa lalu. Tapi, sekarang...

"Iihh... Menyebalkan sekali! Kau sengaja, ya. Menghalangi jalanku?" omel orang yang menabraknya dari belakang dan ternyata hanya seorang gadis seumurannya juga seukurannya.

Mendengar kalimat yang terdengar sombong itu menyadarkan Rayan dari keterkejutannya. Segera ia bangkit lalu menepuk-nepuk telapak tangannya yang terasa perih karena lecet dan mengibaskan pakaiannya agar pasir yang menempel saat ia jatuh hilang.

Menghadap gadis yang sama tinggi dengannya, bedanya gadis itu berpenampilan mewah hingga Rayan tak perlu bertanya apa status gadis itu yang tentunya sudah jelas. Meskipun tidak secara detail.

Tak ada tatapan takut di mata Rayan, yang ada hanya jengkel serta menahan perih di telapak tangannya. Sedang gadis di depannya merasa terhina melihat tatapan berani Rayan padanya. Karena ia jijik di tatap oleh gadis rendahan seperti Rayan.

"Kau! Berani sekali kau melihatku seperti itu. Apa kau tidak tahu siapa aku?! Mau aku congkel matamu, hah?!" gadis itu melotot marah.

Rayan memutar bola matanya malas harus menghadapi gadis manja modelan begitu. Andai ia tahu siapa Rayan itu, terlepas dari marga Yu yang di sandangnya. Rayan yakin ia akan mengemis ampun padanya, apalagi Rayan lebih tua darinya.

Rayan Monica, maksudnya.

"Coba saja. Tapi, sebelum itu ku beritahu padamu. Kalau kau tak cukup menakutkan untuk ku dan aku tidak peduli siapa kau. Jadi kenapa aku harus sampai tidak berani melihat mu?! Aneh sekali kau ini!" celetuk Rayan sebagai balasannya. Tak ingin peduli, Rayan memilih mengambil keranjangnya yang tadi ikut terjatuh.

"Wah! Kau... Kau benar-benar tidak punya malu dan kurasa kau juga tak punya tata krama. Tidakkah kau harusnya sadar diri?" hina gadis itu dengan membanggakan status nya secara tak langsung.

Tangan Rayan mengepal. Kesal, itu yang kini di rasakan olehnya. Tapi, ia segera mengingatkan dirinya kalau sekarang dia hidup di masa yang berbeda, dimana di masa ini kedudukan, kekuasaan, dan kekuatan adalah yang di pandang. Jika tidak karena itu , sudah pasti Rayan akan meracuni gadis sombong di depannya ini.

Dengan senyum terpaksa, Rayan membalas. "Terimakasih sudah di ingatkan. Tapi, sepertinya ada yang kurang dari ucapan mu..." putusnya sengaja.

"Apa?" tanyanya garang dan menuntut.

"Rasa malu dan tata krama juga tidak ada padamu!" sinis Rayan telak, membuat gadis itu tak terima.

"APA KATAMU?! KAU..." teriakannya di sela oleh Rayan.

"Ssstt... Seorang gadis berstatus terpandang sepertimu harus berhati-hati dalam bersikap. Tidakkah kau malu sudah berteriak hingga menarik perhatian banyak orang. Aku sebagai rakyat jelata saja tahu bagaimana cara mengendalikan diri." sindir Rayan tenang namun menusuk gadis itu sembari memberi gadis itu senyum mengejeknya.

Kini gadis itu benar-benar marah, wajahnya memerah, tangannya terkepal, sorot matanya tajam seperti siap untuk menerkam. Tapi, sayang. Semua itu tak berpengaruh bagi Rayan. Untuk Rayan, itu belumlah seberapa. Di dunia modern, Rayan bahkan pernah mendapatkan yang lebih dari itu.

"DASAR KAU RENDAHAN...!" teriaknya, Rayan sampai spontan menutup telinganya saking kerasnya suara gadis itu.

"Pakai pita suara merek apa ini bocah!" kesalnya dalam hati.

Tak ingin perdebatan tak penting itu berlanjut, akhirnya Rayan memilih berlalu pergi meninggalkan gadis itu yang masih berteriak-teriak memaki dan mengumpatnya sampai suara itu mengecil termakan jarak.

Sekarang giliran Rayan yang menggerutu sepanjang jalan. Rasa dongkol nya belum bisa reda juga.

"Cih. Gadis itu sungguh membuatku kesal saja. Apa tadi dia bilang rendahan?! Ingin sekali ku robek mulutnya itu. Cantik-cantik mengerikan. Aku sumpahi gadis itu tak memiliki jodoh! Huh!!" gerutunya dengan bibir yang manyun tak tertahan. Wajahnya yang di tekuk sepanjang jalan membuat orang-orang yang melihatnya merasa heran.

Sampai kakinya menuntunnya ke sebuah kios dagangan bahan-bahan makanan pokok yang dalam ingatannya Yu Rayan terkenal lengkap dan terjamin. Dengan mood yang buruk ia menyodorkan keranjang dan daftar belanja pada si penjual tanpa melihatnya. Tapi dia tahu kalau si penjual adalah laki-laki.

"Tuan, tolong siapkan belanjaan ku sesuai daftar dalam kertas itu. Aku sedang tak punya semangat untuk memilihnya sendiri." ujar Rayan dengan wajah muramnya yang malah terlihat menggemaskan, ia bahkan tak sadar dengan siapa ia berbicara sehingga membuat si penjual di depannya memandang terkejut atas perlakuan Rayan yang terbilang unik. Ia sampai melihat keranjang dan Rayan secara bergantian.

Bagaimana tidak di anggap unik. Saat ini Rayan sedang dalam suasana hati yang tak baik, tapi masih sempat meminta tolong juga berkata jujur atas apa yang dia rasakan dan itu membuat pria muda tampan di depannya tersenyum lucu melihat wajah imut Rayan yang di tekuk dan jangan lupa bibir manyunnya.

"Tentu, nona. Akan saya bantu menyediakan semua sesuai daftar. Kalau begitu sembari menunggu silahkan duduk dulu di kursi itu." tutur pria muda tampan itu dengan ramah yang suaranya saja mampu membuat Rayan terhenyak seolah insting kepekaannya terhadap ciri-ciri pria tampan aktif seketika.

Rayan menoleh cepat setelah alarm di kepalanya mengatakan kalau ada pria tampan di sekitarnya. Dan ternyata benar adanya. Saat itu juga senyum manis Rayan terukir sempurna membuat pria di depannya tak bisa bila tak terpana. Wajah imut itu semakin menggemaskan karena senyumnya.

"Kyaaaaaaa...!!! Tampannyaaaa...!!!" teriak Rayan kegirangan dalam hati. Wajahnya sampai memerah berseri-seri.

"Tuan, apa kau yang tadi aku ajak bicara?" pria itu mengangguk menjawab.

Rayan tetap tersenyum meski di kepalanya seperti mengingat bahwa sebelum jiwanya masuk ke tubuh Yu Rayan, tidak ada pria ini di sana.

"Maaf, kau penjualnya? Tapi, seingatku bukan."

"Ah, itu... Iya, sebelumnya ayah saya yang sering turun langsung melayani pembeli. Tapi, berhubung ayah saya sedang sakit jadi sekarang saya yang menggantikannya." jelas pria itu dan tak lupa senyum ramahnya.

"Ooo... Begitu rupanya. Paman Ji Hwan Ding sedang sakit?! Sakit apa?" tanya Rayan antusias dengan memasang wajah seolah-olah ia turut cemas. Padahal itu ia lakukan agar dapat mengobrol lebih lama dengan pria tampan yang ternyata si penjual bahan-bahan pokok yang sudah berlangganan.

"Ayo, Rayan jangan sia-siakan kesempatan yang ada saat ini!" semangat Rayan dalam hati.

Melihat wajah Rayan yang terlihat cemas membuat pria yang tak lain adalah anak dari Ji Hwan Ding si pemilik sebenarnya menjadi terharu. Tak tahu saja ia kalau Rayan tak sungguh-sungguh akan hal itu.

"Nona mengenal ayah saya?" Rayan mengangguk mengiyakan. Karena nyatanya memang benar.

Yu Rayan yang asli sejak dulu sudah berlangganan dengan toko bahan-bahan pokok milik keluarga Ji. Ia juga sudah mengenal dengan sangat baik si pemilik yang ia panggil paman itu. Sikapnya yang lemah lembut dan santun namun juga pemalu membuat paman Hwan Ding merasa tak tega sehingga setiap kali Yu Rayan yang datang membeli, beliau yang selalu melayaninya sembari bercengkrama untuk membuat suasana menjadi lebih nyaman. Hwan Ding bahkan melarang bawahannya untuk melayani Yu Rayan karena ia yang ingin melayaninya. Lantaran paman Hwan Ding sudah sangat menyayanginya.

Pria itu mengangguk paham. "Hanya terlalu kelelahan. Anda tahu, nona. Toko kami selalu ramai dan ayah saya yang senang melayani pembeli jadi sering melupakan kesehatannya. Padahal sudah sering di ingatkan." jelas pria itu.

"'Aa... Jadi, begitu. Apa kau mau aku membantumu memeriksa paman Hwan Ding?" tawar Rayan saat ia ingat kalau dirinya yang dulu sudah pernah mempelajari segala tentang medis terutama cara tradisional. Terlebih si pemilik tubuh mengenal baik ayah pria itu.

Anak laki-laki Ji Hwan Ding tertegun mendengar penawaran itu. Bukannya tak ingin percaya, hanya saja ia merasa Rayan masih terlalu muda untuk langsung terjun mempraktekkan apa yang mungkin dia pelajari selama ini.

"Soal itu... Saya rasa tak perlu. Maksud saya, saya sudah pernah memanggil tabib untuk mengobati ayah. Jadi, tak perlu sampai merepotkan nona..." kata pria itu sedikit ragu dan tak enak hati.

Rayan hanya tersenyum saja, ia tahu penjelasan sebenarnya bukanlah itu. "Ya ampun, tampan... Kau bilang begitu bukannya karena kau meragukanku? Tak perlu sungkan... Aku tak masalah bila kau terus terang." kata Rayan dengan nada manjanya yang akhirnya keluar. "Lagipula bukankah tidak baik menolak niat baik seseorang?! Tenang saja aku sudah lulus dalam mempelajari segala tantang medis. Yang aku butuhkan adalah kepercayaan orang yang ingin aku bantu. Tapi, aku tak akan memaksa. Semua keputusan ada padamu." akhirnya dengan manis sampai pria tampan itu menjadi malu lantaran merasa ketahuan meragukan kemampuan gadis didepannya.

"Baiklah. Lupakan saja kalau kau tak mau. Tapi, bolehkah aku tahu namamu. Sayang sekali kan, aku sudah bertemu pria tampan tapi tak berkenalan." tuturnya sambil mengedip-edipkan matanya yang justru membuat pria itu yang mendengarnya langsung tersipu malu sampai telinganya memerah.

"A... A... I..itu... Ya, t..tentu... Namaku... Ji Hwa Xin..." ucapnya tergagap.

Rayan tersenyum setelah berhasil mengetahui nama pria tampan di hadapannya. "Ouu... Ji Hwa Xin?! Nama yang bagus sama seperti orangnya!" lagi-lagi Hwa Xin di buat tersipu. Maklum, ini kali pertama ia mendengar seorang gadis secara terang-terangan dan tanpa mau mengatakan ia tampan meskipun itu benar adanya.

"Sekarang giliran ku. Kenalkan namaku, Rayan, Yu Rayan. Dan jangan terlalu formal. Biasa saja, seperti kau berbicara dengan temanmu." dengan senyum yang tak luntur sedari tadi.

"Salam kenal. Baiklah, tidak buruk." setuju Hwa Xin. "Ehem. Baiklah, kalau begitu aku tinggal dulu, ya. Aku harus menyiapkan pesanan mu." pamit Hwa Xin. Rayan yang mendengar itu sebenarnya merasa keberatan, tapi apa boleh buat. Ia juga punya tugas yang harus dilakukan.

"Hm. Baiklah. Silahkan. Aku akan menunggu disini... Sambil melihatmu tentunya... Hihihi..." terima Rayan sambil kalimat terakhir di lanjutkan dalam hati.

Hwa Xin langsung beranjak meninggalkannya untuk menyelesaikan pekerjaan nya yang di pinta Rayan. Sedang gadis itu, malah asik memandang Hwa Xin dengan tatapan memuja dari kejauhan. Bagaimana tidak?! Hwa Xin itu pria tampan dan Rayan adalah penggemar pria tampan. Tentu saja, pria seperti Ji Hwa Xin masuk dalam daftar pria-pria tampan yang pernah ia temui.

"Haah... Sungguh pemandangan yang indah. Kekesalan ku yang tadi teralihkan seketika. Melihat pria tampan memang mampu membuat moodku membaik. Benar-benar ciptaan Tuhan yang menyegarkan mata. Hihi..." gumam Rayan dengan suasana hati yang sangat baik berkat pria tampan si penjual bahan-bahan pokok yang bernama Ji Hwa Xin.

***Yu Rayan x Ji Hwa Xin***

Visual Cast untuk Ji Hwa Xin.

Terpopuler

Comments

°nina°

°nina°

visual cwo yg lain nya juga donk thor

2023-08-04

0

Oi Min

Oi Min

Ah..... Rayan, ajakin aq donk klo mau cuci mata

2022-09-04

1

Rx one 01

Rx one 01

cieee apa kah dia jadi pasangannya

2022-03-07

1

lihat semua
Episodes
1 SUMMARY
2 AKSI TERAKHIR
3 MISI SELESAI
4 MISI SELESAI 2
5 MATI?!
6 GELEMBUNG INGATAN
7 TUBUH BARU
8 TUBUH BARU 2
9 PASAR TRADISIONAL
10 MERAMPOK PERAMPOK
11 PERTUNJUKAN ADU FISIK
12 SI TAMPAN PENYEGAR MOOD
13 GILA VS SOMBONG
14 KUDA BULAN
15 LI HANZUE
16 DISINI SENANG DISANA BIMBANG
17 NUMPANG LEWAT
18 NUMPANG LEWAT 2
19 KEJAILAN PERTAMA DI ERA KUNO
20 KEJAILAN PERTAMA DI ERA KUNO 2
21 BERCERITA
22 BARTER INFORMASI
23 PETUNJUK
24 MEMBUAT ONAR
25 KELUARGA YU
26 PERTEMUAN TAK MENYENANGKAN
27 BERKUMPUL KEMBALI
28 AHN REYCHU VELICIA
29 CAST KELUARGA AHN
30 HAN RYURA JENNA
31 YU RAYAN MONICA
32 MIMPI
33 FURBY MILIK RYURA
34 MEMIKIRKAN RENCANA
35 HAREM KAISAR
36 ORANG TUA ANEH
37 TIGA KALI DITOLAK SEKALI DITERIMA
38 TOPIK PERBINCANGAN
39 PERGI KE DESA DANPYO
40 BERPAPASAN
41 ?
42 MINTA IKUT
43 RUOBIN SI SILUMAN RUBAH
44 KEHILANGAN JEJAK
45 KEMBALI
46 BEBAS DARI HUKUMAN
47 PERASAAN ASING YANG MENYAKITKAN
48 REYCHU VS GONG
49 MENGACUHKAN
50 DIRACUN
51 MEMPROVOKASI
52 INTEROGASI DAN HUKUMAN
53 ILUSI
54 BUNGA WAKTU 10 TAHUN
55 PERUBAHAN HAN RYURA
56 KEMBALI MENDATANGI ISTANA
57 MENGAMBIL PENAWAR
58 BANTU MEMBERESKAN
59 SEKAMAR BERTIGA
60 MEMULAI
61 CINTA SEGITIGA
62 TAK SEPERTI DULU LAGI
63 BERSITEGANG
64 TERKENAL
65 PERTARUNGAN SEDARAH
66 KEJUTAN
67 GUGURKAN DALAM DUKA
68 PENGAKUAN
69 YAN YUE
70 AJAKAN MAKAN MALAM
71 SAKIT
72 ADA YANG SALAH
73 MEMBATIN
74 BERKABUNG
75 KEMATIAN YU RAYAN
76 HAL GILA
77 KELUARGA MENJIJIKKAN
78 YU RAYAN : SELESAI
79 SI MANIS BERDARAH DINGIN
80 DISKUSI
81 PAPAN PENGUMUMAN
82 SAYEMBARA 1: MENGANTAR NYAWA
83 SAYEMBARA 2: TIDAK PANDANG BULU
84 SAYEMBARA 3: KELIMA XIAOFANG
85 SAYEMBARA 4: KALI KEDUA
86 GEMAS PADA LUKA
87 SULIT
88 "AMBIL AKU"
89 SAYEMBARA 5: AKHIR TAK TERDUGA PRIA ASING
90 PEDANG SUCI IKATAN SEJATI
91 HAN RYURA: PEMBUNUHAN BERANTAI
92 ADU MULUT
93 KEBIJAKAN REYCHU
94 OBAT PUTRI TIDUR
95 GADIS HADIAH
96 PRIORITAS
97 JAMUAN MAKAN MALAM
98 JAMUAN MAKAN MALAM 2
99 DUGAAN
100 KUNJUNGAN WANG JINJI
101 MENCARI
102 KUIL
103 JAWABAN YANG DIINGINKAN
104 NASIHAT UNTUK LONG WAN SHIE
105 UNDANGAN LISAN
106 KEDATANGAN TIBA-TIBA
107 MEMENUHI UNDANGAN
108 PENGGANTI?
109 KEMARAHAN
110 R-V VS L-H
111 R-V VS L-H 2
112 RENCANA KEBEBASAN
113 MENUJU KEBEBASAN: DIMULAI
114 MENGOREK INFORMASI
115 SETELAH HARI INI...
116 INSIDEN
117 HARI BAHAGIA (?)
118 TERBONGKAR
119 TERBONGKAR 2
120 FLASHBACK
121 FLASHBACK 2
122 FLASHBACK 3
123 FLASHBACK 4
124 FLASHBACK 5
125 PENYESALAN
126 PERSIAPAN
127 MELEPAS RINDU
128 EKSEKUSI DIMULAI
129 EKSEKUSI BERAKHIR
130 GULUNGAN TERAKHIR
131 PERPISAHAN
132 EPILOG SEASON 1
133 Waktunya LeoRa_
134 WELCOME TO SEASON TWO!
135 PROLOG S2
136 S2-PERJALANAN KELUAR NEGERI
137 S2-PERJALANAN KELUAR NEGERI 2
138 S2-PERJALANAN KELUAR NEGERI 3
139 S2-KAPAL BERLAYAR
140 S2-KAPAL BERLAYAR 2
141 S2-KAPAL BERLAYAR 3
142 S2-UJIAN HERBAL
143 S2-UJIAN HERBAL 2
144 -
145 S2-UJIAN HERBAL 3
146 S2-UJIAN HERBAL 4
147 S2-TINA?!
148 S2-NEGARA ANGIN
149 DESA DAMBAO
150 HUKUMAN DARI RYURA
151 KEJADIAN
152 KEJADIAN 2
153 KOTA SHUWEN
154 BERTENGKAR?!
155 TAK INGIN...
156 YAN YUE 2
157 RYURA HILANG
158 IBUKOTA LAN-GANG
159 ROMBONGAN DARI UTARA
160 KELUARGA KERAJAAN DARI UTARA
161 KRITERIA
162 AWAL FESTIVAL PERANG
163 TERKEJUT!
164 REYCHU SUKA BERMAIN
165 MENANTIKAN
166 HIDUP ATAU MATI
167 AHN REYCHAN DAN BAI GIKWANG
168 DUEL SAHABAT
169 DUEL SAHABAT 2
170 DUEL SAHABAT 3
171 AKHIR
172 AKHIR 2
173 CEMAS
174 MENUJU KEKAISARAN UTARA
175 AKADEMI ZHILLI
176 MEMERAH
177 BERDUAAN
178 DIUSIR
179 MENGUNGKAP
180 TAK TAHU HARUS APA
181 SIMPANAN
182 MOMEN MANIS
183 MUSUH BARU... RASA MALU...
184 SERANGAN REYCHU
185 SIAPA YANG MENIKAH DULUAN?
186 MERACUNI
187 BERSUMPAH
188 TIGA-TIGA
189 SEMANGKUK PENAWAR
190 MALAM BERDARAH
191 MALAM BERDARAH 2
192 BERBOHONG TANPA BERKEDIP
193 INTEROGASI YANG MANIS
194 TIDAK TERIMA PATAH HATI
195 DUEL: RAYAN VS REYCHU
196 KABAR DUKA(?)
197 Waktunya LeoRa_
198 KEMBALI LAGI (?)
199 MENUJU SEKTE SALJU PERAK
200 MILIKKU!
201 PERTEMUAN
202 Waktunya LeoRa_
203 PASANGAN YANG COCOK UNTUK YE
204 TARGET PERMAINAN
205 PELINTAS
206 BERHARAP BERSAMA SELAMANYA
207 KETAKUTAN TERBESAR
208 MODERN ASSASSINS VS ANCIENT ASSASSINS
209 MODERN ASSASSINS VS ANCIENT ASSASSINS 2
210 Waktunya LeoRa_
211 KEPULANGAN ROMBONGAN KEKAISARAN UTARA
212 MEMBUJUK
213 TERTANGKAP TANGAN!
214 BUNUH DIRI (?)
215 Waktunya LeoRa_
216 KASUS KEMATIAN
217 PENYELIDIKAN KASUS KEMATIAN
218 FIRASAT YE XIAO NAN
219 PENYELIDIKAN KASUS KEMATIAN 2
220 HAL YANG MENJIJIKKAN
221 MANJA-MANJA TIME
222 Waktunya LeoRa_
223 MANJA-MANJA TIME 2
224 SALJU MERAH
225 SALJU MERAH 2
226 Waktunya LeoRa_
227 CINTA TERLARANG
228 PERTEMUAN 3RY DAN KELUARGA KERAJAAN
229 Waktunya LeoRa_
230 Waktunya LeoRa_
231 SUASANA ANEH
232 CALON KAKAK IPAR
233 AKHIR CINTA TERLARANG
234 AKHIR CINTA TERLARANG 2
235 AKHIR CINTA TERLARANG 3
236 AKHIR CINTA TERLARANG 4
237 LEMBAH BERDARAH
238 LEMBAH BERDARAH 2
239 LEMBAH BERDARAH 3
240 LEMBAH BERDARAH 4
241 LEMBAH BERDARAH 5
242 Waktunya LeoRa_
243 MENJELANG HARI BAHAGIA
244 HARI BAHAGIA
245 MALAM KITA (RJ X YZX)
246 LAGI
247 BERPISAH?
248 HARI-HARI TENANG
249 AMPLOP
250 MENYEDIHKAN
251 Waktunya LeoRa_
252 KETAHUAN
253 15 Hari?!
254 MATA-MATA
255 DIA SANGAT TANGGUH?
256 DIGANGGU
257 LAWAN YANG GILA
258 BELUM PUAS
259 BERKAITAN
260 MANTAN PERMAISURI vs IBUNDA PERMAISURI
261 SIAP BERGERAK
262 Waktunya LeoRa_
263 HARI PENUH PENGGANGGU
264 TERBONGKAR
265 MERINDUKANMU
266 TERJADI LAGI
267 TERJADI LAGI 2
268 GAGAL
269 Waktunya LeoRa_
270 DENDAM LAMA
271 KEDUANYA SAMA
272 DI SAAT YANG SAMA
273 GENTING: KEGILAAN REYCHU YANG SESUNGGUHNYA
274 KEGILAAN REYCHU YANG SEHARUSNYA 2
275 ISTANA ES YANG PANAS
276 BOOM!!!
277 AKHIR-AWAL
278 THE END OF THE PAST
279 SHIN DA MING
280 YE HUAN
281 BAI LIAM
282 PERTEMUAN KEMBALI
283 PERTEMUAN KEMBALI 2
284 RENCANA MASA DEPAN
285 WAJAH YANG DIKENAL
286 Waktunya LeoRa_
287 WAJAH YANG DIKENAL 2
288 WAJAH YANG DIKENAL 3
289 ORANG TAK TAHU MALU
290 PENCARIAN 3RY
291 TATAPAN RINDU
292 BERKUMPUL DAN MENGOBROL
293 PESTA ULANG TAHUN TUAN TUA
294 ORANG TAK TAHU MALU 2
295 FUN BOX NIGHT CLUB
296 MENGUNTIT 3RY
297 KEMBALI KE PELUKAN
298 KEMBALI KE PELUKAN
299 KEMBALI KE PELUKAN 2
300 KEMBALI KE PELUKAN 3
301 KEHEBOHAN THREE ROYAL NOBLES
302 MEMBUAT PUSING ORANG LAIN
303 CEMBURU TIDAK PADA TEMPATNYA
304 SERANGAN PERTAMA RAYAN SETELAH KEMBALI
305 KEUWUAN
306 Waktunya LeoRa_
307 RENCANA PERNIKAHAN REYGIK
308 Waktunya LeoRa_
309 Waktunya LeoRa_
310 Waktunya LeoRa_
311 Waktunya LeoRa_
312 PERKARA BUAH TANGAN
313 BERTEMU CALON MERTUA
314 MEMBERIKAN SYOK TERAPI
315 MENERTAWAKAN ORANG LAIN
316 MALAM PERTAMA (BERSAMA)
317 BAB: ANAK
318 BAB2: ANAK
319 SHINMO WEDDING
320 POSTINGAN PAMER KEMESRAAN
321 KELUARGA JIANG
322 RENCANA MENYINGKIRKAN RYURA
323 HADIAH PERNIKAHAN
324 HADIAH PERNIKAHAN 2
325 SHINMO HONEYMOON
326 SHINMO HONEYMOON 2
327 Waktunya LeoRa_
328 SHINMO HONEYMOON 3
329 MUSUH BEBUYUTAN RAYAN
330 JANJI MAKAN SIANG
331 JANJI MAKAN SIANG 2
332 PERGERAKAN MUSUH DIMULAI
333 Waktunya LeoRa_
334 PERGERAKAN MUSUH DIMULAI 2
335 PERSIAPAN BERTEMPUR
336 Waktunya LeoRa_
337 BERTEMU JIANG WANZI
338 TAMPARAN PERTAMA
339 Waktunya LeoRa_
340 TARGET PERTAMA MENYINGKIRKAN HAMA RUMAH TANGGA
341 MEMBIARKAN LAWAN MEMULAI
342 Waktunya LeoRa_
343 GAGAL MENDEKATI YE HUAN
344 Waktunya LeoRa_
345 MENG RUONA: GAGAL
346 50 HARI LAGI...
347 JARING DIBENTANGKAN
348 AKSI DI PINGGIRAN KOTA
349 AKSI DI PINGGIRAN KOTA 2
350 Waktunya LeoRa_
351 STRIKE!
352 SIAPA YANG BO KANG PILIH?
353 Waktunya LeoRa_
354 MEREKA BERCERITA
355 SIAP!
356 MENANTI HARI ESOK...
357 Waktunya LeoRa_
358 PERKUMPULAN BANGSAWAN
359 MENUJU MENU UTAMA
360 DETIK-DETIK KEHANCURAN MENG RUONA
361 DETIK-DETIK KEHANCURAN MENG RUONA 2
362 Waktunya LeoRa_
363 AKHIR MENG RUONA
364 HAMA 1-SELESAI
365 MENUJU HAMA 2
366 ORANG-ORANG YANG TIDAK RELEVAN
367 KESIBUKAN DI RUMAH SAKIT
368 BERPAPASAN DENGAN JIANG WANXI
369 RENCANA JIANG WANWAN
370 RAYAN YANG POSESIF
371 ADU KELICIKAN
372 DUA WANITA MENYATAKAN PERANG
373 HAMA LAINNYA
374 BAI LIAM MILIK REYCHU SEORANG
375 MEMANCING HAMA
376 MEMBENTUK KUBU
377 PAMER
378 KELUAR DARI RUMAH SAKIT
379 PERJAMUAN BUNGA KOTA
380 PERJAMUAN BUNGA KOTA 2
381 PERJAMUAN BUNGA KOTA 3
382 PERJAMUAN BUNGA KOTA 4
383 PERJAMUAN BUNGA KOTA 5
384 PERJAMUAN BUNGA KOTA 6
385 PERJAMUAN BUNGA KOTA 7
386 PERJAMUAN BUNGA KOTA 8
387 PERJAMUAN BUNGA KOTA 9
388 PERJAMUAN BUNGA KOTA 10
389 MENGAKHIRINYA
390 MENGAKHIRINYA 2
391 MENGAKHIRINYA 3
392 MENGAKHIRINYA 4
393 MENGAKHIRINYA 5
394 MENGAKHIRINYA 6
395 MENGAKHIRINYA 7
396 MENGAKHIRINYA 8
397 MENGAKHIRINYA 9
398 HARI 3AHAGIA
Episodes

Updated 398 Episodes

1
SUMMARY
2
AKSI TERAKHIR
3
MISI SELESAI
4
MISI SELESAI 2
5
MATI?!
6
GELEMBUNG INGATAN
7
TUBUH BARU
8
TUBUH BARU 2
9
PASAR TRADISIONAL
10
MERAMPOK PERAMPOK
11
PERTUNJUKAN ADU FISIK
12
SI TAMPAN PENYEGAR MOOD
13
GILA VS SOMBONG
14
KUDA BULAN
15
LI HANZUE
16
DISINI SENANG DISANA BIMBANG
17
NUMPANG LEWAT
18
NUMPANG LEWAT 2
19
KEJAILAN PERTAMA DI ERA KUNO
20
KEJAILAN PERTAMA DI ERA KUNO 2
21
BERCERITA
22
BARTER INFORMASI
23
PETUNJUK
24
MEMBUAT ONAR
25
KELUARGA YU
26
PERTEMUAN TAK MENYENANGKAN
27
BERKUMPUL KEMBALI
28
AHN REYCHU VELICIA
29
CAST KELUARGA AHN
30
HAN RYURA JENNA
31
YU RAYAN MONICA
32
MIMPI
33
FURBY MILIK RYURA
34
MEMIKIRKAN RENCANA
35
HAREM KAISAR
36
ORANG TUA ANEH
37
TIGA KALI DITOLAK SEKALI DITERIMA
38
TOPIK PERBINCANGAN
39
PERGI KE DESA DANPYO
40
BERPAPASAN
41
?
42
MINTA IKUT
43
RUOBIN SI SILUMAN RUBAH
44
KEHILANGAN JEJAK
45
KEMBALI
46
BEBAS DARI HUKUMAN
47
PERASAAN ASING YANG MENYAKITKAN
48
REYCHU VS GONG
49
MENGACUHKAN
50
DIRACUN
51
MEMPROVOKASI
52
INTEROGASI DAN HUKUMAN
53
ILUSI
54
BUNGA WAKTU 10 TAHUN
55
PERUBAHAN HAN RYURA
56
KEMBALI MENDATANGI ISTANA
57
MENGAMBIL PENAWAR
58
BANTU MEMBERESKAN
59
SEKAMAR BERTIGA
60
MEMULAI
61
CINTA SEGITIGA
62
TAK SEPERTI DULU LAGI
63
BERSITEGANG
64
TERKENAL
65
PERTARUNGAN SEDARAH
66
KEJUTAN
67
GUGURKAN DALAM DUKA
68
PENGAKUAN
69
YAN YUE
70
AJAKAN MAKAN MALAM
71
SAKIT
72
ADA YANG SALAH
73
MEMBATIN
74
BERKABUNG
75
KEMATIAN YU RAYAN
76
HAL GILA
77
KELUARGA MENJIJIKKAN
78
YU RAYAN : SELESAI
79
SI MANIS BERDARAH DINGIN
80
DISKUSI
81
PAPAN PENGUMUMAN
82
SAYEMBARA 1: MENGANTAR NYAWA
83
SAYEMBARA 2: TIDAK PANDANG BULU
84
SAYEMBARA 3: KELIMA XIAOFANG
85
SAYEMBARA 4: KALI KEDUA
86
GEMAS PADA LUKA
87
SULIT
88
"AMBIL AKU"
89
SAYEMBARA 5: AKHIR TAK TERDUGA PRIA ASING
90
PEDANG SUCI IKATAN SEJATI
91
HAN RYURA: PEMBUNUHAN BERANTAI
92
ADU MULUT
93
KEBIJAKAN REYCHU
94
OBAT PUTRI TIDUR
95
GADIS HADIAH
96
PRIORITAS
97
JAMUAN MAKAN MALAM
98
JAMUAN MAKAN MALAM 2
99
DUGAAN
100
KUNJUNGAN WANG JINJI
101
MENCARI
102
KUIL
103
JAWABAN YANG DIINGINKAN
104
NASIHAT UNTUK LONG WAN SHIE
105
UNDANGAN LISAN
106
KEDATANGAN TIBA-TIBA
107
MEMENUHI UNDANGAN
108
PENGGANTI?
109
KEMARAHAN
110
R-V VS L-H
111
R-V VS L-H 2
112
RENCANA KEBEBASAN
113
MENUJU KEBEBASAN: DIMULAI
114
MENGOREK INFORMASI
115
SETELAH HARI INI...
116
INSIDEN
117
HARI BAHAGIA (?)
118
TERBONGKAR
119
TERBONGKAR 2
120
FLASHBACK
121
FLASHBACK 2
122
FLASHBACK 3
123
FLASHBACK 4
124
FLASHBACK 5
125
PENYESALAN
126
PERSIAPAN
127
MELEPAS RINDU
128
EKSEKUSI DIMULAI
129
EKSEKUSI BERAKHIR
130
GULUNGAN TERAKHIR
131
PERPISAHAN
132
EPILOG SEASON 1
133
Waktunya LeoRa_
134
WELCOME TO SEASON TWO!
135
PROLOG S2
136
S2-PERJALANAN KELUAR NEGERI
137
S2-PERJALANAN KELUAR NEGERI 2
138
S2-PERJALANAN KELUAR NEGERI 3
139
S2-KAPAL BERLAYAR
140
S2-KAPAL BERLAYAR 2
141
S2-KAPAL BERLAYAR 3
142
S2-UJIAN HERBAL
143
S2-UJIAN HERBAL 2
144
-
145
S2-UJIAN HERBAL 3
146
S2-UJIAN HERBAL 4
147
S2-TINA?!
148
S2-NEGARA ANGIN
149
DESA DAMBAO
150
HUKUMAN DARI RYURA
151
KEJADIAN
152
KEJADIAN 2
153
KOTA SHUWEN
154
BERTENGKAR?!
155
TAK INGIN...
156
YAN YUE 2
157
RYURA HILANG
158
IBUKOTA LAN-GANG
159
ROMBONGAN DARI UTARA
160
KELUARGA KERAJAAN DARI UTARA
161
KRITERIA
162
AWAL FESTIVAL PERANG
163
TERKEJUT!
164
REYCHU SUKA BERMAIN
165
MENANTIKAN
166
HIDUP ATAU MATI
167
AHN REYCHAN DAN BAI GIKWANG
168
DUEL SAHABAT
169
DUEL SAHABAT 2
170
DUEL SAHABAT 3
171
AKHIR
172
AKHIR 2
173
CEMAS
174
MENUJU KEKAISARAN UTARA
175
AKADEMI ZHILLI
176
MEMERAH
177
BERDUAAN
178
DIUSIR
179
MENGUNGKAP
180
TAK TAHU HARUS APA
181
SIMPANAN
182
MOMEN MANIS
183
MUSUH BARU... RASA MALU...
184
SERANGAN REYCHU
185
SIAPA YANG MENIKAH DULUAN?
186
MERACUNI
187
BERSUMPAH
188
TIGA-TIGA
189
SEMANGKUK PENAWAR
190
MALAM BERDARAH
191
MALAM BERDARAH 2
192
BERBOHONG TANPA BERKEDIP
193
INTEROGASI YANG MANIS
194
TIDAK TERIMA PATAH HATI
195
DUEL: RAYAN VS REYCHU
196
KABAR DUKA(?)
197
Waktunya LeoRa_
198
KEMBALI LAGI (?)
199
MENUJU SEKTE SALJU PERAK
200
MILIKKU!
201
PERTEMUAN
202
Waktunya LeoRa_
203
PASANGAN YANG COCOK UNTUK YE
204
TARGET PERMAINAN
205
PELINTAS
206
BERHARAP BERSAMA SELAMANYA
207
KETAKUTAN TERBESAR
208
MODERN ASSASSINS VS ANCIENT ASSASSINS
209
MODERN ASSASSINS VS ANCIENT ASSASSINS 2
210
Waktunya LeoRa_
211
KEPULANGAN ROMBONGAN KEKAISARAN UTARA
212
MEMBUJUK
213
TERTANGKAP TANGAN!
214
BUNUH DIRI (?)
215
Waktunya LeoRa_
216
KASUS KEMATIAN
217
PENYELIDIKAN KASUS KEMATIAN
218
FIRASAT YE XIAO NAN
219
PENYELIDIKAN KASUS KEMATIAN 2
220
HAL YANG MENJIJIKKAN
221
MANJA-MANJA TIME
222
Waktunya LeoRa_
223
MANJA-MANJA TIME 2
224
SALJU MERAH
225
SALJU MERAH 2
226
Waktunya LeoRa_
227
CINTA TERLARANG
228
PERTEMUAN 3RY DAN KELUARGA KERAJAAN
229
Waktunya LeoRa_
230
Waktunya LeoRa_
231
SUASANA ANEH
232
CALON KAKAK IPAR
233
AKHIR CINTA TERLARANG
234
AKHIR CINTA TERLARANG 2
235
AKHIR CINTA TERLARANG 3
236
AKHIR CINTA TERLARANG 4
237
LEMBAH BERDARAH
238
LEMBAH BERDARAH 2
239
LEMBAH BERDARAH 3
240
LEMBAH BERDARAH 4
241
LEMBAH BERDARAH 5
242
Waktunya LeoRa_
243
MENJELANG HARI BAHAGIA
244
HARI BAHAGIA
245
MALAM KITA (RJ X YZX)
246
LAGI
247
BERPISAH?
248
HARI-HARI TENANG
249
AMPLOP
250
MENYEDIHKAN
251
Waktunya LeoRa_
252
KETAHUAN
253
15 Hari?!
254
MATA-MATA
255
DIA SANGAT TANGGUH?
256
DIGANGGU
257
LAWAN YANG GILA
258
BELUM PUAS
259
BERKAITAN
260
MANTAN PERMAISURI vs IBUNDA PERMAISURI
261
SIAP BERGERAK
262
Waktunya LeoRa_
263
HARI PENUH PENGGANGGU
264
TERBONGKAR
265
MERINDUKANMU
266
TERJADI LAGI
267
TERJADI LAGI 2
268
GAGAL
269
Waktunya LeoRa_
270
DENDAM LAMA
271
KEDUANYA SAMA
272
DI SAAT YANG SAMA
273
GENTING: KEGILAAN REYCHU YANG SESUNGGUHNYA
274
KEGILAAN REYCHU YANG SEHARUSNYA 2
275
ISTANA ES YANG PANAS
276
BOOM!!!
277
AKHIR-AWAL
278
THE END OF THE PAST
279
SHIN DA MING
280
YE HUAN
281
BAI LIAM
282
PERTEMUAN KEMBALI
283
PERTEMUAN KEMBALI 2
284
RENCANA MASA DEPAN
285
WAJAH YANG DIKENAL
286
Waktunya LeoRa_
287
WAJAH YANG DIKENAL 2
288
WAJAH YANG DIKENAL 3
289
ORANG TAK TAHU MALU
290
PENCARIAN 3RY
291
TATAPAN RINDU
292
BERKUMPUL DAN MENGOBROL
293
PESTA ULANG TAHUN TUAN TUA
294
ORANG TAK TAHU MALU 2
295
FUN BOX NIGHT CLUB
296
MENGUNTIT 3RY
297
KEMBALI KE PELUKAN
298
KEMBALI KE PELUKAN
299
KEMBALI KE PELUKAN 2
300
KEMBALI KE PELUKAN 3
301
KEHEBOHAN THREE ROYAL NOBLES
302
MEMBUAT PUSING ORANG LAIN
303
CEMBURU TIDAK PADA TEMPATNYA
304
SERANGAN PERTAMA RAYAN SETELAH KEMBALI
305
KEUWUAN
306
Waktunya LeoRa_
307
RENCANA PERNIKAHAN REYGIK
308
Waktunya LeoRa_
309
Waktunya LeoRa_
310
Waktunya LeoRa_
311
Waktunya LeoRa_
312
PERKARA BUAH TANGAN
313
BERTEMU CALON MERTUA
314
MEMBERIKAN SYOK TERAPI
315
MENERTAWAKAN ORANG LAIN
316
MALAM PERTAMA (BERSAMA)
317
BAB: ANAK
318
BAB2: ANAK
319
SHINMO WEDDING
320
POSTINGAN PAMER KEMESRAAN
321
KELUARGA JIANG
322
RENCANA MENYINGKIRKAN RYURA
323
HADIAH PERNIKAHAN
324
HADIAH PERNIKAHAN 2
325
SHINMO HONEYMOON
326
SHINMO HONEYMOON 2
327
Waktunya LeoRa_
328
SHINMO HONEYMOON 3
329
MUSUH BEBUYUTAN RAYAN
330
JANJI MAKAN SIANG
331
JANJI MAKAN SIANG 2
332
PERGERAKAN MUSUH DIMULAI
333
Waktunya LeoRa_
334
PERGERAKAN MUSUH DIMULAI 2
335
PERSIAPAN BERTEMPUR
336
Waktunya LeoRa_
337
BERTEMU JIANG WANZI
338
TAMPARAN PERTAMA
339
Waktunya LeoRa_
340
TARGET PERTAMA MENYINGKIRKAN HAMA RUMAH TANGGA
341
MEMBIARKAN LAWAN MEMULAI
342
Waktunya LeoRa_
343
GAGAL MENDEKATI YE HUAN
344
Waktunya LeoRa_
345
MENG RUONA: GAGAL
346
50 HARI LAGI...
347
JARING DIBENTANGKAN
348
AKSI DI PINGGIRAN KOTA
349
AKSI DI PINGGIRAN KOTA 2
350
Waktunya LeoRa_
351
STRIKE!
352
SIAPA YANG BO KANG PILIH?
353
Waktunya LeoRa_
354
MEREKA BERCERITA
355
SIAP!
356
MENANTI HARI ESOK...
357
Waktunya LeoRa_
358
PERKUMPULAN BANGSAWAN
359
MENUJU MENU UTAMA
360
DETIK-DETIK KEHANCURAN MENG RUONA
361
DETIK-DETIK KEHANCURAN MENG RUONA 2
362
Waktunya LeoRa_
363
AKHIR MENG RUONA
364
HAMA 1-SELESAI
365
MENUJU HAMA 2
366
ORANG-ORANG YANG TIDAK RELEVAN
367
KESIBUKAN DI RUMAH SAKIT
368
BERPAPASAN DENGAN JIANG WANXI
369
RENCANA JIANG WANWAN
370
RAYAN YANG POSESIF
371
ADU KELICIKAN
372
DUA WANITA MENYATAKAN PERANG
373
HAMA LAINNYA
374
BAI LIAM MILIK REYCHU SEORANG
375
MEMANCING HAMA
376
MEMBENTUK KUBU
377
PAMER
378
KELUAR DARI RUMAH SAKIT
379
PERJAMUAN BUNGA KOTA
380
PERJAMUAN BUNGA KOTA 2
381
PERJAMUAN BUNGA KOTA 3
382
PERJAMUAN BUNGA KOTA 4
383
PERJAMUAN BUNGA KOTA 5
384
PERJAMUAN BUNGA KOTA 6
385
PERJAMUAN BUNGA KOTA 7
386
PERJAMUAN BUNGA KOTA 8
387
PERJAMUAN BUNGA KOTA 9
388
PERJAMUAN BUNGA KOTA 10
389
MENGAKHIRINYA
390
MENGAKHIRINYA 2
391
MENGAKHIRINYA 3
392
MENGAKHIRINYA 4
393
MENGAKHIRINYA 5
394
MENGAKHIRINYA 6
395
MENGAKHIRINYA 7
396
MENGAKHIRINYA 8
397
MENGAKHIRINYA 9
398
HARI 3AHAGIA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!