Tidak Dianggap

Sore sekitar jam limaan waktunya aku ke pasar sama ibu dan bapak untuk membeli berapa kebutuhan catering untuk besok minggu karena besok ada acara akad nikah di masjid tempat Pak Asep.

Ada ayam, sayur, buah dan keperluan lainnya. Seperti biasa, kita beli ke pedagang langganan ibu.

Untuk beli ayam ke Cicik Yaya, untuk beli ikan ke Mpok Ani, sedangkan untuk sayur buah itu ke Mba Meri. Semua pedagang langganan ibu baik-baik dan pastinya karena kita beli banyak tiap kali belanja pasti dikasih bonus.

Misalnya ketika beli ayam sama Cicik Yaya, kita dikasih bonus hati empela yang banyak. Ketika beli ikan sama Mpok Ani juga banyak bonusnya begitu juga ketika beli sama Mba Meri. Makanya kita tidak mungkin berpaling ke pedangang lain walau mungkin harga lebih murah tapi kita yakin kualitas barang mereka paling bagus.

Karena usaha catering, hal yang paling utama selain racikan bumbu pastinya bahan utamanya. Jika bahannya masih segar, masakan apapun yang dibuat pastilah menjadi enak walaupun dengan bumbu yang minim.

'Ci, beli ayam enam kilo yah. Ada bonus hati ampela kan ci' tanyaku kepada Cicik Yaya.

'Baik, Mba Kiana. Pasti dong buat Mba Kiana dapat bonus kan udah langganan. Ini berhubung Mbanya beli banyak kita kasih diskon sepuluh ribu yah' jawab Cicik Yaya ke aku.

Cicik Yaya salah satu pedangang favorite dan banyak dikenal di pasar langganan ibu. Karena selain orangnya ramah, orangnya juga suka memberikan bonus dan diskon.

Walaupun bukan orang pribumi asli, cicik Yaya gampang bergaul dengan pedangang lainnya dipasar sehingga dagangannya dikenal dan tiap hari pasti habis-habisan jika tidak booking lebih awal untuk ayamnya.

Sedangkan Mpok Ani yang jual ikan, juga sama dengan Cicik Yaya. Ikannya segar-segar dan banyak macamnya mulai dari ikan laut, ikan air tawar, udang, cumi dan kerang.

'Mpok, pesan ikan gurami lima kilo yah. Tolong dibersihkan dan dipotong yah, mpok. Gratisnya apa nich mpok atau ada diskon' tanyaku kepada Mpok Ani.

'Khusus hari ini, Mba Kiana aku kasih gratis ikan teri yah seperempat kilo dan diskon lima ribu rupiah' jawab Mpok Ani.

'Wah, makasih banyak Mpok' jawabku ke Mpok Ani.

Berikutnya untuk pedangang buah dan sayur, Mba Meri. Bedanya dengan Cicik Yaya dan Mpok Ani, klo Mba Meri di tempat dia tiap kali belanja aku cuma menyerahkan catatan barang yang mau dibeli.

Nanti keesokan harinya, orang nya Mba Meri akan langsung anter ke kontrakanku karena di tempat Mba Meri ada fasilitas pengantaran gratis dan pastinya semua barang pilihan nya masih sangat segar dan hijau sayurnya.

Selain ada fasilitas pengantaran gratis, di tempat Mba Meri jika catering aku kebanyakan dan aku sudah tidak kuat potong sayur, aku bisa minta dipotongin sayur yang aku mau.

Misalnya hari ini aku ada order kangkung sebanyak lima belas ikat, di listnya aku tulis kangkungnya tolong dipotong yah.

Senang sekali belanja di pedagang-pedagang langganan ibu di pasar dan pastinya aku juga jadi banyak kenalan orang-orang pikirku

Sesampainya aku di kontrakan, seperti biasa aku dan ibu ke dapur menyiapkan semua bahan yang diperlukan buat catering akad nikah besok. Mulai dari meracik bumbu dan memotong berapa bahan yang bisa dikerjaan dahulu sebelum besok kita masak.

Rencananya buat besok akad nikah ada dua pilihan menu yang kita tawarkan yakni paket nasi kotak ayam bakar dan paket nasi kotak ikan bakar. Untuk lauknya juga ada tambahan tumis buncis, kentang ati ampela balado dan pastinya gratis kerupuk dan buah.

Semua ikan dan ayam sudah dipotong dan dibumbui, berikutnya ayamnya diungkep dulu dengan bumbu racikan. Jadi besok ayamnya tinggal dibakar sementara klo ikan langsung dibumbui saja, besok tinggal dibakar ikannya tanpa diungkep karena jika diungkep ikannya hancur dan tidak enak lagi. Ayam dan ikan yang sudah dibumbui, tinggal dimasukkan ke freezer semalaman supaya bumbunya lebih meresap.

Sementara buncis semuanya sudah dipotong, sedangkan kentang nya besok pagi akan kupotong dan langsung goreng, pikirku.

Hari sudah menunjukkan jam enam sore dan bapak ibu akan kembali ke rumahnya. Seperti biasa, aku sudah menyiapkan makan malam dan sarapan buat bapak dan ibu sebelum dia balik ke rumah. Semua makanan itu, sudah terbungkus dengan rapinya.

'Bayu.. Kiana.. Bapak ibu balik dulu yah' ujar bapak dan ibu secara bersamaan.

'Baik, pak bu. Makasih banyak yah, pak bu sudah membantu persiapan catering hari ini' jawabku kepada bapak dan ibu sambil mencium punggung tangan mereka.

'Sama-sama, nak. Titip salam buat Bayu yah' kata Bapakku.Karena Mas Bayu sedang dikamar asyik bermain dengan Soni anakku.

Ketika bapak dan ibu balik ke rumah mereka, seperti biasa aku mulai melanjutkan menulis onlineku di kamar sambil melihat suami dan anakku bermain.

**********

### Akad Nikah di Masjid ###

Hari sudah menunjukkan jam delapan pagi, dan sebentar lagi aku dan Mas Bayu siap-siap mau mengantarkan paket catering akad nikah ke tempatnya masjid Pak Asep.

Ada sekitar delapan puluh nasi kotak yang terdiri dari empat puluh nasi kotak ikan bakar dan empat puluh nasi kotak ayam bakar karena aku selalu dikasih gratis dari pedangang langgananku. Di cateringku juga jika orang memesan dengan jumlah diatas lima puluh paket nasi kotak, aku kasih gratis juga.

Kali ini aku kasih gratis satu nasi kotak ikan bakar dan satu nasi kotak ayam bakar. Jadi total semua nasi kotak yang akan kita bawa ke akad nikah di masjid Pak Asep yakni delapan puluh dua nasi kotak.

Aku dan Mas Bayu sudah bersiap-siap berangkat tapi sebelumnya kita berpamitan dulu dengan bapak dan ibu.

'Pak bu, aku dan Mas Bayu izin mau mengantarkan orderan dulu yah' kataku kepada Bapak ibu sambil mencium punggung tangan bapak ibu.

Mas Bayu pun mencium punggung tangan bapak ibu.

'Hati-hati dijalan yah nak' jawab bapak kepada aku dan Mas Bayu.

'Doakan yah pak, supaya pelanggan kita suka dengan menu kita hari ini' jawab ku kepada balak dan ibu.

'Pasti nak' jawab bapak dan ibu secara bersamaan.

Hanya berselang sekitar sepuluh menit kita sudah sampai di masjid. Kita langsung ketemu Pak Asep dan menyerahkan semua nasi kotak ke Pak Asep.

'Ini pak, nasi kotaknya ada delapan puluh dua nasi kotak, dua nasi kotak gratis dan delapan puluh nasi kotak sesuai dengan orderan kemaren. Ada empat puluh satu nasi kotak ikan bakar dan ada empat puluh satu nasi kotak ayam bakar' kata Mas Bayu ke Pak Asep.

'Baik, Bayu. Makasih banyak yah sudah mengantarkan nasi kotaknya ada bonus lagi' ujar Pak Asep.

'Oiya, acara akan mulai setengah jam lagi. Kalian duduk dulu saja disini, aku mau cek persiapan akad nikah dulu yah' ujar Pak Asep kepada kami.

Kamipun duduk dan memperhatikan banyak tamu yang datang. Dan tiba-tiba ada seseorang yang tidak asing bagi kami.

Ternyata Mba Nur datang juga kesana bersama dengan teman salonnya. Kelihatannya dia membantu untuk makeup pengantin karena Mba Nur kerja di salon.

Ketika melihat kita, Mba Nur langsung terkejut sampai-sampai temannya yang lain berkata.

'Memang kamu kenal mereka, Nur' kata temannya Mba Nur.

'Ooh, itu. Tidak laah, mana ada aku punya saudara atau teman kayak mereka beda level gitu. Kamu tidak lihat lakinya cacat dan ceweknya mukanya aja kusam dan mereka kayak orang miskin gitu. Kalian bisa lihat kan aku beda banget kan ? Kulitku terawat dan glowing, baju dan tas juga bermerek' jawab Mba Nur dengan santainya.

'Iya, benar juga sich. Mereka kayak orang susah yah' jawab teman yang lain.

'Kita cari duduk jangan dekat-dekat mereka yah. Nanti miskinnya pindah ke kita' ujar Mba Nur sambil ketawa mengejek kita.

Teman Mba Nur lain juga ikut ketawa bersama dengan Mba Nur. Merekapun mencari tempat duduk yang jauh dari kita.

Sejak kejadian kemaren dengan Mas Budi, aku dan Mas Bayu sudah sepakat jika kita diluar ketemu keluarga Mas Bayu kita pura-pura tidak saling kenal karena kita tidak mau direndahkan terus sama keluarga Mas Bayu.

Kitapun pura-pura tidak mendengar ucapan Mba Nur tadi dan sibuk dengan handphone masing-masing sambil menunggu acara dimulai.

Aku sibuk mengetik tulisan onlineku sedang Mas Bayu sibuk membuat design lagi untuk alternatif brosur promosi catering kami.

Terpopuler

Comments

Suttiaminatun

Suttiaminatun

Noor adalah perempuan yg sombong , mbak Kiana dan mas Bayu sudah benar dengan apa yg diperbuat.

2022-05-16

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!