Mengantar Orderan

'Bu, maaf sebelumnya bukannya aku mau mengusir ibu dan Ana tapi hari ini hari pertama kita dapat orderan catering dan di dapur hanya ada bapak dan ibu yang memasak. Sekarang sudah hampir jam sembilan dan jam setengah sebelas semua catering sudah harus bapak dan Mas Bayu antarkan.

Mungkin lain kali ibu dan Ana bisa kesini lagi, tapi tolong jangan meminta kami untuk balik lagi ke rumah ibu. Karena aku dan Mas Bayu tidak mau membebani ibu dan Mas Budi lagi' jawabku dengan santai karena aku sudah tidak betah lagi berlama-lama disana.

Sebenarnya walaupun sudah hampir jam sembilan, persiapan catering sudah hampir selesai. Karena untuk menu hari ini ada ikan balado, capcai dan perkedel.

Untuk ikan sudah kita goreng tinggal dikasih cabe saja, sementara capcai juga sudah dipotong-potong sayurnya tinggal ditumis aja dan perkedel sudah dari pagi digoreng.

Prediksiku jika tidak meleset harusnya hanya butuh satu jam kurang sedikit semua persiapan cateringku sudah selesai.

Catering hanya alasanku aja, supaya mereka cepat pulang dari kontrakanku karena aku sudah terlalu muak dengan tingkah sok ngatur mereka di hidupku dan Mas Bayu.

'Tapi Kiana, kontrakan kamu kecil banget pastinya udara disini kurang sehat, tidak baik buat Soni anakmu. Dirumah lebih luas dan masih ada kamar buat kalian dan kamarmu disana jauh lebih luas dari pada disini' kata ibu mertuaku.

Aduh, kenapa mertuaku seperti ini sudah diusir dengan kata-kata halus masih juga tidak ngerti. Apa aku harus bersikap bar-bar dulu baru dia ngerti, batinku.

'Iya, Mba. Balik aja yuks ke rumah. Jauh lebih enak dari kontrakan Mba yang kecil ini' kata Ana dengan manjanya.

'Bu, aku dan Kiana sudah nyaman disini walaupun kontrakan kita tidak sebesar rumah ibu. Jadi tolong hargai keputusan kami' jawab Mas Bayu kepada ibu mertuaku.

'Iya, bu. Maaf, sekali lagi bu kita lagi sibuk buat persiapan catering hari ini. Bisa tolong ibu dan Ana balik dulu' ujarku ke ibu mertua dan Ana dengan sopannya.

'Yasudah, jika itu keputusan kalian. Tapi kamar kalian di rumah ku masih ada. Kapan pun kalian mau balik silahkan' kata ibu mertuaku

'Yuks, Ana kita pulang' kata ibu mertuaku kepada anak gadis kesayangannya.

Seketika itu juga ibu mertua dan Ana balik dari kontrakanku ke rumahnya.

*******

Akhirnya semua persiapan catering hari ini selesai juga. Tinggal kita masukkan ke kardus besar semua nasi kotak orderan pelanggan.

Dan Mas Bayu dan bapak bisa mengantar ke alamat masing-masing pelanggan. Sebagian besar alamat ke kantor lamanya Mas Bayu dan kantornya Mas Toni sahabat Mas Bayu, sisanya ke alamat teman kantor lama Mas Bayu yang sedang Work From Home alias WFO.

Sebelum berangkat mengantar orderan, Mas Bayu menyusun rencana supaya sekali jalan dalam pengantaran order pelanggan berdasarkan alamat pelanggan.

Mas Bayu melihat catatan alamat dua puluh pelanggan yang Work From Home, ada lima alamat pelanggan yang Work From Home yang bisa Mas Bayu dan bapak antarkan sebelum mengantar orderan ke kantor lama Mas Bayu karena jaraknya berdekatan dengan kontrakan kita.

Setelah mengantar orderan lima teman kantor lama Mas Bayu yang Work From Home. Mas Bayu dan bapak bisa mengantarkan orderan ke kantor lama Mas Bayu, setelah itu kantor Mas Toni dan terakhir ada lima belas orderan lagi untuk temen kantor lama Mas Bayu yang Work From Home.

Rencana disusun rapi oleh Mas Bayu sebelum berangkat mengantar orderan dan kardus tempat nasi kotak pun sudah tertata rapi di angkot bapak berdasarkan urutan pengantaran makanan tadi.

Waktu menunjukkan jam setengah sebelas kurang lima menit, bapak dan Mas Bayu sudah siap-siap berangkat mengantar orderan catering menggunakan angkot.

'Kiana.. ibu.... Aku dan bapak pamitan dulu mau nganterin catering dulu yah' ujar Mas Bayu kepada ku dan ibu.

'Hati-hati di jalan yah Mas' jawabku kepada Mas Bayu.

'Hati-hati di jalan yah pak' jawabku kepada bapakku.

'Kamu dan ibu jangan kecapekan yah, Kiana. Kalian habis ini istirahat saja, kan semua urusan catering hari ini sudah selesai. Tinggal aku dan bapak yang anterin' jawab Mas Bayu.

'Baik, Mas' jawabku kepada suamiku Mas Bayu.

'Mas, berangkat dulu yah Kiana. Doakan semoga pelanggan kita suka dengan menu catering kita' jawab Mas Bayu.

'Amien🙏🙏 ' serentak aku dan ibu menjawab

Sambil menunggu bapak dan Mas Bayu pulang mengantar orderan, kusempatkan melanjutkan tulisan onlineku. Kali ini, dalam tulisan onlineku aku menulis cerita baru mengenai 'Mertua Yang Suka Julid dengan Menantunya' sama seperti kisahku dengan ibu mertuaku.

Baru sekitar dua puluh lima menit, aku sudah membuat dua bab novel online karena alurnya sudah aku rancang dahulu dan tidak susah bagiku untuk membuat alurnya karena sesuai dengan situasiku saat ini.

Tiba-tiba ada sms dari Mas Bayu yang mengabarin catering kita banyak yang suka dan memuji masakan kita kata Mas Bayu melalui sms.

'Alhamdullilah.., ya Mas' jawabku ke Mas Bayu melalui sms

'Mas, jika semua urusan pengantaran orderan sudah selesai dan mau otw pulang kabarin yah, Mas' kataku kepada Mas Bayu.

Selang sekitar tiga puluh lima menitan setelah aku mengirimkan sms ke Mas Bayu, dia mengabarkan bahwa urusannya sudah selesai dan lagi otw pulang ke kontrakan.

Kututup aplikasi menulis onlineku dan balik ke dapur untuk mempersiapkan makan siang karena aku, Mas Bayu, bapak, ibu dan Yuni belum makan siang dan waktu sudah menunjukkan jam dua belas lewat.

Untuk menu makan siang dan malam kami sama dengan menu catering harian kita yakni ikan balado, perkedel kentang dan juga capcay. Menunya sama supaya kita tidak repot lagi memasak jadi kami membuat sekali banyak.

Tok..tok..tok

Terdengar pintu diketuk oleh Mas Bayu.

'Asalamu'allaikum...' kata Mas Bayu dan bapakku

'Wa ‘alaikusalam wa rahmatullahi wabarakatuh.. ' jawab aku dan ibu.

'Yuks, bapak dan Mas Bayu kita makan siang bersama. Aku sudah siapkan buat makan siang kita, pasti kalian sudah lapar sekali mengingat sekarang sudah hampir jam satu siang' jawabku kepada Mas Bayu dan bapakku.

Seketika itu juga, kita makan bersama di meja makan keluarga karena meja kontrakan tidak terlalu besar aku menarik meja dan kursi yang dibawa Mas Bayu kemaren dari rumah ibu mertuaku dan menatanya supaya kita semua bisa duduk bersama di meja makan kontrakanku.

*********

### Di Rumah Ibu Mertua ###

'Gimana, bu. Kapan Bayu dan Kiana akan balik kesini ?' tanya Mas Budi ke ibu mertuaku dengan tidak sabarnya.

'Paling berapa hari lagi, Mas. Mana ada tempat tinggal yang lebih enak dari pada sini. Semuanya serba gratis' timpal Mba Nur ke suaminya

'Salah kamu mba, mereka menolak untuk balik kesini. Dan sudah berlagak kayak orang kaya aja' jawab Ana dengan kesalnya.

'Hah.. yang benar !!' Mba Nur terkejut dengan jawaban dari Ana barusan.

'Loohh... ini ibu sendiri yang minta Bayu dan Kiana balik ke rumah ini tapi ditolak ??' jawab Mas Budi.

Ekspresi Mas Budi seolah-olah tidak percaya dengan perkataan ibu barusan karena Mas Bayu adalah anak yang selalu nurut dan tidak pernah membantah selama ini. Kenapa dengan gampangnya menolak permintaan ibu ???

'Yasudah bu, nanti kita coba cari cara lagi supaya mereka balik kesini' jawab Mas Budi kepada ibu mertua.

'Nah, gimana jika kita bilang saja ibu sakit. Aku yakin Mas Bayu akan kesini' ide Mba Nur yang agak tidak masuk akal karena ibu mertua baik-baik saja.

'Hah, segitunya Mba' kata Ana.

'Iya, habis masakan Kiana enak sich' seketika Mas Budi langsung ngomong dengan refleknya.

'Maksudmu masakan aku tidak enak Mas' jawab Mba Nur dengan kesalnya.

'Bukan begitu, Nur. Klo Bayu dan Kiana balik ke rumah. Kiana bisa bantu masak masakan lagi dan kamu bisa menikmati hari-harimu serta ibu juga tidak terlalu capek karena ada yang nyuci baju' jawab Mas Budi untuk membuat senang hati Mba Nur. Karena mukanya masih sewot gara-gara omongan Mas Budi barusan.

'Yasudah, Ana kirim whatsapp sekarang ke Mas Bayu bilang aku sakit' perintah ibu mertua ke Ana anak gadisnya.

🏃🏃‍♂️🏃🏃‍♂️🏃🏃‍♂️

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!