JHSC 19

"Kenapa dia? Jangan sampai dia mati karena perempuan ini belum kita serahkan kepada bos!"

"Dia belum mati hanya pingsan saja akibat gamparan Tole yang kuat."

"Siap suruh dia muntah disini. Lihatlah baju dan celanaku. Huueeekk."

Kedua lelaki menertawakan temannya yang sempat terkena muntahan Daisy. Tanpa mereka sadari mobil Excel telah menyalip dan langsung menghadang jalan mereka. Tak terelakkan, sang sopir-pun langsung menginjakkan rem secara mendadak hingga membuat dua lelaki yang memegangi Daisy yang tersungkur ke depan.

"Bisa nyetir gak sih," protes Tole.

"Lihat, di depan ada yang menghadang kita. Cari mati dia!"

Excel yang sudah tidak sabar segera turun dari mobil. Ia menggedor pintu mobil untuk menghajar para tikus yang sudah berani menculik tikus kecilnya.

"Keluar!" teriak Excel lantang sambil memukul kaca jendela mobil tersebut.

"Gawat, itu suaminya. Gimana ini?" gugup sopirnya.

"Tenang dia hanya sendirian, kita ada tiga orang. Sikat aja. Ayo turun kita!" sahut Tole.

Baru saja pintu mobil di buka Excel sudah melayangkan tinjuannya ke wajah salah satu dari mereka. Tidak terima temannya langsung di hajar kedua temannya turun tangan. Satu lawan tiga, tidak akan mungkin bisa menang Excel melawan mereka. Namun, nyatanya mereka bukanlah lawannya Excel. Terlihat belum apa-apa saja mereka sudah tersungkur semua. Tepat saat itu juga para anak buah Excel datang.

"Tuan, anda tidak apa-apa?" tanya Sherly.

"Tidak. Kalian bereskan saja mereka dan bawa ke markas! Aku akan bawa tikus itu pulang."

Excel sudah berhasil memindahkan Daisy ke mobilnya. Dilihatnya jejak gamparan yang membekas di pipi serta bibir yang mengeluarkan darah membuat darah Excel semakin mendidih. Di tambah lagi wajah Daisy yang terlihat pucat. Ada desiran dalam hati Excel, tatapi dia menepisnya dengan keras.

"Kalian harus membalas semua!"

******

Sesampainya di rumah, Excel segera membawa Daisy ke kamarnya lalu menelepon dokter untuk datang ke rumahnya. Semua pelayan sangat terkejut dan shock saat Tuan-nya pulang dengan membawa istrinya dalam keadaan yang masih belum sadarkan diri.

"Tuan, Nona sudah berhasil anda temukan? Ada apa dengan Nona?" tanya Mina, terlihat panik saat melihat kondisi Daisy yang memprihatinkan.

"Tidak usah banyak tanya. Bagaimana caranya untuk menyadarkan dia?!" Excel setengah membentak.

"Sebentar Tuan, saya ambilkan minyak kayu putih dulu."

Excel masih lekat melihat wajah Daisy. Baru kali ini dia memperhatikan dengan jelas. Wajah yang damai. Sejenak Excel berpikir apakah dia terlalu kejam untuk melampiaskan dendamnya kepada Daisy yang tidak tahu apa-apa. Namun, dia segera menepisnya kembali. Semua sudah terjadi dan Excel tidak akan mundur meskipun kelak ayah Daisy memohon seribu ampun.

"Ini Tuan minyak kayu putihnya."

Excel menerima benda itu. Ia pun tidak tahu bagaimana cara menggunakannya agar Daisy segera siuman.

"Kamu saja! Aku tidak tahu caranya." Excel menyerahkan botol kecil itu kepada Mina kembali.

"Kamu tunggu dia hingga sadar jangan biarkan dia kemana-mana! Kalau perlu kunci pintu kamar ini. Suruh para pelayan berjaga di depan pintu. Nanti aku juga akan memperketat keamanan."

Mina hanya menatap punggung Tuan-nya hingga menghilangkan dari kamar. Dalam hati ia merasa sangat bersyukur bahwa Nona-nya bisa kembali lagi ke rumah ini meskipun dengan keadaan yang memprihatinkan.

"Ya ampun Nona ... Apakah ini Tuan Excel yang melakukannya?" Mina melihat bekas memerah di pipi dan bekas darah di bibirnya Daisy.

"Nona, sadarlah."

Daisy perlahan membuka matanya. Pipinya masih terasa sakit. "Auuw." Daisy memegang sudut bibirnya yang pecah.

"Anda jangan banyak bergerak, Nona. Sebentar lagi dokter datang."

Daisy terkejut saat melihat kamar yang tak asing baginya dan Mina yang ada di depan matanya.

"Mina, aku takut." Refleks, Daisy segera memeluk tubuh Mina.

"Tenang Nona, ada aku di sini. Sekarang anda aman."

Masih jelas terlihat bagaimana kedua orang yang tak di kenal menyeret paksa dan yang terakhir kalinya dia merasakan memar dan panas di pipi.

"Dimana orang itu? Apakah Excel yang membawa ku ke sini?"

"Iya, Tuan Excel yang membawa anda pulang. Sekarang anda tenang, ya."

Mina melihat dokter sudah masuk ke dalam kamar untuk memeriksa Daisy lebih lanjut.

"Baiklah Dok, saya permisi dulu." Mina undur diri.

Dokter segera memeriksa Daisy dan memberikan salep untuk luka di bibirnya.

"Apakah anda merasa mual-mual, Nona?"

"Iya dok. Tolong berikan aku penawarnya. Lagi Dok, hidungku sekarang lebih sensitif untuk menangkap sesuatu."

"Semua itu adalah hal yang biasa di alami oleh ibu yang sedang hamil muda. Tidak ada penawarnya dan akan hilang dengan sendirinya. Nanti saya berikan vitamin untuk anda. Tolong untuk saat ini tolong jangan banyak beban pikiran, karena itu hanya akan menggangu tumbuh kembang janin ada di dalam."

"Saya tahu Dok, saya juga baru saja berkonsultasi dengan seorang dokter kemarin."

Dokter hanya memberikan beberapa vitamin untuk Daisy dan salep untuk sedikit luka di bibirnya.

"Satu lagi, Nona. Kalau bisa anda juga harus mengkonsumsi susu karena anda tidak berselera untuk makan," pesan Dokter sebelum meninggalkan kamar Daisy.

Sementara itu, Excel yang di bakar rasa kemarahannya tanpa henti memukuli ketiga lelaki yang enggan untuk mengatakan siapa yang menyuruh mereka.

"Katakan sekarang juga, siapa yang sudah menyuruh kalian untuk menculik istriku?" Bentak Excel.

Ketiga orang itu hanya tertawa sinis meskipun sudah babak belur. "Percuma seribu kali anda memaksa kami, kami tidak akan mengatakannya," kekeh salah satu diantara mereka.

Hal itu membuat Excel semakin tidak bisa menahan emosinya. Hanya dengan satu tarikan peluru sudah menembus kepada lelaki itu, membuat dua orang temannya merasa bergemetar ketakutan. Ternyata kabar tentang seorang Excel Word bukan hanya isapan jempol saja. Detik ini dengan mata kepala mereka melihat betapa kejamnya seorang Excel Word. Pantas saja dia sangat di takuti oleh semua orang.

"Bagaimana, apakah kalian juga akan menyusul dia?" tantang Excel.

Kedua lelaki saling bersitatap, antara ingin bertahan dan menyerah. Dua pilihan yang sangat sulit. Jika dia tidak mati di tangan Excel, dia akan mati di tangan bos-nya karena sudah gagal untuk menjalankan pekerjaannya.

Dengan rasa gugup, lelaki yang bernama Tole memberanikan diri untuk bersuara. "Jika kami mengatakan, apakah kamu bisa menjamin keselamatan kami?"

Excel tertawa keras. "Belum tahu juga, karena kalian sudah melukai istriku."

Kedua tawanan itu hanya bisa menelan kasar ludahnya. Sebenarnya mereka tidak inginkan menyakiti istrinya, tetapi karena refleks akhirnya Tole lepas kendali untuk menggampar Daisy.

"Ma-maaf Tuan. Saya tidak bermaksud untuk menyakiti istri anda. Te-tetapi istri anda telah memuntahi tubuh saya," gugup Tole.

Excel melihat kedua tawanan sudah sangat ketakutan. "Benar begitu?"

"Baiklah, karena aku sedang baik hati. Katakan dengan jelas siapa yang menyuruh kalian untuk menculik istriku. Aku akan menjamin keselamatan kalian. Namun, jika kalian berbohong aku tidak bisa menjamin lagi keselamatan kalian. Katakan sekarang juga dan saat ini kalian akan aku sembunyikan!" perintah Excel.

Tangan Excel kembali mengepal saat dia mengetahui siapa dalangnya. Dia tidak akan tinggal diam untuk masalah ini. Ternyata ada musuh dalam selimut.

.

.

.

🌹 Bersambung 🌹

Hayo-yo ... mana jejaknya 🥰🥰

Terpopuler

Comments

beby

beby

siapa musuh nya y

2022-12-08

0

Ida Idar

Ida Idar

kalau tau istri nya bunting pasti di sayang kan dan hati nya pelan² luluh😘

2022-06-16

1

Wirda Lubis

Wirda Lubis

Excel kamu akan menyesal

2022-06-05

1

lihat semua
Episodes
1 JHSC 1
2 JHSC 2
3 JHSC 3
4 JHSC 4
5 JHSC 5
6 JHSC 6
7 JHSC 7
8 JHSC 8
9 JHSC 9
10 JHSC 10
11 JHSC 11
12 JHSC 12
13 JHSC 13
14 JHSC 14
15 JHSC 15
16 JHSC 16
17 JHSC 17
18 JHSC 18
19 JHSC 19
20 JHSC 20
21 JHSC 21
22 JHSC 22
23 JHSC 23
24 JHSC 24
25 JHSC 25
26 JHSC 26
27 JHSC 27
28 JHSC 28
29 JHSC 29
30 JHSC 30
31 JHSC 31
32 JHSC 32
33 JHSC 33
34 JHSC 34
35 JHSC 35
36 JHSC 36
37 JHSC 37
38 JHSC 38
39 JHSC 39
40 JHSC 40
41 JHSC 41
42 JHSC 42
43 JHSC 43
44 JHCS 44
45 JHSC 45
46 JHSC 46
47 JHSC 47
48 JHSC 48
49 JHSC 49
50 JHSC 50
51 JHSC 51
52 JHSC 52
53 JHSC 53
54 JHSC 54
55 JHSC 55
56 JHSC 56
57 JHSC 57
58 JHSC 58
59 JHSC 59
60 JHSC 60
61 JHSC 61
62 JHSC 62
63 JHSC 63
64 JHSC 64
65 JHSC 65
66 JHSC 66
67 JHSC 67
68 JHSC 68
69 JHSC 69
70 JHSC 70
71 JHSC 71
72 JHSC 72
73 JHSC 73
74 JHSC 74
75 JHSC 75
76 JHSC 76
77 JHSC 77
78 JHSC 78
79 JHSC 79
80 JHSC 80
81 JHSC 81
82 JHSC 82
83 JHSC 83
84 JHSC 84
85 JHSC 85
86 JHSC 86
87 JHSC 87
88 JHSC 88
89 JHSC 89
90 JHSC 90
91 JHSC 91
92 JHSC 92
93 JHSC 93
94 JHSC 94
95 JHSC 95
96 Istri Buta Yang Malang
97 Pengumuman!
98 JHSC 96
99 JHSC 97
100 JHSC 98
101 JHSC 99
102 JHSC 100
103 JHSC 101
104 JHSC 102
105 JHSC 103
106 JHSC 104
107 JHSC 105
108 JHSC 106
109 JHSC107
110 JHSC 108
111 JHSC 109
112 JHSC 110
113 Separuh Hati Untuk Nafisya
114 Promo : Ranjang Big Bos by Nitta Siregar
115 Mengejar Cinta Pak Duda by Teh Ijo
116 Menikahi Ketua Osis | teh ijo
117 Promo Novel Baru Author
118 Promo : Hasrat Tuan Majikan
119 Promo : HIDDEN BABY 2
120 Wanita Milik CEO Arogan
Episodes

Updated 120 Episodes

1
JHSC 1
2
JHSC 2
3
JHSC 3
4
JHSC 4
5
JHSC 5
6
JHSC 6
7
JHSC 7
8
JHSC 8
9
JHSC 9
10
JHSC 10
11
JHSC 11
12
JHSC 12
13
JHSC 13
14
JHSC 14
15
JHSC 15
16
JHSC 16
17
JHSC 17
18
JHSC 18
19
JHSC 19
20
JHSC 20
21
JHSC 21
22
JHSC 22
23
JHSC 23
24
JHSC 24
25
JHSC 25
26
JHSC 26
27
JHSC 27
28
JHSC 28
29
JHSC 29
30
JHSC 30
31
JHSC 31
32
JHSC 32
33
JHSC 33
34
JHSC 34
35
JHSC 35
36
JHSC 36
37
JHSC 37
38
JHSC 38
39
JHSC 39
40
JHSC 40
41
JHSC 41
42
JHSC 42
43
JHSC 43
44
JHCS 44
45
JHSC 45
46
JHSC 46
47
JHSC 47
48
JHSC 48
49
JHSC 49
50
JHSC 50
51
JHSC 51
52
JHSC 52
53
JHSC 53
54
JHSC 54
55
JHSC 55
56
JHSC 56
57
JHSC 57
58
JHSC 58
59
JHSC 59
60
JHSC 60
61
JHSC 61
62
JHSC 62
63
JHSC 63
64
JHSC 64
65
JHSC 65
66
JHSC 66
67
JHSC 67
68
JHSC 68
69
JHSC 69
70
JHSC 70
71
JHSC 71
72
JHSC 72
73
JHSC 73
74
JHSC 74
75
JHSC 75
76
JHSC 76
77
JHSC 77
78
JHSC 78
79
JHSC 79
80
JHSC 80
81
JHSC 81
82
JHSC 82
83
JHSC 83
84
JHSC 84
85
JHSC 85
86
JHSC 86
87
JHSC 87
88
JHSC 88
89
JHSC 89
90
JHSC 90
91
JHSC 91
92
JHSC 92
93
JHSC 93
94
JHSC 94
95
JHSC 95
96
Istri Buta Yang Malang
97
Pengumuman!
98
JHSC 96
99
JHSC 97
100
JHSC 98
101
JHSC 99
102
JHSC 100
103
JHSC 101
104
JHSC 102
105
JHSC 103
106
JHSC 104
107
JHSC 105
108
JHSC 106
109
JHSC107
110
JHSC 108
111
JHSC 109
112
JHSC 110
113
Separuh Hati Untuk Nafisya
114
Promo : Ranjang Big Bos by Nitta Siregar
115
Mengejar Cinta Pak Duda by Teh Ijo
116
Menikahi Ketua Osis | teh ijo
117
Promo Novel Baru Author
118
Promo : Hasrat Tuan Majikan
119
Promo : HIDDEN BABY 2
120
Wanita Milik CEO Arogan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!