JHSC 3

Daisy tidak tahu siapa wanita itu. Saat ini seperti sedang terhipnotis oleh kata-kata yang menyuruhnya untuk segera turun ke lantai bawah. Daisy dibuat takjub oleh rumah megah layaknya sebuah istana raja.

Dibawah sana juga terlihat sudah ramai orang-orang yang berkumpul. Sekilas dia juga melihat daddy dan maminya sudah berada di sana.

"Daddy," gumam Daisy.

Setelah Daisy sampai di lantai bawah, dirinya menjadi pusat perhatian para tamu yang hadir, mungkin karena kemarin dia gagal menikah.

Mami Michelle segera memeluk putrinya diiringi dengan isak tangis.

"Mami, jelaskan apa yang terjadi? Aku dimana dan aku akan menikah degan siapa, Mi?"

"Sabar sayang. Mami dan Daddy tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Kamu berhasil di temukan oleh anak buah Tuan Excel. Hari ini dia meminta Daddy untuk menikahkan kalian."

Tubuh Daisy membeku dengan mata yang membulat, berharap dia hanya salah dengar atau hanya bermimpi saja.

Tidak mungkin ... ini tidak mungkin. Daisy ingin berlari sejauh mungkin. Ingin menjerit sekuat tenaga, berharap Tuhan mendengarkan jeritannya.

Tubuhnya semakin bergemetar saat derap langkah nyaring terdengar di telinganya. Dari arah samping sosok Excel yang muncul dan mengulurkan tangannya untuk membawa Daisy duduk disebelah meja yang telah disiapkan.

"Mari Sayang. Kasihan pak penghulu sudah menunggu kita."

Daisy menetap maminya seolah ingin mengatakan tidak, tetapi maminya mengangguk pelan.

"Mami."

Tak ada jawaban dari sang mami, hanya sebuah anggukan pelan dari maminya.

Sebuah kenyataan yang tak pernah Daisy harapkan, sebuah ikrar pernikahan yang baru saja keluar dari mulut Excel.

Pengucapan ikrar pernikahan berjalan dengan lancar dengan Arathorn sebagai wali dari Daisy.

Dua jam yang lalu ...

Arathorn yang baru saja mendapatkan telepon dari Daisy segera mengutus sopir untuk menjemput putrinya di sebuah lokasi yang sudah diberi tahu oleh Daisy sebelumnya. Namun, belum lama bisa bernafas lega, Arathorn mendapatkan sebuah panggilan telepon dari Excel yang mengatakan bahwa putrinya saat ini sudah berada di dalam genggamannya dan hari ini juga dia akan menikahi Daisy. Jika Arathorn tidak mau menikahkan putrinya Excel tidak akan memberikan putrinya untuk hidup, selain itu dia juga akan mencabut semua saham yang sudah ia tanam di perusahaan dan akan membuat perusahaan hancur dalam sekejap mata.

Tak ada lagi yang bisa Arathorn lakukan selain pasrah dan mengikuti permainan Excel, dengan rasa penuh keterpaksaan.

***

Berita pernikahan Daisy dan Excel sudah menyebar luar di jagad media. Semua orang memberikan tanggapan beraneka ragam tentang pernikahan yang gagal kemarin. Ada yang merasa bersyukur, ada pula yang merasa iba kepada Daisy atas pernikahan ini. Terlebih para pria yang pernah di tolak oleh Daisy.

Setelah akad selesai, Excel menggenggam tangan Daisy untuk menyalami para tamu undangan yang turut menghadiri pernikahan mereka. Tak ada senyum yang terukir di bibir Daisy. Perempuan itu tidak terima 100% dengan pernikahan ini.

"Kamu sekarang adalah istriku, aku berhak sepenuhnya atas dirimu. Tetapi sepertinya aku tidak tertarik dengan tubuhmu. Aku hanya tertarik untuk membuatmu menderita." Excel melempar jas ke sebuah sofa yang ada di dalam kamarnya.

"Satu lagi, jangan berharap lebih dari pernikahan ini! Kamu lihat kan itu tempat tidur milikku dan ini ( sofa ) adalah tempat tidurmu. Kamu dilarang keras untuk naik ke ranjang ku tanpa seizin dariku? Mengerti?"

Daisy tidak mengerti akan ucapan yang baru saja Excel keluarkan. Lalu untuk apa Excel menikahi dirinya? Untuk membuatnya menderita? Memangnya apa yang sudah Daisy lakukan kepada hingga Excel membencinya.

"Satu lagi, berhubung kamu tinggal disini gratis dengan segala kemewahan yang ada maka jangan lupakan tugasmu. Kamu tahu tugas pelayanan kan? Jika tidak tahu silahkan tanya kepada kepala pelayan agat bisa dijelaskan secara detail. Untuk hari ini kamu aku beri bonus, beristirahatlah, nikmati hari ini karena besok kamu sudah harus mulai bekerja."

Daisy menjatuhkan tubuhnya diatas sofa sambil mengatur nafasnya. Ingin rasanya mencakar mulut Excel.

"Jika aku hanya ingin kamu jadikan pelayan di rumahmu, kenapa kamu harus menikahi aku?" teriak Daisy, membuat Excel mengulum senyum di bibirnya.

"Karena aku ingin mengikatmu dan membuatmu menderita hingga ma-ti secara perlahan." Excel menekan kata mati, membuat Daisy semakin terbelalak.

"Jika kamu ingin aku mati, bunuh saja aku sekarang!"

"Tenang, jangan buru-buru. Permainan baru saja akan dimulai. Oh iya, malam ini aku tidak pulang, tanpa seizin dari ku, kamu dilarang untuk tidur diatas ranjang ku, mengerti?"

***

Daisy tidak bisa tinggal diam. Berada dalam kamar membuat kepala tidak bisa berpikir dengan baik. Ia harus menemui daddy-nya untuk menanyakan alasan dibalik Excel menikahi dirinya. Daisy tidak ingin hidup dalam belenggu pernikahan konyol. Meskipun terbilang manja, Daisy bukanlah wanita lemah. Dia pemberontak keras.

Saat Daisy baru membuka pintu kamar, dia terkejut akan dua orang pelayan yang sudah berdiri di depan pintunya.

"Anda ingin kemana, Nona?" tanya pelayan.

"Aku ingin keluar."

"Apakah anda sudah ijin dengan Tuan Excel, jika belum, mohon maaf anda tidak bisa keluar." Pelayan itu menghadang.

Daisy menautkan alisnya. Keluar saja harus ada persetujuan dengan Tuannya, memangnya dia ini tawanan?

"Aku hanya ingin menemui daddy ku."

"Tetapi anda belum mendapatkan ijin, Nona. Lebih baik silahkan anda ijin terlebih dahulu. Silahkan masuk lagi, Nona." Pelayan itu mendorong tubuh Daisy untuk masuk ke dalam kamar lalu menutup kembali kamar tersebut sambil mengunci dari luar agar lebih aman. Pelayan itu takut jika Daisy akan kabur seperti di hari pernikahannya kemarin. Akibat kegagalan tersebut, Tuan mereka rugi waktu dan juga rugi biaya.

"Hei ... Buka pintu! Kenapa kalian mengurungku? Buka!" Daisy menggedor pintu dengan keras, namun tak membuahkan hasil akhirnya Daisy menyerah.

Daisy mencari ponselnya, ia tidak tahu dimana ponsel itu berada. Ingin menangis rasanya saat tak menemukan benda tersebut.

"Ponselku? Apakah ponselku disita oleh Excel? Ah ... menyebalkan!"

Sepanjang hari Daisy tidak diijinkan keluar dari kamar karena belum ada ijin dari Tuan mereka. Bahkan makan siangnya juga diantara oleh pelayan.

"Bisakah kamu pinjamkan aku ponsel?" tanya Daisy, pada pelayan yang baru saja masuk.

"Maaf Nona, tidak bisa."

"Belagu," umpat Daisy.

"Maaf Nona, saya hanya menjalankan tugas." Pelayan itu segera meninggalkan kamar tersebut.

Semua keperluan Daisy akan disiapkan oleh para pelayan di rumah itu. Bahkan Daisy sampai tidak bisa mengenali siapa saja pelayan yang keluar masuk kedalam kamarnya untuk menyiapkan keperluannya. Seperti sore ini saat dua orang pelayan datang untuk membawakan baju ganti untuk Daisy. Kali ini yang datang bukanlah pelayan yang sebelumnya.

"Bisakah kamu meminjam aku ponselmu sebentar? Aku ingin menelpon daddy-ku aku lupa meletakkan dimana ponsel itu?"

Pelayan itu menatap Daisy. Sebenarnya dia juga merasa kasihan kepada Daisy yang harus di jaga ketat kayaknya seorang tawanan.

"Tapi jangan lama-lama."

Kali ini dugaan Daisy salah, ternyata wanita itu meminjamkan ponsel. Tak ingin membuang waktu, Daisy segera menekan nomer telepon dady-nya.

Dari ujung sana Daddy-nya mengangkat panggilan tersebut. Daisy tidak punya waktu dia hanya ingin menanyakan apakah dady-nya pernah membuat masalah dengan Excel, tetapi dady-nya mengatakan sama sekali tidak mempunyai masalah apapun dengan Excel. Dady-nya juga heran mengapa Excel begitu berambisi ingin menikahi putrinya.

"Daddy, dengarkan aku. Cari tahu apa penyebabnya Excel sampai memaksaku untuk menikah. Asal Daddy tau aku disini layaknya seorang tawanan mafia, Dad. Selamat aku. Aku tidak mau terjebak dalam pernikahan ini."

Daisy segera mematikan sambungan teleponnya karena ia sudah berjanji tidak akan lama-lama.

"Terimakasih. Siapa namamu?"

"Nona bisa memanggil saya Adel."

🌹To Be continue 🌹

Hayo mana dukungannya? 🥰

Terpopuler

Comments

✧sole_hai✧

✧sole_hai✧

sepertinya menarik. lanjut 👉

2022-06-18

0

Haryati Aty

Haryati Aty

baru nyimak kayanya seru di tunggu next nya thor

2022-06-16

1

Riizma Pesegh

Riizma Pesegh

tuna exel tuna mayo lah skalian thor😂😂😂

2022-06-15

1

lihat semua
Episodes
1 JHSC 1
2 JHSC 2
3 JHSC 3
4 JHSC 4
5 JHSC 5
6 JHSC 6
7 JHSC 7
8 JHSC 8
9 JHSC 9
10 JHSC 10
11 JHSC 11
12 JHSC 12
13 JHSC 13
14 JHSC 14
15 JHSC 15
16 JHSC 16
17 JHSC 17
18 JHSC 18
19 JHSC 19
20 JHSC 20
21 JHSC 21
22 JHSC 22
23 JHSC 23
24 JHSC 24
25 JHSC 25
26 JHSC 26
27 JHSC 27
28 JHSC 28
29 JHSC 29
30 JHSC 30
31 JHSC 31
32 JHSC 32
33 JHSC 33
34 JHSC 34
35 JHSC 35
36 JHSC 36
37 JHSC 37
38 JHSC 38
39 JHSC 39
40 JHSC 40
41 JHSC 41
42 JHSC 42
43 JHSC 43
44 JHCS 44
45 JHSC 45
46 JHSC 46
47 JHSC 47
48 JHSC 48
49 JHSC 49
50 JHSC 50
51 JHSC 51
52 JHSC 52
53 JHSC 53
54 JHSC 54
55 JHSC 55
56 JHSC 56
57 JHSC 57
58 JHSC 58
59 JHSC 59
60 JHSC 60
61 JHSC 61
62 JHSC 62
63 JHSC 63
64 JHSC 64
65 JHSC 65
66 JHSC 66
67 JHSC 67
68 JHSC 68
69 JHSC 69
70 JHSC 70
71 JHSC 71
72 JHSC 72
73 JHSC 73
74 JHSC 74
75 JHSC 75
76 JHSC 76
77 JHSC 77
78 JHSC 78
79 JHSC 79
80 JHSC 80
81 JHSC 81
82 JHSC 82
83 JHSC 83
84 JHSC 84
85 JHSC 85
86 JHSC 86
87 JHSC 87
88 JHSC 88
89 JHSC 89
90 JHSC 90
91 JHSC 91
92 JHSC 92
93 JHSC 93
94 JHSC 94
95 JHSC 95
96 Istri Buta Yang Malang
97 Pengumuman!
98 JHSC 96
99 JHSC 97
100 JHSC 98
101 JHSC 99
102 JHSC 100
103 JHSC 101
104 JHSC 102
105 JHSC 103
106 JHSC 104
107 JHSC 105
108 JHSC 106
109 JHSC107
110 JHSC 108
111 JHSC 109
112 JHSC 110
113 Separuh Hati Untuk Nafisya
114 Promo : Ranjang Big Bos by Nitta Siregar
115 Mengejar Cinta Pak Duda by Teh Ijo
116 Menikahi Ketua Osis | teh ijo
117 Promo Novel Baru Author
118 Promo : Hasrat Tuan Majikan
119 Promo : HIDDEN BABY 2
120 Wanita Milik CEO Arogan
Episodes

Updated 120 Episodes

1
JHSC 1
2
JHSC 2
3
JHSC 3
4
JHSC 4
5
JHSC 5
6
JHSC 6
7
JHSC 7
8
JHSC 8
9
JHSC 9
10
JHSC 10
11
JHSC 11
12
JHSC 12
13
JHSC 13
14
JHSC 14
15
JHSC 15
16
JHSC 16
17
JHSC 17
18
JHSC 18
19
JHSC 19
20
JHSC 20
21
JHSC 21
22
JHSC 22
23
JHSC 23
24
JHSC 24
25
JHSC 25
26
JHSC 26
27
JHSC 27
28
JHSC 28
29
JHSC 29
30
JHSC 30
31
JHSC 31
32
JHSC 32
33
JHSC 33
34
JHSC 34
35
JHSC 35
36
JHSC 36
37
JHSC 37
38
JHSC 38
39
JHSC 39
40
JHSC 40
41
JHSC 41
42
JHSC 42
43
JHSC 43
44
JHCS 44
45
JHSC 45
46
JHSC 46
47
JHSC 47
48
JHSC 48
49
JHSC 49
50
JHSC 50
51
JHSC 51
52
JHSC 52
53
JHSC 53
54
JHSC 54
55
JHSC 55
56
JHSC 56
57
JHSC 57
58
JHSC 58
59
JHSC 59
60
JHSC 60
61
JHSC 61
62
JHSC 62
63
JHSC 63
64
JHSC 64
65
JHSC 65
66
JHSC 66
67
JHSC 67
68
JHSC 68
69
JHSC 69
70
JHSC 70
71
JHSC 71
72
JHSC 72
73
JHSC 73
74
JHSC 74
75
JHSC 75
76
JHSC 76
77
JHSC 77
78
JHSC 78
79
JHSC 79
80
JHSC 80
81
JHSC 81
82
JHSC 82
83
JHSC 83
84
JHSC 84
85
JHSC 85
86
JHSC 86
87
JHSC 87
88
JHSC 88
89
JHSC 89
90
JHSC 90
91
JHSC 91
92
JHSC 92
93
JHSC 93
94
JHSC 94
95
JHSC 95
96
Istri Buta Yang Malang
97
Pengumuman!
98
JHSC 96
99
JHSC 97
100
JHSC 98
101
JHSC 99
102
JHSC 100
103
JHSC 101
104
JHSC 102
105
JHSC 103
106
JHSC 104
107
JHSC 105
108
JHSC 106
109
JHSC107
110
JHSC 108
111
JHSC 109
112
JHSC 110
113
Separuh Hati Untuk Nafisya
114
Promo : Ranjang Big Bos by Nitta Siregar
115
Mengejar Cinta Pak Duda by Teh Ijo
116
Menikahi Ketua Osis | teh ijo
117
Promo Novel Baru Author
118
Promo : Hasrat Tuan Majikan
119
Promo : HIDDEN BABY 2
120
Wanita Milik CEO Arogan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!