PGP 3

Keesokan harinya Kanaya bangun pagi sekali, Dia mandi dan mencari mukena milik Rosa. Ternyata Rosa juga muslim yang taat. Buktinya ada peralatan solat lengkap serta Alquran dan tasbih lengkap di dalam almari kecilnya. Kanaya segera mandi setelah itu dia melakukan solat subuh . Setelah berzikir sebentar, dia bangun dari tempat solatnya. Setelah membenahi perlengkapan solat dan memasukkan kembali kedalam Almari kecilnya , Kanaya segera mencari baju untuk olah raga.

"Siit...ternyata Rosa tudak suka berolah raga... Biar nanti aku akan membeli satu untuk olahraga..." ucapnya kesal.

Akhirnya dia memilih memakai baju sederhana milik kanaya . Setelah itu dia melakukan gerakan- gerakan ringan untuk melatih otot Rosa yang belum pernah berolah raga. Setelah menggerakkan badan selama satu jam di dalam kamar, dia kembali mandi. Dan mulai memakai pakaian kerjanya. Kini Kanaya sudah melihat dengan jelas wajah gadis yang dia masuki tubuhnya itu. Ternyata gadis ini memiliki wajah yang sangat cantik. Dengan tubuh asli Kanaya, sepertinya lebih cantik gadis ini.

Kanaya melihat pantulan wajahnya dari cermin kecil di atas almari pakaiannya nya. Terlihat wajah cantik , putih , dan sangat polos terpantul dari cermin di depannya.

"Gadis ini sebenarnya sangat cantik, dengan wajahku yang Asli saja lebih cantik dia. tapi karena gaya berpakaian dan wajahnya sangat polos, akhirnya dia terlihat polos dan agak culun, apalagi dengan kacamata sebesar ini. Tunggu dulu... apa dia memiliki mata yang sudah rabun...? Tapi kenapa aku tidak merasakannya..aku baik- baik saja tanpa kacamata...memang di tubuh lamaku aku tidak mengalami gangguan penglihatan, tapi kalau aku memakai tubuh yang memiliki gangguan mata bukankah aku juga mengalaminya, kok ini tidak terjadi padaku..? Tunggu dulu...! kacamata ini..ya ampuun..ternyata bukan kacamata Min, ini kacamata biasa..? Apa Rosa sengaja menyembunyikan jati dirinya, kalau benar untuk apa...? Apakah dia juga tidak menyukai Danar hingga dia menyembunyikan wajah aslinya. Ah..kok aku jadi bingung, tidak ada memori di otak ini tentang kesengajaan dia menutupi wajah aslinya ataupu. tentang Danar si biang kerok itu...Ah biarlah, semoga perubahan pada dirimu yang aku lakukan , tidak membuatmu marah Rosa..." ucap Kanaya dalam hati. Dia memakai celana panjang Rosa di padu dengan baju panjang yang bawahannya telah Kanaya gunting sedikit dan sudah dia jahit, dengan meminjam jahitan bik Sum. Dan Rambut panjangnya dia ikat seperti ekor kuda. Serta kacamata yang selalu dia pakai dia taruh di dalam tas slempang yang Rosa punya . Setelah selesai berbenah , Kanaya keluar dari kamarnya. Saat dia keluar, terlihat bik Sum datang dengan membawa sepotong roti dan segelas teh manis hangat .

"Non cepat makan sebelum den Danar datang..." bisik bik Sum pada Kanaya.

Namun bik Sum hampir menjerit ketika melihat penampilan Rosa yang ada di depannya. Dia mendekap mulutnya yang hampir berteriak. Untung saja piring dan gelas teh sudah ada di tangan Kanaya.

"Bibik ...ada apa...?" seru Alea pelan.

"Non...ini non Rosa..." tanya bik Sum tak percaya.

"Sstt..jangan keras- keras bik..iya ini aku Rosa..." ucap Rosa

"Non...non Rosa cantik banget..." ucap bik Sum dengan wajah bahagia.

'Ih si bibik..ini gelasnya, Rosa sudah habisin tehnya, Rosa akan berangkat ya .. rotinya Risa makan sambil berjalan, selamat pagi bik..." ucap Alea sambil mencium kening dan tangan Bik Sum dan berjalan keluar lewat pintu belakang.

"Hati- hati non..." ucap Bik Sum sambil menatap gadis malang itu keluar melalui pintu belakang. Setelah itu dia berjalan kembali kedapur. Tak lama dia melihat Danar turun dari lantai Atas. Dia segera mengambil cangkir kopi yang ada di meja makan, lalu dia meminumnya. Sejenak dia melihat kearah kamar Rosa yang tertutup kamar bik Sum. Namun tak lama Dia segera melangkah kearah garasi. Sampai di sana dia juga tidak melihat sepatu Rosa yang biasanya tertinggal di sana kalau gadis itu pulang larut malam. Sebab tadi malam ketika dia , Eros dan Bakri berbincang, dia tidak melihat kedatangan gadis itu. Diapun segera berangkat ke kantornya.

Sedang Alea kini sudah sampai di rumah makan tempatnya bekerja. Dengan cara berjalan dari rumah sampai ke restoran . itung- itung olah raga dan ngirit ongkos ojekan.

Saat dia masuk kedalam restoran lewat pintu belakang dia bertemu dengan Egik. Egik yang sedang membuang sampah jadi tercengang melihat penampilan Rosa yang berbeda.

"Rosa...a..apakah ini Rosa sahabatku..?" tanya Egik tergagap.

"Ck..kau ini...ya iyalah...aku sahabatmu.." ucap Rosa sambil berjalan masuk kedalam dapur restoran. Ketika sampai di sana Rosa bertemu dengan kedua sahabat perempuannya.

"Selamat pagi sahabatku Siska, Riska.." sapa Rosa dengan wajah ceriah. Sedang kedua gadis yang di sapa Rosa terdiam dan menatap Rosa dengan wajah bengong.

"Haloo....kenapa kalian bengong...?" tanya Rosa sambil melambaikan tangannya di depan para sahabatnya.

"Ro..Rosa...?" seru mereka bersamaan.

"Iya ...ada apa..?kenapa wajah kalian seperti melihat hantu...?" tanya Rosa sambil tertawa.

"Ini kau beneran Rosa sahabat kami kan...?" tanya Siska dengan wajah tak percaya.

"Iya non...apa aku terlihat bukan Rosa sahabat kalian ya...?" tanya Rosa sambil tersenyum.

"Gila...kau cantik banget nyonya...!" teriak Riska sambil memeluk Rosa.

"Apaa..nyonya...? Ya ya bener, aku Nyonya yang rasa nona ha ha ha...!" seru Rosa sambil tertawa. Sedang ke tiga sahabatnya terlihat heran dengan tingkah sahabatnya sekarang. Dia terlihat cantik , cerdik, dan ceriah, beda dengan hari- hari lalu Rosa yang lugu, polos, pendiam dan penakut. Walau mereka tahu Rosa dulu adalah putri seorang pengusaha kaya sebelum mereka, kedua orang tua Rosa meninggal dunia.

"Hey...kenapa kalian bengong...?" ucap Rosa sambil menatap ketiga sahabatnya dengan penuh tanya.

"Ros...kau benar- benar sahabatku Rosa kan...?" tanya Riska sambil menatap Rosa dengan wajah curiga.

"Sayang...aku memang Rosa...kenapa, apa kalian tidak suka dengan perubahan diriku...?" tanya Rosa .walau dalam hati dia merasa berdosa telah membohongi mereka.

"Maaf teman...aku tidak bisa berkata jujur pada kalian, kalau sebenarnya sahabat kalian telah mati, tapi aku janji suatu saat nanti aku akan mengatakan semuanya pada kalian..." ucap Kanaya dalam hati.

"Bukan begitu, kamu beda dengan Rosa yang dulu..." ucap Siska menimpali.

"Apakah kalian tidak suka melihat perubahan diriku...?" tanya Rosa lagi.

"Suka, suka banget...!" ucap mereka hampir bersamaan.

"Semenjak aku di kurung dan hampir mati, maka aku menganggap kalau Rosa yang dulu telah mati. Dan kini Rosa baru akan terlahir. Tapi hanya kalian saja yang tahu. Karena Aku akan tetap menjadi Rosa yang lama di depan si jahat Danar.." kata Rosa dengan penuh dendam .

"Bagus Rosa aku mendukungmu...!" ucap Egik dengan penuh semangat.

"Iya, aku juga mendukungmu Ros...!" seru Riska dengan yakin.

"Benar kami akan mendukungmu...!" seru Siska semangat.

"Trimakasih sahabat- sahabatku..." ucap Rosa sambil memeluk mereka bertiga .

Setelah itu mereka kembali bekerja dengan semangat. Saat pulang kerja, tanpa sengaja Rosa bertemu dengan mas Herman yang sejak tadi memang sengaja Rosa hindari karena dia tidak memakai kacamata pembesarnya.

"Rosa...kau kah itu...?" tanya Herman ketika melihat Rosa keluar dari restorannya. Akhirnya Rosa menghentikan langkahnya dan menatap pada mas Herman yang tadi memanggilnya .

"Iya mas...maaf, Rosa harus buru- buru pulang mas, sebab kata bik Sum den Danar menayakan saya..." kata Alea sambil ingin kembali melangkah.

"Tunggu Rosa...ini benar- benar Rosa pegawaiku kan...?" tanya kembali mas Herman sang pemilik Restoran.

"Benar mas...saya Rosa pegawai anda.." jawab Rosa agak kesal.

Melihat Rosa yang agak kesal, pikir Herman mungkin karena Rosa takut Danar suaminya marah jika dia terlambat.

'Baiklah kau boleh pulang, kita berbicara lagi besok..." ucap Herman sambil tersenyum. Herman adalah pengusaha restoran yang cukup terkenal. Dia memiliki beberapa capang restoran di beberapa kota. Dan juga satu hotel besar di kota ternama di negara ini. Namun Herman yang gagah dan tampan itu masih belum mau memiliki seorang istri. Katanya ribet jika memiliki istri. Dan semua pegawainya sudah tahu itu.

"Trimakasih mas, selamat malam...!" seru Alea sambil berlari kearah jalan . Sedang Herman menatap kepergian Rosa dengan senyuman di bibirnya. Saat Rosa sedang berjalan cepat menuju rumahnya. Tiba- tiba ada pesan masuk dari rekan sesama heker yang kemarin dia chat tanpa memberitahukan siapa dia. Dia hanya memberi nama Rk 1. Dia meminta pada teman hacker nya agar memberitahukan kalau ada pertarungan hacker . dan pria itu berkata kalau sekarang ada tantangan untuk sebuah misi. Mendengar itu Rosa segera mencari Warnet, Rosa atau Kanaya memcari warnet yang sepi pengunjungnya. Setelah berkeliling di sekitar tempat kerjanya. Kanaya mendapatkan sebuah warnet yang pengunjungnya cuma dua orang saja. Kanaya segera membayar untuk tiga jam. Dengan gigih dia mulai berselancar di dunia lamanya.

Sedang di tempat Lain Roni anak buah Kanaya heboh berteriak pada Para sahabatnya saat dia menemukan seseorang yang bisa mengalahkannya dan orang itu hampir meretas program yang di minta panitia. Dan akhirnya hacker itu mendapatkan hadiah yang di janjikan. Hadiah 15 juta untuk juara pertama.

"Gila Ron...siapa yang bisa mengalahkanmu dalam sekejap, kita tahu kan kalau tidak ada yang bisa mengalahkan Roni selain Bos Kanaya..!" seru Gilang penasaran.

"Lalu siapa Rk1 ini . Bos baru meninggal tiga minggu yang lalu, Trus siapa Rk1 ini..." ucap Roni penasaran.

"Aku curiga Ron...kenapa ketika Bos meninggal tiba- tiba ada orang yang bisah mengalahkan dirimu...apa sebenarnya Bos belum mati ya..." ucap Yoyok tiba- tiba.

"Ih kau ini...mana mungkin Yok..kita melihat sendiri Mobil Bos Kanaya terbakar dan polisi menemukan tubuh hangus di dalamnya...!" seru Gilang cepat.

"Ya siapa tahu tubuh itu bukan tubuh Bos Kanaya..." kata Yoyok lagi.

"Kau terlalu menghayal Yok..." ucap Roni kesal. Tiba- tiba terdengar suara pesan masuk ke ponsel salah satu dari mereka.

"Ponsel siapa yang berbunyi...?" ucap Johan yang sejak tadi diam saja. Sejak kematian Kanaya Johan lah yang paling terpukul, Pria tampan itu adalah tangan kanan Kanaya yang mewakili menjadi direktur di perusahaan besar milik Kanaya. Dia tidak mau menjadi pemilik perusahaan itu, karena Kanaya lah yang menjadikan dirinya sampai seperti sekarang ini.

"Aah...ponsel punyaku..." ucap Mamat yang ada di belakang Johan. terlihat sekali wajah pria tampan tapi sangar itu masih sangat berduka. saat Kanaya di kebumikan dia menangis sampai pingsan. dia pria yang paling Setia pada Kanaya. andai bisa di ibaratkan Mamat adalah putra paling setia pada sang Bunda.

Dia segera mengambil Hp miliknya yang di belikan Kanaya saat Ponsel miliknya hilang ketika dia dan Kanaya melawan anggota geng brandal pertama kali.

Mamat segera membuka pesan Wa itu.

"Jika kau sedang bersama teman- temanmu keluarlah dan jangan banyak bicara, aku akan menelfonmu..."

tulis kalimat di dalam Wa entah dari mana, namun mamat sangat kaget. karena tulisan itu mirip dengan karakter Kanaya kalau sedang memerintah dirinya. buru- buru dia keluar.

"Mau kemana Mat...!" seru Johan yang melihat Mamat keluar.

"Aku ada penting sebentar.. kalian lanjutkan saja..." ucap Mamat sambil berlari keluar. setelah sampai di luar dia menunggu panggilan dari pengirim pesan. namun yang di tunggu tidak juga menelfon hingga akhirnya 15 menit kemudian terdengar ponselnya berdering. dengan cepat Mamat menerima panggilan itu.

"Halo..siapa ini...!" ucap Mamat dengan wajah tegang.

"Mat...ucap salam dulu ketika menerima telfon bodoh..." terdengar suara seorang wanita dari sebrang sana. Mamatpun kecewa karena suara yang datang bukan suara yang dia harapkan.

"Siapa kau ...itu semua bukan urusanmu..!" ucapnya kesal.

"Mat...apakah kau tidak bisa di beri tahu Mamat Sunarko..." ucap suara itu.

Mamat yang tadinya sudah kesal seketika kaget hingga dia terjatuh, ponsel yang dia pegang sampai terlempar. Dia tahu orang yang memanggilnya dengan nama lengkap hanyalah Bos yang paling dia sayangi dan paling dia hormati. dia tertegun cukup lama

Sedang di tempat lain Kanaya yang sedang menelfon Mamat menyadari kalau Mamat sekarang pasti sedang Syok berat. Ia membiarkan saja waktu berlalu. hingga lima belas menit kemudian, terdengar lagi suara mamat.

"Ha..halo...ini siapa...apa kau Bos Kanaya...?"ucap Mamat bergetar antara takut dan tak percaya.

"Jangan kaget dan jangan takut Mat.. aku bukan hantu mat..aku Bosmu Kanaya. tapi aku ada di tubuh wanita lain..."ucap Kanaya dengan perlahan. Terdengar suara tangisan disana.

"Mat..jangan menangis...kau akan membuat teman- teman panik...!" terdengar bentakan Kanaya yang membuat Mamat semakin yakin kalau suara wanita yang ada di Ponselnya adalah suara Kanaya.

"Lalu apa yang harus Aku lakukan Bos..?"

ucap Mamat setelah menghentikan tangisannya dengan susah payah.

"Besok datanglah sejalan XX dan cari rumah makan cepat saji yang bernama rumah makan California. bawa salah satu mobilku, dan tunggu aku di dalam mobil, besok aku beritahu gadis yang akan kau temui. paham...!" ucap Kanaya tegas.

"Siap Bos...!" seru Mamat dengan bahagia. dia semakin yakin kalau gadis yang sedang berbicara dengannya adalah si Bos yang lincah sabar tapi tegas. namun kalau kita mempunyai kesalahan gadis itu sangatlah galak.

"Ya sudah...jangan bilang pada siapapun, kita nanti akan membuat kejutan pada mereka. dan ingat jangan menceritakan pada siapapun. hapus dulu ingus dan air matamu. cuci muka sebelum masuk kembali Asalamualaikum..." kata Kanaya yang tahu kebiasaan Mamat.

"Baik Bos Waalaikum salam...ha ha ha..." teriaknya sambil tertawa bahagia. Setelah Kanaya mengakhiri panggilannya Mamat segera menghapus ingus dan air matanya. namun air matanya terus mengalir, dia menangis bahagia saat mendengar gadis yang sangat dia hormati telah hidup kembali . dengan susah payah akhirnya Mamat bisa menghentikan tangisannya.

setelah mencuci mukanya, Mamat kembali kedalam markas mereka.

Saat dia masuk Yoyok melihat muka Mamat yang memerah seperti habis menangis.

"Mat...kenapa kau...?" tanya Yoyok pada Mamat.

"Aku ...? emang kenapa denganku...?" tanya mamat sok bodoh.

"Hey...kau seperti habis menangis, aku tanya kau kenapa menangis...?" kata Yoyok kesal.

"Benar...kau habis menangis Mat...? kenapa...?" tanya Budi yang sejak tadi tidak ada suaranya.

"Ah..aku teringat pada Bos kita Bud..." ucap Mamat sekenanya.

"Sudahlah Mat...kita semua juga merasa sedih, tapi mau gimana lagi..." ucap Budi dengan wajah sedihnya.

"Sudahlah...lebih baik aku kekamar, aku ingin tidur..." ucap Mamat sambil berjalan masuk kedalam salah satu kamar yang ada di markas itu. Semua hanya bisa mengangkat bahu mereka.

Sekian dulu ceritaku ya...besok aku lanjut lagi.jangan lupa like, vote dan komennya .

Maaf kalau salah tulis atau banyak typonya

Bersambung.

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒌𝒂𝒅𝒂𝒏𝒈 𝑨𝒍𝒆𝒂 𝒌𝒂𝒅𝒂𝒏𝒈 𝑲𝒂𝒏𝒂𝒚𝒂 𝒌𝒂𝒅𝒂𝒏𝒈 𝒋𝒈 𝑹𝒐𝒔𝒂 𝒋𝒅 𝒌𝒂𝒅𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒖𝒂𝒕 𝒔𝒂𝒚𝒂 𝒑𝒖𝒔𝒊𝒏𝒈 𝒔𝒆𝒃𝒆𝒏𝒂𝒓𝒏𝒚𝒂 𝒏𝒂𝒎𝒂 𝒎𝒂𝒏𝒂 𝒃𝒖𝒂𝒕 𝒑𝒆𝒎𝒆𝒓𝒂𝒏 𝒖𝒕𝒂𝒎𝒂𝒏𝒚𝒂

2024-11-09

1

Sandisalbiah

Sandisalbiah

ok Rosa... waktu menyusun rencana buat menghukum si Damar berengsek itu..

2024-08-25

0

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

kereeennnn.

2024-08-12

0

lihat semua
Episodes
1 PGP 1.
2 PGP 2.
3 PGP 3
4 PGP 4.
5 PGP 5
6 PGP 6
7 PGP 7
8 PGP 8.
9 PGP 9
10 PGP 10
11 PGP 11
12 PGP 12.
13 PGP 13
14 PGP 14
15 PGP 15
16 PGP 16
17 PGP 17
18 PGP 18
19 PGP 19.
20 PGP 20
21 PGP 21.
22 PGP 22
23 PGP 23.
24 PGP 24
25 PGP 25. RAHASIA BIANGKA .
26 PGO 26 Nina sakit.
27 PGP 27.
28 PGP 28. Nina Kembali.
29 PGP. 29.
30 PGP. USAHA PEMBUNUHAN
31 PGP 31.BALASAN UNTUK MIRNA .
32 PGP 32. TERBONGKARNYA ROSA .
33 PGP .BALASAN BUAT BIANGKA
34 PGP 33 ALERGI RIFAN .
35 PGP . BERTEMU SASKIA .
36 PGP . ANCAMAN TUAN BURHAN.
37 PGP. BERKUNJUNG KE RUMAH TUAN ALEX.
38 RAHASIA KANAYA.
39 CINTA ROSA.
40 PGP. RENCANA TUAN BURHAN
41 USAHA PEMBUNUHAN
42 PGP .USAHA PEMBUNUHAN 2
43 PGP . PENYERGAPAN .
44 PGP . MENCARI NINDI.
45 PGP. MENCARI NINDI 2
46 PHP . KEMBALI .
47 PGP. PENYESALAN RIFAN
48 PGP .PENYESALAN RIFAN 2.
49 PGP. PENYERANGAN PADA GENK KROYA .
50 PGP .KEMBALI KE INDONESIA
51 PGP MAMA TERLUKA.
52 PGP . MENJAGA MAMA.
53 PGP. KEADAAN PERUSAHAAN TUAN BURHAN.
54 PGP .KEDATANGAN TUAN BURHAN
55 PGP. KEDATANGAN TUAN BURHAN 2
56 PGO TUAN CHAN.
57 PGP. MELIHAT TUAN SIO.
58 PGP.. KESEMBUHAN TUAN CHAN SIO
59 PGP . KEMBALI KE INDONESIA
60 PGP. BERTEMU NYONYA RINI .
61 PGO RAPAT PEMEGANG SAHAM.
62 PGP. PENANGKAPAN TUAN CHAN LUO.
63 PGP. PULAU K.
64 PGP. PULAU K 2.
65 PGP. KELUARGA HARTANTO .
66 PGP. TUAN HARTANTO . 2
67 PGP. MENEMUI TUAN HERTANTO DI RUMAHSAKIT
68 PGP . BERTEMU TIKA.
69 PGP. DI RUMAH SAKIT.
70 PGO. TIKA MEMBUAT MASALAH.
71 PGP. KESEDIHAN TUAN HARTANTO
72 PGP.
73 PGP. KELUARGA IRAWAN .
74 PGP KAKEK IRAWAN SAKIT .
75 PGP . PERKAWINAN ROSA DAN RIFAN
Episodes

Updated 75 Episodes

1
PGP 1.
2
PGP 2.
3
PGP 3
4
PGP 4.
5
PGP 5
6
PGP 6
7
PGP 7
8
PGP 8.
9
PGP 9
10
PGP 10
11
PGP 11
12
PGP 12.
13
PGP 13
14
PGP 14
15
PGP 15
16
PGP 16
17
PGP 17
18
PGP 18
19
PGP 19.
20
PGP 20
21
PGP 21.
22
PGP 22
23
PGP 23.
24
PGP 24
25
PGP 25. RAHASIA BIANGKA .
26
PGO 26 Nina sakit.
27
PGP 27.
28
PGP 28. Nina Kembali.
29
PGP. 29.
30
PGP. USAHA PEMBUNUHAN
31
PGP 31.BALASAN UNTUK MIRNA .
32
PGP 32. TERBONGKARNYA ROSA .
33
PGP .BALASAN BUAT BIANGKA
34
PGP 33 ALERGI RIFAN .
35
PGP . BERTEMU SASKIA .
36
PGP . ANCAMAN TUAN BURHAN.
37
PGP. BERKUNJUNG KE RUMAH TUAN ALEX.
38
RAHASIA KANAYA.
39
CINTA ROSA.
40
PGP. RENCANA TUAN BURHAN
41
USAHA PEMBUNUHAN
42
PGP .USAHA PEMBUNUHAN 2
43
PGP . PENYERGAPAN .
44
PGP . MENCARI NINDI.
45
PGP. MENCARI NINDI 2
46
PHP . KEMBALI .
47
PGP. PENYESALAN RIFAN
48
PGP .PENYESALAN RIFAN 2.
49
PGP. PENYERANGAN PADA GENK KROYA .
50
PGP .KEMBALI KE INDONESIA
51
PGP MAMA TERLUKA.
52
PGP . MENJAGA MAMA.
53
PGP. KEADAAN PERUSAHAAN TUAN BURHAN.
54
PGP .KEDATANGAN TUAN BURHAN
55
PGP. KEDATANGAN TUAN BURHAN 2
56
PGO TUAN CHAN.
57
PGP. MELIHAT TUAN SIO.
58
PGP.. KESEMBUHAN TUAN CHAN SIO
59
PGP . KEMBALI KE INDONESIA
60
PGP. BERTEMU NYONYA RINI .
61
PGO RAPAT PEMEGANG SAHAM.
62
PGP. PENANGKAPAN TUAN CHAN LUO.
63
PGP. PULAU K.
64
PGP. PULAU K 2.
65
PGP. KELUARGA HARTANTO .
66
PGP. TUAN HARTANTO . 2
67
PGP. MENEMUI TUAN HERTANTO DI RUMAHSAKIT
68
PGP . BERTEMU TIKA.
69
PGP. DI RUMAH SAKIT.
70
PGO. TIKA MEMBUAT MASALAH.
71
PGP. KESEDIHAN TUAN HARTANTO
72
PGP.
73
PGP. KELUARGA IRAWAN .
74
PGP KAKEK IRAWAN SAKIT .
75
PGP . PERKAWINAN ROSA DAN RIFAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!