Eps. 13

Sean dalam perjalanan menuju rumah sakit tempat dirawatnya Luoxue dengan menggunakan taxi.

Karena bugatti miliknya masih berada di bengkel sedang dalam perawatan.

Saat taxi berada di lampu merah dan berhenti, Sean dapat melihat seseorang yang dirinya kenal tengah dikejar-kejar oleh sekelompok pria.

"Liu"

Sean segera turun dari dalam taxi setelag membayar biaya transportasinya.

Kemudian segera menyusul Liu yang berlari menuju gang didepannya.

Sesampainya Sean di dalam gang tersebut, dapat dilihat bahwa Liu sedang diseret paksa oleh lima orang pria yang mengejarnya tadi.

"Berhenti" ucap Sean.

Seketika semua perhatian tertuju pada Sean, dan Liu yang melihat Sean sangat bahagia dan berkata "Sean tolong aku"

Salah satu pria disana berkata "sepertinya kalian saling kenal"

"Lepaskan dia dan kalian tidak akan menderita" jawab Sean.

"Wuah....takut" ucap pria yang lain.

"Heh, bagaimana jika kita tangkap pria itu dan biarkan dia melihat bagaimana cara kita merawat wanita ini dengan baik dihadapannya secara langsung?" usul pria yang lainnya.

"Ide bagus" jawab para pria yang lain.

Sean kemudian berlari dan menghantam para pria tersebut yang dengan bodohnya melepaskan Liu dan semuanya malah menerjang dirinya.

Sehingga membuat Sean leluasa karena tidak adanya sandera ditangan mereka, yang membuat Sean dengan mudah beraksi dan memberikan mereka pelajaran satu demi satu.

Tidak butuh waktu lama, Sean sudah selesai membereskan mereka semua dengan berbagai akhir.

Ada yang patah beberapa tulang rusuknya, kemudian patah tulang lengan dan kaki bahkan sampai kepalanya bercucuran darah pun ada.

Selesai membereskan mereka semua, Sean membawa Liu pergi dari sana dan menuju kafe terdekat untuk sekedar mengobrol saja.

... -----------------...

"Kau tidak apa-apa?" tanya Sean.

"Iya, makasih sudah menolongku" jawab Liu dengan wajah masih terlihat sedih.

"Ada apa?" tanya Sean.

Liu mulai menitikan air matanya dan mulai menangis, Sean yang melihat itu menjadi panik karena takut dirinya disangkan menyakut Liu didepan umum.

"Hey jangan nangis, tenangkan dirimu dan cobalah cerita padaku. Siapa tahu aku bisa membantu masalahmu" ucap Sean sambil memeluk tubuh Liu.

Untuk beberapa saat Liu masihlah menangis sampai pada akhirnya bisa tenang.

"Sudag baikan?" tanya Sean.

"Ehm" jawab Liu singkat dan masih dalam posisi memeluk tubuh Sean.

"Apa yang terjadi sebenarnya hm?" tanya Sean.

"Ayah dan ibuku mereka dijadikan sandera oleh seseorang" jawab Liu.

"Begitu, apa penyebabnya?" tanya Sean.

"Restoran milik keluargaku mengalami krisis keuangan, dan pada akhirnga ayahku meminjam uang pada seseorang"

"Namun sayang semua tidak berjalan baik dan akhirnya hutan uang tidak bisa dibayar oleh keluargaku pada orang tersebut yang menjadikan keluarga disandera dan jika ingin mereka bebas serta hutang lunas"

"Maka aku harus mau menjadi istri dari orang tersebut" ucap Liu menjelaskan dengan gemetar.

"Siapa orang itu?" tanya Sean.

"Dia adalah Gong Wu, tuan muda dari keluarga Gong di kota SS" jawab Liu.

"Berapa hutang keluargamu padanya?" tanya Sean.

"Gong Wu bilang ketika ditelpon waktu itu semua hutangnya sebesar 100jt yuan sudah beserta dengan bungannya" jawab Liu.

"Dan orang tuamu sekarang ada ditangan Gong Wu ini?" tanya Sean.

"Benar, dimana aku sebelumnya dibawa paksa oleh orang-orang Gong Wu menuju tempatnya di Bar Shenjing"

"Tapi aku beruntung bisa melarikan diri walau hampir tertangkap lagi sebelumnya jika tidak ada kau, dan yang lebih parahnya lagi aku tidak tahu kondisi dari kedua orang tuaku saat ini" jelas Liu yang kembali menitikan air matanya.

"Kalu begitu biarkan aku membantu dirimu, dan kau tidak perlu membayar apapun padaku sebagai imbalannya" jawab Sean.

"Apakah kamu serius?" tanya Liu.

"Kapan aku pernah berbohong padamu ketua kelas?" jawab Sean.

"Kalau begitu ayo cepat" jawab Liu semangat kembali.

"Baik-baik" jawab Sean.

Mereka berdua pergi dari sana setelah membayar tagihan pesanan mereka, dan pergi menuju Bar Shenjing yang hanya berjarak dua blok dari sana.

Namun kali ini Sean meminta Liu untuk tinggal di kamar motel yang ada di dekat sana untuk menunggu.

Liu awalnya bersikeras ingin ikut, namun Sean memberinya pengertian sehingga bisa membuat Liu diam dan menuruti perkataannya dengan patuh untuk diam dan menunggu kabar didalam kamar motel.

Selesai mengantar Liu memuju kamar motel, Sean berkata pada sistem "sistem adakah saran untuk masalah kali ini?"

{Anda masih memiliki satu Layanan Sistem yang tersisa untuk hari ini jadi jika ada situasi yang berbahaya terjadi maka gunakan saja}

"Benar juga, karena sudah dapat dipastikan bahwa apa yang terjadi sebentar lagi bukanla hanya sekedar negoisasai saja"

Seketika ide cemerlang masuk kedalam otak Sean untuk menggunakan satu Layanan Sistem terakhir yang tersisa pada hari itu.

"Sistem aku ingin sekelompok orang hebat yang begitu kuat dan terlatih dan bisa bertarung dalam berbagai medan dan situasi yang ada, serta ahli dalam segala jenis senjata dan dapat menangani segala jenis situasi yang ada"

{Layanan diberikan}

Lalu tidak lama setelag sistem memberikan pemberitahuan layanan berhasil diberikan.

Muncul sebuah portal hitam dibelakang Sean yang kini berada di sebuah gang sempit tepat disamping Bar Shenjing.

Dalam portal hitam tersebut keluar orang-orang dengan berperawakan tampan dan cantik dengan pakaian menggunakan setelan pengawal atau bodyguard.

Setelah semua orang muncul dari dalam portal secara bersamaan, portal hitampun menghilang dari sana.

Dan menampakan 30 sosok manusia disana yang berparas cantik bak artis-artis top papan atas, apalagi para perempuan yang bertubuh bintang dan hots.

Kelompok tersebut terdiri dari 20 orang pria dan 10 orang wanita.

Mereka masing-masing berumur sekitar 22 tahun.

{Pasukan pelindung}

{Merupakan sekelompok manusia yang dipanggil dari belahan dunia lain yang memiliki kemampuan hebat dalam bertarung sesuai dengan keinginan anda}

"Apakah mereka semua punya pemikiran masing-masing, dan apakah mereka tidak akan berkhianat sistem?"

{Tingkat persentase mereka untuk berkhianat pada anda adalah 0%}

{Tingkat pesentase kesetiaan mereka pada anda adalah 100%}

{Mereka juga pemikiran selayaknya manusia namun sistem sudah sedikit memodifikasi pemikiran dan sifat mereka}

"Jangan bilang mereka semua sebelumnya sudah mati didunia asal mereka, dan ketik dipanggil kemari olehmu maka mereka akan patuh padaku?" ucap sean mencoba menebak apa yang dimaksudkan sistem barusan.

{Benar}

Segera Sean menoleh kearah 30 orang dihadapannya kini dan berkata "perkenalannya nanti saja, sekarang ikuti aku untuk melakukan sesuatu dan bertindaklah sesuai perintah dariku"

"Baik" jawab mereka kompak.

Sean dengan diikuti oleh ketiga puluh orang tersebut berjalan menuju pintu depan Bar Shenjing dan menerobos masuk dengan paksa.

Sehingga keributan yang terjadi di area depan akibat perbuatan Sean dan orang-orangnya memancing orang-orang didalam.

Begitu masuk kedalam bar, dapat terlihat tidak ada pengunjung dimana yang ada hanyalah orang-orang yang merupakan kaki tangan dari Gong Wu.

Beserta satu sosok yang diyakini oleh Sean adalah Gong Wu itu sendiri yang sedang menatap dirinya dari kursi sambil duduk.

Dapat Sean lihat ada dua orang paruh baya yang kemungkinan besar adalah orang tua Liu.

"Siapa kalian?" tanya Gong Wu sambil berdiri dan berjalan kehadapan Sean dengan gaya sok berani dan berkuasa miliknya.

"Aku datang kemari dengan tujuan membayar hutan mereka padamu" ucap Sean sambil menunjuk kearah orang tua Liu.

"Baiklah 1 milyar yuan" jawab Gong Wu arogant.

Sean mengernyitkan dahinya mendengar nominal hutang yang dimiliki oleh kedua orang tua Liu barusan.

"Bukankah hanya 100jt yuan saja dengan bungannya?" tanya Sean.

"Memang benar, tapi itu nilai hutang sebelum anak mereka lari dariku" jawab Gong Wu.

"Sepertinya kau memang berniat cari masalah" ucap Sean.

"Justru kau yang cari masalah datang-datang mengacau tempatku" jawab Gong Wu.

"Aku kemari karena ingin membantu temanku yang hendak diterkam seekor srigala lapar" jawab Sean.

"Jadi kau adalah teman wanita itu, berani sekali dia meminta bantuan padamu. Apakah dia tidak sayang nyawa kedua orang tuanya?" ucap Gong Wu tanpa rasa takut didalam dirinya.

Namun Sean yang melihat keberanian dari Gong Wu merasa kagum, dan tanpa basa basi langsung mendaratkan satu pukulan keras menuju ulu hati Gong Wu.

Bugkk!

Satu pukulan keras tersebut berhasil menumbangkan Gong Wu hingga langsung pingsan dilantai.

Semua orang-orangnya Gong Wu begitu terkejut dengan apa yang dilihat mereka barusan.

"Sialan hajar mereka!!" teriak orang-orang Gong Wu sambil maju menyerang.

"Nah, kalian bereskan mereka aku haus" ucap Sean sambil berbalik menuju meja bar dan mencari minuman.

Sementara 30 orang disana maju dan menyerang kearah orang-orang dari Gong Wu.

Sean dengan tenang duduk pada kursi yang ada di meja bar, dan menuangkan sedikit wine pada gelas dihadapannya.

Kemudian meneguk wine pada gelas dengan santai.

"Wuah....ini sangat enak dan harum" ucap Sean memuji wine yang dirinya minum.

Sampai kemudian ada salah seorang bawahannya datang menghampiri dirinya dab melaporkan tugas mereka yang sudah selesai.

"Tuan muda, semua sudah selesai" lapor bawahannya tersebut.

Sean berbalik badan dan melihat kearah kelompok Gong Wu yang sudah dibereskan.

"Kerja bagus semua, aku akan berikan bonus nanti" ucap Sean.

Sekarang Sean sedang melepaskan ikatan tali pada lengan dan kaki keduaorang'tua Liu, kemudian berkata "paman dan bibi apakah baik-baik saja?"

"Sean kaukah ini?" tanya ayah dari Liu.

"Kalian masih ingat aku?" tanya Sean.

"Benar, dan terimakasih sudah menolong kami Sean" jawab ibu dari Liu.

"Kalau begitu kita pergi dari sini, dan masalah hutan biarlah aku yang urus" ucap Sean.

Mereka kemudian pergi dari sana dan menuju motel tempag Liu berada.

Liu yang bisa berkumpul kembali dengan kedua orangtuanya sangat-sangat bahagia sekali.

Sean kemudian berkata "maaf mengganggu momen berharga kalian, tapi bisakah berikan aku nomor rekeningmu Liu?"

"Untuk apa?" jawabnya.

"Aku akan kirimkan uang untuk membayar hutan kalian pada keluarga Gong" jawab Sean.

"Nak tidak usah, karena kami sudah merepotkan kalian" jawab ayah dari Liu.

"Paman, izinkan aku membantu kalian untuk masalah ini. Anggap saja sebagai hadiah dariku " ucap Sean.

Akhirnya dengan enggan Liu menerima pemberian uang dari Sean yang ternyata berjumlah 1 milyar yuan dan Sean berkata gunakan sisa uangnya untuk kembali membangun restoran mereka yang berada dalam krisis ekonomi.

Bersambung......

Jangan lupa kasih dukungan kalian.

Like,Komen,Favorit,Vote&Rate 5 Bintang.

Terimakasih.

Terpopuler

Comments

DigiDaw

DigiDaw

"Bag..bug ..brakkk"

2025-03-18

1

Danish Haqim

Danish Haqim

nahhh inii yang gw nanti nantikan

2023-06-21

3

𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝

𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝

... Ini bisa di lakukan ya, Kan permintaan nya minta sebuah pasukan, Bukan menghidupkan orang yang mati

2023-02-06

1

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!