Eps. 6

Sean mengajak Yun Zhi pergi menuju salon, Yun Zhi sendiri merasa bingung ketika melihat dirinya dibawa kesuatu salon oleh Sean.

"Kenapa kita kemari?" tanya Yun Zhi.

"Tentu saja memberikan perawatan kecantikan untuk dirimu, agar bisa tampil lebih cantik lagi saat reuni nanti" jawab Sean.

"Tap-" Perkataan Yun Zhi terpotong oleh Perkataan Sean.

"Sudah, nurut saja" Ucap Sean sambil menarik lengan Yun Zhi untuk masuk kedalam salon.

Pada akhirnya Yun Zhi hanya bisa pasrah dan menuruti kemauan Sean untuk melakukan perawatan kecantikan disana.

Sean sendiri dengan sabar menunggu proses perawatan kecantikan yang dilakukan oleh Yun Zhi dengan sabar sampai dengan selesai.

Setelah beberapa jam terlewati, Yun Zhi sudah selesai dengan kegiatan perawatan kecantikan yang dirinya lakukan.

Sean dapat melihat bahwa penampilan Yun Zhi yang sekarang ini lebih cantik lagi daripada sebelumnya.

"Wah orang cantik dibawa ke salon makin cantik saja" puji Sean setengah menggoda.

"Hem....ini karena kamu, makasih" jawab Yun Zhi agak malu-malu.

"Nah, sudah hampir waktunya acara reuni jadi ayo kit pergi" ucap Sean.

"Baiklah" jawab Yun Zhi.

Setelah mereka kembali masuk kedalam mobil Bugatti Centodieci milik Sean, dan mulai berkendara. Sean berkata "kalau begitu sekalian kita beli pakaian, nah setelah itu barulah berangkat. Bagaimana?"

"Aku nurut aja apa kata kamu" jawab Yun Zhi sambil tersenyum senang.

Sean juga memasang sebuah senyuman di wajahnya, dan mengusap rambut Yun Zhi sambil berkata "aku suka, kalau kamu nurut"

"Ehm" Yun Zhi wajahnya merona merah, karena jujur dirinya merasakan perasaan lain dibalik semua perhatian yang ditunjukan oleh Sean padanya sedari kemarin.

Pada akhirnya mereka sudah tiba di butik terkenal dan membeli masing-masing satu set pakaian yang langsung dikenakan, begitu mereka selesai berganti pakaian nampak seperti sepasang suami istri yang serasi dan kaya!

"Baiklah, semua persiapan sudah selesai maka tinggal menuju lokasi reuni itu diadakan" ucap Sean.

"Kalau begitu kita berangkat sekarang" jawab Yun Zhi.

"Dimana tempatnya?" tanya Sean.

"Hotel Hilton" jawab Yun Zhi.

"Wah, selera yang bagus sekali memilih tempat berkelas untuk acara reuni" ucap Sean.

"Sebenarnya ini pasti bukanlah hanya sekedar reuni biasa saja" ucap Yun Zhi menjawab.

"Begitu, aku paham dan jika ada masalah akan kubantu kamu untuk selesaikan" jawab Sean.

"Terimakasih" jawab Yun Zhi sambil memberikan senyuman terindah yang dia bisa berikan.

"Baiklah ayo" ucap Sean sambil berjalan dengan menggandeng lengan Yun Zhi.

Mereka berdua kembali berkendara dengan menggunakan Bugatti Centodieci milik Sean menuju Hotel Hilton.

Jarak dari butik sebelumnya menuju Hotel tidaklah terlalu jauh, dan hanya membutuhkan sekitar 15 menit waktu tempuh dalam perjalanan menggunakan mobil.

... .******....

Sampai di lokasi tujuan, yaitu Hotel Hilton. Sean dengan Yun Zhi masuk kedalam dan disambut dengan ramah oleh pelayan dibagain lobby.

"Selamat datang, adakah yang bisa saya bantu tuan dan nona?" ucap pelayan dengan sopan.

"Apakah ada ruangan yang dipesan atas nama Universitas Huxi?" tanya Yun Zhi.

"Apakah kalian ingin mengunjungi tempat reuni yang dipesan?" tanya pelayan tersebut dengan sopan.

"Benar" jawab Yun Zhi.

"Kalau begitu, silahkan ikuti saya" ucap pelayan tersebut menuntun jalan Sean dan Yun Zhi.

Mereka terus berjalan sampai tiba didepan sebuah pintu, dan sang pelayan berkata "ini adalah ruangan yang dimaksudkan"

"Baik dan terimakasih, serta ambil ini sebagai tips untuk dirimu" ucap Sean sambil memberikan beberapa lembar uang pada sang pelayan yang dengan senang hati menerima uang tips tersebut sebelum pamit pergi.

Setelah pelayan tersebut pergi, Sean menatap kearah Yun Zhi dan berkata "apakah kita perlu pura-pura berpacaran atau sebagainya?"

"I-tu...terserah kamu" jawab Yun Zhi dengan agak gugup dan malu-malu.

Sean tersenyum dan sedetik kemudian merangkul pinggang Yun Zhi sambil berkata "kalau begitu kita pacaran beneran aja"

"Eh?!" Seketika Yun Zhi terkejut mendengar perkataan dari Sean yang begitu mengejutkan hati dan pikirannya.

"Kenapa,tidak mau?" tanya Sean sambil menatap Yun Zhi yang juga menatap dirinya balik.

"Tentu saja mau!" jawab Yun Zhi semangat dan langsung memasang wajah dengan senyuman terindah miliknya kembali.

"Baiklah, mari masuk dan kita lihat apa yang mereka inginkan sebenarnya" ucap Sean.

Mereka berdua masuk kedalam ruangan dan seketika semua orang didalam ruangan menatap mereka berdua yang membuka pintu barusan.

"Yun Zhi!" teriak seorang perempuan yang pangsung berjalan mendekat kearahnya.

"Xu Qin!" ucap Yun Zhi senang.

Mereka saling berpelukan dan bercakap-cakap, sementara itu Sean sendiri saling bercakap-cakap dengan para pria disana dan dapat membaur dengan baik.

Acara terus berlangsung dengan baik, sampai pada akhirnya masalah datang.

Pintu ruangan kembali terbuka, dan menampilkan satu orang perempuan dengan lima orang pria yang bergaya dengan cukup berkelas.

"Woah! Lihat itu adalah tuan muda Feng Shui" ucap salah seorang disana.

"Dan lihat, dia datang bersama dengan Ningguang" ucap seseorang menimpali.

Sean yang mendengar dua nama yang menurutnya tidak asing dan dirinya catat mereka sebagai orang yang harus diberi pelajaran hidup, segera menoleh untuk memastikan apakah dua orang yang dipanggil Feng Shui dan Ningguang itu adalah dua orang yang sama yang dirinya kenal atau bukan.

Alangkah geramnya Sean, karena benar saja itu adalah dua orang yang dirinya kenal yang telah merebut segala sesuatu miliknya bahkan sang pengkhianat hatinya.

"Kenapa mereka berdua bisa ada disini?!" ucap Sean geram dalam hatinya.

Tiba-tiba datanglah Yun Zhi disamping Sean dan berkata "sayang, kenapa kau terlihat kesal dan marah begitu?"

Sean menoleh kesamping dan berkata pada Yun Zhi "kenapa orang bernama Feng Shui dan Ningguan tersebut bisa berada disini?"

"Oh, itu. Mereka memang tahun lalu juga datang di pesta reuni kampus kami, dan mereka adalah teman dari Huo Tian yang merupakan teman satu kelas di kampusku dulu" jawab Yun Zhi.

"Begitu....." ucap Sean.

"Apakah ada masalah, kenapa aku merasa kamu tidak suka dengan Feng Shui dan Ningguang itu?" tanya Yun Zhi penasaran.

"Mer-" belum sempat Sean menjawab perkataan dari Yun Zhi, malah sudah terpotong oleh perkataan dari Feng Shui yang menghina dirinya.

"Wah-wah coba lihat sayang, siapa yang ada disini?" ucap Feng Shui dengan agak keras dan memancing perhatian semua orang disana secara sengaja.

"Eh....ternyata ada pria menyedihkan disini yang kehilangan cinta palsunya dan miskin pula" ucap Ningguang.

"....." Sean hanya diam saja dan menatap keduanya dengan begitu geram.

"Aneh sekali, kenapa kalian bisa membiarkan orang miskin seperti dirinya masuk kedalam pesta super mewah milik kita ini?" ucap Feng Shui dengan arogant dan sombong.

Mendengar perkataan dari Ningguan dan Feng Shui barusan, membuat orang-orang disana saling berbisik satu sama lain membicarakan Sean.

"Sean, apakah kau butuh pekerjaan atau sebagainya? Jika iya kau bisa datang keperusahaanku dan menjadi OB disana, bagaimana?" ucap Feng Shui dengan sengaja merendahkan martabat Sean dihadapan semua orang disana.

"Apakah yang terjadi diantara kalian bertiga?" tanya Huo Tian pada Feng Shui yang terlihat tertarik dengan masalah yang terjadi diantara Ningguang, Feng Shui dan orang yang tak dirinya kenal ini.

"Begini saudaraku, dia ini adalah pria yang tidak punya malu mengejar cinta Ningguang dan bahkan seharusnya dia sadar diri karena miskin dan tidak pantas untuk Ningguang. Sekaligus aku heran siapa yang membawanya masuk kedalam pesta super mewah milik kita ini?" jelas Feng Shui sambil kembali merendahkan dan mengejek Sean dihadapan semua orang.

Melihat semua itu membuat marah Yun Zhi dan dengan lantang dia berkata "Aku yang bawa dia kemari!! Kau ada masalah apa memangnya huh?"

Semua orang kini menatap kearah Yun Zhi, kini giliran Ningguang yang berkata "Wuah....kau cantik tapi sayang bersama degan kotoran nanyi bisa kehilangan sinarnya"

"Apa urusanmu huh?!" teriak Yun Zhi tidak peduli dengan siapa Sean yang dia tahu Sean adalah orang baik dan kekasihnya.

"Yun Zhi lebih baik kau tinggalkan dia dan bersamaku saja, bagaimana?" ucap Huo Tian dengan tatapan yang tidak leas dari bagian dada Yun Zhi yang terlihat menggoda.

Melihat tatapan mata yang ditunjukan oleh pria bernama Huo Tian itu pada kekasihnya, Sean langsung menarik Yun Zhi dan menyembunyikannya dibalik badanya.

"Dasar pria mesum, kuperingatkan kau untuk tidak ikut campu jika tidak ingin menderita kedepannya" ucap Sean menegaskan dengan tatapan dingin dan suara tegasnya.

Merasa dihina, Huo Tian menjadi murka dan berkata "dasar tidak tahu tempat, lebih baik kau segera pergi dari sini!!"

"Baik, aku akan pergi dan ingat ini perkataanku di otakmu itu"

"Nikmati waktu yang tersisa untuk kau bersenang-senang sebelum sengsara!" ucap Sean sambil keluar dari sana dan pergi keluar dari dalam ruangan tersebut dengan membawa Yun Zhi bersamanya yang mengikuti dengan patuh.

"Kalian dasar orang-orang jahat dan kejam, juga tidak punya akhlak" ucap Xu Qin sambil ikut meninggalkan ruangan tersebut mengejar Sean dan Yun Zhi.

"Orang rendahan dan miskin seperti mereka memang cocok bersama" cemooh Ningguang.

Mereka terus melanjutkan pesat tersebut dengan senang-senang dan meriah, sebelum pada akhirnya balasan atas perbuatan mereka telah datang.

Diawali dengan Ningguang, Feng Shui dan Huo Tian yang mendapatkan panggilan telpon secara bersamaan dari orang tua mereka yang marah-marah dan membentak mereka. Lalu menyuruh mereka pulang.

Namun mereka bertiga yang hendak pulang tidak bisa karena kedatangan polisi dengan senjata lengkap dan menangkap mereka bertiga atas kasus bermacam-macam.

Semua orang-orang disana hanya bisa diam tanpa bersuara menyaksikan semua adegan tersebut.

Sementara itu sekarang ini bukan hanya Ningguang, Feng Shui dan Huo Tian saja yang dalam kekacauan melainkan keluarga mereka juga ikut terseret dalam masalah yang berujung pada kehancuran keluarga mereka.

Dan semua itu adalah perbuatan seseorang.

Kembali pada Sean.

Mereka bertiga sekarang sedang makan bersama diruangan lain dalam restoran yang ada di Hotel Hikton, dengan hidangan yang begitu banyak dan berkelas serta mahal.

"Sayang, aku minta maaf telah menyeretmu dalam kejadian sebelumnya" ucap Yun Zhi merasa bersalah atas kejadian sebelumnya.

Sean tersenyum dang mengelus kepala Yun Zhi sambil berkata "jangan merasa bersalah begitu, aku dengan dua orang sebelumnya memang punya dendam pribadi jadi sekalian saja dengan kejadian sebelumnya aku balaskan dendamku pada mereka dan ada tambahan juga yaitu si Huo Tian"

"Jadi jangan merasa bersalah, ok?" ucap Sean pada Yun Zhi.

"Iya" jawab Yun Zhi.

"Ngomong-ngomong, apa yang kau maksud dengan membalaskan dendam barusan. Bukannya kau tidak melakukan apapun sebelumnya?" tanya Xu Qin penasaran dengan arti dari perkataan yang dikatakan oleh Sean sebelumnya barusan.

"Aku sudah menelpon seseorang untuk membereskan mereka sekaligus dengan keluarganya" jawab Sean.

"Begitu, sepertinya bunga kampus punya pria yang sempurna. Selain kaya dan berkuasa, juga tampan dan memiliki tubuh yang bagus" ucap Xu Qin.

"Jangan rebut dia dariku" ucap Yun Zhi.

Bersambung.......

Jangan lupa kasih dukungan kalian.

Like,Komen,Favorit,Vote&Rate 5 Bintang.

Terimakasih.

Terpopuler

Comments

Hary

Hary

SISTEM NGEWEK...

2025-03-05

1

kwon dae

kwon dae

LAYANAN? APAAN KOCAK, CUMAN MINTA UANG, KEKUATAN(GAK SEBERAPA),PEMBUNUHAN, PERUSAHAAN, GITU DOANG? KGK AD YG LAIN, PDAHAL MASIH ADA SISA, GOBLOK KNP GA DIPAKE

2024-10-19

0

Don T

Don T

gak seru.... tiba² jadi gitu😏

2024-01-23

4

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!