Saat sedang asik mengobrol bersama-sama, datanglah masalah menerpa.
Ada seorang pria dengan pakaian tuan muda generasi kedua datang menghampiri meja yang menjadi tempat duduk Sean dan Liu.
"Liu" panggil pria dengan pakaian tuan muda tersebut.
Sean dengan Liu menatap kearah sumber suara berasal dan menemukan seorang pria yang berpakaian bermerk.
"Gao Ming!" ucap Liu terkaget.
"Benar, aku kemari karena melihat adanya dirimu disini" ucap pria bernama Gao Ming tersebut.
"Apa yang kau mau?!" tanya Liu dengan nada bicara yang seolah tidak suka ada kehadiran tuan muda Gao Ming tersebut.
"Aku kemari ingin menemui kekasihku" ucap Gao Ming.
"Siapa yang kekasihmu! Enyahlah dari sini" tegas Liu.
Segera Liu berpindah posisi menjadi dibelakang Sean yang sedang berdiri.
"Kau! dasar wanita tidak tahu diuntung" ucap Gao Ming penuh penekanan.
"Siapa?" tanya Sean pada Liu yang berdiri dibelakang dirinya.
"Nanti aku ceritakan, sekarang tolonglah aku untuk keluar dari sini dan kalau bisa bawa aku pergi dari sini untuk menjauh dari orang jahat itu" jawab Liu.
"Liu, lihat saja aku akan membawamu hari ini apapun yang terjadi" tekan Gao Ming.
Liu dibuat ketakutan sampai tubuhnya bergetar dan memegang pakaian Sean dengan erat dari belakang.
Melihat kejadian ini membuat Sean paham ada yang tidak benar antara mereka berdua.
Saat Gao Ming hendak menarik Liu dengan kasar dan secara paksa dari belakang tubuhnya, Sean segera mencegah tindakan tersebut dengan cara menahan lengan Gao Ming.
"Siapa kau!! Leaskan lengan kotormu itu dari lenganku!!" teriak Gao Ming.
"Aku temannya Liu, dan sekarang ini aku sedang ada urusan dengannya yang belum terselesaikan jadi jangan kau coba-coba untuk membawa dia pergi dariku!" tegas Sean.
Gao Ming menghempaskan lengan Sean yang mencengkram lengannya dengan cukup kuat hingga terlepas.
"Kau hanya temannya disini, sedangkan aku adalah kekasihnya!!" tegas Gao Ming.
"Tidak!! Kau bukanlah kekasihku dasar pria tidak waras" tolak Liu dengan kuat.
"Kau dengar itu, kau bukanlah kekasihnya jadi tidak punya hak melarang-larang dirinya" ucap Sean memperjelas.
Gao Ming sudah dibuat naik pitam saat ini, sehingga dirinya segera berteriak "tangkap mereka dan habisi pria menjengkelkan ini!!"
Setelah berteriaknya Gao Ming, datanglang sepuluh orang pria berpostur kekar dengan pakaian serba hitam dengan kacamata hitam pula.
Liu yang melihat ini merasa ketakutan dan cemas sekali dengan kondisi mereka sekarang.
"Jangan takut, aku akan bereskan ini untukmu dengan cepat" jawab Sean dengan tenang.
Liu yang mendengar perkataan tersebut bagaikan mendapatkan harapan yang besar untuk selama dari perkara ini.
Liu tahu bagaimana sikap dari Sean sejak kuliah dulu, dia selalu menepati perkataannya.
Jadi ketika mendengar perkataan Sean barusan membuat harapan besar di hati Liu yang tidaklah lagi bisa tertahankan.
Gao Ming sendiri sudah dibuat kesal sekali sehingga kembali berteriak "segera habisi laki-laki itu dan tangkap Liu untukku segera!!"
Pertama-tama lima orang pria badan besar tersebut maju dan melakukan serangan pada Sean dengan kuat dan cepat.
Tapi dimata Sean semua serangan mereka percuma saja berkat kemampuan Raja pembunuh miliknya yang didapatkan melalui Layanan Sistem.
Satu pukulan datang dari arah depan dengan dua pukulan menyusul dari arah samping kiri dan kanan.
Sean bergerak menunduk dan melakukan counter attack yang kuat pada tiga orang didekatnya begitu keras sekali.
Buaggk!!
Bugggk!
Buaggkk!
Tiga pukulan telak diberikan pada masing-masing pria badan besar didekat Sean, dan pukulan keras itu berhasil membuat tumbang tiga orang pria badan besar dengan sekali pukulan saja.
Orang-orang disana yang menyaksikan kejadian tersebut begitu terkejut, karena bagaiman bisa seorang pengawal berbadan besar yang memiliki keterampilan professional tumbang dalam sekali pukul oleh seorang pria yang terlihat biasa saja.
Sean melihat ada kesempatan bagus untuk melakukan serangan, jadi tidaklah dirinya sia-siakan begitu saja.
Bugk!
Buagk!
Dua orang sisanya juga dibuat pingsan oleh Sean dalam sekali pukul.
Setelahnya Sean melirik kearah lima orang pengawal yang tersisa dengan tatapan tazam, apalagi saat ini Gao Ming hatinya sudah merasakan kecemasan melihat lima pengawalnya dapat ditumbangkan dalam waktu sekejap kata saja.
Namun melihat masih ada lima pengawal lagi yang dirinya miliki, segera perintah diberikan dirinya sambil berteriak "cepat habisi anak itu, apa yang kalian berlima tunggu hah?!"
Lima orang pengawal badan besar tersebut barulah sadar dari keterkejutan mereka setelah mendengar perkataan dari sang majikan.
Mereka berlima melakukan serangan bersama-sama, Sean tidaklah mau membiarkan mereka mengganggu waktu berharganya untuk bersantai lebih lama lagi dari ini.
Sehingga ikut melakukan gerakan menyerang dan bukan bertahan seperti sebelumnya yang mengandalkan counter attack sekali pukul saja.
Satu orang sudah berada dihadapan dirinya, dan segera diberi hadiah berupa tinju kuat pada dagunya hingga terjatuh dan pingsan.
Lanjut lagi satu orang dibagian belakang dirinya yang hendak menyerang dari belakang diberi hadiah berupa tinju keras pada ulu hati dan dagu sampai membuatnya terjatuh pingsan.
Tiba-tiba dari samping kanan dirinya ada satu yang mendekat dan melakukan pukulan dengan kencang.
Namun bisa dihindari dengan mudah oleh Sean dengan menunduk kebawah dan melakukan serangan ada bagian kaki lawan dengan kuat sampai membuatnya kehilangan tumpuan dan tidak bisa menjaga keseimbangan tubuhnya.
Sean yang melihat kesempatan yang ada segera menyerang dengan kuat dengan tiga pukulan yang berhasil disarangkan pada dada, rusuk kanan dan ulu hati pengawal itu sampai dibuat pingsan.
Sedangkan dua orang pengawal yang tersisa langkah mereka terhenti dengan hati gemetar ketakutan melihat kekekuatan dan kecepatan yang dipertontonkan pria dihadapan mereka yang sekarang menjadi lawan merek ini.
Sean dapat tahu bahwa dua pengawal yang tersisa sudah kena mental dan gemetar ketakutan, jadi dirinya tersenyum dalam hati sambil berjalan santai kehadapan dua pengawal yang tersisa tersebut.
Dan berbisik "booom"
Sambil berbisik 'boom', Sean juga mendaratkan satu pukulan keras pada ulu hati kedua pengawal tersebut hingga membuat keduanya jatuh pingsan juga seperti para rekan-rekannya yang lain disana.
Para pengunjung yang lain melihat adegan didepan mata mereka barusan yang menurut mereka begitu mengejutkan tersebut merasa kagum.
Berbeda dengan Gao Ming yang merasakan tatapan teror membunuh yang membuat bulu kuduknya berdiri ketika ditatap secara langsung begitu saja oleh Sean yang terlihat bagaikan monster dimatanya.
Sean berjalan mendekat kehadapan Gao Ming dan berkata "buang jauh-jauh dalam otakmu pikiran untuk mendapatkan Liu, dia milik diriku saat ini, paham!?" tegas Sean dengan tatapan mata horornya yang menatap langsung kedalam bola mata Gao Ming.
Selepa berkata demikian, Sean berbalik kearah Liu yang menatap dirinya dengan mata berbinar-binar.
"Kita pergi dan cari tempat makan lain" ucap Sean sambil menaruh uang diatas meja atas pesanan yang dirinya pesan sebelumnya.
"Baik" jawab Liu semangat dan patuh.
Mereka berdua pergi dari dalam sana dibawah tatapan banyak pasang mata yang memperhatikan mereka sedari tadi dengan berbagai tanggapan yang diberikan dan dipikirkan mereka berdua.
Sedangkan Sean dengan Liu sudah pergi dari sana dan menuju tempat lainnya.
... -.*****.-...
Sean dan Liu sedang duduk didalam restoran dengan tenang.
Mereka mengobrol sambil makan dengan bahagia dan penuh akan perasaan senang dalam hati masing-masing, terutama bagi Liu yang merasa begitu terpesona dan kagum akan sosok dati Sean.
"Terimakasih atas bantuan dirimu Sean, kalau tidak ada dirimu sebelumnya maka aku tidak akan tahu seperti apa nasib diriku berakhir dimasa depan" ucap Liu setelah selesai makan.
"Apa yang kau katakan, sesama teman harus saling membantu" jawab Sean.
Sesaat suasana hening diantara keduanya dan berhasil membuat suasana canggung.
Sebelum pada akhinya Liu berkata "Sean bagaimana hubunganmu dengan Ningguang?"
"Dia pergi dengan mantan sahabat baikku" jawab Sean.
"Maksudmu Ningguang pergi dengan Feng Shui?" tanya Liu.
"Benar, setelah mereka puas meraup hartaku hingga habis tidak tersisa mereka berdua menunjukan hubungan mereka selama ini dibelakang diriku" jelas Sean tenang.
Liu segera merasa bersalah karena telah membuat Sean mengungkit sesuatu yang menurutnya begitu ingin dilupakan.
"Sean....aku minta maaf telah membuat dirimu mengingat kembali masalah yang menurutmu ingin kau lupakan" ucap Liu.
"Tidak apa, lagipula aku sudah lebih baik dan bahkan setelah mereka berdua berbuat seperyi itu padaku aku malah mendapatkan hal yang paling berharga" jawab Sean.
"Syukurlah kalau begitu, dan boleh aku minta nomormu?" tanya Liu.
"Tentu" jawab Sean.
Selesai bertukar nomor telpon, mereka berdua berpisah disana.
Sean yang sekarang sendirian bingung harus melakukan apa setelah ini karena tidak ada kegiatan yang bisa menyibukan dirinya saat ini.
"Sistem berapa lama lagi coldown yang dibutuhkan untuk Layanan Sistem?"
{Layanan Sistem sudah bisa dipakai}
Mendengar perkataan tersebut membuat Sean terkejut, dan berpikir bagaimana bisa begitu?
"Apa yang terjadi, kenapa bisa begitu?"
{Sebenarnya waktu reset penggunaan Layanan Sistem adalah setiap kali hari sudah beganti tanggal}
"Jadi aku bisa melakukan permohonan kembali?"
{Benar}
"Bagus!! Aku akan melakukan permohonan di tempat lain saja"
Setelah membayar tagihan makanan atas dirinya dan Liu, Sean kemudian pergi dari sana menuju sebuah gang kecil yang cukup sepi.
"Sistem aku akan menggunakan Layanan Sistem"
{Silahkan}
"Aku ingin perusahaan terbesar dalam negeri ini menjadi milik diriku"
{Layanan diberikan}
{Mendapatkan 100% hak kepemilikan dari RVS Huangzi}
{Salah satu perusahaan properti terbesar dalam negeri yang memiliki aset harga pasar lebih dari 20 Triliun Yuan}
"Hahaha, bagus-bagus aku suka ini"
"Berikan aku satu kediaman mewah"
{Layanan diberikan}
{Selamat anda mendapatkan 1 unit villa mewah dan termegah yang ada di kota SS dalam lingkungan Xingkuan}
"Bagus-bagus, ini juga bagus sekali walau berada di kota lain dan mungkin aku harus pindah kesana"
"Sisa satu Layanan Sistem lagi, aku ingin supercar yang keren dan mahal"
{Layanan diberikan}
{Selamat mendapatkan 1 unit Bugatti Centodieci yang memiliki harga jual senilai 56,694,159.56 Yuan}
{Mobil sudah tersedia di parkiran umum didekat anda}
{Kunci mobil berada didalam tas sistem beserta dengan surat-suratnya secara lengkap}
Bersambung.......
Jangan lupa kasih dukungan kalian.
Like,Komen,Favorit,Vote&Rate 5 Bintang.
Terimakasih.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 90 Episodes
Comments
Izhar Dewantoro
ini kayak cerita jin dlam lampu,,,"monggo aku beri tiga permiantaan"
2024-08-18
0
Inyoman Raka
terlalu mudah tanpa ada nya misi
2024-08-17
0
Komar Ajikidul
katanya mau sukses tpi apa
2024-04-28
3