Kiss me now

Sudah terhitung tiga bulan Delia bekerja menjadi pramugari, dia begitu menikmati pekerjaannya ini, pantas banyak yang bercita-cita ingin menjadi pramugari, selain memiliki sallary yang tinggi, Delia bisa bertemu banyak teman dari berbagai tempat, selalu tampil cantik dan rapi, dan yang pasti, bisa keliling pulau tanpa harus membayar, malah justru dibayar.

Seharusnya hari ini Delia aa jadwal terbang ke Manado, tapi jadwalnya diganti tiba-tiba.

"Delia, Voni, kalian berdua hari ini ikut jadwal penerbangan internasional ya, kalian akan berangkat satu jam lagi, terbang bersama Captain Abian." Dewi, pramugari senior mengabari itu pada Delia dan Voni.

"Bener Mba Dewi?" Voni berseru senang.

"Iya, kamu temani Delia, ini jadwal pertamanya ikut penerbangan internasional."

"Beres Mba." jawab Voni sambil mengangkat jempolnya kegirangan.

"Seneng ya Von, bisa terbang bareng Captain handsome" goda Dewi.

"Pasti la Mba." ujar Voni, "Ahh tapi sayang, dia punya pacar" seketika Voni melemas.

"Baru pacar Von, semangat sebelum janur kuning melengkung" melihat raut sedih Voni Delia memberi semangat.

"Dia tuh bucin banget sama pacarnya Del, secara pacarnya model" Voni menyandarkan tubuhnya di sandaran sofa ruang flops.

"Oh ya! hebat donk berarti Captain Abian"

Delia yang memang belum pernah mengenal dan bertemu dengan yang namanya Captain Abian dibuat kagum.

"Hemm sebenarnya Captain Abian mau punya pacar model kayak apa juga bisa, kamu belum pernah lihat dia sih, dia tuh beuhh cowok idaman wanita" Voni membayangkan wajah Captain Abian "Ganteng, tinggi, kulit bersih, wangiii banget" Voni sampai menyandarkan kepalanya di bahu Delia. "Anggap kita hari ini ketiban durian runtuh Del."

Delia terkekeh, mengusap rambut Voni "Aku nggak mau ketiban durian runtuh ah, sakit tar kayak kamu."

Voni mengangkat kepalanya "Aku sumpahin kamu klepek-klepek sama Captain Abian ya."

Delia semakin tertawa "Sekalian donk nyumpahinya aku berjodoh sama dia, masa nyumpahinya setengah-setengah"

Sedang Captain yang mereka bicarakan sedang bermesraan dengan kekasihnya didalam mobil.

"Bi, aku pasti bakal kangen deh sama kamu." Attaya melihat Abian yang duduk disamping kemudi.

Kalau saja Abian laki-laki yang bisa disentuh, ingin sekali rasanya Attaya memeluk Abian, sayangnya, selama mereka berpacaran setahun lebih ini, Abian belum pernah menyentuhnya, padahal Attaya ingin berpacaran normal layaknya seperti wanita lain yang begitu dimanja oleh kekasihnya. Dicium, dipeluk, dicumbu, bahkan bila harus menyerahkan mahkotanya pun Attaya rela.

Abian juga melihat Attaya, dia membasahi bibirnya karena Abian menahan diri untuk tak menyentuh Attaya sebelum mendapat restu dari mamanya. Pagi ini kekasihnya terlihat sangat cantik dan seksi, Abian laki-laki normal, tak mungkin dia tak berkeinginan merasai bibir ranum milik kekasihnya, apalagi dia akan melakukan penerbangan ke negri China, tak bertemu beberapa hari kedepan dia pasti sangat rindu.

"Pulang dari penerbangan ini kita ketemu mama aku lagi ya" Abian menatap kedepan tak sanggup jika harus memandang Attaya terlalu lama, dia takut khilaf "Kamu tahu aku menahan diri selama ini Ya, karena mama belum merestui hubungan kita."

"Kalau begitu kita lakukan itu diawal saja Bi, kamu nggak harus menahan diri, kalau sudah terjadi mama kamu pasti akan nerima aku." jika sudah menceritakan perihal mamanya Abian, emosi Attaya langsung naik, "Kamu pikir aku nggak capek apa Bi selalu menyakinkan mama kamu? kamu juga harus tegas, aku nggak bisa jika harus menunggu ketidak pastian." Attaya membuang pandangannya kesamping, menahan air mata yang ingin meluncur.

Abian menarik nafasnya, dia tahu sebagai wanita Attaya pasti menginginkan kepastian, Abian sangat takut kehilangan Attaya.

"Tunggu aku pulang ya, aku pasti akan mengambil keputusan agar hubungan kita segera direstui mama."

Attaya kembali menatap Abian "Kiss me now, Bi, sebelum kamu terbang, baru aku akan percaya sama ucapan kamu." pinta Attaya.

Abian menundukkan kepalanya menelan ludah susah payah, "Trust me, i will definitely keep my promise"

Namun yang terjadi malah Attaya malah mendekatkan tubuhnya, menarik tengkuk Abian, masa bodoh dengan harga diri, Attaya sudah terlalu sabar menghadapi ketidak tegasan kekasihnya ini, dan ini yang Abian takutkan, dia tak bisa mengontrol diri, Abian ikut larut dalam ciuman Attaya, Abian yang awalnya ingin menolak, tapi dia tak bisa, Attaya terlalu memabukkan sehingga yang Abian lakukan adalah membalas ciuman Attaya.

Abian mengambil alih menarik tengkuk Attaya untuk memperdalam ciumannya dan Attaya mengalungkan tangannya pada leher Abian. Keduanya saling melummat satu sama lain dan bertukar saliva. Abian yang dibuat tersadar terlebih dahulu langsung melepaskan ciumannya.

Dahsyat, Abian merasakan dahsyatnya manis bibir Attaya namun dia masih bisa menguasai dirinya.

Attaya membuka matanya saat Abian melepaskan ciuman mereka, dan Attaya kembali memajukan wajahnya untuk kembali menyerang Abian.

"Tahan baby, sebentar lagi aku terbang, akan jadi masalah jika aku terlambat." Abian mengusap bibir Attaya yang basah karena ulahnya dengan ibu jari "Tunggu aku pulang oke." Abian langsung menarik kepala Attaya, dan mencium puncak kepala kekasihnya.

"Aku tagih janji kamu Bi, aku nggak mau lagi harus mengalah sama mama kamu."

"Iya, aku janji, kita akan buat mama terpaksa merestui kita."

Setelah merasa kekasihnya tenang, Abian keluar dari mobil Attaya, membukakan pintu untuk Attaya pindah di bangku kemudi, melambaikan tangannya saat Attaya membuka kaca jendelanya.

"Love you Bi." Teriak Attaya dari dalam mobil.

"Love you more baby" balas Abian, lalu Abian berbalik untuk menuju bandara.

Abian yang terlalu merasakan bahagia tak menyadari kehadiran temanya yang merupakan co-pilotnya.

"Ceileh Captain Abian yang bucin." Rendy langsung merangkul pundak sahabatnya.

"Kok baru sampai sih Ren?"

Abian terkejut, karena seharusnya Renald sebagai co-pilot harus sampai terlebih dahulu, untuk melakukan pengecekan dokumen penerbangan, dan dia langsung memarahi Renald.

"Maaf Capt, tadi bangunya kesiangan." Rendy nyengir kuda.

Abian melihat jam ditangannya, penerbangannya sisa empat puluh menit lagi, dia mendesah kebiasaan Renald jika habis berlibur pasti selalu datang terlambat.

"Cepat, penerbangan kita nggak lama lagi, jangan sampai citra kita sebagai partner terbaik dimaskapai ini langsung tercoreng gara-gara satu kesalahan kita."

Abian dan Rendy mempercepat langkah mereka, menuju ruang flops.

Kedatangan Abian tentu saja langsung menjadi pusat perhatian, sudah terbiasa buat Abian jika banyak sekali pramugari yang caper terhadapnya, namun Abian sama sekali tak terganggu ataupun tergoda, sebab hati Abian hanya terpaut pada satu wanita, yaitu Attaya kekasihnya.

Voni mencolek Delia "Del, ini yang namanya Captain Abian." Voni berucap lirih.

Delia yang sedang fokus pada hapenya langsung mengalihkan pandangannya pada sosok yang dibicarakan para pramugari, sebagai wanita normal, Delia tentu saja terkesima dengan sosok laki-laki yang sedang berdiri mengisi dokumen itu.

Benar kata Voni, Captain Abian merupakan sosok yang sempurna, melebihi ekspektasi yang Delia bayangkan, benar-benar perfeck, ini baru dari belakang, dan Delia belum melihat visualnya dari depan.

Dan saat Captain Abian berbalik dan berbicara untuk melakukan briefing, Delia dibuat melongo tak berkedip, mulutnya sampai menganga, baru kali ini Delia melihat laki-laki sebening Abian dan Delia sampai tak fokus dibuatnya.

"Hai kamu." panggil Abian pada Delia yang masih duduk disofa tertegun melihat Abian, dan tak menyadari jika dia yang dipanggil, membuat Abian kesal.

Voni langsung menyenggol lengan Delia untuk membuat Delia tersadar. Delia yang sadar langsung berdiri, dia begitu malu ketika semua orang menahan tawa melihat dia yang terpana pada Captain Abian.

"Dia pramugari baru?" tanya Abian pada salah satu pramugari yang sering terbang bersamanya.

"Iya Capt, dia bersama Voni menggantikan Velove dan Siska, karena mereka mendadak sakit." jelas pramugari berwajah oriental, dari name tagnya, dia bernama Cecilia.

"Jika kamu masih mau terbang sama saya, pastikan kamu harus fokus, kamu ikut pelatihan bukan?" tatap Abian tajam Delia.

"I-iya Capt." jawab Delia gugup, karena ucapan Abian yang sedikit ketus ditelinga Delia.

"Semua awak kabin yang terbang bersama saya adalah mereka yang kompeten, jika kamu tidak kompeten jangan harap kamu bisa terbang lagi bersama saya." ucap Abian penuh penekanan dan menusuk. "Kamu ikut pelatihan bukan? jika ikut pelatihan sebaiknya kamu tau harus tetap fokus apapun yang ada dihadapan kamu."

Kekaguman Delia pada Abian langsung saja sirna saat mendengar ucapan pedas sang Captain, Delia menggeram Delia sadar dia salah, tapi tak seharusnya Abian berucap pedas seperti itu, sangat berbeda dengan sifat Captain pertama saat dia terbang.

Terpopuler

Comments

Vony Ayu Sulistiowati

Vony Ayu Sulistiowati

koq namanya sama y Vony juga

2024-06-09

1

Wandi Fajar Ekoprasetyo

Wandi Fajar Ekoprasetyo

ini Abian yg pacaran sama Attaya kah?.......klo emang jodoh pasti berjumpa

2024-04-05

0

Femmy Femmy

Femmy Femmy

model pasti banyak yang sudah pada bolong duluan...🤭

2024-04-03

1

lihat semua
Episodes
1 Hari Bersejarah
2 Bertemu jodoh Abian
3 Kiss me now
4 Bukan pilot, tapi supir truk
5 Pesona Delia
6 Semua gara-gara Delia
7 Dasar Murahan
8 Kejutan Abian
9 Visual
10 Patah Hati Captain Abian
11 Tamparan keras
12 Kekesalan Delia
13 Rencana Abian
14 Membayar Hutang
15 Patrner Ranjang
16 Pengalaman Pertama
17 Pelukan Attaya
18 Kesalahan Delia
19 Bayi untuk Abian
20 Perdebatan Berakhir Manis
21 Sakitnya Abian
22 Setelah yang pertama, apa ada yang kedua?
23 Dia Milikku
24 Double D, Delia dan Daniel
25 Will You Marry Me
26 Rahasia yang tersembunyi
27 Perjuangan yang telah usai (Rendy)
28 Surprise untuk Delia
29 Mobil itu ...
30 Kamu Pembunuh
31 Mencari Bukti
32 Mengunjungi Rumah Ayah.
33 Harus berjuang
34 Pelukan Rindu
35 Salah Lawan
36 Kamu Lemah
37 Aku Minta Maaf
38 Sebuah Peringatan
39 Tak Tik Abian
40 Sebuah Kebimbangan.
41 Flight Attendant Story
42 Flight Attendant Story (II)
43 Flight Attendant Story (III)
44 Menghapus jejaknya.
45 Ujian Menahan Diri
46 Cinta Lokasi
47 Usaha Daniel
48 Hal yang tidak terduga.
49 Tak profesional
50 My Baby Girl
51 My Big Baby
52 Mencari Delia
53 Perjanjian Dua Orang
54 Galaunya Dua laki-laki
55 Pengakuan Papa Abian.
56 Berharap Bukan Mimpi
57 Rendy love's story
58 Keputusan keluarga Delia
59 Hari Bahagia
60 Keberhasilan Abian
61 Menyesal Menjadi Istriku?
62 Hidup yang Sempurna
63 Hadiah dari Arumi dan Arini
64 Menyelesaikan Masalah.
65 Take Me Fly Captain
66 Selingkuh
67 Tidak Peka
68 Cecilia dan Denisa
69 Penyesalan Denisa
70 Kehidupan Berbanding Terbalik
71 Pesta Kejutan
72 Aku Akan Bertanggungjawab
73 Pengumuman Pernikahan
74 Luka Hati Mama
75 Pertengkaran Dua Saudara
76 Perbedaan Nasib
77 Positif
78 Kurang Tokcer?
79 Keputusan Daniel
80 Mau Aku Bantu Delia hamil?
81 Periksa Kesuburan
82 Gosip
83 Jadwal Yang Tak Sama
84 Stupidity Abian.
85 Pertengkaran Kecil
86 Daniel sebenarnya
87 Firasat Abian
88 Perasaan Datang Silih Berganti
89 Beda Kapal, Beda Badai Yang Menerjang
90 Kisah yang Tak Sama
91 Siapa Miss Marsha?
92 Sikap Aneh Abian
93 Taruhan Mama Dan Minah
94 Wejangan Papa
95 Akhir Cerita Mengudara
96 Sudah Berakhir
97 Akhir perjalanan panjang
98 Ada yang aneh diperutku
99 Dua Embrio
100 Kebahagiaan Yang Sempurna
101 Bahagia Itu Sederhana
102 Hadiah kecil dari Abian
103 Kodrat Anak laki-laki
104 Jaga Lisan
105 Tamu Tak Diundang
106 I love You Delia (End)
107 Bonchap 1. Kelahiran Baby Twins
108 Bonchap 2. Awan dan Angkasa
109 Bonchap 3. Happy Ending
110 Pengumuman Karya Baru
111 Sepasang Sayap Angkasa
112 Pengumuman Karya Baru
Episodes

Updated 112 Episodes

1
Hari Bersejarah
2
Bertemu jodoh Abian
3
Kiss me now
4
Bukan pilot, tapi supir truk
5
Pesona Delia
6
Semua gara-gara Delia
7
Dasar Murahan
8
Kejutan Abian
9
Visual
10
Patah Hati Captain Abian
11
Tamparan keras
12
Kekesalan Delia
13
Rencana Abian
14
Membayar Hutang
15
Patrner Ranjang
16
Pengalaman Pertama
17
Pelukan Attaya
18
Kesalahan Delia
19
Bayi untuk Abian
20
Perdebatan Berakhir Manis
21
Sakitnya Abian
22
Setelah yang pertama, apa ada yang kedua?
23
Dia Milikku
24
Double D, Delia dan Daniel
25
Will You Marry Me
26
Rahasia yang tersembunyi
27
Perjuangan yang telah usai (Rendy)
28
Surprise untuk Delia
29
Mobil itu ...
30
Kamu Pembunuh
31
Mencari Bukti
32
Mengunjungi Rumah Ayah.
33
Harus berjuang
34
Pelukan Rindu
35
Salah Lawan
36
Kamu Lemah
37
Aku Minta Maaf
38
Sebuah Peringatan
39
Tak Tik Abian
40
Sebuah Kebimbangan.
41
Flight Attendant Story
42
Flight Attendant Story (II)
43
Flight Attendant Story (III)
44
Menghapus jejaknya.
45
Ujian Menahan Diri
46
Cinta Lokasi
47
Usaha Daniel
48
Hal yang tidak terduga.
49
Tak profesional
50
My Baby Girl
51
My Big Baby
52
Mencari Delia
53
Perjanjian Dua Orang
54
Galaunya Dua laki-laki
55
Pengakuan Papa Abian.
56
Berharap Bukan Mimpi
57
Rendy love's story
58
Keputusan keluarga Delia
59
Hari Bahagia
60
Keberhasilan Abian
61
Menyesal Menjadi Istriku?
62
Hidup yang Sempurna
63
Hadiah dari Arumi dan Arini
64
Menyelesaikan Masalah.
65
Take Me Fly Captain
66
Selingkuh
67
Tidak Peka
68
Cecilia dan Denisa
69
Penyesalan Denisa
70
Kehidupan Berbanding Terbalik
71
Pesta Kejutan
72
Aku Akan Bertanggungjawab
73
Pengumuman Pernikahan
74
Luka Hati Mama
75
Pertengkaran Dua Saudara
76
Perbedaan Nasib
77
Positif
78
Kurang Tokcer?
79
Keputusan Daniel
80
Mau Aku Bantu Delia hamil?
81
Periksa Kesuburan
82
Gosip
83
Jadwal Yang Tak Sama
84
Stupidity Abian.
85
Pertengkaran Kecil
86
Daniel sebenarnya
87
Firasat Abian
88
Perasaan Datang Silih Berganti
89
Beda Kapal, Beda Badai Yang Menerjang
90
Kisah yang Tak Sama
91
Siapa Miss Marsha?
92
Sikap Aneh Abian
93
Taruhan Mama Dan Minah
94
Wejangan Papa
95
Akhir Cerita Mengudara
96
Sudah Berakhir
97
Akhir perjalanan panjang
98
Ada yang aneh diperutku
99
Dua Embrio
100
Kebahagiaan Yang Sempurna
101
Bahagia Itu Sederhana
102
Hadiah kecil dari Abian
103
Kodrat Anak laki-laki
104
Jaga Lisan
105
Tamu Tak Diundang
106
I love You Delia (End)
107
Bonchap 1. Kelahiran Baby Twins
108
Bonchap 2. Awan dan Angkasa
109
Bonchap 3. Happy Ending
110
Pengumuman Karya Baru
111
Sepasang Sayap Angkasa
112
Pengumuman Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!