CH 7 : Jangan Bunuh Mereka

"Apakah sekarang kalian menyesal karena telah melakukan pemberontakan dan pengkhianatan terhadap Kaisar terdahulu? Yah, kalian pasti merasa sangat menyesal, karena setelah kalian semua mati hari ini, maka selamanya nama kalian akan dikenal sebagai Pemberontak dan Pengkhianat Kerajaan!" kata Evan kepada Para Prajurit Pemberontak tersebut.

Mendengar perkataan Evan, kini hati mereka semakin dipenuhi oleh rasa penyesalan yang semakin besar.

Namun mereka yang ingin memperbaiki kesalahannya, kemudian berlutut dan memohon kepada Evan.

"Tuan! Kami tahu, kami telah melakukan kesalahan yang sangat besar. Kami telah mengkhianati Kerajaan dan Kaisar terdahulu. Tetapi kami hanyalah prajurit yang mengikuti perintah. Kami tidak bisa menolak perintah yang diberikan oleh Pemimpin kepada kami. Tuan! kami mohon, beri kami kesempatan untuk hidup dan menebus kesalahan kami. Kami bersumpah, kami tidak akan pernah mengkhianati Kerajaan lagi sampai mati. Jika Tuan memberi kesempatan kepada kami untuk hidup, bahkan jika harus mengorbankan nyawa sekalipun, kami rela melakukan apa saja demi Kerajaan. Tuan, kami mohon, berilah kesempatan kepada kami untuk hidup dan menebus kesalahan yang telah kami lakukan!" kata salah seorang Prajurit mewakili semuanya memohon sambil berlutut kepada Evan.

Melihat Para Prajurit Pemberontak tersebut sedang berlutut dan memohon kepada-nya, bahkan mengucapkan sumpah, kemudian Evan menyela mereka semua.

"Apa kalian sedang memohon padaku? Apakah Prajurit Pemberontak yang tidak memiliki perasaan seperti kalian, layak untuk mendapatkan pengampunan dariku?" kata Evan mengeluarkan pedangnya yang diselimuti energi elemen petir.

Melihat Evan yang benar-benar ingin membunuh mereka semua, para prajurit pemberontak tersebut semakin berkeringat ketakutan.

"Tuan, kami mohon, berbelas kasih lah kepada kami. Kami tidak ingin, saat kami mati, kami dikenang sebagai seorang Pengkhianat. Berikan kami kesempatan untuk menebus kesalahan kami. Asal Tuan memberi Kami kesempatan, kami rela melakukan apa saja demi Kerajaan!" kata seorang prajurit pemberontak dengan tubuh yang gemetar ketakutan.

Tidak hanya prajurit tersebut, tetapi seluruh prajurit pemberontak yang berlutut di hadapan Evan, semuannya berlutut dan memohon kepada Evan dengan tubuh yang gemetar dan berkeringat ketakutan.

Terlihat dibalik rasa ketakutan atas penindasan yang diberikan oleh Evan, sebenarnya para prajurit pemberontak tersebut benar-benar berharap untuk diberi kesempatan hidup dan menebus kesalahan mereka.

Namun walaupun demikian, Evan tetap tidak peduli. Hingga disaat Evan ingin berbicara dan mengambil keputusan untuk membunuh mereka semua, tiba-tiba suara Elemen Kegelapan terdengar di dalam kepalanya.

*Evan, terimalah permohonan mereka. Beri mereka kesempatan untuk menebus kesalahan mereka.* kata Elemen Kegelapan membuat Evan merasa terkejut seketika.

*Kakak Kegelapan, apa yang kamu katakan? Mereka adalah para prajurit yang mengkhianati Kaisar Gu Tianxing dan membunuh rakyat mereka sendiri. Mereka adalah Para Pengkhianat. Kakak tahu bukan, seberapa benci diriku kepada Pengkhianat?* ujar Evan benar-benar tak habis pikir dengan apa yang dikatakan oleh Elemen Kegelapan.

*Aku tahu. Tapi sekarang, bukanlah waktunya untuk memikirkan perasaan pribadimu. Jika kamu membunuh mereka semua, maka masalah yang terjadi akan menjadi semakin besar. Dan aku sarankan, sekarang kamu cepatlah perintahkan seluruh Pasukan Gagak Malam untuk berhenti membunuh mereka, sebelum semuanya terlambat!* perintah Elemen Kegelapan tanpa alasan yang jelas.

Evan yang mendengar perintah tersebut, seketika benar-benar merasa heran dan bingung.

*Tapi, kenapa? Kenapa aku harus melepaskan mereka?* Evan yang merasa bingung mencoba bertanya.

*Lakukan saja apa yang aku katakan. Setelah semuanya selesai, maka aku akan menjelaskannya kepadamu!* kata Elemen Kegelapan.

Akhirnya karena perintah dari Sang Elemen Kegelapan, kemudian Evan mengambil keputusan untuk memberi Para Prajurit Pemberontak tersebut satu kesempatan untuk menebus kesalahan mereka.

"Baiklah! aku akan memberikan kalian satu kesempatan untuk menebus dan memperbaiki kesalahan kalian." kata Evan yang seketika membuat Para Prajurit Pemberontak tersebut merasa sangat senang.

"Tetapi, jika kalian berani melakukan satu kesalahan yang sama lagi, maka aku akan membuat kalian merasakan, apa itu Lebih Baik Mati Dari Pada Hidup." kata Evan menambahkan ancaman dengan tegas.

Namun setelah Evan memberikan ancaman sekalipun, Para Prajurit Pemberontak tersebut tetap merasa sangat senang dan gembira.

"Terima kasih Tuan! Terima kasih karena Tuan telah memberikan kami kesempatan untuk hidup. Kami berjanji, kami pasti akan menebus dan memperbaiki semua kesalahan yang pernah kami lakukan." kata seorang Prajurit mewakili semuanya.

Evan yang mendengar itu tetap diam dengan ekspresi dinginnya.

"Sekarang, kalian semua tetaplah berada disini. Jika kalian berani kabur satu langkah saja, aku bersumpah akan membunuh kalian semua!" kata Evan memberi ancaman kepada mereka.

Kemudian Evan berbalik badan dan mengepakkan Sayap Aura-nya.

Setelah itu Evan langsung terbang ke udara dan kembali ke Ibukota Kerajaan Gu, tempat terjadinya pertempuran.

Sesaat kemudian, tampak Evan yang kini sedang terbang di udara di atas benteng pertahanan Ibukota.

"Pasukan Kerajaan Gu, dengarkan aku! Kaisar kalian telah kami bunuh! Sekarang kalian sudah kalah! Jadi aku sarankan kepada kalian, menyerahlah dan jangan melawan! Jika kalian masih tetap tidak ingin menyerah, kami tidak akan segan untuk membunuh kalian semua tanpa tersisa!" perintah dan ancam Evan dengan berteriak sekencang-kencangnya.

Mendengar teriakkan Evan yang sangat kencang, dalam sekejap pertempuran di Medan Perang terhenti seketika.

"Hei! Kau, pria yang terbang di udara. Apakah kamu ada bukti, kalau kalian telah membunuh Kaisar Kami? Jika kamu tidak memiliki bukti, maka berhentilah berbicara omong kosong untuk membuat kami menyerah. Kaisar kami merupakan Kultivator Tingkat Kaisar Emperor. Dia tidak akan semudah itu dikalahkan oleh kalian. Apa lagi, ada Para Utusan Kerajaan Xiao yang selalu menjaganya. Kalian tidak mungkin bisa membunuhnya hanya dengan kemampuan seperti ini saja. Asalkan kami bertahan sebentar lagi, Kaisar dan Para Utusan Kerajaan Xiao pasti akan datang membantu kami!" kata salah seorang Prajurit Pemberontak membantah Evan.

Evan yang mendengar apa yang dikatakan oleh Prajurit tersebut, seketika menjadi sangat marah.

Dengan satu tembakan jarum peraknya, Evan membunuh prajurit tersebut, hingga membuat semua orang yang melihatnya merasa sangat terkejut.

"Dasar Anjing berisik!" ucap Evan dengan tatapan dingin.

*Kakak Kegelapan, kamu lihatlah sendiri bukan? bukan aku yang tidak memberikan mereka kesempatan, tetapi mereka sendirilah yang telah menyia-nyiakan kesempatan yang aku berikan.* kata Evan berbicara kepada Sang Elemen Kegelapan yang ada di dalam dirinya.

*Evan, kamu janganlah emosi. Hanya satu orang yang berbicara, orang itu tidak bisa mewakili semuanya untuk bicara. Kamu cobalah untuk berbicara kepada mereka sekali lagi!* ujar Elemen Kegelapan dari dalam diri Evan.

Mendengar apa yang dikatakan oleh Elemen Kegelapan, Evan benar-benar sangat kesal dan marah.

Namun Evan tetap mendengarkan apa yang dikatakan oleh Elemen Kegelapan kepadanya.

*Baik, aku akan mencoba berbicara sekali lagi kepada mereka. Tetapi, jika mereka tetap keras kepala dan tetap tidak ingin menyerah, maka Kakak tidak boleh menghalangi aku untuk membunuh mereka semua!* kata Evan dengan sangat terpaksa menyetujui apa yang dikatakan oleh Elemen Kegelapan.

Terpopuler

Comments

Ridwan Subhan

Ridwan Subhan

lanjuiit tambah seru nih

2023-07-13

2

Carlo R

Carlo R

kenapa kepala si wu shen ngga di bawa, biar mereka liat

2022-08-30

0

zamal78901

zamal78901

💪💪💪💪🦾🦾🦾🦾🦾

2022-06-22

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!