CH 2 : Mata-Mata

Siang harinya di Ibukota Kerajaan. Tampak Sai yang sedang duduk di dekat jendela di dalam sebuah Kedai Teh dengan tampilan penyamarannya.

Sambil berpura-pura menjadi pembeli dan meminum Teh yang ada di atas mejanya, Sai mencoba mendengarkan apa yang sedang diobrolkan oleh sekelompok orang di dalam Kedai Teh tersebut.

"Sekarang aku benar-benar menyesal tinggal di Ibukota. Dulu saat Kaisar Gu Tianxing masih hidup dan masih memegang kekuasaan, Kerajaan Gu tidak pernah mengalami kemerosotan ekonomi seperti ini. Sekarang setelah Panglima Wu Shen melakukan pemberontakan dan menjadi Kaisar, ekonomi Kerajaan Gu menjadi sangat sulit. Bahkan pembayaran pajak yang sebelumnya hanya dilakukan setengah tahun sekali, sekarang dilakukan setiap satu bulan." kata orang pertama.

"Kamu benar! Kaisar Wu Shen benar-benar keterlaluan. Dia hanya tahu berpesta dan minum arak setiap hari. Dia tidak pernah memperdulikan bagaimana keadaan rakyatnya. Dia sama sekali tidak pantas untuk menjadi seorang Kaisar!" kata orang kedua.

"Tapi mau bagaimana? Kita hanyalah rakyat kecil. Kita tidak bisa melakukan apa-apa. Lebih baik kita diam daripada nanti kita terkena masalah." kata orang ketiga menengahi.

"Kamu benar! Beberapa hari lalu, aku mendengar kabar ada satu keluarga besar yang dimusnahkan hanya karena menyinggung perasaan Kaisar Wu Shen. Sungguh malang nasib keluarga itu." kata orang pertama.

"Huh! Kaisar Wu Shen ini memang benar-benar......"

"Apakah kamu ingin mati? Jika kamu ingin mati jangan ajak kami!" kata orang ketiga segera menutup mulut orang kedua.

Kemudian orang kedua menyingkirkan tangan orang ketiga dari mulutnya dengan ekspresi kesal.

"Apakah kalian tahu, malam ini Kaisar Wu Shen akan mengadakan pesta perjamuan untuk menyambut kedatangan Para Sekutunya yang berasal dari Kerajaan Xiao." kata orang pertama memberitahu teman-temannya.

"Yah aku tahu! Aku dengar kalau mereka adalah dua puluh orang Kultivator Tingkat Kaisar Emperor yang sangat kuat. Aku rasa, mungkin tidak lama lagi Kerajaan Gu benar-benar akan dikuasai oleh Kerajaan Xiao." kata orang ketiga.

"Yah, itu sudah pasti!" kata orang kedua yang masih sangat geram pada Kaisar Wu Shen.

Sementara itu di meja lain, Sai yang mendengarkan pembicaraan ketiga orang itu, kemudian dengan tenangnya meminum Teh yang ada di tangannya.

Saat sedang meminum Tehnya, kemudian dari jendela yang ada di sampingnya, Sai didatangi oleh beberapa burung, kupu-kupu, dan tikus yang berwarna hitam putih.

Hewan-hewan dan serangga tersebut merupakan hewan ciptaan dari Teknik Lukisan Tinta Surgawi milik Sai.

Teknik Lukisan Tinta Surgawi milik Sai adalah suatu teknik khusus yang dapat mengubah lukisan menjadi hidup.

Hewan dan Serangga berwarna hitam putih tersebut terlihat sedang memberikan semua informasi yang mereka miliki kepada Sai.

Setelah semua Hewan dan Serangga tersebut memberikan semua informasi kepada Sai, kemudian Hewan dan Serangga tersebut kembali pergi untuk melanjutkan mencari informasi tentang situasi di Ibu kota Kerajaan sebanyak mungkin.

Sementara itu berbagai tempat di luar Kedai Teh tempat Sai berada, tampak Para Prajurit Mata-Mata yang sedang mencari informasi sebanyak mungkin dengan penyamaran mereka.

Waktu berlalu dengan cepat, hingga pada saat sore menjelang malam, karena informasi yang didapatkannya sudah lebih dari cukup, kemudian Sai dan Pasukan Mata-Mata memutuskan untuk kembali ke Perkemahan lebih awal.

Di dalam sebuah Tenda, tampak Evan Li dan yang lainnya sedang berkumpul untuk mendengarkan informasi yang akan disampaikan oleh Sai kepada mereka.

"Sai, katakan semua informasi tentang situasi di dalam Ibukota Kerajaan yang kamu dapatkan hari ini!" perintah Evan Li pada Sai.

"Saat ini keadaan di dalam Ibukota Kerajaan sangat memprihatinkan. Sejak Panglima Wu Shen menjadi Kaisar dan memegang kekuasaan atas Kerajaan Gu, Kerajaan Gu mengalami kemerosotan ekonomi yang sangat besar terutama di dalam Ibukota Kerajaan. Jika dibandingkan dari segi ekonomi, saat ini Kerajaan Gu sudah bisa dikatakan sebagai Kerajaan tingkat menengah atau bahkan tingkat rendah di daratan timur."

"Sejak Panglima Wu Shen menjadi Kaisar, beberapa Keluarga dan Sekte besar maupun kecil yang memiliki masalah atau pertikaian dengannya, kini semuanya telah dimusnahkan olehnya tanpa ada yang tersisa. Sedangkan Para wanita cantik yang berasal dari Keluarga dan Sekte yang telah dimusnahkan, mereka ditangkap dan dijadikan sebagai wanita penghibur untuk memuaskan Panglima Wu Shen dan Para Sekutunya!"

"Pemerasan yang dilakukan oleh Pemerintah kepada Rakyat dengan mengatasnamakan pajak membuat rakyat Ibukota Kerajaan semakin menderita. Banyak pedagang yang mengalami kebangkrutan pada usahanya. Karena keadaan ekonomi yang semakin memburuk, Perampokan dan Penjarahan seringkali terjadi di dalam Ibukota Kerajaan."

"Semenjak Panglima Wu Shen menjadi Kaisar, Dia tidak hanya tidak pernah memperdulikan bagaimana keadaan rakyatnya. Tetapi dia juga selalu berfoya-foya, bersenang-senang dan berpesta dengan para sekutunya dengan menggunakan uang yang diperasnya dari rakyat!." kata Sai menceritakan bagaimana keadaan di dalam Ibukota Kerajaan saat ini kepada Evan Li dan yang lainnya.

Mendengar seluruh laporan Sai tentang keadaan dan kondisi yang terjadi di dalam Ibukota Kerajaan, seketika membuat Evan Li dan yang lainnya merasa sangat kesal dan geram kepada Panglima Wu Shen dan Para Sekutunya.

"Sial! Sekarang aku benar-benar tidak tahan untuk memenggal kepala si brengsek itu! Aku tidak tahan lagi!" kata Sea Lin merasa sangat geram.

"Yah, sekarang aku juga menyesal karena tidak membunuhnya saat di pertandingan waktu lalu. Tetapi aku tidak ingin langsung membunuhnya. Aku ingin membuatnya merasakan, bagaimana rasanya lebih baik mati daripada hidup." kata Evan Li merasa sangat geram.

"Sebenarnya Tuan Jenderal, aku masih belum selesai mengatakan semuanya kepada kalian. Tadi yang aku katakan hanyalah keadaan dan kondisi yang terjadi di dalam Ibukota Kerajaan saat ini. Aku masih belum mengatakan semua informasi yang aku dapatkan!" kata Sai kepada Evan Li dan yang lainnya.

"Oh, kalau begitu kamu katakanlah semuanya. Jangan sampai ada yang terlewatkan." kata Evan Li kepada Sai.

"Dari informasi yang aku dapatkan dari Pasukan Mata-Mata yang menyelidiki keadaan Istana maupun keadaan tempat-tempat penting lainnya. Saat ini Ibukota Kerajaan dijaga oleh sekitar tiga ratus Kultivator Tingkat Kaisar dan sepuluh Kultivator Tingkat Kaisar Emperor. Dan dari informasi yang aku dapatkan sendiri, tepat pada malam ini Panglima Wu Shen akan mengadakan pesta perjamuan di Istana untuk menyambut kedatangan Para Sekutunya yang berasal dari Kerajaan Xiao. Aku dengar para sekutu ini merupakan dua puluh orang Kultivator Tingkat Kaisar Emperor. Jadi malam ini, kemungkinan besar Istana Kerajaan akan berkumpul tiga puluh orang Kultivator Tingkat Kaisar Emperor sekaligus!" kata Sai memberitahukan laporan terakhirnya kepada Evan Li dan yang lainnya.

Mendengar informasi tersebut, seketika Evan Li tersenyum senang.

"Hahaha, Bagus sekali! Karena malam ini mereka semua sudah berkumpul, maka aku akan menjadikan malam ini sebagai perkumpulan terakhir mereka!" kata Evan Li dengan niat membunuh yang besar dihatinya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...****************...

...****************...

...****************...

...****************...

Terpopuler

Comments

Mr. Dirg Ant

Mr. Dirg Ant

seru!

2024-01-08

1

Tunggal Siregar

Tunggal Siregar

mantap lanjut thor

2023-01-31

1

Trisna Tris

Trisna Tris

wah..... ceritanya keren... menarik... lanjut thor.... semangat...

2022-07-04

3

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!