"Mau ngapain ke mall? Mall kan jauh. Terus, kamu punya duit berapa mau ke mall segala?"
Madya memeriksa dompetnya. Di dalam tempat uang bergambar tokoh kartun itu hanya ada sisa uang 5.000.
Astaga, aku lupa kalau aku anak orang biasa aja. Sisa uang jajan aja tinggal segini. Kalau di jaman 2020-an, segini cuma dapat mie instan 2 biji. (Madya).
"Ehm ... Mas, mie instan sebungkus berapa ya?"
"Yang biasa kita beli itu ADC mie itu agak mahal 1.000-an. Kalau yang biasa kita beli itu 900."
Wuih, murah banget barang-barang jaman ini. Tapi sama juga bo'ong kalau aku punya duitnya cuma dikit. Terus mau belanja di mana pake duit 5.000 gini? Ke mall kan nggak mungkin. Nggak punya kartu debit atau kartu kredit pula. (Madya).
Eka menghentikan laju motornya di pinggir jalan.
"Kok berhenti, Mas?"
"Kamu tadi mau ke mall, padahal udah tahu kalau kita nggak banyak duit. Terus kamu nanya-nanya harga mi instan, padahal kamu kan sering disuruh ibu beli mi di warung. Kamu sehat?"
"Ahahah, aku sehat wal afitson. Cuma, aku agak lupa banyak hal, Mas. Mungkin aku ngalamin partial amnesia [hilang ingatan sebagian]. Jadi, tolongin aku ya kalau ada pertanyaan aneh-aneh jangan heran."
Eka memutar badannya hingga setengah menghadap ke belakang. Dia menempelkan punggung tangannya di atas kening Madya.
"Partial amnesia? Tahu dari mana istilah kayak gitu? Kamu masih anak SMA kok ngerti begituan?"
"Ehm ... dari film The Vow."
"Film apa tuh? Lagian, dari mana kamu nonton film? Jangan bilang kamu diam-diam nonton film di bioskop."
Duh, lupa. Film 'The Vow' baru tayang tahun 2012. (Madya).
"Eh, bukan, Mas. Aku lihat film yang udah tayang di TV, lupa judulnya. Pokoknya gitu deh."
Tangan Eka memegang kunci motor dan bersiap memutar kunci itu, tapi tertahan karena pertanyaan Madya yang berikutnya.
"Mas, kalau mau beli-beli parfum, bedak, lipstik gitu di mana ya?"
Sekali lagi Eka memandangi adiknya yang gemar mengikat tinggi rambutnya dan berkacamata itu. Adiknya tak pernah merias diri kecuali hanya dengan bedak bayi.
"Di warung Mbah Pawiro ada tuh."
Akh iya, kalau beli-beli kosmetik nggak pernah di mall tapi di warung Mbah Pawiro. Fyuh, meng-sedih. (Madya).
Madya menganggukkan kepala. "Ya udah deh, kita mampir ke sana ya, Mas."
***
Warung Mbah Pawiro
Madya melotot melihat penampakan Mbah Pawiro. Tentu saja dia kaget, di tahun Madya berusia 30-an, pemilik warung legend itu sudah meninggal. Kini dia serasa bertemu dengan setan.
Dia menguatkan hati. Pastinya tidak hanya Mbah Pawiro yang bagi Madya seperti 'hidup kembali'.
Dengan jantung berdebar kencang, Madya memilih beberapa kosmetik yang bisa dibeli dengan uang 5.000-nya.
Duitku cuma cukup buat beli make-up murah. Belum ada merk Lumekolor. Lagian kalau udah ada pun, aku nggak mampu beli. Akh, bodo amat, inget influencer-influencer, yang penting tekniknya. (Madya).
"Mb-mbah, tolong bedak merk Marini, alas bedak merk Sarisyantik, lipstick merk Sarisyantik."
Mbah Pawiro yang sudah tua tapi cekatan itu mengambilkan barang yang diminta Madya.
"Eh, Mbah, lipstiknya bukan yang merah cabe gini. Yang pink aja."
"Pink? Apa itu, Nduk?" [Nduk\=panggilan untuk anak gadis, bhs Jawa]
"Pink itu ... apa ya? Merah muda, Mbah. Jambon." [Jambon\=merah muda, bhs Jawa]
Mbah Pawiro mengangguk dan mengambilkan lipstick yang diminta Madya.
"Mas Eka, pinjem duit. Kurang 2.000 nih."
"Ckck, halah!"
Eka berdecak, tapi tetap saja dia merogoh sakunya. Dia mengulurkan uang 1.000-an sebanyak 2 lembar.
***
Di rumah
Setelah bertemu dengan bapak dan ibu, Madya masuk ke kamar. Tinggallah Eka bersama dengan ibunya.
"Sssttt, Bu, Madya aneh."
"Oh, kamu ngerasa gitu juga? Kirain cuma Ibu yang ngerasa. Ngomongnya kok jadi kayak udah dewasa gitu ya? Terus suka nanya-nanya hal di luar nalar."
"Itu dia, Bu. Terus tadi belanja alat buat macak [dandan]. Apa dia kerasukan?"
"Hah?" []
Bersambung ....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments
Nyai Suketi
wkwkwk
2024-02-06
0
Jajuk
ni cerita kalimatnya bnyak plesetannya jdi ikut mikir?
2023-03-25
0
Jarmini Wijayanti
suka thor seperti diri sendiri masa mudaku
2023-02-02
0