2. Terkejut

Beberapa bulan kemudian

Dengan mobil bekas pakai yang belum lama dibelinya, Madya mengunjungi sebuah rumah singgah. Rumah singgah itu diperuntukkan bagi ibu-ibu muda yang hamil tanpa rencana yang ingin menyelamatkan anaknya.

Tak sulit ditebak, di dalam rumah singgah itu terdapat banyak wanita muda yang perutnya sedang melendung. Namun, dia tidak mengunjungi para ibu muda itu karena tidak kenal.

Dia mengunjungi sahabat sekaligus saudara iparnya yang mendirikan rumah singgah mulia tersebut.

"Asa ... kangen." Madya memeluk sahabatnya itu sembari mengumbar kalimat kerinduan.

"Hayah, kangen apaan, kita kan ketemu kalau ada acara keluarga besar."

"Tapi ketemu kayak gini kan jarang."

"Eh, mobil baru nih ye. Jendes semakin di depan. Nadila nggak diajak?"

"Enggak, aku lagi pengen me time aja."

Mereka duduk di teras kamar Asa. Rumah singgah itu merupakan bekas vila sehingga tatanan dan suasananya estetik.

"Radisa mana?" Madya menanyakan anak Asa yang berusia 9 bulan.

"Tidur."

Asa menyuguhkan teh SariMambu, teh bermerk paling terkenal di negeri anonim ini. Madya menghirup aroma teh itu seraya memejamkan mata.

"Hidup emang kadang nggak ketebak ya, As."

Asa melirik jengah ke arah Madya mendengar panggilan khasnya disebutkan. Hanya Madya satu-satunya orang yang memanggilnya 'As'. Tidak mengapa sebenarnya karena itu adalah bagian depan namanya.

Dia hanya takut jika orang lain mendengar, mereka akan salah kaprah mengira namanya Asbak, Asbun atau malah Asu.

"Iya, aku masih inget waktu SMA kamu itu cupu hihihi." Asa tertawa kecil mengingat wajah culun Madya saat SMA.

"Sekarang aku cakep, kan?"

"Banget. Apalagi sekarang menyandang status jendes. Tahu sendiri kalau janda semakin di depan."

"Ini berkat kamu juga, As. Kan kamu yang ngajarin make up."

"Aku kan cuma mengawali. Selanjutnya, kamu udah banyak belajar dari tutorial di Kowetube."

Tiba-tiba Madya berdiri.

"As, aku kok kebelet gini. Padahal baru nyeruput dikit teh buatanmu. Jangan-jangan kadaluarsa ya?"

"Heh, ngarang aja! Ini teh SariMambu, teh nomer wahid seantero negara ini!"

"Iya, tapi tanggalnya kamu lihat enggak?"

"Lihat, lah! Udah sana masuk ke kamarku, ngelewatin tempat tidur, nah pojokkan situ toilet kamarku. Tapi jangan berisik, awas kalau sampai Radisa bangun!"

"Anterin dong!"

"Nggak akh, mau ngeteh."

Madya memasuki kamar Asa yang baru pertama kali dimasukinya. Sudah beberapa kali dia datang ke rumah singgah ini. Terakhir kali adalah saat Radisa, anak Asa, lahir.

Namun, baru sekali ini dia blusukan hingga ke dalam kamar pribadi Asa. Sebelumnya, acara perayaan kelahiran anak sahabat sekaligus saudara iparnya itu diselenggarakan di aula utama.

Dengan mengendap-endap dia menggunakan toilet. Sebisa mungkin dia meminimalisir suara kucuran pembuangan alami makhluk hidup yang akan membuat badan lebih enteng itu.

Selesai membuang air dalam dari dalam raganya, dia keluar dari toilet. Matanya menangkap bayangan seorang bayi berumur 9 bulan sedang tertidur dengan posisi tangan dan kaki terbuka maksimal.

"Akh, bayi ... lucu banget tidurnya," batinnya gemas.

Madya melihat ke sekeliling ruangan kecil itu.

Sungguh seperti kamar vila, karena memang bekas vila. Kecil. Namun, jika para penghuni ingin berkumpul, mereka bisa menggunakan aula.

Kayaknya damai banget hidup di sini. Bisa bantu banyak orang. (Madya).

Pandangan matanya kini beralih ke atas meja yang terdapat foto pernikahan Asa dengan Dion suaminya.

"Beruntung banget kamu dapet Dion. Dan nggak nyangka akhirnya kamu nikah sama Dion meski untuk dapet anak, kamu musti nunggu 9 tahun."

Madya mengingat bagaimana dirinya berperan serta dalam pertemuan Asa dengan suaminya. Madya Dui Brata mempunyai kakak laki-laki bernama Arsa Eka Brata atau biasa dia panggil Mas Eka.

Eka menikah dengan istrinya yang bernama Deolinda. Deolinda merupakan kakak dari Dion. Jadi, Madya dengan Dion adalah saudara ipar.

Asa masuk ke dalam kamar.

"Oh ... kirain pingsan atau kenapa. Pipis aja lama," kata Asa sembari mengelus dadanya.

"Kamu beruntung banget dapat suami kayak Mas Dion."

"Ini juga berkat jasa kamu, Mad. Karena kamu minta aku ngerias di nikahan kakakmu dengan kakak mas Dion, aku sama dia bisa ketemu."

Ya, berkat Madya yang merekomendasikan sahabatnya itu sebagai MUA, Asa dan Dion bertemu untuk pertama kali kemudian menjalin hubungan.

Ringkasan kekerabatan mereka adalah kakak Madya yang bernama Arsa Eka Brata menikah dengan Deolinda (kakak Dion), kemudian Dion menikah dengan Asa, sahabatnya. Maka kini Madya dan Asa adalah saudara ipar agak jauh. Ruwet, bukan?

Madya meletakkan foto pernikahan Asa dan Dion kemudian mengambil sebuah undangan pernikahan berwarna ungu di sebelahnya. Matanya terbelalak membaca nama yang tertera di sana.

'Usman Heriawan', mantan suaminya.[]

Bersambung ...

Terpopuler

Comments

yeyen melia😍😍

yeyen melia😍😍

nyimak

2023-01-27

0

sasri

sasri

🤗🤗🤭

2022-09-23

0

NAZERA ZIAN

NAZERA ZIAN

hahaha, betul jg tuh...

2022-08-05

1

lihat semua
Episodes
1 1. Perceraian
2 2. Terkejut
3 3. Aku Kenal Wanita Itu
4 4. Berandai Bersama Sahabat
5 5. Di Mana Aku?
6 6. Tukang Bully
7 7. Peristiwa Menyakitkan
8 8. Selamat Dari Pembullyan
9 9. Belanja Di ... Bukan Mall
10 10. Diobati
11 11. Berubah
12 12. Aku Tetap Madya
13 13. Masuk Sekolah
14 14. Ulangan Kimia
15 15. Mengikuti Alur Sejarah
16 16. Di Belakang Sekolah
17 17. Ceplok Telur Terjadi Lagi
18 18. Sama-sama Korban Rundungan
19 19. Ada Hati Yang Patah
20 20. Level Masalah Yang Berbeda
21 21. Berwasiat
22 22. Nilai dan Ranking
23 23. Bingung Dengan Keadaan
24 24. Terlambat
25 25. Sengaja/Tidak Sengaja
26 26. Complication
27 27. Menjenguk Daniel
28 28. Mempertahankan Alur
29 29. Kelas Dansa
30 30. Semua Orang Membenciku
31 31. Conversation Wizard
32 32. Mengungkapkan
33 33. Bercerita
34 34. Pertimbangan
35 35. Mencari Cara
36 36. Abu Sang Penyelamat
37 37. Latihan Dansa
38 38. Calon Mantu?
39 39. Sepertinya Dia Tahu
40 40. A Genius Is Born
41 41. Teman Tak Tahu Diri
42 42. Mendapat Pencerahan
43 43. Mendatangi Saksi
44 44. Mission Not Accomplished
45 45. Langkah Berikutnya
46 46. Menyerahkan Foto
47 Pengumuman
48 47. Balada Kehormatan
49 48. Adik Madya
50 49. Dijenguk
51 PENGUMUMAN
52 50. Mungkinkah?
53 51. Latihan Terakhir
54 52. Jangan Khawatirkan Yang Belum Terjadi
55 53. Ujian Laendler Dan Ujian Hati
56 54. Dipanggil Guru BK
57 55. Dikejar Zulfikar
58 56. Ditilang?
59 57. Dikejar Zulfikar (part 2)
60 58. Zulfikar Tahu Semuanya
61 59. Kukecewa
62 60. Dibawa Ke Mana?
63 61. Dilema
64 62. Jalan Buntu
65 63. Permintaan Eka
66 64. Kejutan Sebelum Latihan Debat
67 65. Aku Suka Kamu Suka
68 66. Daniel's Farewell Party
69 67. Bahagia Itu ....
70 68. Dua Bodyguard
71 69. Lomba Debat
72 70. Usman
73 71. Kepergian Daniel Dari Sekolah
74 72. Berkisah
75 73. Putus Atau Terus
76 74. Alarm Yang Berbunyi
77 75. Menggagalkan Pernikahan Eka
78 76. Mendatangi Elsa
79 77. Menjenguk Adik Daniel
80 78. Apakah Mereka?
81 79. Pertama Kali Merasa Tak Nyaman
82 80. Madeleine
83 81. Konsekuensi Setiap Kejadian
84 82. Pingsan
85 83. Titik Agak Terang
86 84. Attempting To Back To The Future
87 85. Guru Spiritual
88 86. Belum Rela?
89 87. Sebuah List
90 88. Relakan Semua
91 89. It Works, Doesn't It?
92 90. Hati Senang Walaupun Tak Punya Uang
93 91. Sekolah Baru Nadila
94 92. A New Life (THE END)
95 EXTRA PART
96 Closure
97 novel baru: PENCARIAN CINTA CEO AROGAN
Episodes

Updated 97 Episodes

1
1. Perceraian
2
2. Terkejut
3
3. Aku Kenal Wanita Itu
4
4. Berandai Bersama Sahabat
5
5. Di Mana Aku?
6
6. Tukang Bully
7
7. Peristiwa Menyakitkan
8
8. Selamat Dari Pembullyan
9
9. Belanja Di ... Bukan Mall
10
10. Diobati
11
11. Berubah
12
12. Aku Tetap Madya
13
13. Masuk Sekolah
14
14. Ulangan Kimia
15
15. Mengikuti Alur Sejarah
16
16. Di Belakang Sekolah
17
17. Ceplok Telur Terjadi Lagi
18
18. Sama-sama Korban Rundungan
19
19. Ada Hati Yang Patah
20
20. Level Masalah Yang Berbeda
21
21. Berwasiat
22
22. Nilai dan Ranking
23
23. Bingung Dengan Keadaan
24
24. Terlambat
25
25. Sengaja/Tidak Sengaja
26
26. Complication
27
27. Menjenguk Daniel
28
28. Mempertahankan Alur
29
29. Kelas Dansa
30
30. Semua Orang Membenciku
31
31. Conversation Wizard
32
32. Mengungkapkan
33
33. Bercerita
34
34. Pertimbangan
35
35. Mencari Cara
36
36. Abu Sang Penyelamat
37
37. Latihan Dansa
38
38. Calon Mantu?
39
39. Sepertinya Dia Tahu
40
40. A Genius Is Born
41
41. Teman Tak Tahu Diri
42
42. Mendapat Pencerahan
43
43. Mendatangi Saksi
44
44. Mission Not Accomplished
45
45. Langkah Berikutnya
46
46. Menyerahkan Foto
47
Pengumuman
48
47. Balada Kehormatan
49
48. Adik Madya
50
49. Dijenguk
51
PENGUMUMAN
52
50. Mungkinkah?
53
51. Latihan Terakhir
54
52. Jangan Khawatirkan Yang Belum Terjadi
55
53. Ujian Laendler Dan Ujian Hati
56
54. Dipanggil Guru BK
57
55. Dikejar Zulfikar
58
56. Ditilang?
59
57. Dikejar Zulfikar (part 2)
60
58. Zulfikar Tahu Semuanya
61
59. Kukecewa
62
60. Dibawa Ke Mana?
63
61. Dilema
64
62. Jalan Buntu
65
63. Permintaan Eka
66
64. Kejutan Sebelum Latihan Debat
67
65. Aku Suka Kamu Suka
68
66. Daniel's Farewell Party
69
67. Bahagia Itu ....
70
68. Dua Bodyguard
71
69. Lomba Debat
72
70. Usman
73
71. Kepergian Daniel Dari Sekolah
74
72. Berkisah
75
73. Putus Atau Terus
76
74. Alarm Yang Berbunyi
77
75. Menggagalkan Pernikahan Eka
78
76. Mendatangi Elsa
79
77. Menjenguk Adik Daniel
80
78. Apakah Mereka?
81
79. Pertama Kali Merasa Tak Nyaman
82
80. Madeleine
83
81. Konsekuensi Setiap Kejadian
84
82. Pingsan
85
83. Titik Agak Terang
86
84. Attempting To Back To The Future
87
85. Guru Spiritual
88
86. Belum Rela?
89
87. Sebuah List
90
88. Relakan Semua
91
89. It Works, Doesn't It?
92
90. Hati Senang Walaupun Tak Punya Uang
93
91. Sekolah Baru Nadila
94
92. A New Life (THE END)
95
EXTRA PART
96
Closure
97
novel baru: PENCARIAN CINTA CEO AROGAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!