Madya bingung. Dia harus menemui Yeni dan gengnya atau tidak. Namun, sebagai orang yang kembali dari masa depan dan telah mengetahui segala kejadian di depannya, terlalu bloon jika dia tidak menghindar.
Menghindar atau enggak? (Madya).
Dia memandangi ponsel gundul jadul yang di masa 2020-an mungkin sudah dijadikan ganjal kursi. Dia mulai menitikkan air mata, menangisi kebingungannya dan hantaman peristiwa masa lalu yang menyakitkan.
Dia ingat kala itu badannya dipenuhi dengan telur busuk ditambah tepung terigu yang telah berjamur membuatnya seperti adonan ayam goreng crispy yang siap digoreng. Bau yang menusuk membuatnya harus mandi dengan sebotol shampo dan 2 batang sabun.
Bau itu betah di badannya selama beberapa hari. Madya sampai kasihan kepada Asa yang pura-pura baik saja padahal bulu hidungnya sudah meronta-ronta tidak tahan dengan bau telur busuk yang menempel.
Aku harus gimana? (Madya).
Dia semakin tersedu kemudian menenggelamkan wajahnya di atas lipatan tangan.
Seorang wanita muda menghampiri. "Kenapa, Dik?"
Madya mendongakkan kepalanya. "Oh, nggak apa-apa, Kak."
"Nggak apa-apa kok nangis. Lagi ada masalah?"
"Ng-nggak kok, Kak. Iya ding, dikit. Eheheh. Aku bisa ngatasin kok, Kak. Makasih banget perhatiannya."
Mukanya sedih banget. Aku takut kalau anak ini nanti bundir atau apa. Masa SMA kan paling labil. (Kakak cantik).
Madya meyakinkan kakak itu bahwa dia tidak apa-apa. Gadis muda yang terlihat beberapa tahun lebih tua dari Madya itu pun kembali ke mejanya.
Kakak itu begitu perhatian, cantik, dan kayaknya nggak asing. Tapi siapa ya? Eh, kenapa bingung? Kenalan aja sekarang. (Madya).
Madya hendak mendatangi meja kakak cantik nan perhatian itu, tapi ponselnya sekali lagi mengeluarkan ringtone seperti penjual eskrim keliling.
Yeni.
Tangan Madya bergetar memegangi ponsel itu. Dia menengok ke arah jendela kafe.
Mereka udah siap-siap jebakan, kan? Ini udah jamnya. (Madya).
Dia mengangkat telepon itu.
📞"Halo, Yen."
📞"Mad, keluar dari kafe sekarang, ya. Aku udah di depan."
📞"I-iya, baik."
Dengan langkah lambat dia berjalan menuju pintu keluar kafe itu. Tiba-tiba langkahnya terhenti tepat 30 centi lebih 5 mili dari pintu.
Dia memejamkan mata.
Aku Madya Dui Brata, 35 tahun, seorang dosen sastra universitas swasta di kota Koja. Meski sekarang tubuhku dan sekitarku kembali pada masa SMA, aku tetaplah aku yang pernah melewati ini semua di duniaku yang dulu. (Madya).
Madya berbalik ke mejanya, mengambil tas dan barang-barangnya yang lain. Dia menenteng gelas berisi minuman yang masih sangat banyak menuju kasir.
"Kak, minta tolong, minuman ini mau aku bawa pulang aja."
Kasir itu memasukkan minuman ke dalam sebuah plastik (jaman itu belum banyak cup plastik), kemudian membayar pesanannya.
"Kak, ada jalan keluar yang lain selain pintu depan itu?"
"Ada, Dik. Pintu samping, tapi khusus karyawan."
"Boleh saya lewat situ?"
"Kenapa?"
"Gini, di depan sana ada anak nakal nggak bermoral yang mau ngerjain saya. Jadi, saya menghindar."
Kasir itu mengernyitkan dahinya. Sejurus kemudian dia mengangguk. Diam-diam kasir itu memiliki memori tentang gadis di hadapannya yang sebelumnya juga pernah dikerjai temannya di kafe itu.
"Oh, saya tahu. Geng yang itu ya, Dik?"
"Kok tahu?"
"Lhoh, minggu lalu kan habis berulah juga."
Madya berani bersumpah, dia tidak ingat peristiwa minggu lalu itu apa. Ingat, ini 18 tahun yang lalu. Dia tidak ingat dengan detil peristiwa apa yang dia alami.
Namun, dia mengingat peristiwa paling menyakitkan yang berhasil ditorehkan oleh Yenisa, si tukang bully.
"Jadi, boleh ya saya lewat pintu samping?"
"Untuk Adik, boleh."
Madya menerima bungkusan plastik berisi minuman dan beberapa lembar uang kembalian, kemudian beranjak menuju pintu samping.
Tunggu! Ada yang aneh. (Madya).
Dia kembali ke meja kasir. "Kak, kalau Kakak sering lihat aku dikerjain, kenapa nggak pernah nolong aku?" []
Bersambung ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments
Nyai Suketi
gvlok amit klo ms nurutin si yeni pdhl udh tau kjdian nya bkl kaya mna 😤
2024-02-06
0
sasri
👏👏😍😍😍
2022-09-23
0
langitsenja
yg bakalan jd kk iparnya madya y Thor...nebak hehee
2022-05-05
0