Sedangkan Aruna? Ia merasa jika Glory memiliki banyak hal yang ia ketahui tentang dirinya. Aruna merasakan hal itu tapi itu tidak mungkin kan?
“Kok bisa bareng adiknya Aksa? Kamu nggak digangguinkan sama dia?”Tanya Dava mengusap kepala Aruna yang diam. Ia melirik Glory datar.
“Matamu digangguin..!!! “ Ketus Glory memutar nola mata malas.”Males ngomong sama yang ngak punya otak..!” Lanjutnya ketus.,
Dava disana melotot mendengarnya. Aruna yang merasa aura yang kelam menahan lengan Dava.” Dia tadi nggak ngapa-ngapain aku, tadi kami ketemu didepan toilet jadi kami kesini bareng.”Ujarnya pelan menenangkan sang pria disisinya.
Glory mendenggus melihat kebucinan keduanya. “Siiapa taukan dia ngapa-ngapain kamu? “Tanya Dava disana dengan dingin.
“Nanti pas pulang loe periksa aja tu badannya Aruna kek biasa nya loe lakuin sama dia.” Ketus Glory dengan kesal.
“maksud loe?” jay menyahut dnegan pelan.
Glory terdiam kaget saat ingat jika ia keceplosan, ia terlalu kesal. Ia melihat Aruna dan Dava yang menatapnya. “Kok Dava suka meriksa badannya Aruna?” Lanjutnya Aksa juga heran,.
“Emang gue ngomong gitu yah?”Tanya Glory dengan polos.
Aksa disana mendenggus menjulak kepala sang adik.”Tolol.” Ujarnya.
Glory menggaruk kepalanya dan tersenyum. Hampir saja ia kena semprot. Aruna diam dengan pikirannya sedangkan Dava? Ia melirik Glory dalam tatapan rumit sebelum ada smirk makna miliknya.
'It seems he knows a lot about my life.' Batinnya Dava.
Glory diam sesaat menunggu pesanannya. Untunglah tidak diperpanjang. Ia melirik Aruna yang ternyata menatapnya dalam.
...----------------...
“Duh panas banget.”Gumam Glory sembari mengikat rambutnya asal, saat ini sekolah sudah sepi, ia membawa motor kakaknya tadi, jadi pulang dengan motor yang tadi ia bawa. Ia mengusap kepalanya melirik banyak kendaraan yang mengantri hendak keluar beserta mobil jemputan yang berjejeran di dekat jalan. Ia memilih duduk diatas motornya sembari menunggu sepi. Ia tak sadar jika ada sosok dibelakangnya yang ikut duduk diatas motornya juga sembari menatap semua yang di lakukan oleh Glory.
”Duh gerah banget nih.. au akh.” Gumam Gllory kesal mengibas ngibas bajunya. Ia menggeleng merasa kepalanya pusing.
Saat sekolah sudah sepi, tak ada yang mengantri dijalanan, tak qda lagi mobil memenuhi parkiran dan jalanan ia mulai menancapkan kunci motornya, mulai mengambil helm hendak pulang, tapi itu terhenti saat kunci motornya ditarik oleh seseorang, ia melirik kekanan mentap sang pelaku.
Dava...
Ia terdiam sebentar lalu menatapnya tak bersalah.”Mau nebeng?”tanyanya pelan.
Dava mendapatlan tawaran yang sangat memalukan itu diam menatap Glory dengan bengis.” Loe siapa?”Tanyanya Dava pelan.
Glory menggaruk kepalanya karena gatal.” Duh gue Nana adiknya Aksa, kenapa bang?”Tanyanya dnegan bingung.
Dava mendengar jawaban yang bukan yang ia inginkan itu mendenggus. Ia mendekat wajahnya pada pada Wajah nya Glory.
Glory memundurkan wajahnya menatap wajah yang sangat dekat dengannya, hidung mereka hampir menyatuh. “Kenapa loe tau tentang gue dan Aruna?”Tanyanya berbisik.
Glory terkaget, ia mengerjab merasa jantungnya berhenti berdetak, wajahnya mendadak pias, ia mengernyitkan kepalanya mencoba mencari jawaban yang bagus.” Yang mana bang??? Gue nggak tau.”Jawabnya dengan sedikit bergelombang akibat gugup.
Dava tersenyum miring menancapkan kunci milik Glory dimotornya. Ia mengusap kepala Glory sampai dileher Glory, ia mengusap keringat yang jatuh. Nafas Glory terasa tersekat merasakan tangan kekar iitu.” Gue harap loe enggak melakukann hal yang menarik, kalo nggak loe bakal menyesal.”Ujarnya, sebelumnya ia mencuri kepucan ditanganya sendiri yang bekas mengelap keringat Glory,
Glory meneguk saliva keringnya sampai Dava yang sudah melaju motornya meninggalkan dirinya yang bernafas legak, rasanya ttadi darahnya berhenti mengalir skaing takutnya.. tubuhnya terasa sangat lemas saat ini.
“Yatuhan.”Gumamnya pelan mengambil botol minum ditasnya, menghabisinya sebentar sebelum memilih pergi.
Oke mari kenalkan Dava itu Prontagonis Utama Pria, tapi sikapnya bukanlah seperti lelaki baik pada umumnya, ia menjerat Aruna dengan cara yang kotor yang tak lain adalah menidurinya secara paksa, Aruna yang dulu memang sudah trauma semakin takut membuat Dava semkain gencar melakukan aksinya dan mengurungknya. Dava tau Aruna yang sudah tidak memiliki mahkotanya selalu mengatakan dia wanita murahan dan terus melakukan aksi bejatnya, setuap malam, setiap dimana ia inginkan hingga Aruna sudah merasa dirinya tak berarti lagi. Sudah tak memiliki harga diri. Bahkan tak jarang ia melakukan kekerasan fisik kepada Aruna saat bercinta atau sedang marah seakan Aruna adalah pelampiasan milik nya.
Dava itu bajingan, bejat dan juga semua kejelekan ada padanya, ia bahkan tak segan menyuruh Aruna untuk menggugurkan kandungan mereka. Aruna yang tak kuat lagi pun memilih pergi untuk menyelamatkan anak dalam kandungannya tapi tidak bisa selalu saja gagal.
Sampai pada Dava berbalik mencintainya, melihat Aruna yang menangis karenanya ia merasa sakit, melihat Aruna memohon membuat ia bahagia. dava itu sosok manusia gila yang sesungguhnya.
Tintin. Glory kaget saat dijalan ia diklakson.”Jalan tu pakek mata, minggir woy..!!” Teriakan dari pengendara lain menyadarkan Glory.
Ia mengeleng dan menghela nafas memilih berhenti di stand cafe kecil minuman, ia butuh penyegaran diri.”Gila, gue nggak bisa hidup kayak gini, penuh ketakutan dan rasa bersalah. Bersalah karena gue nggak bertindak padahal tau mereka dalam bahaya dan takut, karena tau betapa jahat dan juga enggak manusianya mereka... “Gumamnya duduk dimeja yang tersedia.
” Penulis sialan, gimana bisa dia buat orang-orang yang jauh dari kata layak untuk hidup didunia ini.”Lanjutnya menghela nafas kesal. berselang beberaa menit pelayanm mendapanginya. Glory memesan satu Boba sugar Brown dan juga perkedel ayam dua piring saja.. ia butuh tenaga untuk berfikir.
...----------------...
Aruna berjalan riang dijalannya sesekali ia melompat dan tersenyum cerah. Ia menatap langit tak memudarkan senyumnya.”Makasih Yallah karena sudah beri Aru teman,” Gumamnya sendu.
Ia terkekeh mengingat bagaimana candaan Glory padanya tanpa jijik padanya.. ini pertama kalinya ia merasakan hal ini, ia merasa seperti dihargai dan diharapkan.
Tujuh belas tahun ia hidup tanpa kasih sayang, saat 6 tahun tiba-tiba ayahnya baik, ia merasa secerca harapan, ayahnya memandikannya melakukan hal yang menjijikan. Saat itu Arru sama sekali tidak paham akan hubungan yang ayahnya lakukan. Ia bisa merasakan ayahnya yang menyayangi nya.. tapi itu hanya omong kosong belaka. Ayahnya melecehkannya.
Aru kecil tidak pernah tau, ia selalu melakukan apapun yang ayahnya inginkan supaya ayahnya tidak lagi memukulnya dan membentaknya, ditambah ayahnya suka memberikan ia uang jajan. Pada ia dewasa dan paham apa yang ayahnya lakukan. Semuanya menjijikan, termasuk tubuhnya. benar kata orang dia hina dan menjijikan.
Ia bahkan lebih hina dibanding anjing.
Aru mengepalkan tangannya menundundukan kepalanya, air matanya jatuh dengan inatan-iangatan yang mengerihkan itu, sungguh ia jijik pada dirinya sendiri, sejak ia sadar dimana usia 14tahun saat memasuki SMP, gurunya tak sengaja melihat bercak dilehernya lalu bertanya. Arupun menceritakannya membuat guru tersbeut kaget. Ia mengarahkan Aru tentang apa yang ayahnya lakukan, baru Aru sadar, ia baru tau itu salah, ia juga baru tau ini menjijikan,. Ia mulai tak lagi memenuhi hasrat ayahnya, ia selalu mengurung diri dikamar saat pulang kerja, bahkan ia lebih memilih menginap di café temmpat ia bekerja dari pada dirumah terasa terancam.
“Aru..!!” Aruna terkaget saat tangannya ditarik paksa, ia mendongak menatap sang pelaku. Ia terdiam menatapnya lirih, lelaki yang menghancurkannya selama enam bulan terakhir ini. ia gemetar takut dibuatnya.,
Pria yang menghancurkan dirinya berkali-kali lipat....!
Tatapan pria yang tak lain adalah Dava itu tajam. “Ikut gue.” Ujar Dava dingin..
.
.
.
.
Janga lupa Vote yah! tinggal kan jejak kalian..!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 114 Episodes
Comments
Sri Mulyaningsih
ya harusnya pergi aja dari rumah di aruna, tinggal dirumah yatim-piatu, kan sekolah juga dapat beasiswa kan.
2022-12-26
0
🍡
Harusnya bukannya 'She' ya thor? kalo he itu buat cowok
2022-06-19
2
fellyzziania
lanjut thor lanjut
2022-04-26
0