Bab 7

“ Paman ayo pergi dari sini.” Bisik Glory pelan, sejujurnya dada Glory saat ini terpacu sangat kuat akibat rasa takutnya, tapi ia lagi dan lagi selalu berfikir jika dunia ini hanya fiktif belaka, jika ia mati itu bukanah hal yang harus ia hindari, setidaknya ia bisa tau jika ia mati ia akan kemana, kebumi dan ketubuhnya lagi atau keakherat bertemu dengan Tuhannya. Tapi lai ia hanya manusia biasa yang takut mati, takut terluka dan dilukai sungguh.

Dan takut masuk neraka...

Tangan Glory dihempas oleh pria asing itu, pria asing tersebut menggeleng pelan menatap Glory dalam gelap malam, ia harus ingat tujuannya jikda tidak maka ia akan mendapatkan akibatnya.

“Pa-paman..” Glory sedikit mencicit takut sebab ia takut dibunuh. Glory mengusap tangan satunya yang lain dan menunduk.

Pria asing itu mengusap kepalanya dan menghela nafas, ia menatap Glory lagi dan dengan pelan mengambil tangan mungil Glory, Glory mendongak menatap tangannya yang digandeng.”Kau mau tetap hidup kan?”Tanyanya.

Glory mengangguk ragu. Pria asing itu mengangguk.”Bagus. ikuti semua perkataanku. Jadilah anak penurut paham..!!!!” Tegasnya.

Glory mengangguk patuh. Prua itu tersenyum.”Namaku Dani, kau bisa panggil aku senyamanmu.”Ujarnya.

Glory mengangguk.”Namaku Glory tapi panggil Nona saja.”Bisiknya pelan.

Dani mendengarnya mengangguk mulai mengeluarkan hpnya untuk penerang dihutan tersebut. Ia akan membawa Glory keluar dar hutan ini.

Gloery dituntut berjalan ditengah gelapnya malam, sudah satu jam berjalan ia merasa nafasnya kembang kempis, Dani diam menatap sekeliling dan menghela nafas.” Tidak ada buruan untuk mengantikan jantungmu.. aku harus mendapatkan bukti jika kamu sudahku bunuh untuk tuanku.”Ujarnya pelan.

”Apa aku bunuh kamu saja langsung supaya tiak susah mencari penganti?”Tanyanya menatap Glory lekat serta seringai jahat terpatri diwajah miliknya.

Glory menggeleng cepat dengan matanya yang membesar dan memelas.” Tidak begitu... Biar aku saja yang mencari supaya kamu tidak lelah. Asal aku tetap hidup.”Bisiknya.

hahaha. ”Anak kecil bisa apa si.”Dengusnya membawa Glory keluar.

Glory menahan lelahnya dan kaki yang yang terasa berat, ia ingin menangis karena lelah ini. Dani melihat Glory yang tidak bergerak pun mengarahkan pencahayaan kewajah Glory, terlihat rambutnya yang berantakan dan keringat yang membasahi dirinya. Mata yang siap meluncurkan air matanya. ia menghela nafas. “Merepotkan.”Gumamnya sembari membungkuk.

Glory menatapnya pelan dan juga bertanya. "Kamu ngapain??"

Dani pun berkata.”Cepat naik atau aku akan berubah pikiran dan membunuhmu disini-“ Belum sempat ia melanjutkan ucapannya Glory sudah melompat keatas punggungnya kuat. ia bahkan terdiam dan mendengus. Ia bangkit dengan tangan mungil Glory mengalung dipundaknya.

Glory disana mengusap keringat miliknya dan tersenyum. ”Terimakasih.”Gumamnya.

Tertegun pria itu, saat begini masih bilang terimakasih? Dirinya sedang diculik loh. Ia menghela nafas dan juga berjalan melewati hutan yang lebat, sampai ia merasa tubuh Glory melemas dan kepala yang bersandar dipundaknya. Ia melirik kebelakang dan ternyata sosok Glory sudha tidur. Ia tersenyum tipis dengan apa yang ia lakukan.

Bodoh...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Diliain tenpat sosok keluarga besar Ming mengepalkan tangan akibat kehilangan anak perempuan tersayang mereka sedari semalam, “ Bagaimana putri kita Faisal..” Gumamnya lirih.

Faisal selaku ayah Glory diam menatap istrinya yang menangis sejak semalam, ia tak tau harus apa saat ini,

“Tuan.. Tuan... Tuan.. Nyonyaaa!!” Teriakan itu membuat keduanya melirik kebelakang dimana asal. Didepan kamar nya sudah ramai pelayan yang histeris karena ada jantung yang digantung didepan kamar milik Glory.

Faisal terduduk dilantai menatapnya. Sebab memang kamar Glory tepat didepan kamar miliknya.

“TIDAK...!!” Teriakan Tasya disana menggema tak kuasa hingga jatuh pingsans ebelum bisa berkata kata. Faizal menatap jantung itu nanar serta mengepalkan tangannya kuat.

”KUMPUKAN SEMUA PENJAGA RUMAH INI SEKARANG JUGA..!” teriaknya membuat semuanya langsung sujud didepan Faisal.

Faizal menatap jantung yang tergantung itu lirih. Air matanya tak tertahan jatuh, karena tidak mau terlihat lemah ia segera bangkit dan membuka pintu kamar Glorry mengabaikan jantung itu, sampai didalam ia segera menutup pintu itu kencang dan segera menatap kamar putrinya..

Tangisanya menjerit kuat tak tertahan mengingat putrinya yang manis, “Glory maafkan papi yang tidak becus menjagamu hiks hiks.” Tak kuasa ia mengambil baju sang anak dan memeluknya erat. Terasa rindu yang menguak didalam jantungnya. Sungguh ini sangat sakit batinnya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Dilain tempat sosok Glory diam melihat pria yang menculiknya, sampai kesebuah desa yang terlihat terpencil, ia menghela nafas mengeratkan pelukannya, sudah dua hari dalam perjalanan kesini dengan tubuh yang tidak pernah mandi membuat Glory terlihat seperti gembel tapi tetap cantik.

Dani berenti didepan rumah gubuk didepan nya. Segera masuk dengan Glory dalam gendongannya.

”DANI..!!!!” Teriakan itu menghentikan Dani dan Glory yang segera menoleh. Terlihat ibu-ibu yang berlari menghampirinya mengenakan baju daster lusuh.

Nafasnya naik turun.”Cepatt susul istrimu dikelinik baru saja dibawa pak RT karena anak pertama kamu menangis melihat istrimu terkapar jatuh disungai karena tergelincir. “ Ujar ibu-ibu itu tanpa menghiraukan Glory.

Gglory bisa merasakan tubuh Dani menegang mendengarnya. Danni disana menatap ibu tersebut.” Klinik mana bu? Apa klinik dekat sini atau di desa sebelah?”Tanyanya dengan panic.

“ Di Klinik dokter Hednri, soalnya klinik desa tidak ada dokter dan perawatnya semalam,”Ujarnya. Dani pun mengucapkan terimakasih dan segera berlari menuju tempat yang diucapkan oleh ibu itu dengan menggedong Glory. Glory merasakan tubuhnya terguncang akibat Dani yang berlari

Glory bisa merasakan betapa paniknya Dani, ia menghela nafas tak bersuara. Tapi tak tahan sebab ia mau muntah.”Paman kenapa tidak pinjam kereta atau sepeda saja supaya lebih cepat? Berlari tidak membuat paman cepat sampai.”Ujarnya dengan suara yang bergetar getar akibat Dani yang berlari..

Dani pun tertegun lalu mengutuk kebodohannya. Ia segra berlari kelain arah, ia pun berlari menemui kepala desa dan meminjamkan motor, kepala desa segera memberikannya motor dan merekapun bergegas pergi dengan motor butut milik kepala desa. Glory? Ia memeluk erat tubuh Dani sebab takut. Jalan ini sangat jelek sungguh.

Desa ini jauh dari kata maju, tapi sangat asri sebab dibawa kaki gunung, hawanya saja sangat segar ditambah ada banyak tumbuhan padi dan sayur-sayuran disekitar sini. Tempat yang sangat baggus. Sayangnya jalannya tidak bagus, ini masih tanah kuning biasa dan ada juga beberapa batu loral membuat perjalanan tidak mulus, mana lagi melewati ladang kebun teh semakin memacuh adrenalin

. “Ini memang jalannya jelek yah?”Tanya Glory tak kuat.

Dani menggeleng.”Ini jalan pintas, jika jalan besar nanti harus menghabiskan wkatu satu jam tapi kalo lewat sini paling 18menit sampai.”

Tapi yah liat jga dong. Ini namanya ngeprank malaikat maut..!!!” Batinnya Glory mendengus. Lihat hey jika mereka tidak hari-hari saja sudah pasi saat ini mereka terguling guling dijalan yang sangat curam ini.

Berselang beberapa menit mereka sampai disebuah klinik, cukup ramai, Dani segera membawa Glory menuju perawat dan menanyakan keberadaan istrinya, setelahnya menuju ruang ujung meninggalkan Glory yang lusuh dan loyoh. Glory mnggaruk pipinya menatap Dani dengan nanar.”Ini aku balik kerumah aja atau tetap disini yah? tapi aku tidak tau pulang harus menggunakan apa. Mami papi pasti sangat bingung mencariku saat ini.”Gumamnya menghela nafas bingung.

.

.

.

Bosan kah? masih awak oke.... lagi pula ini novel memang konflik nya tidak seperti novel aku yg lain. Ini novel santay hehe.. jangan lupa tinggalkan jejak yah!

Terpopuler

Comments

Sri Mulyaningsih

Sri Mulyaningsih

suka ceritanya

2022-12-26

0

💋VHIE💋

💋VHIE💋

ngperank malaikat🤣🤣astaga

2022-10-06

0

Nia♥♡♥

Nia♥♡♥

capee glory😂😭

2022-04-10

5

lihat semua
Episodes
1 Awal
2 Bab 1
3 Bab 2
4 Bab 3
5 Bab 4
6 Bab 5
7 Bab 6
8 Bab 7
9 Bab 8
10 Bab 9
11 Bab 10
12 Bab 11
13 Bab 12
14 Bab 13
15 Bab 14
16 Bab 15
17 Bab 16
18 Bab 17
19 Bab 18
20 Bab 19
21 Bab 20
22 Bab 21
23 Bab 22
24 Bab 23
25 Bab 24
26 Bab 25
27 26
28 27
29 28
30 29
31 30
32 32
33 33
34 33
35 34
36 35
37 36
38 37
39 38
40 39
41 41
42 42
43 43
44 44
45 45
46 46
47 47
48 48
49 49
50 50
51 Miskin
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 Asing
61 Bertemu
62 Merubah atau tetap pada jalur nya
63 Pelayan
64 Ribut
65 Anak kami
66 Jay
67 Kenyataan
68 untuk kalian
69 Bertemu
70 Makan bersama keluarga Cemara
71 Aruna life
72 Malam
73 Kembaran
74 Iri
75 Teman
76 Pulang
77 Rumah
78 Bukan kakakku
79 Nebeng
80 Tragedi
81 Dava
82 kebenaran
83 Kebenaran
84 antagonis sebenarnya
85 Dimas
86 marah
87 Marah 2
88 Harapan Glora
89 Harapan besar
90 Davaes
91 Menangis
92 Rencana
93 Ketahuan
94 Kembali terluka
95 Glora
96 Nilai
97 Alasan
98 Ikut sakit
99 Kesenjangan
100 Kasihan
101 Part Angga
102 senyum
103 Yo Ndak tau
104 Kebahagiaan
105 Ulah Glory
106 Teman
107 Pemaksaan tapi menyenangkan
108 Pulang
109 Gugurkan saja
110 Kesal
111 Tidak sendiri
112 Hilang
113 Otw Hiling
114 Dilarang
Episodes

Updated 114 Episodes

1
Awal
2
Bab 1
3
Bab 2
4
Bab 3
5
Bab 4
6
Bab 5
7
Bab 6
8
Bab 7
9
Bab 8
10
Bab 9
11
Bab 10
12
Bab 11
13
Bab 12
14
Bab 13
15
Bab 14
16
Bab 15
17
Bab 16
18
Bab 17
19
Bab 18
20
Bab 19
21
Bab 20
22
Bab 21
23
Bab 22
24
Bab 23
25
Bab 24
26
Bab 25
27
26
28
27
29
28
30
29
31
30
32
32
33
33
34
33
35
34
36
35
37
36
38
37
39
38
40
39
41
41
42
42
43
43
44
44
45
45
46
46
47
47
48
48
49
49
50
50
51
Miskin
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
Asing
61
Bertemu
62
Merubah atau tetap pada jalur nya
63
Pelayan
64
Ribut
65
Anak kami
66
Jay
67
Kenyataan
68
untuk kalian
69
Bertemu
70
Makan bersama keluarga Cemara
71
Aruna life
72
Malam
73
Kembaran
74
Iri
75
Teman
76
Pulang
77
Rumah
78
Bukan kakakku
79
Nebeng
80
Tragedi
81
Dava
82
kebenaran
83
Kebenaran
84
antagonis sebenarnya
85
Dimas
86
marah
87
Marah 2
88
Harapan Glora
89
Harapan besar
90
Davaes
91
Menangis
92
Rencana
93
Ketahuan
94
Kembali terluka
95
Glora
96
Nilai
97
Alasan
98
Ikut sakit
99
Kesenjangan
100
Kasihan
101
Part Angga
102
senyum
103
Yo Ndak tau
104
Kebahagiaan
105
Ulah Glory
106
Teman
107
Pemaksaan tapi menyenangkan
108
Pulang
109
Gugurkan saja
110
Kesal
111
Tidak sendiri
112
Hilang
113
Otw Hiling
114
Dilarang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!