Hai guys jangan lupa Like. komen sama Vote yah! itu ngaruh banget buat kelanjutan novel ini... Happy reading!
....
Oke kejadian sudah berlalu kian lama, Glory sudah satu, dua, tiga, empat. Lima akhhh sekarang sudah tujuh tajun ia memasuki tubuh bayi ini, dan ia baru sadar jika dirinya mengingat nama Glory Nona, Keluarga Miang atau bahkan Faizal, Glora juga. semua berputar dikepalanya bak kaset rusak, ia ingat jika Glora adalah Antagonis disatu buku yang ia baca.
Glory menhela nafas menggaruk pipinya sembari duduk diatas kasurnya memainkan handphone miliknya. Keningnya mengernyit sembari mendengar lagu yang ia sengaja di putar.”Masa si ini novel? Memang ada yah yang begitu?” Gumamnya pelan.
Jujur saja Glory bukan sosok yang mudah ingat nama-nama tokoh tapi bukan berarti ia lupa, apalah percakapan dinovel terakhir ia baca. Novel yang berisikan cerita tentang novel klase, dimana novel berisi tokoh utama yang katanya polos dan juga peiskopat. Hahaha Glory jadi ingin tertawa, bagaimana bisa penulisnya menulis hal konyol seperti itu? Jika ia memang benar-benar polos atau baik dia tidak akan pernah membunuh...! bahkan ketika orang itu jahat sekalipun, p3l4cur.. atau apapun itu, tidak ada hak untuk manusia membunuh, tidak ada hak untuk manusia menyiksa. Seperti manusia suci saja. itu penjelasan novel aneh baginya.
Novel berisikan tokoh utama dari keluarga kaya juga dengan dua kakaknya yang overprotektif menyayanginya, sampai pada ketika dia membunuh mereka tak akan marah, lalu bertemu dengan protagonis pria Utama dirumah nya dikarenakan kakak-kakaknya teman dari protagonis utama. akhhh klase sekali si.
Jadilah karena itu protagonis perempuan yang awalnya home schooling memilih meminta kepada ayahnya supaya bisa skeolah disekolah para kakaknya dan sang pria yang membuat ia jatuh cinta untuk pertama kalinya. Jadilah karena ia memaksa ia masuk sekolah tersebut
Akan tetapi nasib baik miliknya protagonis utama juga mencintainya sedari awal bertemu jadilah mereka jadian, tapi eh tapi jilka cerita tidak ada antagomis bukan mobel namanya bukan? Nah disini ada Glora yang menjadi antagonisnya. Yang bisa melakukan apapun termasuk membuly atau membunuh protagonis wanita, oke setiap antagonis berakhir jahat itu hal yang lumrah haha dan itu yang terjadi pada Glora. Glora akhirnya dibunuh dan dibuang disungai berisikan ikan piranha.
Glory menggigit kuku-kukunya.”Seharusnya bukanya dinovel itu cerita tentang Glora anak bungsu yang punya empat abang dan enggak ada guenya yah?”Gumamnya menghela nafas.
“Ini otak kok gini amat si., lupa lupa.. saking banyaknya novel yang gue baca jadi gini ih.”Ia memukul pelan kepalanya dna menhela nafas.
“Tapi gue harus gimana? Sedari awal sampek sekarang gue engak ketemu lagi sama Glora. Glora bahkan nggak boleh keluar dari rumah belakang. Gue harus apa yah? kasian dia mana dibenci keluarga dia dan harus ditolak cinta,, dibuang sama abang-abangnya berakhir mati tragis. Ini penulis nggak ada hati nurani apa gimana? Jangan-jangan penuilisnya psikopat.”Ia mendengus pusing.
“Mikirin apa si sayang?” Glory kaget ketika pipinya dielus ringan, ia mengerjab menatap siapa yang datang.
Ia tersenyum memeluk ibunya.”mami.. kangen banget sama mami.”Gumamnya.
Sang ibu malah terkekeh mengusap kepala anaknya.”Maafin mami yah sayang baru bisa main. Kenarin mami ada pemotretan dinegara sebelah jadi nggak sempet ketemu kamu.”Ia ingin mengajak anak kesayangannya tetapi itu bukan hal baik, ia harus menyembunyikan permata miliknya, jika tidak nanti akan ada banyak hama menggangunya. Glory hanya keluarganya memiliki keluarga Ming...
Glory disana mengangguk, ia tau jika mungkin Glora dulu pounya kakak kembaran tetapi karena keluarga ini hanya butuh satu perempuan jadilah ia dibunuh sejak bayi, dan sekarang ia yang masukkan? Ia mengangguk. ”Tapi mami bawa oleh-oleh kan buat Glo?”Tanyanya menaik tutunkan alisnya.
Tasya mencubit pipi anaknya pelan.”Jelas dong. Nanti pelayan kasih yah.” Ia duduk dikasur sang anak dan memeluk anaknya manja.
Glorry bersorak.”Terimakasih mami.”Gumamnya lalu berkata.”Tapi Glo juga punya hadia buat mami,. Liat dulu.”Ia bangkut memngambil sesuatu dari laci kamarnya.
Ibunya mengernyit melihat sang anak. Glory kembali dengan membawa sesuatu ditangannya, memberikan satu sapu tangan yang berukir Bunga Tulip dan juga tulisan tulisan 'Mami cantik' dari benang emas cantik.
” Ini aku beli kain yang bahan terbaik tetapi aku yang merajutnya ketika bosan buat mami., jadi jika mami lelah nanti mami tidak perlu khawatir. Mami hanya perlu mencium ini. terimalah ini dari Glory.”Ia memberikannya semangat.
Tasya tersenyum menerikanya, menatap yang ada disana, disana ada gambar bunga Tulip yang mekar, sangat cantik berwarna biru rua dikain berwarna biru langit itu, ada juga namanya dan juga nama anaknya dipaling sudut. Sangat cantik dan indah.”Wahh anak mami makin genius yah. terimakasih sayang.”Ia itu selalu ibunya bilang. Kalian tau karena apa?
Karena Glory ini menguasai tiga bahasa, diusia 1 tahun ia bisa berjalan, lalu sudah bisa bicara dengan terbata—bata. Bisa bermain sepeda dengan cepat. Bahkan sudha bisa menghitng membuat semua orang mengatakan ia bayi geius. Menambah kadar keluara ini mencintainya. Yahyah.. Glory gitu loh.
...----------------...
Hari ini adalah hari ulang tahun Glory, besok malam adalah pesta besar-besaran yang akan dilakukan oleh keliarganya yang biasa dilakukan satu tahun sekali, dan disana nanti akan ada para kakak-kakaknya. Ia bahkan belum pernah bertemu dengan para kakaknya dan kakeknya. Dikarenakan memang karena keluarga ini tidak terlalu mengharapkan anak perempuan jadi yah beginilah jadinya.
Ia memejamkan matanya kesal hari masih pukul 9 tetapi ia tidak bisa tidur, ia menelungkupkan tubuhnya kesal.”Apa yang harus aku lakukan? Secara berturut-turut aku ulang tahun dirayakan besar-besaran dikenalkan dipublikasi sedangkan Glora tidak. Padahal dia yang seharusnya mendapatkanya. Apa yang harus aku lakukan?”Gumamnya lirih akna tetapi hanya dihatinya.
Ia menatap boneka yang cukup besar disisinya. Ini Ia beli baru kemarin bersama ibunya, memang benar ia itu selalu disimpan dirumah dan jalan-jalan sesekali saja. Ia tersenyum tipis mengambil boneka yang ukurannya sebsar tubuhnya, tapi ia melirik boneka ukuran senang, akh seperti ia beri itu saja, ia berbalik mengambil boneka itu. ia berjalan menuju jendela kamarnya, sangat tinggi, ia mendengus lalu berjalan keluar.
“Nona mau kemana?” Glory kaget mendengarnya. Ia menatap kesamping tertegun, ia mengerjab dan meringis.” Mona bisakah aku meminta bantuanmu?”Tanyanya penuh harap pada sang pelayan pribadi miliknya. Ia memiliki dua pelayan pribadi, satu namanya Mona yang ada didepanya yang berusia 45tahun dan satunya lagi berusia 20tahun. mereka secara bergantian standby mengurusi Glory tak ada yang terlewat dalam satu menitpun mangkanya hanya ada satu saja, jadi yang satunya mungkin istirahat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 114 Episodes
Comments
Sri Mulyaningsih
sudah mulai ramai nih
2022-12-26
0
Ara
mampir thor
semangka
2022-05-16
0
Nia♥♡♥
smngtt kakak author💓💓😚
2022-04-01
1