Bab 4

Glora meneguk ludahnya kasar dan diam. Ia tak bisa berkata lagi melihat Glory yang bangkit ,menatap kamarnya. Glory menatap setiap sudut kamar Glora. Jauh dari kata baik, hemm bahkan kamar mandi Glory seribu kali lipat lebih baik, Glory menggigit bibir bawanya merasa bersalah akan hal ini. ia melirik Glora yang diam saja.”Kamu sudah makan?”Tanyanya basa-basi karena terlalu canggung.

Glora menggeleng pelan jujur. Glory membulatkan matanya mendekati Glora memegang bahunya.”Kenapa bisa belum makan jam segini? Apa kamu tidak diberi makan?”Tanyanya hampir berteriak. Glora disana bergetar menggeleng sembari memilin ujung baju usang miliknya.

Glory mendengarnya menatap Glora dalam, “Apa pelayan disini tidak pernah melayanimu dan memberimu makan?”Tanyanya serius.

Glora diam dan mengangguk pelan.”Apa kau disiksa?" Tanya Glory tapi Glora hanya diam menunduk kan kepala nya.

” Jawab Glora.. !! aku tidak akan mengatakan kepada siapapun tentang ini, ayoo percayalah padaku.”Ujarnya.

Glora disana menghempaskan tangan Glory kasar. Glory disana tersentak menatap Glora.”Iya aku tidak pernah diberi makan dengan baik, mereka memukulku dan juga mengejekku, menghinaku Karenna aku anak buangan. Jadi pergi sana aku tidak menyukaimu. Aku Membenci mu!”Ujar Glora diisana dengan gemetar menahan tangisan.

“Kamu membenbci ku?”Tanya Glory pelan dengan mata polos dan sedihnya. Meksipun ini bukan tubuh aslinya tapi ini terasa sakit.

“Iya aku benci kamu. Benci kenapa mereka hanya menerima kamu tapi tidak denganku. Kamu tau? Aku bahkan hampur mati berkali-kali. Di culik dan disekap, bahkan aku hampir dilecehkan dan mereka tidak peduli. Meeka hanya menjadikanku tamengmu supaya kamu hidup aman, damai dan tenang sedangkan aku? Aku hanya menjadi bayanganmu disaat semua orang mengira aku lah anak mereka dan akulah yeng merasakan semua celaka dalam kehidupan, dan kau? kau, kau hidup dengan baik tanpa harus khawatir ada orang jahat menyerang mu! makan makanan lezat tanpa harus takut kelaparan, tidur nyenyak tanpa harus takut kedinginan atau kepanasan.Dan kau tidak dituntut untuk sempurna. Nilai mu 7 saja kau akan mendapatkan pujian, sedangkan aku? aku mendapatkan nilai 9,9 saja sudah kena tampar dan dimaki....” Teriaknya menangis gemetar.

Ia menatap Glory penuh kebencian mendorong Glory kuat sampai Glory terjatuh dalam diam. " Harusnya kamu mati saja... Dan aku yang harusnya disayang... bukan kamu! Aku harap kamu cepat mati...!!" teriaknya kuat.

Glory diam mendengarnya, ia meneguk saliva kering. Glory bukan anak yang jahat, dalam kehidupan sebelumnya ia juga bukan yang licik atau yang jahat. Ia memilih cepat berdiri meski boking nya terasa panas dan sakit akibat dorongan Glora.

Glora menangis sesegukan disana memilih menutupi wajahnya. Glory mengangkat bibirnya berkali kali untuk bersuara tapi tidak jadi bersuara. Sampai ia menghela nafas sebentar dan berkata.

"Aku tidak tau hal itu.”Gumamnya lirih dengan mata yang bercakat-kaca.

“Kamu tidak akan pernah tau karena yang kamu tau itu hanya kebahagiaan dan limpahan kasih sayang..!” Bentak Glora . Entah dari mana keberaniannya, tapi semua yang ia pikirkan semua tercurahkan.

Dari lahir ia harus merasakan berkali-kali kesakitans ebab alergi susu sapi atau susu hewan lainnya, sedangkan ingin membeli ASI itu sangat mahal, jadi ia dikasih air beras yang baru dimasak untuk menjadi nasi oleh pelayannya supaya ia tetap hidup.

Pelayan yang menjaganya dulu sudah pulang kampong diganti dengan pelayan baru, setiap hari memukulnya dan juga mencaci makinya. Tidak ada yang peduli, berkali-kali hampir mati karena kasus penculikan.

Hidupnya penuh kesakitan.

“Keluar..!!!” Glora mengusir Glory.

Glory mengerjab mendengarnya. Ia diusir??? Glory disana mengangguk dan mengambil kotak nasinya dan juga kotak bekalnya tadi. Ia menaruh diatas meja dan berkata.”Ini untukmu, maafkan aku. Aku menyayangi mu...”Ujarnya lalu melangkah menuju jendela dan melompat tanpa takut.

Glora yang melihatnya kaget, ia pun bergerak melihat keadaan Glory. Tapi yang ia dapatkan adalah kaki Glory yang keatas sedangkan kepalanya entah kemana.

”Glory kau-kau tidak apa-apa?”Tanyanya dengan pelan khawatir. Takut jika Glory kenapa-napa dia yang disalahkan.

Ia bisa mati dipukul oleh orang tuanya.

“Aku tidak apa, tenanglah.”Kepala Glory muncul dengn wajah penuh tanah dan darah dipelipisnya. Ia jatuh tak elit sebab tidak bisa menyeimbangkan dirinya. Ia menepouk-nepuk roknya dna bangkit meksipun sedikit meringis.

”Dada Gloraa.... aku pulang. “Ujarnya dengan ceria tanpa beban.

Glora menatapnya dalam sapai Glory menjauh dan tidak terlihat. Ia menghela nafas menutupi jendela. Ia mengambil boneka yang diberi oleh Glory tadi, namun ia terdiamm ia merasa boneka itu beda dari boneka yang ia punya. Lalu ia memeriksanya.. dan ia menemukan resleting diboneka itu, ia membukanya dan..

Srukk.... Mulutnya terbuka lebar dengan tangan yang memegang dadanya, banyak uang yang sudah di lipat dengan baik jatuh dari resleting itu. itu uang semua dengan angka 100dolar. Ia menatapnya dalam diam, itu uang?? Tapi-tapi ini sangat banyak. Ia menarik boneka itu lagi dan mengguncangnya membuat semakin banyak uang jatuh. Ia mengambil salah satu uangnya dan menatapnya kagum.

” Apa ini Uang asli..?”Gumamnya lirih dan mengumpulkannya lagi memasukinya kedalam boneka itu, tapi ia menemukan kertas didalamnya, ia segera mengambilnya dan memberikannya.

“Hai kembaranku. Ini semua tabunganku, aku tau kamu tidak hidup dengan baik disana, karenanya aku memberikan tabungan ini. aku tau uang ini tidak bisa disamakan dengan keluarga atau kasih sayang tapi aku berharap kau hidup dengan sangat baik dan layak disana, makan apa yang kamu mau dan yang kamu butuhkan. percayalah aku sangat menyayangimu..!!!”

Air mata Glora disana menetes tanpa diminta. Hatinya menghangat, ia pikir tidak ada yang menyayanginya, ia mengusap air mata dan menyimpan surat itu kedalam tumpukan uang yang ada disana menaruhnya dibawa kasur takut jika pelayan masuk mendatanginya. Selama ini baru kali ini ia melihat begitu banyak uang, ia sekolah tidak diberi uang melainkan bekal, itupun dengan porsi yang cukup sedikit. Makan siang pun ia jarang dapatkan sebab pelayan tak memberikannya.

Ia mengambil kotak bekal yang disana, ia membukanya, isinya sudah acak-acakan tapi ia bisa mencium aroma harum dari sana, ayam kecap dan nasi goreng. Ia menangis seab ia sangat suka ayam kecap tapi sangat jarang ia memakannya bahkan banyak beberapa kami saja. Ini ayamnya sangat besar. Ia mengambil ayamnya dan memakannya. Ia menangis sambil makan.

”Terimakasih kakak..” Gumamnya lirih sembari makan, ia tersenyum bahagia.. bahagia karena tau ada yang menyayanginya dan bahagia bisa makan makanan yang ia sukai dengan porsi besar. Akh apa ia harus sisakan separuh untuk makannya besok? Sepertinya iya..!! tapi ia takut nanti ayamnya akan basi. Ahk ia harus menghabiskan malam ini supaya pelayan nya tidak curiga.

“Astaga nona. Ona tidak apa-apa?” Darel kaget meliht nonanya sampai dengan pakaian kotor dengan wajah yang juga kotor bahkan bedarah.

“Nona.. nona terluka..”Mona mendekatinya dengan gemetar takut beserta khawatir.

Glory menyengir dan terkekeh.”Aku terjatuh saat pulang kesini Mona, Darel.. jadi jangan marah yah.”Ia memegang telinganya sekaan meminta maaf.

Keduanya menggigit bibir bawanya gemas dibuatnya. “Baik-baiklah nona, jika begitu ayo cepat pulang. Kita bersihkan luka nona.”Gumam Darel dan menggendong Glory menuju kamarnya.

Andai tuan dan nyonya mereka tau, pasti mereka akan mendapatkan hukuman berat.

Glory menurut mengalungkan tangannya dilehernya Darel.” Paman, Glory mau paman pecat semua pelayan yang mengasuh Glora paman, dan ganti dengan pelayan yang ada dikediamanku saja. “Ujarnya pelan

“Tapi nona, tuan pasti akan marah.” Gumamnya lirih. Ia menatap Glory dengan nanar ia yakin Glory sudah tau keadaan kembarannya yang jauh dari kata baik disana.

Glory menggeleng.”Hanya satu dan aku akan memberitahukan ayah. Ini hanya rahasia kita paman,,” ujarnya berbisik. Darel menatap nonanya dlam dan mengangguk. Nonanya sangat baik..!!!”

Haii...Jangan lupa tinggalkan jejak yah guys..!

Terpopuler

Comments

Ara

Ara

boom like dlu ahh

2022-05-16

1

ZahraMarzia

ZahraMarzia

aku pindah ke sini aja Thor sekalian nungguin Caisar dan Cleo 🥰🥰🥰

2022-04-08

0

Nia♥♡♥

Nia♥♡♥

huh semngt kakak cantik❤❤

2022-04-06

1

lihat semua
Episodes
1 Awal
2 Bab 1
3 Bab 2
4 Bab 3
5 Bab 4
6 Bab 5
7 Bab 6
8 Bab 7
9 Bab 8
10 Bab 9
11 Bab 10
12 Bab 11
13 Bab 12
14 Bab 13
15 Bab 14
16 Bab 15
17 Bab 16
18 Bab 17
19 Bab 18
20 Bab 19
21 Bab 20
22 Bab 21
23 Bab 22
24 Bab 23
25 Bab 24
26 Bab 25
27 26
28 27
29 28
30 29
31 30
32 32
33 33
34 33
35 34
36 35
37 36
38 37
39 38
40 39
41 41
42 42
43 43
44 44
45 45
46 46
47 47
48 48
49 49
50 50
51 Miskin
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 Asing
61 Bertemu
62 Merubah atau tetap pada jalur nya
63 Pelayan
64 Ribut
65 Anak kami
66 Jay
67 Kenyataan
68 untuk kalian
69 Bertemu
70 Makan bersama keluarga Cemara
71 Aruna life
72 Malam
73 Kembaran
74 Iri
75 Teman
76 Pulang
77 Rumah
78 Bukan kakakku
79 Nebeng
80 Tragedi
81 Dava
82 kebenaran
83 Kebenaran
84 antagonis sebenarnya
85 Dimas
86 marah
87 Marah 2
88 Harapan Glora
89 Harapan besar
90 Davaes
91 Menangis
92 Rencana
93 Ketahuan
94 Kembali terluka
95 Glora
96 Nilai
97 Alasan
98 Ikut sakit
99 Kesenjangan
100 Kasihan
101 Part Angga
102 senyum
103 Yo Ndak tau
104 Kebahagiaan
105 Ulah Glory
106 Teman
107 Pemaksaan tapi menyenangkan
108 Pulang
109 Gugurkan saja
110 Kesal
111 Tidak sendiri
112 Hilang
113 Otw Hiling
114 Dilarang
Episodes

Updated 114 Episodes

1
Awal
2
Bab 1
3
Bab 2
4
Bab 3
5
Bab 4
6
Bab 5
7
Bab 6
8
Bab 7
9
Bab 8
10
Bab 9
11
Bab 10
12
Bab 11
13
Bab 12
14
Bab 13
15
Bab 14
16
Bab 15
17
Bab 16
18
Bab 17
19
Bab 18
20
Bab 19
21
Bab 20
22
Bab 21
23
Bab 22
24
Bab 23
25
Bab 24
26
Bab 25
27
26
28
27
29
28
30
29
31
30
32
32
33
33
34
33
35
34
36
35
37
36
38
37
39
38
40
39
41
41
42
42
43
43
44
44
45
45
46
46
47
47
48
48
49
49
50
50
51
Miskin
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
Asing
61
Bertemu
62
Merubah atau tetap pada jalur nya
63
Pelayan
64
Ribut
65
Anak kami
66
Jay
67
Kenyataan
68
untuk kalian
69
Bertemu
70
Makan bersama keluarga Cemara
71
Aruna life
72
Malam
73
Kembaran
74
Iri
75
Teman
76
Pulang
77
Rumah
78
Bukan kakakku
79
Nebeng
80
Tragedi
81
Dava
82
kebenaran
83
Kebenaran
84
antagonis sebenarnya
85
Dimas
86
marah
87
Marah 2
88
Harapan Glora
89
Harapan besar
90
Davaes
91
Menangis
92
Rencana
93
Ketahuan
94
Kembali terluka
95
Glora
96
Nilai
97
Alasan
98
Ikut sakit
99
Kesenjangan
100
Kasihan
101
Part Angga
102
senyum
103
Yo Ndak tau
104
Kebahagiaan
105
Ulah Glory
106
Teman
107
Pemaksaan tapi menyenangkan
108
Pulang
109
Gugurkan saja
110
Kesal
111
Tidak sendiri
112
Hilang
113
Otw Hiling
114
Dilarang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!