Suaminya menghela nafas pelan.”Sebenarnya aku tidak mau memberikan dia nama, tetapi karena dia berguna maka aku beri dia nama Glora Nana, tidak usah pakai nama keluarga. Aku tidak mau. Ayoo pergi suruh pelayan saja yang menjaganya. Aku tidak mau anakku kupingnya rusak..!!” Paru baya itu berlalu meninggalkan anak yang sudah pucat dan juga sudah kehabisan nafas. bahkan wajahnya sudah memutih.
Sialll Iniii Seperti neraka...
Tapi Tunggu siapa tadi?
Glora Nana? seperti nama yang Nona kenal... Tapi siapa yah?
...----------------...
Glory meliriknya sekilas iba dan ingin menangis, hatinya itu memang tidak tegaan, ia jadi kasihan kepada Glora., semoga saja dia tidak mati...
Tapi, tapi tunggu dulu.
Tapi namanya mirip antagonis novel yang ia baca, dan berakhir mati mengenaskan karena dibunuh oleh kedua kakaknya, keluarganya dan juga lelaki yang ia cintai....!
Tapi bukannya Glora tidak punya kembaran didalam novel?
Glory harus mencari tau tentang ini nanti...
Glory dibawa ke kamar orang tuanya. Keduanya berebutan ingin memeluk sang anak dan menggendongnya. hal itu menarik perhatian siapapun yang disana, siapa yang tidak tau keluarga kejam ini??
Tidak-tidak mereka bukan mafia seperti yang kalian bayangkan, atau didunia gelap lainnya. Tetapi mereka adalah keluarga Miang yang sangat terkenal akan perusahaannya yang besar dan mampu mengguncang ekonomi dunia nomor dua.. yah itu mereka.
Dan Liliana Nona gadis berusia 21 tahun, kulia dijurusan fakultas Arsitek itu memasuki salah satu anak dari kedua orang tuanya, ibunya bernama Nyonya Tafasya Nona Miang yang berusia 30tahun sebagai model terkenal serta termahal, lalu suaminya bernama Faris Putra Miang, usianya dan istrinya tak jauh beda.
Usianya memasuki 32tahun, ia terkenal dengan darah dingin nan kejam miliknya. Tak pernah pandang bulu dalam musuh bisnisnya.
Keduanya memiliki lima anak termasuk kembar Glory dan Glora, anak pertamanya berusia 5tahun, lalu anak keduanya berusia 3Tahun, anak ke tiga berusia 1,5tahun lalu disusul oleh Glory dan Glora yang baru lahir. Kenapa sangat dempetan? Itu dikarenakan mereka memang lagi program memiliki anak banyak supaya nanti ketika mereka tidak terlalu tua mereka memiliki anak-anak yang akan membantu mereka bekerja lalu mereka bisa sedikit berehat dan bersantai.
Oke back topic..
Saat ini Glory sudah dua minggu didunia ini, ia tidak menyangka jika dirinya bisa disini, bersama kedua orang tuanya yang kejam nan jahat, sampai detik ini ia bahkan tidak pernah bertemu dengan kembarannya. Tetapi ia sering mendengar pengasuhnya yang mengatakan suatu hal yang tak mengenakkan, dikarenakan dirinya yang selalu diutamakan sedangkan kembarannya itu tidak..
Ada hal aneh lainnya. Ia baru tau nama orang tuanya,. Dan Glora, ia ingat ini nama novel terakhir ia baca, iya ini novel yang membuat ia berpindah tubuh ini. tapi apa salahnya? Apa karena dirinya yang tertidur dalam membaca novel? Tetapi terlihat tidak juga. Oke sekarang balik lagi entah apa yang membawanya kemari tapi Glory harus tetap hidup. Mumpung dirumah dan ditubuh anak orang kaya ia harus mewujudkan mimpinya yaitu ia harus menjadi keren haha. Iya ia harus cantik, dan menghamburkan uang.
Iyaa... dia akan Hedon!
“ Glory apa yang kau pikirkan sampai tertawa sendiri begini? Kau tau?? Papi ingin sekali rasanya memakan pipimu itu.” Glory disana merinding dibuatnya. Yah Glory Nona Miang yang aslinya bernama Nona itu kita panggil saja Glory oke supaya tidak pusing kesana kemari. Glory menatap paru baya itu dengan kekehan.
Faris melihat anaknya terkekeh itupun mencium gemas wajahnya.”Yaampun kau imut sekali, ingin sekali rasanya ku unyel-unyel sampai kau tak berbentuk.”Ujarnya berbisik.
Takdir tolong aku..!! beri aku satu kali keadilan lagi untuk mendapatkan orang tua waras, yang tidak membuat ia ingin mati sekarang juga dikarenakan jantungan..! Faris terkekeh mengusap pipi anak di depanya., ia merasa dirinya berbeda, ada jiwa lain dihatinya, ia merasa seperti ada yang menggelitik dan menggelikan, ia merasa tak ingin keluar dari zonanya. Ini sangat asik dan juga membahagiakan selama ia hidup...
Glory memberikan warna baru dalam hidupnya.
“ Heyyy kau ini menculik anakku. Aku juga ingin main dengannya. Berikan dia kepadaku cepat..!!!” Ujarnya Tasya sang ibunya Glory, terlihat wajahnya memerah dikarenakan lelah mencari Glory dan suami yang entah kemana.
Suaminya kembali menjadi datar menatap istrinya tajam. Ia memutar bola mata malas menahan Glory dipelukannya. “ Kau ini... dia anaku dari kerja keras milikku. Jadi dia hak ku, pergilah sana kerja biasanya juga kau kerja tidak pernah dirumah tu." Cetus sang suami pada sang istri.
Tasya melotot menepuk pundak Faris keras.”Kyakk kau pikir mengandungnya itu siapa ha? Kau hanya memuncratkan sp3rma mu itu tidak sampai satu jam dan aku harus mengandungnya selama 11bulan kau tau???? Yang seharusnya normal itu 9 bulan,,! Belum lagi melahirkannya, kau pikir gampang melahirkan seorang anak? ! usahaku lebih besar dan lebih banyak darimu..!!” Ujarnya keras.
Faris menatapnya tajam dan dingin.”Kau sudah berani padaku ha?!!!”
Ia dan Tasya itu korban perjodohan jadi tidak ada cinta diantara mereka, meski begitu mereka juga tidak ada yang berselingkuh.
Karena apa kalian tau? Itu karena mereka dalam poin hidupnya tidak ada yang ingin mencintai orang lain, tidak ingin memikirkan pasangan atau apapun yang berbau cinta. Jadi mereka sepakat untuk menikah dan memiliki keturunan saja tidak lebih, tetapi Faris membutuhkan suatu hal atau kebutuhan jadilah mereka menikah karena dua hal tersebut.
Tasya disana menatap suaminya gagap.”Kyaaa aku mengatakan kebenaranya jadi kenapa takut. Jadi berikan putri imutku padaku. dan kau kerjalah sana, bicara orang gila kerja saja kau juga gila kerja Faris asal kau tau..!!” Ia menghela nafas hendak merebut Glory.
Tetapi Faris mendekapnya erat dan juga tinggi. Tasya menatapnya masam karena tak sampai.”Jika putriku tergores sedikit saja maka kau akan tau akibatnya Tasya..!!” Tekannya. Tasya mendengus disana lalu menatap Glory lirih. Glory yang dari tadi menatap keduanya menatap ibunya iba. Kasihan sekali ibunya xixixixi. Lalu ia terkekeh karena mengejek ibunya.
Tasya melihatnya ikut tersenyum.”Kau menghibur mami? Yaampun anak yang berbakti rupanya sayang yah. uh makin sayang.”Ujarnya TAsya mendekat dan mencium Glory yang dipelukan Faris.
Glory disana mau meledak rasanya.
Hey dia mengejek bukan mensuport. Sial dia begitu PD bukan? Faris? Ia hanya mendengus melihatnya.
“Tuan.. Nyonya..!! “
Perhatian keduanya teralih pada satu pelayan yang datang dengan wajah cemasnya. Tasya menatapnya tajam dan tak suka.”Ada apa kau datang kemari seperti itu ha??” Tanyanya tak suka,
Pelayan itu menunduk menatap nyonya nya lirih.”Maaf Nyonya saya ingin menyampaikan pesan jika Nona Glora demam panas, dia sedari tiga hari ini memang demam panas kami tidak tau kenapa nyonya. Dan kata dokter ternyata dia alergi susu sapi ataupun susu hewan serta kekurangan nutrisi. Nyonya saya mohon tolong berilah asi pada Nona Glora seperti nona memberikan kepada nona Glory.”Ia melirik Glory dengan lirih.
Tasya mendengarnya melotot.”Enak saya. Kau pikir dia siapanya saya sampai saya beri asi. Hey asi saya hanya untuk putri saya. Saya tidak peduli. Bawa saja dia ke dokter, jika tidak karena dia alergi susu Sapi yah kasih saja susu anjing sekalian, kalo tidak beri saja susu kalian sekalian, sama sajakan rasanya??” Ujarnya tak senang.
Tap-“
“Berani membantah ha??” Potong Tasya tegas nan tajam. Pelayan itu bergetar menunduk meremas ujung bajunya. Tasya menghela nafasnya.”Sana pergi atau tidak anak itu akan saya bunuh sekarang juga,,!!!” Ia menunjuk kearah jalan belakang mengusir secara kasar.
Pelayan itu mengangguk dalam dan memilih pergi menahan tangisnya.. ia merasa sangat kasihan pada nona yang ia rawat. Sungguh kasihan dirimu nona karena dibeda-bedakan oleh orang tuamu..
Sama halnya dengan Glory tetapi ia juga tak bisa berbuat apapun. meski dihati kecilnya ia merasa sedikit bersalah. Tapi ia tak salahkan???
Hati Glory disana mencelos mendengar orang tua ini, bagaimana bisa anaknya sekarat tapi mereka malah biasa-biasa saja. Tapi ia juga tak bisa berbuat banyak, jika tidak begini mungkin dia sudah mati kan? Dan Glory tau jika hari itu bukan hanya pertama pelayan mengeluh atau meminta kedua orang tua itu melihat anaknya sakit-sakitan atau melakukan hal yang salah.
Glory tau ini salah, tapi apa yang bisa Bayi lakukan si memang?.
.
.
Jangan lupa tinggalkan jejak yah!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 114 Episodes
Comments
Angel.
apakah dia tidak memerhatikan obrolan yg tadi? sampe mencari tau segala
hadeh pasti karna ketakutan sama banyak pikiran jadi gk kedengeran ya?
2023-06-19
0
Sri Mulyaningsih
kasihan glora
2022-12-26
0
Ara
keren
2022-05-16
0