Happy reading...! ja gan lupa tinggalkan jejak yah guys...! Komentar, like and Vote. sebab itu sangat membantu mood saya hehehe...
.
.
“Nana..!!” Teriakan Angkasa menggema di ruang UUKS tepat saat Glory memakan bakso miliknya....
Uuhukkuhuk, Glory tersedak kuah bakso miliknya. Segera Nanda yang sedang makan juga di sisi kanannya memberi mineral. Disambut cepat dan diteguk oleh Glory.
”Hua uhukuhukk.. kuahnya masuk hidung Glory.” Ujar Glory meneteskan air mata, sebab ini sangat perih. Ia mengusap hidungnya yang ternyata juga mengeluarkan air bakso.
Nando dan Nanda mengernyit jijik melihatnya... Glory mengusap keselimut UKS Tampa beban.
Muncul tubuh Angkasa melihat adiknya menangis pun menjadi tambah khawatir.”Yaampun siapa yang buat kamu kayak gini sayang? Yaampun mati nih di pukul sama ayah ibu kalo anaknya luka.”Gumamnya menatap kaki adiknya yang ada kain kasa.
“Abang.. kalo masuk tu pakek salam kek bukan gitu. Hidung Nana perih tau nggak..!” Pekiknya dengan marah. Namun sikapnya begitu bukannya terlihat seram, malah jatuhnya gemas dimata siapa yang memandang.
Glory memukul perut Aksa. “Tu balasannya.” Ujarnya lalu mengambil baksonya lagi untuk makan.
Aksa disana mundur pura-pura tersakiti padahal tidak, kebiasannya supaya Glory merasa puas. “ aduuhhh Sakit dek. Abang kan Khawatir denger kamu masuk UKS padahal hari pertama lo.” Ujar Aksa menghela nafas melirik nanda dan Nando yang tersenyum sembari makan bakso. Ia menghela nafas disana.
”Kamu kenapa masuk rumah sakit?”Tanyanya lagi karena Glory tidak menggubris.
Glory makan baksonya mengunyah cepat. “Tuh tadi ada yang nabrak Nana, malah marah-marah sampek bilang kasar yah nana pukul aja bibirnya biar sama kek Nana. Disini tu orangnya pada nggak asik, masa dia yang salah dia yang nggak mau minta maaf.”Ujar glory mendengus. Mulutnya penuh dengan makanan.
Aksa menghela nafas, adiknya itu memang sangat baik dan menggemaskan sampai ia kesal saat tau Nanda dan Nando sampai meneteskan air liur menatap tingkah Glory, ia melirik ke belakang ternyata teman-temannya juga menatap Glory yang disana secara dengan mata binar kentara.
“ Nanti tunjukkan orangnya sama abang biar abang kasih pelajaran.”Ujar Aksa tegas.
“Kak Dika orangnya bang.”Sahut Nanda. Aksa dan teman-temanya melotot mendengarnya.
“Dika anak kelas 3?”Tanya Jay cepat. Glory mendongak baru sadar ada teman-temannya kakaknya.
Nando mengangguk. " Iya, dia sama temen-temennya tadi. Gue mau larang Glory buat nggak berurusan sama mereka Cuma yah Glory terlanjut buat urusan.”Ujarnya masam.
Aksa menghela nafas sabar.” Nana, kamu baru satu hari disini udah buat ulah, ini kita jauh dari orang tua loh Na, kalo ada apa-apa gimana?”Tanya Akasa malas. Glory itu suka buat onar sedari dulu, jika begini kan dia yang repot.
“Kan ada abang.”Ujarnya Glory polos dan tanpa beban.”Lagian punya abang kan digunain, ngapain dianggurin. Direpotin juga biar berguna.. yo berguna Yo bang jangan manja.” Ketusnya. Temannya Akasa tergelak dibuatnya.
Glory sangat lucu dimata mereka, entah kenapa sebab Glory terlihat tidak peduli dengan mereka membuat mereka merasa jika Glory bisa didekatkan tanpa harus seperti wanita lain yang memuja tampang mereka.
“ Lagian siapa yang bilang sama abang kalo Nana disini?”Tanya Glory menaruh mangkok baksonya diatas nakas karena sudah habis.
“ Dava, katanya tadi dia kekantin liat kamu luka-luka, jadi abang langsung ke sini liat kamu.”Ujarnya mendengus.
Glory ingat membuat ia mengangguk.”Abang Nana belum kenyang. Mau makan mie ayam dong bang.”Ujar Glory memelas pada sang kakak. matanya berbinar.
“Loe baru udah makan bakso loh Na.”Ujarnya Nando kaget.
Glory menggeleng.” Tidak kenyang, baksonya kok dikit banget Cuma lima butir. Mau mie ayam sama susu Ultramilk rasa coklat.”Ujar Glory manja menggelayut tangan Aksa.
Aksa menjulak kepala Glory dengan telunjuknya.” Kamu kalo belum tiga piring mana kenyang.”Ujarnya. Glory mendengus disana memainkan selimutnya mengerjab bagai anak kecil yang dimarahin sama orang tua.
“Biar gue aja yang beli Sa jangan gitu sama adik loe. Gue kasihan njiirrr.”Ujar Dimas menatap gemas Glory.
“Nggak-nggak, nggak usah diturutin. Dia nih perut karung apa aja masuk kedalam perutnya. Nggak bakal kenyang.”Ujar Aksa menolak.
Namun ia juga sebenarnya tidak tega melihat Glory yang memelas. “Punya gue belum abis. Loe mau Na?”Tanya Nando membuat Glory meliriknya dan tersenyum berbinar.
“Nana kalo dia sakit kamu kena sakitya juga gimana. “Ujar Aksa gema.
“ Ih abang kan pelit nggak usah ngatur., Nana laper bang laper.”Ujarnya memakan bakso sisa Nanda. Aksa mengusap kepalanya gemas.
“Biar Dimas beliin lagi....puas..”Ujar Aksa disana dengan kesal. Glory terkekeh dengan pelan mengangguk sembari menarik tangan Aksa supaya mendekat.. saat Aksa sudah mendekat dengan kepala didepan wajah Glory...
Cupp.”Sayang abang banyak-banyak..”Ujar Glory bahagia..
Aksa memutar bola mata malas, kebiasaan Glory jika permintaannya dikasih. Meski begitu ia tak bisa memungkiri perasaan senangnya. Bahkan ia tak dapat menyembunyikan lagi seutas senyum di bibir nya.
Nando dan Nanda melihatnya terdiam, sebab sangat terkejut juga keakraban dari keduanya. Dimas dan Jay? Mereka sudah pergi membeli pesanan Glory.
“Mau kemana Jay?”Tanya Rangga saat melhat Jay dan Dimas ke tempat makanan namun tidak duduk didekat dirinya, Dava sosok gadis yang sadar tadi makan dalam diam.
Jay mendongak. “Ini bawa makan buat adik Aksa, dia di UKS.”Ujarnya Jay cengengesan mendekati Aksa menunggu pesanan.
“Aksa punya adik?”Tanya gadis yang disisinya Dava. Dia gadis yang imut nan cantik. Jay mengangguk. “Cantik banget adik Aksa gilak, gue kira nggak secantik itu, mana punya lesung pipi sama bibir tipis. Dia persis kayak berbie yang sering gue liat.”Ujarnya menambah pelan membayangkan wajah Glory.
Dava disana diam dengan Rangga yang ikut diam.” Yuk Jay udah nih..”Ujar Dimas yang membawa nampan yang berisi mie ayam dan susu kotak.
“Aku ikut dong. Kita ikut yuk, aku mau liat adiknya kak Aksa, .”Ujar sang gadis itu binar. Matanya jernih membola dan tersenyum semangat.
Rangga dan Dava mengangguk menuju UKS untuk menjenguk Glory. Sebenarnya hari ini jam kosong seluruh dikarenakan guru rapat. Mereka tidak perbolehkan pulang dan dibolehkan bermain di sekolah saja. Mangkanya mereka sampai jam segini berkeliaran.
Berselang beberapa menit Dimas dan jay datang mendekati Glory yang dari tadi tidur dengan Aksa mengusap kepalanya. Nando dan nanda pamit kekelas saja karena mau Glory istirahat.
“ Ni Sa makan adik loe.”Ujar Dimas menyerahkan makanan itu,.
Mata Glory yang tadinya terpejam segera terbuka dan tersenyum cerah. Aksa yang tadinya tersenyum menatap wajah damai adiknya mendadak datar dan kesal.
" Makan aja cepet...! " Kepala Glory dijual oleh Aksa tapi malah dibalas lelehan oleh Glory.
Glory menerimanya dengan semangat.”Makasih bang.”Ujarnya sembari menelan liurnya yang terasa banyak di mulut Dava dan Rangga menatapnya diam dalam tatapan rumit beda dengan yang lain menatapnya gemas.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 114 Episodes
Comments
⎯⎯꯭ᷤ💕Sisk𝚊⃤𝐊𝐔ˢ⍣⃟ₛ꙳❂͜͡✯:≛꯭➛
hmm jadi pen mie ayam+bakso wiihhh mantap... gg sabar aing nunggu wktu buka.. wkwkwk🤭🤭🤣🤣
2022-04-21
2
asyifa ayumi
double up dong Thor sumpah si seru banget😍🥰
2022-04-21
0
ZahraMarzia
lanjut terus Thor ❤️❤️❤️❤️
2022-04-21
0