Bab 12

Happy reading...! ja gan lupa tinggalkan jejak yah guys...! Komentar, like and Vote. sebab itu sangat membantu mood saya hehehe...

.

.

“Nana..!!” Teriakan Angkasa menggema di ruang UUKS tepat saat Glory memakan bakso miliknya....

Uuhukkuhuk, Glory tersedak kuah bakso miliknya. Segera Nanda yang sedang makan juga di sisi kanannya memberi mineral. Disambut cepat dan diteguk oleh Glory.

”Hua uhukuhukk.. kuahnya masuk hidung Glory.” Ujar Glory meneteskan air mata, sebab ini sangat perih. Ia mengusap hidungnya yang ternyata juga mengeluarkan air bakso.

Nando dan Nanda mengernyit jijik melihatnya... Glory mengusap keselimut UKS Tampa beban.

Muncul tubuh Angkasa melihat adiknya menangis pun menjadi tambah khawatir.”Yaampun siapa yang buat kamu kayak gini sayang? Yaampun mati nih di pukul sama ayah ibu kalo anaknya luka.”Gumamnya menatap kaki adiknya yang ada kain kasa.

“Abang.. kalo masuk tu pakek salam kek bukan gitu. Hidung Nana perih tau nggak..!” Pekiknya dengan marah. Namun sikapnya begitu bukannya terlihat seram, malah jatuhnya gemas dimata siapa yang memandang.

Glory memukul perut Aksa. “Tu balasannya.” Ujarnya lalu mengambil baksonya lagi untuk makan.

Aksa disana mundur pura-pura tersakiti padahal tidak, kebiasannya supaya Glory merasa puas. “ aduuhhh Sakit dek. Abang kan Khawatir denger kamu masuk UKS padahal hari pertama lo.” Ujar Aksa menghela nafas melirik nanda dan Nando yang tersenyum sembari makan bakso. Ia menghela nafas disana.

”Kamu kenapa masuk rumah sakit?”Tanyanya lagi karena Glory tidak menggubris.

Glory makan baksonya mengunyah cepat. “Tuh tadi ada yang nabrak Nana, malah marah-marah sampek bilang kasar yah nana pukul aja bibirnya biar sama kek Nana. Disini tu orangnya pada nggak asik, masa dia yang salah dia yang nggak mau minta maaf.”Ujar glory mendengus. Mulutnya penuh dengan makanan.

Aksa menghela nafas, adiknya itu memang sangat baik dan menggemaskan sampai ia kesal saat tau Nanda dan Nando sampai meneteskan air liur menatap tingkah Glory, ia melirik ke belakang ternyata teman-temannya juga menatap Glory yang disana secara dengan mata binar kentara.

“ Nanti tunjukkan orangnya sama abang biar abang kasih pelajaran.”Ujar Aksa tegas.

“Kak Dika orangnya bang.”Sahut Nanda. Aksa dan teman-temanya melotot mendengarnya.

“Dika anak kelas 3?”Tanya Jay cepat. Glory mendongak baru sadar ada teman-temannya kakaknya.

Nando mengangguk. " Iya, dia sama temen-temennya tadi. Gue mau larang Glory buat nggak berurusan sama mereka Cuma yah Glory terlanjut buat urusan.”Ujarnya masam.

Aksa menghela nafas sabar.” Nana, kamu baru satu hari disini udah buat ulah, ini kita jauh dari orang tua loh Na, kalo ada apa-apa gimana?”Tanya Akasa malas. Glory itu suka buat onar sedari dulu, jika begini kan dia yang repot.

“Kan ada abang.”Ujarnya Glory polos dan tanpa beban.”Lagian punya abang kan digunain, ngapain dianggurin. Direpotin juga biar berguna.. yo berguna Yo bang jangan manja.” Ketusnya. Temannya Akasa tergelak dibuatnya.

Glory sangat lucu dimata mereka, entah kenapa sebab Glory terlihat tidak peduli dengan mereka membuat mereka merasa jika Glory bisa didekatkan tanpa harus seperti wanita lain yang memuja tampang mereka.

“ Lagian siapa yang bilang sama abang kalo Nana disini?”Tanya Glory menaruh mangkok baksonya diatas nakas karena sudah habis.

“ Dava, katanya tadi dia kekantin liat kamu luka-luka, jadi abang langsung ke sini liat kamu.”Ujarnya mendengus.

Glory ingat membuat ia mengangguk.”Abang Nana belum kenyang. Mau makan mie ayam dong bang.”Ujar Glory memelas pada sang kakak. matanya berbinar.

“Loe baru udah makan bakso loh Na.”Ujarnya Nando kaget.

Glory menggeleng.” Tidak kenyang, baksonya kok dikit banget Cuma lima butir. Mau mie ayam sama susu Ultramilk rasa coklat.”Ujar Glory manja menggelayut tangan Aksa.

Aksa menjulak kepala Glory dengan telunjuknya.” Kamu kalo belum tiga piring mana kenyang.”Ujarnya. Glory mendengus disana memainkan selimutnya mengerjab bagai anak kecil yang dimarahin sama orang tua.

“Biar gue aja yang beli Sa jangan gitu sama adik loe. Gue kasihan njiirrr.”Ujar Dimas menatap gemas Glory.

“Nggak-nggak, nggak usah diturutin. Dia nih perut karung apa aja masuk kedalam perutnya. Nggak bakal kenyang.”Ujar Aksa menolak.

Namun ia juga sebenarnya tidak tega melihat Glory yang memelas. “Punya gue belum abis. Loe mau Na?”Tanya Nando membuat Glory meliriknya dan tersenyum berbinar.

“Nana kalo dia sakit kamu kena sakitya juga gimana. “Ujar Aksa gema.

“ Ih abang kan pelit nggak usah ngatur., Nana laper bang laper.”Ujarnya memakan bakso sisa Nanda. Aksa mengusap kepalanya gemas.

“Biar Dimas beliin lagi....puas..”Ujar Aksa disana dengan kesal. Glory terkekeh dengan pelan mengangguk sembari menarik tangan Aksa supaya mendekat.. saat Aksa sudah mendekat dengan kepala didepan wajah Glory...

Cupp.”Sayang abang banyak-banyak..”Ujar Glory bahagia..

Aksa memutar bola mata malas, kebiasaan Glory jika permintaannya dikasih. Meski begitu ia tak bisa memungkiri perasaan senangnya. Bahkan ia tak dapat menyembunyikan lagi seutas senyum di bibir nya.

Nando dan Nanda melihatnya terdiam, sebab sangat terkejut juga keakraban dari keduanya. Dimas dan Jay? Mereka sudah pergi membeli pesanan Glory.

“Mau kemana Jay?”Tanya Rangga saat melhat Jay dan Dimas ke tempat makanan namun tidak duduk didekat dirinya, Dava sosok gadis yang sadar tadi makan dalam diam.

Jay mendongak. “Ini bawa makan buat adik Aksa, dia di UKS.”Ujarnya Jay cengengesan mendekati Aksa menunggu pesanan.

“Aksa punya adik?”Tanya gadis yang disisinya Dava. Dia gadis yang imut nan cantik. Jay mengangguk. “Cantik banget adik Aksa gilak, gue kira nggak secantik itu, mana punya lesung pipi sama bibir tipis. Dia persis kayak berbie yang sering gue liat.”Ujarnya menambah pelan membayangkan wajah Glory.

Dava disana diam dengan Rangga yang ikut diam.” Yuk Jay udah nih..”Ujar Dimas yang membawa nampan yang berisi mie ayam dan susu kotak.

“Aku ikut dong. Kita ikut yuk, aku mau liat adiknya kak Aksa, .”Ujar sang gadis itu binar. Matanya jernih membola dan tersenyum semangat.

Rangga dan Dava mengangguk menuju UKS untuk menjenguk Glory. Sebenarnya hari ini jam kosong seluruh dikarenakan guru rapat. Mereka tidak perbolehkan pulang dan dibolehkan bermain di sekolah saja. Mangkanya mereka sampai jam segini berkeliaran.

Berselang beberapa menit Dimas dan jay datang mendekati Glory yang dari tadi tidur dengan Aksa mengusap kepalanya. Nando dan nanda pamit kekelas saja karena mau Glory istirahat.

“ Ni Sa makan adik loe.”Ujar Dimas menyerahkan makanan itu,.

Mata Glory yang tadinya terpejam segera terbuka dan tersenyum cerah. Aksa yang tadinya tersenyum menatap wajah damai adiknya mendadak datar dan kesal.

" Makan aja cepet...! " Kepala Glory dijual oleh Aksa tapi malah dibalas lelehan oleh Glory.

Glory menerimanya dengan semangat.”Makasih bang.”Ujarnya sembari menelan liurnya yang terasa banyak di mulut Dava dan Rangga menatapnya diam dalam tatapan rumit beda dengan yang lain menatapnya gemas.

Terpopuler

Comments

⎯⎯꯭ᷤ💕Sisk𝚊⃤𝐊𝐔ˢ⍣⃟ₛ꙳❂͜͡✯:≛꯭➛

⎯⎯꯭ᷤ💕Sisk𝚊⃤𝐊𝐔ˢ⍣⃟ₛ꙳❂͜͡✯:≛꯭➛

hmm jadi pen mie ayam+bakso wiihhh mantap... gg sabar aing nunggu wktu buka.. wkwkwk🤭🤭🤣🤣

2022-04-21

2

asyifa ayumi

asyifa ayumi

double up dong Thor sumpah si seru banget😍🥰

2022-04-21

0

ZahraMarzia

ZahraMarzia

lanjut terus Thor ❤️❤️❤️❤️

2022-04-21

0

lihat semua
Episodes
1 Awal
2 Bab 1
3 Bab 2
4 Bab 3
5 Bab 4
6 Bab 5
7 Bab 6
8 Bab 7
9 Bab 8
10 Bab 9
11 Bab 10
12 Bab 11
13 Bab 12
14 Bab 13
15 Bab 14
16 Bab 15
17 Bab 16
18 Bab 17
19 Bab 18
20 Bab 19
21 Bab 20
22 Bab 21
23 Bab 22
24 Bab 23
25 Bab 24
26 Bab 25
27 26
28 27
29 28
30 29
31 30
32 32
33 33
34 33
35 34
36 35
37 36
38 37
39 38
40 39
41 41
42 42
43 43
44 44
45 45
46 46
47 47
48 48
49 49
50 50
51 Miskin
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 Asing
61 Bertemu
62 Merubah atau tetap pada jalur nya
63 Pelayan
64 Ribut
65 Anak kami
66 Jay
67 Kenyataan
68 untuk kalian
69 Bertemu
70 Makan bersama keluarga Cemara
71 Aruna life
72 Malam
73 Kembaran
74 Iri
75 Teman
76 Pulang
77 Rumah
78 Bukan kakakku
79 Nebeng
80 Tragedi
81 Dava
82 kebenaran
83 Kebenaran
84 antagonis sebenarnya
85 Dimas
86 marah
87 Marah 2
88 Harapan Glora
89 Harapan besar
90 Davaes
91 Menangis
92 Rencana
93 Ketahuan
94 Kembali terluka
95 Glora
96 Nilai
97 Alasan
98 Ikut sakit
99 Kesenjangan
100 Kasihan
101 Part Angga
102 senyum
103 Yo Ndak tau
104 Kebahagiaan
105 Ulah Glory
106 Teman
107 Pemaksaan tapi menyenangkan
108 Pulang
109 Gugurkan saja
110 Kesal
111 Tidak sendiri
112 Hilang
113 Otw Hiling
114 Dilarang
Episodes

Updated 114 Episodes

1
Awal
2
Bab 1
3
Bab 2
4
Bab 3
5
Bab 4
6
Bab 5
7
Bab 6
8
Bab 7
9
Bab 8
10
Bab 9
11
Bab 10
12
Bab 11
13
Bab 12
14
Bab 13
15
Bab 14
16
Bab 15
17
Bab 16
18
Bab 17
19
Bab 18
20
Bab 19
21
Bab 20
22
Bab 21
23
Bab 22
24
Bab 23
25
Bab 24
26
Bab 25
27
26
28
27
29
28
30
29
31
30
32
32
33
33
34
33
35
34
36
35
37
36
38
37
39
38
40
39
41
41
42
42
43
43
44
44
45
45
46
46
47
47
48
48
49
49
50
50
51
Miskin
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
Asing
61
Bertemu
62
Merubah atau tetap pada jalur nya
63
Pelayan
64
Ribut
65
Anak kami
66
Jay
67
Kenyataan
68
untuk kalian
69
Bertemu
70
Makan bersama keluarga Cemara
71
Aruna life
72
Malam
73
Kembaran
74
Iri
75
Teman
76
Pulang
77
Rumah
78
Bukan kakakku
79
Nebeng
80
Tragedi
81
Dava
82
kebenaran
83
Kebenaran
84
antagonis sebenarnya
85
Dimas
86
marah
87
Marah 2
88
Harapan Glora
89
Harapan besar
90
Davaes
91
Menangis
92
Rencana
93
Ketahuan
94
Kembali terluka
95
Glora
96
Nilai
97
Alasan
98
Ikut sakit
99
Kesenjangan
100
Kasihan
101
Part Angga
102
senyum
103
Yo Ndak tau
104
Kebahagiaan
105
Ulah Glory
106
Teman
107
Pemaksaan tapi menyenangkan
108
Pulang
109
Gugurkan saja
110
Kesal
111
Tidak sendiri
112
Hilang
113
Otw Hiling
114
Dilarang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!