“Tapi nona, tuan pasti akan marah.” Gumamnya lirih. Ia menatap Glory dengan nanar ia yakin Glory sudah tau keadaan kembarannya yang jauh dari kata baik disana.
Glory menggeleng.”Hanya satu dan aku tidak akan memberitahu ayah. Ini hanya rahasia kita paman,,” ujarnya berbisik.
Darel menatap nonanya dalam dan mengangguk. Nonanya sangat baik..!!!”
Iyaa ... Selama berada di sisi Glory Glory sangat baik dan berbeda diantara semua keluarga nya sampai Daniel ragu jika Glory adalah keturunan keluarga Ming.
...----------------...
Oke karena masih banyak yang bingung kita perjelas status antara Glory dan Glora...
Glora hidup dengan kebalikan Glory, jika Glory hidup dengan penuh kemewahan maka Glora hidup penuh kekurangan, jika Glory hidup penuh kasih sayang maka Glora hidup tanpa kasih sayang. Glory tidak pernah disuruh keluar rumah, ia hanya boleh dekat dengan orang tua dan keluarga. Tapi Glora hidup diluar rumah.
Public hanya tau jika keluarga Ming hanya punya satu anak perempuan yaitu Glora.. Glora dimunculkan dimuka Publik dan dikenalkan sebagai anak keluarga Ming. Dia disekolahkan disekolah umum, dia juga yang selalu dibawa keacara-acara besar dan diperkenalkan. Sedangkan Glory tidak. Ia hanya anak kesayangan yang bahkan tidak dikenalkan dengan siapappun termasuk teman dekat dari keluarga itu sendiri.
Glora dituntut untuk menjadi sempurna, memiliki talenta yang jauh di atas anak sepantaran nya, ia harus jadi yang terbaik jika tidak akan mendapatkan siksaan atau hukuman.
Berbeda dengan Glory yang bahkan apa yang ia lakukan akan terlihat sangat istimewa, Terlihat sangat mengagumkan, Dia tidak dituntut untuk jadi yang sempurna karena bagi orang tuanya dia sudah sempurna, dia tidak dituntut menjadi lebih baik karena bagi mereka Glory adalah yang terbaik ...
Perbedaan keduanya bagaikan langit dan Bumi .
Keluarga Ming bukan keluarga jahat akan tetapi hidup dengan persaingan kuat antara penguasa lain membuat jiwa keluarga terancam. Apalagi jika orang lain tau jika keluarga Ming memiliki satu anak kesayangan, itu akan membuat mereka semakin mengincar untuk membunuh anak tersebut. Alasannya berbagai macam, entah itu karena iri karena kesuksesan, karena marah karena kalah tender, atau memiliki musuh pesaing antar bisnis yang sama.
Entah Glora atau Glory yang menjadi bayangan, yang jelas Glora hanyalah tameng untuk Glory dalam kehidupannya. Glory diperkenalkan dipublik supaya musuh mengincar Glora bukan Glory, dia disekoahkan diluar itu bukan tanpa alasan, itu supaya musuh percaya akan fakta,. Dan semua orang tidak akan mencari tau tentang Glory dan hanya mengincar Glora saja.
Glora dirawat hanya untuk keselamatan hidup Glory.
Sedangkan Glory hidup karena kasih sayang yang begitu besar dari orang tuanya sehingga melakukan cara diluar nalar sekalipun.
...----------------...
“Bagaimana? Apa kamu sudah menemukan rencananya?” Tanya seseorang dengan wajah yang tegas kentara dengan pakaian yang ia kenakan berwarna hitam yang duduk diatas kursi kebanggaan miliknya menatap tangan kanannya.
Tangan kanannyapun memberikan berkas yang ia pegang.”Sudah tuan, silahkan tuan baca.” Ujar dari sang tangan kanan memberikan kertas yang ia pegang sedari tadi. Tuannya pun mengambil berkas tersebut mulai membaca smeuanya penuh ketelitian. Senyum smirkknya keluar tanpa diminta setelah membaca bait-perbait.
“Rupanya dia benar-benar licik..”Gumamnya. tangan kananya ikut tersneyum miring menatap tuannya yang terlihat puas.
“Benar tuan. “ Ujar tangan kananya pelan.
tuannya mengangguk menghela nafas sejenak.” Lakukan tugasmu dengan baik. Akan ku pastikan jika dia akan menanggung semua dendam milikku.”Ujarnya mengepalkan tangannya tak senang.
“Baik tuan.”Tangan kananya pergi dari sana dengan tegas meninggalkan tuannya dengan aurah gelap miliknya.
sosok yang dipanggil Tuan itu mengepalkan tangannya serta bergumam" Ku pastikan balasannya akan setimpal.." Desisnya pelan
...----------------...
Pukul 9 biasanya anak berusia 7tahun harusnya sekolah, beda dengan Glory yang baru saja bangun. Ia mengucek matanya merasakan tubuhnya terasa pegal-pegal. Kebiasannya itu tidur kesiangan sebab tidak ada yang melarangnya untuk melakukan apapun. ia berdecap pelan.” Capek banget” Gumamnya bergegas kekamar mandi.
Ia membersihkan tubuhnya dan turun kelantai satu untuk sarapan, seperti biasa disana sudah disediakan satu pelayan yang menunggunya.” Nona mau sarapan apa biar saya buatkann nona?”Tanyanya pelan dan tersenyum ringan.
Glory berpikir sejenak.”Mau bakso tapi tidak pakai mie.”Ujarnya. pelayannya hampir serangan jantung. Mana ada sarapan begitu... tapi melihat wajah polos nonanya ia hanya mengangguk dan membuatnya saja. Nonanya memang sangat suka bakso sedari dulu, entah alasnaya apa padahal keluarga yang lain tidak ada yang suka.
Glory menguap sebentar.”Bibi buat dua mangkok yah terus kasih Glora nanti siang. Dia sebentar lagi pasti pulang dari sekolah. Dia harus makan yang banyak.”Ujar Glory dengan riang dan polos.
Bibinya mengangguk. Ia adalah pengasuh Glory yang berusiia 21tahun bernama Gangga. Glory bergegas menuju lemari es sembari menguap sebab masih mengantuk. Ia mengambil susu ukuran 5 literr, lalu mengambil beberapa buah, stroberi, annggur dan juga cake. Es krim miliknya, sosis dan juga roti-rotian.
“Nona untuk apa itu semua?”Tanya dari Gangga sembari memasak kuah bakso Glory. Karena Glory suka bakso ia selalu menyetok jadi ia hanya merebusnya saja jika nonanya mau makan bakso. Glory mendongak sebentar.”Untuk Glora, dia harus sehat dan makan banyak. Tadi sudah aku pesan lemari dingin kecill untuk dirumahnya, pasti disana tidak ada lemari jadi jika dia lapar dia bisa makan semua ini.”Ujarnya.
Gangga tertegun mendengarnya ia melirik nonanya yang masih sibuk menimang apa saja yang harus ia beri. Nonanya sangat berbeda dari tuannya ataupun keluaganya yang lain, dia sangat baik dan murah hati. Ia menggigit bibir bawahnya pelan. “Nona sangat baik.” Gumamnya.
Glory menggeleng.”Aku jahat buktinya aku membiarkan dia sendirian tanpa perlawanan.”Gumam Glory membuat Gangga tertegun.
Glory menghela nafas mendongak. “ Gangga jika nanti aku tidak ada gangga harus berjanji untuk selalu merawat Glora dengan baik, Gangga harus selalu berada disisi Glora apapun keadaannya.” Gumamnya dengan pelan serta penuh harap.
Gangga diam disana menatap nonanya. ia menghela nafas pelan dan mengangguk. Glory tersenyum dan menggoyangkan kepalanya. Gangga dengan diam memberi bumbu bakso dan juga kuahnya. Tak berselang tiga puluh menit nakso telah jadi. “Nona makanlah.. ini sudah jadi.”Ujarnya,.
Glory mengangguk meningalkan semua makanan yang ia susun untuk Glora, ia menghiriup aroma bakso yang membuat air liurnya keluar.”Masakan Gangga yang terbaik.”Ujarnya.
Gangga terkekeh disana. Glory menaruh saus cabe dengan jumlah yang banyak dan kecap hanya beberapa tetes, sebab ia tidak suka kecap. Tidak ada cabe sebab orang tua Glory tau Glorry suka cabe jadi takut Glory sakit mereka memilih meniadakan cabe disini hanya saus sambal., itupun bujukan Glory yang meraung jadilah mereka pasrah.
.
.
.
Jangan lupa tinggalkan jejak yah guys!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 114 Episodes
Comments
Sri Mulyaningsih
semangat terus Thor💪🏻
2022-12-26
0
Ara
suka semua cerita kakak
2022-05-16
0
ZahraMarzia
lanjut 💪
2022-04-08
0