Jack & Kamila(2)

Suasana pagi yang mendung dan ditemani angin sejuk membuat semangat seorang gadis manja itu bangkit. Entah apa yang ia pikirkan, bukannya khawatir hujan atau apa, semangatnya malah menggebu-gebu.

"Aku duluan, Kak," ucap Kamila tersenyum, ia meninggalkan Aldy sendirian di meja makan.

"Aneh, tidak biasanya dia se-semangat itu." Aldy memasukkan potongan roti terakhir ke dalam mulutnya.

"Mereka sudah berangkat?" tanya Aldy pada Ken yang sudah menunggu di luar sejak tadi.

"Sudah, apa yang terjadi pada gadis manja itu?" tanya Ken bingung setelah melihat wajah ceria dan semangat Kamila tadi.

"Entahlah, setidaknya dia bahagia. Itu sudah lebih dari cukup bagiku." Aldy masuk ke dalam mobil disusul oleh Ken yang menjadi pengemudinya.

Sementara di sisi lain.

"Kak Jess." Suaranya begitu ceria dan semangat.

"Hmmm." Jessica melirik sekilas lalu kembali fokus mengemudi.

Kamila masih ragu, apakah harus ia menanyakan pendapat Jessica atau tidak. Setelah lama berpikir, "Jika aku dan Jack saling mencintai bagaimana tanggapan Kak Jess," ucapnya ragu.

Jessica belum menjawab, ia masih memilih jawaban yang tepat yang tidak akan menyakiti hati gadis di hadapannya ini.

"Kak Jess tidak apa-apa, jika kalian saling mencintai silahkan saja. Tapi untuk saat ini Kak Jess belum percaya padamu ataupun Jack untuk menjalani sebuah hubungan. Kalian berdua masih sangat labil, jika ingin serius maka menikahlah." Jessica tersenyum tipis.

"Menikah?" tanya Kamila sambil menelan ludahnya.

"Iya, jika ingin serius maka menikahlah." Jessica tertawa kecil.

"Aku belum siap." Kamila menggelengkan kepalanya berkali-kali.

"Jika belum siap maka janganlah terlalu serius. Kalau nggak jodoh kan sakit sendiri ujungnya." Kini nada bicaranya mulai serius.

"Benar juga apa yang kak Jess katakan. Lebih baik aku fokus pada kuliah ku saja. Soal jodoh,kan udah ada yang ngatur," ucap Kamila tidak kalah seriusnya.

"Anak pintar." Jessica melirik ke arah Kamila yang sedang menatap ke arahnya.

Suasana mobil mulai hening.

"Jaga dirimu." Jessica menatap gadis yang sudah berjalan menjauh dari parkiran. Kini mobil melaju ke arah Kafe yang menjadi favorite-nya dan Kamila selama ini, lebih tepatnya Kafe yang di kelola oleh Jack saat ini.

Jessica duduk di tempat biasa, ia memesan makanan dan minuman. Ia memang tidak biasa sarapan pagi-pagi seperti Kamila dan Aldy. Biasanya ia sarapan setelah mengantar Kamila ke kampus atau setelah membantu para pelayan di rumah utama.

"Selamat menikmati, Kak," ucap Jack sambil membawa pesanan Jessica.

"Hai, sudah lama tidak bertemu denganmu," jawab Jessica dengan senyum tipisnya.

"Aku tadi melihat Kak Jess masuk, tapi sengaja belum menyapa. Hehehe..." Jack tidak mengerti dengan ucapannya sendiri. Begitu pula dengan Jessica, ia hanya membalas dengan senyuman.

"Makan." Jessica menarik tangan Jack membuat laki-laki itu duduk di sampingnya. "Temani Kak Jess makan." Memperjelas maksudnya.

Jack tidak bisa menolak permintaan sederhana sang kakak tercintanya. Walau tidak terikat hubungan darah dengan Jessica, ia tetap menyayangi wanita itu dengan tulus dari hatinya. Menganggapnya seperti Kakak kandungnya sendiri. Begitu pula dengan Jessica yang menyayangi Jack layaknya menyayangi adiknya sendiri.

Jack memperhatikan setiap sudut wajah Jessica. Wajah yang tidak pernah menampakkan kesedihan di hadapannya, wajah yang selalu terlihat dingin di hadapan orang lain. Namun tidak jika di hadapannya.

"Kenapa menatap Kak Jess seperti itu?" Sadar dirinya sedang ditatap.

"Aku hanya penasaran, laki-laki mana yang akan mendapatkan hati Kak Jess nanti," jawab Jack sambil tersenyum memperlihatkan gigi taringnya yang cukup tajam.

"Kau ini...Kak Jess saja belum berpikiran sejauh itu." Jessica memasukkan suapan terakhir ke dalam mulutnya .

"Apa Kak Jess tidak ingin mengakhiri masa jomblo ini?" tanya Jack sedikit ragu. Ia sudah siap jika harus di maki ataupun di pukul oleh Jessica sekarang.

"Biarlah semuanya berjalan sesuai takdir, lagi pula usia Kak Jess tidak setua itu. Hanya berbeda 3,5 tahun dengan mu." Jessica menatap Jack dalam.

"Apa kau ingin membicarakan sesuatu?" tanya Jessica setelah menemukan sebuah harapan di mata Jack.

"Aku takut jika Kak Jess marah padaku, karena sudah lancang mencintai Kamila," ucap Jack penuh keberanian.

"Aku sudah tau jawaban dari Kak Jess. Jadi, ku rasa aku tidak perlu menanyakan lagi," sambungnya.

"Memang apa jawaban yang akan Kak Jess berikan?" tanya Jessica menaikkan satu alisnya.

"Kak Jess pasti menyuruh ku untuk fokus pada cita-cita ku atau akan menyuruh ku untuk menikahi Kamila." Rupanya Jack sudah hafal dengan jawaban Jessica.

"Hahaha...Kau sangat pandai dalam menebak dan membaca pikiran ku." Jessica menupuk pundak Jack Pelan. "Kak Jess tidak bermaksud mematahkan semangatmu, tapi Kak Jess ingin mengajarimu bagaimana berharganya seorang wanita. Dia tidak bisa kau dapatnya jika hanya bermodal rayu dan gombalan mu saja, dia butuh kepastian darimu dan juga keluargamu. Terlebih lagi wanita yang kau cintai bukan orang yang asing dalam hidup Kak Jess, jadi Kak Jess ingin kalian serius untuk kedepannya. Sekarang persiapankan diri kalian masing-masing jika ingin serius untuk kedepannya, Kak Jess akan mendukung kalian," ucap Jessica panjang lebar, sekilas ia tersenyum pada laki-laki yang sedang duduk di sampingnya itu.

"Terima kasih, Kak Jess, aku yakin setiap apa yang Tuhan putuskan untukku dan untuknya pasti itulah yang terbaik untuk kami berdua." Jack membalas senyuman Jessica tidak kalah manisnya. Membuat para pengunjung lainnya cemburu akan kedekatan mereka.

"Jika suatu saat nanti kau benar-benar berada d isamping Kamila, menjadi pendamping hidupnya. Kak Jess mohon jaga dia dengan nyawamu sebagai mana Kak Jess menjaganya dengan nyawa Kak Jess sekarang. Kak Jess tidak rela melihatmu atau melihatnya bersedih, Kak Jess menyayangi kalian berdua lebih dari Kak Jess menyayangi diri Kak Jess sendiri." Mata Jessica mulai berkaca-kaca, tapi dengan sekuat tenaga Ia menahan agar butiran itu tidak jatuh membasahi pipinya.

Jack mendekatkan tangannya menyentuh tangan Jessica, mengaitkan jari kelingkingnya dengan jari kelingking Jessica. "Aku berjanji," ucapnya lalu tersenyum lebar penuh kehangatan.

"Terima kasih Jack." Jessica menatap lekat wajah tampan Jack, memperhatikan setiap sudut wajahnya. Tidak ada sedikit pun kebohongan di wajahnya, hanya kebahagiaan dan kasih sayang yang Jessica lihat di sana.

Para pengunjung lainnya dihantui rasa penasaran oleh keduanya. "Apa mereka sepasang kekasih?" tanya seorang pengunjung pada temannya.

"Jika dilihat, hubungan mereka lebih dari itu. Lihatlah tatapan penuh cinta laki-laki itu. Aku saja dibuat meleleh oleh tatapannya," jawab temannya.

"Husst...kau ini." Menyenggol temannya.

Jessica dan Jack sudah tidak di sana lagi, Jessica kembali ke rumah Keluarga Pranata sedangkan Jack masuk ke dalam ruangannya.

"Aku sudah bicara dengan Kak Jess, kau pasti sudah taukan jawaban apa yang ia berikan." Pesan Jack terkirim.

"Apapun jawabannya aku yakin itu yang terbaik untuk kita saat ini dan kedepannya." Terkirim lagi.

Belum dibaca ataupun dibalas oleh sang penerima pesan. Beberapa menit kemudian,

"Aku harap kau belum menyerah, aku di sini akan memantaskan diri untuk mendampingimu nanti." Balasan dari Kamila. Ya, Jack dan Kamila sedang berusaha mendapatkan restu atau dukungan dari Jessica tentang hubungan mereka kedepannya.

"Bisakah kita bicara sebentar saja, jika kau berkenan aku menunggumu di tempat biasa." Pesan dari Jack terkirim dan sudah dibaca oleh Kamila.

"Aku masih ada kelas, bagaimana jika siang nanti." Balasnya.

"Baiklah."

"Fokuslah pada kuliahmu, jangan pikirkan hal yang tidak harus dipikirkan." Sekilas Kamila tersenyum setelah membaca pesan dari Jack. Dia dan Jack belum terikat hubungan apapun, itu semua karena permintaan Kamila sendiri. Ia tidak mau melanggar ataupun membantah larangan sang Kakak, jika membantah ia sudah tau seberat apa hukumannya.

"Chating sama siapa, Mill, kok senyum-senyum gitu." Elis berusaha mengintip layar Hp Kamila.

"Jangan kepo, kebiasaan banget." Kamila menyentil jidat Elis pelan lalu tertawa kecil.

"Aaaa...aku hanya penasaran saja, Mill.

Btw bagaimana hubunganmu dengan Jack? Aku lihat kalian akrab sekali ketika bertemu?" tanya Elis sambil menatap mata Kamila.

"Hubungan apa? aku tidak ada hubungan apa-apa dengan Jack." Kamila mengatakan yang sebenarnya.

"Hmmm...ku kira kalian ada hubungan spesial." Elis mulai sibuk mengotak-atik Hpnya. "Lihatlah, Mill, dia tidak kalah tampannya dengan Jack." Ia menunjukkan foto salah seorang Selebgram pada Kamila.

"Setampan apapun dia tapi jika bukan milik kita tidak ada gunanya," jawab Kamila acuh. Ia mengalihkan padangan pada sebotol air mineral di tangannya.

"Ya juga sih." Elis menutup aplikasi Instagramnya lalu peralih ke WhatsApp.

"Liss...aku ingin menanyakan sesuatu, tapi kamu harus jawab jujur, ya," ucap Kamila sedikit berbisik.

"Katanlah aku akan menjawab sejujurnya."

"Jika suatu saat nanti seseorang seperti Jack ingin menikah denganmu, bagaimana reaksimu?" tanya Kamila.

"Aku pasti menerimanya, tapi satu hal yang ku takutkan.Aku takut keluarganya tidak menerimaku." Elis sudah menjadi korban novel dan sinetron yang ia baca ataupun tonton. Ia membayangkan jika dirinya diposisi itu, menjadi seorang menantu yang dibenci oleh mertuanya sendiri.

Sejenak Kamila terdiam, sejauh ini dia belum memperkenalkan Jack dengan Aldy. Dan identitas sebagai adik Aldy pun belum diketahui oleh Jack.

Apa Kak Aldy akan menerima Jack.

Atau apakah Aku akan diterima di keluarga Jack dengan baik.

Bersambung...

Terpopuler

Comments

Egha

Egha

betul banget sebaik n seburuk apapun seseorang jika bukan milik kita atau jodoh kita mau apa,bagaimana,kemana...

2021-08-17

0

Chairul Rijal

Chairul Rijal

y ampun dedek kamila sekolah aja dl,,ntar klw soal jodoh author yg ngatur wkwkwk🤣

2021-01-05

3

Kireina

Kireina

ska sm jes deh...nasehatnya pelan tp kna bingit..😅

2020-11-13

3

lihat semua
Episodes
1 Pengenalan Tokoh
2 Bodyguard
3 Calon Kakak Ipar?
4 Begal Ingusan
5 Kepercayaan Aldy
6 Siapa Jack?
7 Makan Malam Bersama
8 Sepupu!
9 Awal Mula
10 Sakit
11 Sembuh
12 Tawamu
13 Kenangan 5 tahun yang lalu
14 Istri Tuan Muda?
15 Jack & Kamila
16 Nona Muda?
17 Jujur atau Berani
18 Calon Istri Ken
19 Sakit Perut
20 Jack & Kamila(2)
21 Kabar Bahagia
22 Persiapan
23 Kejutan Untuk Kamila
24 Calon Menantu
25 Jessica Vs Ken
26 Jack & Kamila(3)
27 Perasaan Aldy?
28 Dokter Galak
29 Minimarket
30 Hanya Mimpi
31 Dokter Galak & Es Batu Balok
32 Bertemu Mona
33 Bulan dan Bintang (Serba Dua)
34 Jack & Kamila (4)
35 Roy
36 Serigala Betina Kembali
37 Cemburu
38 Kumat
39 Jack JK
40 Tertular Jessica
41 Misteri
42 Jeritan dan Tangisan Tengah Malam
43 Serigala Betina
44 Visual
45 Couple
46 Dalang!
47 Latar Belakang
48 Duka
49 Mengundurkan Diri
50 Tingkah Laku Kamila
51 Bidadari Yang Lemah Lembut?
52 Jack Kembali
53 Pengumuman
54 Mengungkapkan Perasaan
55 Edelweiss
56 Mahendra
57 Jack & Kamila (5)
58 Cinta Yang Sebenarnya
59 Akibat Cemburu
60 Virus Cinta
61 Aldyan Pranata Yoga
62 Serigala Betina (2)
63 Ken Candra
64 Terimakasih Dan Maaf
65 Malam Tahun Baru (Final)
66 Season 2 Impian Jessica?
67 Season 2 Bunuh Diri
68 Season 2 Punya Siapa!
69 Season 2 Sanksi Untuk Jack
70 Season 2 Mengikhlaskan
71 Season 2 Kencan Dan Makan Malam
72 Season 2 Kekhawatiran Aldy
73 Season 2 Bibi Naomi
74 Season 2 Kehilangan Lagi
75 Season 2 Audi Jessica
76 Season 2 11 Februari
77 Season 2 Amnesia?
78 Season 2 Ular Sawah VS Ular Kobra
79 Season 2 Ketulusan Aldy
80 Season 2 Aku Mundur, Ken!
81 Season 2 20 Februari
82 Season 2 Aku Percaya Padamu
83 Season 2 1 Permintaan
84 Season 2 Ada Apa Dengan Jessica?
85 Season 2 Kamila Pranata Yoga
86 Season 2 Aleta Jordan Candra
87 Season 2 Kau Kuat!
88 Season 2 Sakit Hati?
89 Season 2 Rumah Sakit Kota!
90 Season 2 Tuan Tampan?
91 Season 2 Audy Itu Jessica?!
92 Season 2 Bibir Ini Milikku!
93 Season 2 1 Maret
94 Season 2 HP Baru
95 Season 2 Makan Siang Yang Romantis?
96 Season 2 Audi Jessica (2)
97 Season 2 Kami Rindu Kak Jess
98 Season 2 Aku Juga Mencintaimu
99 Season 2 Arya!
100 Season 2 H-3 Pernikahan
101 Season 2 Kau Ingin Berapa?
102 Season 2 H-1 Pernikahan
103 Season 2 Janji Suci Aldy & Jessica
104 1. Sial!
105 2. Janji Aldy & Jessica
106 3. Villa Kamboja
107 4. Satu Langkah Lagi!
108 5. Kejahilan Jessica
109 6. Ken dan Arya
110 7. Aku Bahagia Bersamamu!
111 8. H-1 Pernikahan Ken & Keisha
112 9. 15 Maret
113 10. Tidak Pernah Puas
114 11. Kau Milikku Seutuhnya!
115 12. Lingerie
116 13. Kembali Mengajar
117 14. Rancangan Masa Depan
118 15. Terimakasih, Tuhan (End)
119 Author
120 Extra Part 1
121 Extra Part 2
122 Extra Part 3
123 Extra Part 4
124 Final!
125 Devano Pranata Yoga
Episodes

Updated 125 Episodes

1
Pengenalan Tokoh
2
Bodyguard
3
Calon Kakak Ipar?
4
Begal Ingusan
5
Kepercayaan Aldy
6
Siapa Jack?
7
Makan Malam Bersama
8
Sepupu!
9
Awal Mula
10
Sakit
11
Sembuh
12
Tawamu
13
Kenangan 5 tahun yang lalu
14
Istri Tuan Muda?
15
Jack & Kamila
16
Nona Muda?
17
Jujur atau Berani
18
Calon Istri Ken
19
Sakit Perut
20
Jack & Kamila(2)
21
Kabar Bahagia
22
Persiapan
23
Kejutan Untuk Kamila
24
Calon Menantu
25
Jessica Vs Ken
26
Jack & Kamila(3)
27
Perasaan Aldy?
28
Dokter Galak
29
Minimarket
30
Hanya Mimpi
31
Dokter Galak & Es Batu Balok
32
Bertemu Mona
33
Bulan dan Bintang (Serba Dua)
34
Jack & Kamila (4)
35
Roy
36
Serigala Betina Kembali
37
Cemburu
38
Kumat
39
Jack JK
40
Tertular Jessica
41
Misteri
42
Jeritan dan Tangisan Tengah Malam
43
Serigala Betina
44
Visual
45
Couple
46
Dalang!
47
Latar Belakang
48
Duka
49
Mengundurkan Diri
50
Tingkah Laku Kamila
51
Bidadari Yang Lemah Lembut?
52
Jack Kembali
53
Pengumuman
54
Mengungkapkan Perasaan
55
Edelweiss
56
Mahendra
57
Jack & Kamila (5)
58
Cinta Yang Sebenarnya
59
Akibat Cemburu
60
Virus Cinta
61
Aldyan Pranata Yoga
62
Serigala Betina (2)
63
Ken Candra
64
Terimakasih Dan Maaf
65
Malam Tahun Baru (Final)
66
Season 2 Impian Jessica?
67
Season 2 Bunuh Diri
68
Season 2 Punya Siapa!
69
Season 2 Sanksi Untuk Jack
70
Season 2 Mengikhlaskan
71
Season 2 Kencan Dan Makan Malam
72
Season 2 Kekhawatiran Aldy
73
Season 2 Bibi Naomi
74
Season 2 Kehilangan Lagi
75
Season 2 Audi Jessica
76
Season 2 11 Februari
77
Season 2 Amnesia?
78
Season 2 Ular Sawah VS Ular Kobra
79
Season 2 Ketulusan Aldy
80
Season 2 Aku Mundur, Ken!
81
Season 2 20 Februari
82
Season 2 Aku Percaya Padamu
83
Season 2 1 Permintaan
84
Season 2 Ada Apa Dengan Jessica?
85
Season 2 Kamila Pranata Yoga
86
Season 2 Aleta Jordan Candra
87
Season 2 Kau Kuat!
88
Season 2 Sakit Hati?
89
Season 2 Rumah Sakit Kota!
90
Season 2 Tuan Tampan?
91
Season 2 Audy Itu Jessica?!
92
Season 2 Bibir Ini Milikku!
93
Season 2 1 Maret
94
Season 2 HP Baru
95
Season 2 Makan Siang Yang Romantis?
96
Season 2 Audi Jessica (2)
97
Season 2 Kami Rindu Kak Jess
98
Season 2 Aku Juga Mencintaimu
99
Season 2 Arya!
100
Season 2 H-3 Pernikahan
101
Season 2 Kau Ingin Berapa?
102
Season 2 H-1 Pernikahan
103
Season 2 Janji Suci Aldy & Jessica
104
1. Sial!
105
2. Janji Aldy & Jessica
106
3. Villa Kamboja
107
4. Satu Langkah Lagi!
108
5. Kejahilan Jessica
109
6. Ken dan Arya
110
7. Aku Bahagia Bersamamu!
111
8. H-1 Pernikahan Ken & Keisha
112
9. 15 Maret
113
10. Tidak Pernah Puas
114
11. Kau Milikku Seutuhnya!
115
12. Lingerie
116
13. Kembali Mengajar
117
14. Rancangan Masa Depan
118
15. Terimakasih, Tuhan (End)
119
Author
120
Extra Part 1
121
Extra Part 2
122
Extra Part 3
123
Extra Part 4
124
Final!
125
Devano Pranata Yoga

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!