Kenangan 5 tahun yang lalu

Mobil hitam yang dikendarai Jessica melaju menuju Kampus.

"Lihatlah, dia target kita," ucap salah seorang memberi tau kawannya. Kedua pria itu langsung mengikuti mobil Jessica dari jarak jauh.

Mobil sudah masuk ke area Kampus,

kedua pria tadi menunggu mobil Jessica di jalan raya.

"Jaga dirimu," ucap Jessica pada Kamila lalu masuk ke dalam Mobil.

"Hati-hati, Kak Jess," jawab Kamila sambil melambaikan tangannya.

Jessica melajukan mobil ke sebuah Kafe, ia ingin makan sebelum kembali ke rumah Keluarga Pranata.

"Ini saatnya, Roy," ucap salah seorang dari kedua pria yang mengikuti Jessica sejak tadi.

"Berikanlah ini padanya dan jangan membuat onar." Pria itu menyerahkan sebuah cek bertulisan 150Jt pada Roy yang tak lain kawan kerjanya.

"Tenanglah, dia wanita biasa pada umumnya dan aku rasa jumlah ini terlalu banyak," jawab Roy ketika melihat nominal di cek tersebut.

Roy berjalan ke meja makan Jessica

lalu duduk di depan kursi Jessica tanpa meminta izin dulu pada sang penghuni meja.

Jessica belum menatap wajah orang asing yang tiba-tiba duduk di depannya, ia masih fokus pada makanan yang ada di hadapannya.

Roy merasa aneh ketika duduk di depan Jessica, tangan dan badannya terasa gemetar.

Roy memang tidak tau siapa wanita yang ada di depannya ini, ia hanya menjalankan tugas yang diberikan Jeje padanya, tanpa mengetahui identitas atau nama sang Mangsa.

"Ambillah cek ini dan jauhilah Tuan Aldy." Roy menyodorkan cek itu pada Jessica, ia berusaha menenangkan dirinya yang sudah gemetar dari tadi. Dan Roy masih belum menyadari siapa yang ada di hadapannya.

Jessica yang awalnya tidak perduli mulai menegakkan kepalanya dan menatap tajam Roy

Tatapan mereka langsung bertemu, wajah Roy langsung pucat pasi ketika mengetahui siapa Mangsanya.

Roy menarik kembali cek tersebut dan langsung menjauh dari Jessica tanpa berbicara sepatah katapun.

Jessica tidak merespon apapun, ia kembali melanjutkan makannya tidak memperdulikan siapa yang telah mengganggunya tadi.

"Kenapa kau tidak menyerahkan cek ini?" tanya sang kawan bingung.

"Aku peringatankan padamu dan juga Jeje, untuk tidak mengganggu wanita itu!" jawab Roy serius.

"Ada apa dengannya? bukankah kau sendiri yang bilang dia wanita biasa pada umumnya?"

"Dia beda, sangat beda dengan yang lain. Dia bukan manusia tapi Serigala Betina," ucap Roy gemetar karena mengingat apa yang telah Jessica lakukan padanya.

"Aku tidak mengerti denganmu, Roy.

Lihatlah, dia tidak mengamuk ataupun memakanmu, tapi kau sudah menyerah sebelum bertempur," ucap sang kawan semakin bingung setelah melihat wajah pucat Roy.

"Aku dan dia mempunyai kisah yang sangat kelam," jawab Roy gemetar.

...Flashback 5 tahun yang lalu....

Jessica pulang dengan wajah yang ceria, ia memasuki rumah megah dan mewah itu sambil bersenandung ria.

"Bibi, Jessica pulang," teriak Jessica sambil menaruh tasnya di atas sofa merah.

Tidak ada jawaban dari penghuni rumah. Jessica berjalan ke dapur untuk mengambil sebotol air minum.

Brakk...

Suara barang jatuh dari lantai atas.

Jessica berlari ke sumber suara.

"Bawalah barang-barangmu dan pergi dari rumah ini!" teriak Mona pada Jessica, yang tidak lain keponakannya sendiri.

"Maksud, Bibi?" tanya Jessica bingung.

"Aku bukan Bibirmu dan kau juga bukan keponakanku," jawab Mona sambil berteriak.

Jessica menjatuhkan botol mineral yang ada di tangannya, ia bingung, sangat bingung dengan jawaban Mona.

Mona menarik sebuah koper besar dan mendorongnya mengenai kaki Jessica. Jessica kaget ketika koper itu mengenai kakinya dengan keras.

"Pergilah dari rumahku!" Andre berteriak dari belakang Jessica.

"Apa yang terjadi Ndre, Kak Jess tidak mengerti dengan semua ini." Jessica melangkah mendekati Andre.

"Kau bukan kakakku dan aku bukan adik ataupun sepupumu!" jawab Andre sambil melangkah mundur.

Mona menarik tangan Jessica kasar,

namun Jessica tidak bergerak sedikit pun dari tempatnya. Kini Andre pun membantu Mamanya menarik tangan Jessica, dengan mudah Jessica melepaskan tangannya dari kedua orang itu.

"Aku akan pergi dari sini," teriak Jessica keras.

"Baguslah, pergi jauh-jauh dan jangan bawa mobil ataupun motor dari rumah ini." Mona tersenyum penuh kemenangan.

"Dasar Anak Haram!" Andre menatap wajah Jessica jijik.

Jessica yang awalnya bisa memendam marah kini sudah lepas kendali.

Plakk...

Satu tamparan keras mendarat di pipi Andre, laki-laki itu terdiam tidak berani membalas atau mengadu pada Mamanya.

Mona tidak terima anaknya di tampar, ia ingin membalas namun Jessica sudah keluar dari rumah itu sambil menyeret koper besar yang diberikan Mona.

"Nona mau kemana?" tanya Satpam bingung melihat keadaan Jessica.

Jessica tidak menjawab apapun, ia terus berjalan menuju gerbang hitam besar.

"Nona tidak membawa mobil?" Satpam itu berlari mengejar Jessica.

"Jangan pedulikan saya, Pak. Saya akan pergi dari sini tanpa membawa mobil ataupun motor, sekalipun itu hak saya." Jessica Malang keluar dari rumah itu.

Dia sempat termenung.

Aku akan tinggal di mana?

dan bagaimana dengan pendidikanku?

Jessica memesan taksi online. Ia pergi ke umah Gurunya yang sudah mengetahui semua kisah hidupnya selama ini.

"Apa yang terjadi pada mu, Nak?" tanya sang Guru. Jessica menjelaskan semua.

"Tinggallah di kontrakku, jika kau mau," tawar sang Guru.

"Berapa perbulannya?" tanya Jessica ragu.

"Bayarlah setengah dari harga asli, aku tidak bisa membantumu lebih jauh dari ini, Nak."

"Tidak apa-apa Guru, ini sudah lebih dari cukup."

Jessica diantar menuju sebuah kontrakan berukuran kecil namun terlihat bersih dan rapi.

"Semoga kau nyaman, Nak." Wanita itu mengelus kepala Jessica lembut.

Jessica masuk ke dalam kontrakan.

Ia menyandarkan tubuhnya pada sebuah lemari kayu.

Ibu, apa semua ini?

apa yang terjadi pada Bibi dan Andre?

dan dimana paman?

Jessica menangis sambil memeluk lututnya sampai ia tertidur.

Hari terus berganti dengan cepat,

tidak terasa satu bulan sudah Jessica hidup sendirian di Kontrakan itu.

Uang yang ada direkeningnya sudah menipis, walaupun sudah hidup dengan hemat namun Jessica rasa ia butuh pekerjaan di usianya yang masih 19 tahun.

Karena kemahiran dan ketelatenannya dalam ilmu bela diri, ia didaftarkan sang Guru untuk ikut tingkat yang lebih atas (tingkat menjadi Guru pelatih).

Tidak butuh waktu lama bagi Jessica,

semua materi sudah di luar kepalanya.

Mulai dari materi dasar sampai materi tinggi, semua ia kuasai dengan cepat.

Waktu terus berjalan dengan cepat sampai pada suatu kejadian yang tidak akan bisa dilupakan oleh Roy.

"Hai, wanita malang," teriak seorang laki-laki pada Jessica yang sedang berjalan di depannya dan kawan-kawannya.

Jessica tidak menoleh ataupun menjawab.

"Lihatlah wanita Malang itu, dia diusir oleh keluarganya sendiri. Hahaha..." Roy tersenyum menghina.

"Dan sekarang dia pasti menjadi simpanan om-om tua untuk bertahan hidup." Roy tertawa penuh kemenangan.

Jessica mulai mulai menghentikan langkahnya, namun belum menatap Sang Pecundang.

"Dia anak haram," Roy tertawa puas.

Brakk...

Kini tubuhnya tersungkur di tepi jalan,

Jessica berjalan mendekat.

Brakk... brakk... brakk

Tiga tendangan di perut dari Jessica,

Roy mencoba bangkit dan membalas.

Brakk...

Satu tinjuan mendarat di bibir Roy, membuat bibirnya berdarah deras. Belum cukup dengan itu, Jessica melakukan hal yang sama lagi.

Roy benar-benar tersungkur lemah di hadapannya. Jessica berjongkok memandangi tubuh Roy yang tidak berdaya itu.

"Kurasa kau kurang bersyukur dengan nikmat Tuhan yang sudah ada padamu, kau diberi lisan untuk berbicara baik, bukan menghina ataupun merendahkan orang lain. Bahkan aku sendiri tidak mengenal siapa dirimu, namun kau sudah lancang akan diriku." Jessica masih berjongkok agar Roy bisa mendengarnya dengan Jelas.

"Ku kira kau sudah tidak butuh lisan lagi, aku akan membantu mu untuk tidak berbicara lagi." Jessica tersenyum penuh kemenangan.

Jessica hendak menghajar Roy lagi namun dia mengurungkan niatnya, dia masih waras dan tidak ingin menghajar orang lain secara berlebihan.

"Aku bukanlah orang yang sempurna, jadi aku tidak ingin menghakimimu lebih jauh dari ini," ucap Jessica lalu meninggalkan Roy yang masih terbaring lemah di tepi jalan.

Roy menatap punggung Jessica yang sudah menjauh dan setelah itu ia tidak sadarkan diri.

...Flashback off...

Jessica menatap punggung kedua laki-laki yang duduk tidak jauh dari tempatnya. Jessica masih mengingat Roy, namun memilih diam dan pura-pura tidak mengenal laki-laki itu.

Jessica mencoba membuang semua kenangan pahit yang sudah ia lalui dulu. Ia hanya ingin hidup tenang tanpa dihantui bayang-bayang dari masa lalunya.

Terpopuler

Comments

Egha

Egha

harus memang laki" yg tidak menjaga lisannya seperti itu dikasih pelajaran

2021-08-17

0

ishak the ganns

ishak the ganns

lahh Jessica kenapa gak Bibi ama Andre Aja yang Lohh Usir, Lohh Kan Jago Bela diri bisalahh Membalikkan Mereka

2021-02-05

0

Kim Yoona

Kim Yoona

roy.. roy.. belum apa2 sudah lari terbirit birit.. salah orang sepertinya dia

2020-12-01

1

lihat semua
Episodes
1 Pengenalan Tokoh
2 Bodyguard
3 Calon Kakak Ipar?
4 Begal Ingusan
5 Kepercayaan Aldy
6 Siapa Jack?
7 Makan Malam Bersama
8 Sepupu!
9 Awal Mula
10 Sakit
11 Sembuh
12 Tawamu
13 Kenangan 5 tahun yang lalu
14 Istri Tuan Muda?
15 Jack & Kamila
16 Nona Muda?
17 Jujur atau Berani
18 Calon Istri Ken
19 Sakit Perut
20 Jack & Kamila(2)
21 Kabar Bahagia
22 Persiapan
23 Kejutan Untuk Kamila
24 Calon Menantu
25 Jessica Vs Ken
26 Jack & Kamila(3)
27 Perasaan Aldy?
28 Dokter Galak
29 Minimarket
30 Hanya Mimpi
31 Dokter Galak & Es Batu Balok
32 Bertemu Mona
33 Bulan dan Bintang (Serba Dua)
34 Jack & Kamila (4)
35 Roy
36 Serigala Betina Kembali
37 Cemburu
38 Kumat
39 Jack JK
40 Tertular Jessica
41 Misteri
42 Jeritan dan Tangisan Tengah Malam
43 Serigala Betina
44 Visual
45 Couple
46 Dalang!
47 Latar Belakang
48 Duka
49 Mengundurkan Diri
50 Tingkah Laku Kamila
51 Bidadari Yang Lemah Lembut?
52 Jack Kembali
53 Pengumuman
54 Mengungkapkan Perasaan
55 Edelweiss
56 Mahendra
57 Jack & Kamila (5)
58 Cinta Yang Sebenarnya
59 Akibat Cemburu
60 Virus Cinta
61 Aldyan Pranata Yoga
62 Serigala Betina (2)
63 Ken Candra
64 Terimakasih Dan Maaf
65 Malam Tahun Baru (Final)
66 Season 2 Impian Jessica?
67 Season 2 Bunuh Diri
68 Season 2 Punya Siapa!
69 Season 2 Sanksi Untuk Jack
70 Season 2 Mengikhlaskan
71 Season 2 Kencan Dan Makan Malam
72 Season 2 Kekhawatiran Aldy
73 Season 2 Bibi Naomi
74 Season 2 Kehilangan Lagi
75 Season 2 Audi Jessica
76 Season 2 11 Februari
77 Season 2 Amnesia?
78 Season 2 Ular Sawah VS Ular Kobra
79 Season 2 Ketulusan Aldy
80 Season 2 Aku Mundur, Ken!
81 Season 2 20 Februari
82 Season 2 Aku Percaya Padamu
83 Season 2 1 Permintaan
84 Season 2 Ada Apa Dengan Jessica?
85 Season 2 Kamila Pranata Yoga
86 Season 2 Aleta Jordan Candra
87 Season 2 Kau Kuat!
88 Season 2 Sakit Hati?
89 Season 2 Rumah Sakit Kota!
90 Season 2 Tuan Tampan?
91 Season 2 Audy Itu Jessica?!
92 Season 2 Bibir Ini Milikku!
93 Season 2 1 Maret
94 Season 2 HP Baru
95 Season 2 Makan Siang Yang Romantis?
96 Season 2 Audi Jessica (2)
97 Season 2 Kami Rindu Kak Jess
98 Season 2 Aku Juga Mencintaimu
99 Season 2 Arya!
100 Season 2 H-3 Pernikahan
101 Season 2 Kau Ingin Berapa?
102 Season 2 H-1 Pernikahan
103 Season 2 Janji Suci Aldy & Jessica
104 1. Sial!
105 2. Janji Aldy & Jessica
106 3. Villa Kamboja
107 4. Satu Langkah Lagi!
108 5. Kejahilan Jessica
109 6. Ken dan Arya
110 7. Aku Bahagia Bersamamu!
111 8. H-1 Pernikahan Ken & Keisha
112 9. 15 Maret
113 10. Tidak Pernah Puas
114 11. Kau Milikku Seutuhnya!
115 12. Lingerie
116 13. Kembali Mengajar
117 14. Rancangan Masa Depan
118 15. Terimakasih, Tuhan (End)
119 Author
120 Extra Part 1
121 Extra Part 2
122 Extra Part 3
123 Extra Part 4
124 Final!
125 Devano Pranata Yoga
Episodes

Updated 125 Episodes

1
Pengenalan Tokoh
2
Bodyguard
3
Calon Kakak Ipar?
4
Begal Ingusan
5
Kepercayaan Aldy
6
Siapa Jack?
7
Makan Malam Bersama
8
Sepupu!
9
Awal Mula
10
Sakit
11
Sembuh
12
Tawamu
13
Kenangan 5 tahun yang lalu
14
Istri Tuan Muda?
15
Jack & Kamila
16
Nona Muda?
17
Jujur atau Berani
18
Calon Istri Ken
19
Sakit Perut
20
Jack & Kamila(2)
21
Kabar Bahagia
22
Persiapan
23
Kejutan Untuk Kamila
24
Calon Menantu
25
Jessica Vs Ken
26
Jack & Kamila(3)
27
Perasaan Aldy?
28
Dokter Galak
29
Minimarket
30
Hanya Mimpi
31
Dokter Galak & Es Batu Balok
32
Bertemu Mona
33
Bulan dan Bintang (Serba Dua)
34
Jack & Kamila (4)
35
Roy
36
Serigala Betina Kembali
37
Cemburu
38
Kumat
39
Jack JK
40
Tertular Jessica
41
Misteri
42
Jeritan dan Tangisan Tengah Malam
43
Serigala Betina
44
Visual
45
Couple
46
Dalang!
47
Latar Belakang
48
Duka
49
Mengundurkan Diri
50
Tingkah Laku Kamila
51
Bidadari Yang Lemah Lembut?
52
Jack Kembali
53
Pengumuman
54
Mengungkapkan Perasaan
55
Edelweiss
56
Mahendra
57
Jack & Kamila (5)
58
Cinta Yang Sebenarnya
59
Akibat Cemburu
60
Virus Cinta
61
Aldyan Pranata Yoga
62
Serigala Betina (2)
63
Ken Candra
64
Terimakasih Dan Maaf
65
Malam Tahun Baru (Final)
66
Season 2 Impian Jessica?
67
Season 2 Bunuh Diri
68
Season 2 Punya Siapa!
69
Season 2 Sanksi Untuk Jack
70
Season 2 Mengikhlaskan
71
Season 2 Kencan Dan Makan Malam
72
Season 2 Kekhawatiran Aldy
73
Season 2 Bibi Naomi
74
Season 2 Kehilangan Lagi
75
Season 2 Audi Jessica
76
Season 2 11 Februari
77
Season 2 Amnesia?
78
Season 2 Ular Sawah VS Ular Kobra
79
Season 2 Ketulusan Aldy
80
Season 2 Aku Mundur, Ken!
81
Season 2 20 Februari
82
Season 2 Aku Percaya Padamu
83
Season 2 1 Permintaan
84
Season 2 Ada Apa Dengan Jessica?
85
Season 2 Kamila Pranata Yoga
86
Season 2 Aleta Jordan Candra
87
Season 2 Kau Kuat!
88
Season 2 Sakit Hati?
89
Season 2 Rumah Sakit Kota!
90
Season 2 Tuan Tampan?
91
Season 2 Audy Itu Jessica?!
92
Season 2 Bibir Ini Milikku!
93
Season 2 1 Maret
94
Season 2 HP Baru
95
Season 2 Makan Siang Yang Romantis?
96
Season 2 Audi Jessica (2)
97
Season 2 Kami Rindu Kak Jess
98
Season 2 Aku Juga Mencintaimu
99
Season 2 Arya!
100
Season 2 H-3 Pernikahan
101
Season 2 Kau Ingin Berapa?
102
Season 2 H-1 Pernikahan
103
Season 2 Janji Suci Aldy & Jessica
104
1. Sial!
105
2. Janji Aldy & Jessica
106
3. Villa Kamboja
107
4. Satu Langkah Lagi!
108
5. Kejahilan Jessica
109
6. Ken dan Arya
110
7. Aku Bahagia Bersamamu!
111
8. H-1 Pernikahan Ken & Keisha
112
9. 15 Maret
113
10. Tidak Pernah Puas
114
11. Kau Milikku Seutuhnya!
115
12. Lingerie
116
13. Kembali Mengajar
117
14. Rancangan Masa Depan
118
15. Terimakasih, Tuhan (End)
119
Author
120
Extra Part 1
121
Extra Part 2
122
Extra Part 3
123
Extra Part 4
124
Final!
125
Devano Pranata Yoga

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!