"Dasar curang!!! Menyebalkan!" sungut Crystal, saat suaminya sudah mengungkung tubuhnya dan meloloskan pakaiannya hingga dirinya polos tanpa sehelai kain.
"Nikmatilah, sayang." Ryan melepaskan seluruh pakaiannya dan mulai melancarkan aksinya, hingga membuat Crystal terus melenguh. Sentuhan tangan dan pergerakan yang lembut itu membuat Crystal semakin terbuai dan semakin menggila. Ryan benar-benar selalu memperlakukannya sangat lembut.
Rasanya Crystal ingin terus seperti ini, menikmati surga dunia dengan kekasih halalnya. Begitu pula dengan Ryan, yang selalu ingin meneguk madu dari tubuh istrinya yang sudah menjadi candunya.
Suara rintihan kenikmatan itu terus terdengar memenuhi disetiap sudut kamar itu, dan peluh mulai membasahi tubuh keduanya. Hingga pasangan pengantin baru yang sedang meneguk madu kenikmatan itu mengerang panjang bersamaan bertanda jika gelombang kenikmatan itu sudah menghantam dan mengggulung tubuh mereka.
"Hah." Ryan menarik nafas dalam lalu menggulingkan tubuhnya di samping istrinya.
Nafas keduanya terengah-engah, membuktikan jika percintaan mereka sangatlah panas dan dahsyat.
"Aku lelah! Aku lelah! Jangan lagi!!" rengek Crystal mulai memejamkan matanya dan menepis tangan Ryan yang memainkan buah ceri yang tumbuh di salah satu bukitnya.
"Tidak, hanya aku suka bermain dengan ini, karena sekarang mereka sudah tumbuh menjadi besar, pekerjaanku setiap malam ternyata tidak sia-sia, mereka benar-benar mengembang sempurna," ucap Ryan, di selingi kekehan dan tangannya terus bermain di dada istrinya.
"Tutup mulutmu itu!" kesal Crystal, mencubit tangan kekar itu dengan kuat, hingga membuat Ryan memekik sakit.
"Sayang, sakit tahu!" keluh Ryan, lalu menarik selimut yang terletak di bawah kakinya untuk menutupi tubuh mereka yang polos, kemudian ia memeluk istrinya dengan erat dan menciumi seluruh wajah Crystal dengan penuh kasih sayang.
Ya, begitulah Ryan jika berada di atas ranjang, menunjukan sifat aslinya yang konyol dan juga sangat lembut.
*
*
*
Pagi harinya masih di kamar hotel pengantin baru.
Crystal dan Ryan, terlihat sibuk membereskan pakaiannya karena mereka harus segera chek out pagi itu juga, dan jam sembilan pagi nanti persidangan kasus Kendro akan di mulai, dan dirinya harus hadir sebagai saksi.
Ryan bersender di dinding sembari menatap Crystal yang sedang memasukan pakaian kedalam koper kecil.
"Sudah selesai?" tanya Ryan.
Crystal menoleh dan menatap sebal suaminya, yang sejak tadi tidak kunjung bersiap.
"Pakai bajumu, Ryan dan juga keringkan rambutmu itu!" kesal Crystal, karena sejak tadi Ryan hanya memakai celana panjang berwarna coklat dan menggunakan singlet berwarna putih ditambah lagi rambut pria itu masih terlihat sangat basah.
"Pakaikan dong, bukankah suami harus di layani istri?" ucap Ryan dengan nada yang sangat menyebalkan.
Ingin rasanya aku mencekik lehermu itu!! Maki Crystal dalam hati.
Tapi, sayangnya aku tidak punya keberanian.
"Ck!" Crystal berdecak kesal, walau begitu ia mengambil kemeja Ryan yang terletak di tepi tempat tidur, lalu ia berjalan menghampiri Ryan dan segera memakaikan kemeja itu ketubuh suaminya. Sedangkan Ryan tersenyum puas, apalagi melihat wajah istrinya yang terlihat kesal dan semakin sangat menggemaskan. Membuat Crystal kesal adalah kebahagiaan tersendiri baginya saat ini.
"Sudah!" ucap Crystal.
"Rambutnya masih basah, nggak di keringkan?" ucap Ryan, menyugar rambutnya ke belakang dengan gaya yang sangat keren.
"Iya!" jawab Crystal singkat, lalu menuntun suaminya agar duduk di tepian tempat tidur, kemudian ia mengambil handuk kecil dan ia mulai mengeringkan rambut hitam dan tebal suaminya dengan lembut, juga memberi pijatan kecil disana.
Crystal berdiri tepat di sela kaki Ryan, dan pria itu memeluk pinggang Crystal dengan erat dan menenggelamkan wajahnya di perut istrinya.
"Hem, nyamannya," gumam Ryan.
Sudah jelas ternyata Abang Ryan dulu yang bucin,😆
Hari ini up 4 bab ya,,
Jangan lupa kasih dukungan ya, dengan cara like, favorite, vote, komentar dan kasih gift semampunya kalian.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 163 Episodes
Comments
Adi Burdadi
entah sudah berapa x aku membaca nya tp aku tak pernah bosan .aku suka cerita nya 👍👍🥰🥰
2023-10-06
0
Pia Palinrungi
bucinnya ush tingkat dewa ryan, gpp sihh lebaih bagus laki yg bucin
2023-08-19
0
qian maulana
babang Ryan manja bingit sih
2023-02-24
0