Devan menghembuskan nafasnya dengan kasar, kemudian ia segera mengejar istrinya untuk meminta maaf.
"Jika kamu mengejarku hanya untuk berdebat! Lebih baik kamu merenungkan kesalahanmu saja!" ucap Raya, saat ia melihat Devan akan memasuki kamar.
"Aku minta maaf," jawab Devan, berjalan mendekati Raya yang meringkuk diatas tempat tidur, membelakanginya. Terdengar isak tangis lirih, dan Devan yakin jika Raya sedang menangis saat ini.
"Untuk apa meminta maaf padaku? Memangnya kamu salah apa?" ketus Raya, suaranya bergetar menahan tangisnya.
"Maaf karena membuatmu kecewa," jawabnya, duduk di tepian tempat tidur, seraya mengusap punggung istrinya yang terlihat bergetar.
"Maafmu tidak berarti! Bawa Crystal kembali kesini bersama dengan Ryan!!" tegas Raya, membalikan badannya dan menatap tajam suaminya.
Devan menatap pancaran amarah dari mata indah itu, mata yang selalu terlihat teduh kini berubah menjadi dingin dan tajam.
"Baiklah," ucap Devan, bersungguh-sungguh mengatakannya.
"Aku pegang perkataanmu!" jawab Raya, menatap dingin suaminya.
"Iya, aku berjanji akan membawa putri kita kembali lagi kesini dan bersama menantu kita," jawab Devan, serius.
Dan Raya menganggukan kepalanya pelan.
*
*
*
Malam hari di kamar hotel pengantin baru, Ryan dan Crystal sedang berpelukan, setelah keduanya itu menuntaskan hasrat yang membara. Nafas mereka pun masih terengah dan keringat pun masih membasahi tubuh keduanya.
"Besok kita harus segera chek out," ucap Ryan, seraya mengusap punggung polos itu dengan lembut.
Crystal mendongak dan menatap suaminya dengan penuh keheranan. "Kenapa cepat sekali? Bukankah kita baru saja menikah? Kamu bukannya sedang cuti?" banyak pertanyaan yang ia lontarkan kepada pria yang sudah berstatus suaminya itu.
Ryan menyunggingkan senyum tipis, kemudian ia mengecup bibir Crystal sekilas. "Hanya satu hari cuti, maafkan aku. Karena besok hari persidangan kasus Kendro dan kamu juga dua temanmu itu akan menjadi saksi di persidangan itu," jelas Ryan, dan Crystal mengangguk mengerti.
"Ayo kita tidur." Ryan mengeratkan pelukannya, mendekap tubuh polos, ramping dan seksih itu penuh kehangatan dan memberikan kenyamanan kepada Crystal.
"Tapi aku lapar, aku belum makan malam." rengek Crysyal, mengerucutkan bibirnya sebal.
Ryan terkekeh dan segera beranjak, ia sendiri lupa jika belum makan malam karena terlalu asyik menikmati tubuh istrinya.
"Baiklah, aku akan pesankan makan malam kepada layanan hotel," ucap Ryan, tapi Crystal menggeleng dengan cepat.
"Aku tidak ingin makanan hotel, aku ingin sate kambing," ucap Crystal bersemangat, lalu segera memunguti pakaiannya yang berserak dilantai lalu memakainya kembali.
"Sate kambing?" beo Ryan, dan Crystal mengangguk penuh semangat.
Melihat Crystal bersemangat membuat Ryan pasrah dan menuruti keinginan istrinya itu. Lalu ia pun segera memakai pakaiannya.
"Ya, ada penjual sate letaknya tidak jauh dari hotel ini," ucap Crystal, lalu menarik tangan Ryan keluar dari kamar tersebut dan berjalan beriringan menuju warung tenda yang tidak jauh dari hotel tersebut.
Hanya membutuhkan waktu 10 menit saja mereka sudah berada warung tenda yang letaknya ada di pinggir jalan raya.
"Kamu yakin, ingin makan disini? Atau kita bisa pergi ke restoran saja?" tawar Ryan, karena ia tahu jika istrinya itu tidak pernah makan di tempat seperti itu.
"Tidak mau! Aku mau makan disini saja," rengek Crystal, sembari bergelayut manja di lengan Ryan
"Baiklah," ucap Ryan, lalu keduanya itu menduduki kursi plastik yang sudah di sediakan disana. Kemudian Ryan memesan dua porsi sate kambing, lontong dan es teh manis.
Tidak berselang lama pesanan mereka sudah tersaji di depan mereka. Dan keduanya pun segera menikmati makan malam mereka.
"Ryan, kenapa lontong ini mirip sekali dengan milikmu ya?" tanya Crystal, sembari memegang lontong panjang, berukuran cukup besar dan masih terbungkus daun pisang.
UHUK ... UHUKK ...
Ryan yang sedang meminum es teh manisnya pun langsung tersedak.
Oh, udah mulai keluar gilanya si Crystal🤣
Emak, mengucapkan banyak terimakasih ya, buat kalian semua yang sudah dukung karya emak, udah masuk ke 8 besar loh. Mohon bantuannya lagi, biar naik ke 5 besar. 🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 163 Episodes
Comments
Ida Darwati
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/ dasar crystal lontong dengan punya Ryan di samakan neneknya gesrek cucunya malah parah
2024-11-20
0
Runik Runma
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
2024-02-08
2
აiმႼმ აiႹ?
astaga crystal
2023-10-07
4